Cerita dewasa Tukeran ngentot memek mama nakal

Ibu: "sayang anter ibu ke dr.kandungan yuk?" ajak ibu saat membukakan pintu kamarku,
Aku: "lho kenapa sama sony sih bu, kan itu anaknya robi, bukan anaknya sony! Berarti robi dong yang harus nganter ibu ke dr.kandungan, waktu kandungan ibu 4 bulan, mamak pergi kedokternya sama robi" jawabku sambil terus berusaha fokus
kearah layar laptop, karena saat itu aku sedang bermain PES 2014 di laptop,
Ibu: "robi di bbm ga aktif sayang, katanya dia sedang sakit, kemarin malem waktu ibu bbm-an, dia bilang sakit kepala terus ga bisa bawa mobil" ujar ibu sambil memasang wajah dengan penuh harapan,
Aku: "ya udah ayo bu, aku ganti baju dulu… padahal kemaren siang ibu masih main tuh sama robi, sampai sampai si robi engga berangkat kesekolah, eh ternyata malah bolos buat menyepuh anaknya… dasar si mesum tuhhh" ujar ku kesal kepada ibu sambil mematikan laptopku,
Ibu: "ya makannya ibu heran juga kenapa dia bisa sakit kaya gitu… ayo cepet ganti baju dulu sayang.. keburu siang" balas ibu sambil meninggalakanku.

Perkenalkan namaku sony , aku masih berumur 17 tahun, dan aku memiliki seorang ibu yang sudah menjanda satu tahun lebih. mama ku bernama Putri, mama ku kini baru menginjak umur 35 tahun, paras wajah nya yang sangat cantik membuat para lelaki tertarik kepada mama ku,begitu juga ayahku yang sudah meninggal dunia, ayah sangat mencintai ibu dan sangat menyayangi ibu, bahkan ayah merelakan apapun demi ibu. ayahku meninggal karena hal mistis, banyak yang mengira bahwa ayahku meninggal karena ada yang mengguna guna, mereka menikah di umur yang sama yaitu umur 23 tahun.
Sekarang aku sedang menikmati liburan akhir semesterku, aku baru saja naik ke kelas 12 di salah satu sekolah menengah atas di Bandung. Aku memiliki seorang sahabat dekat yang bernama robi, dia adalah sahabat dekatku dari kelas 2 SD dan kini satu SMA denganku. ibu robi bernama Utari,umur ibu utari tidak terlalu jauh dengan mama ku, ibu Utari baru berumur 38 tahun. mama ku dan bu utari sudah seperti adik kaka saja, karena persahabatanku yang sangat dekat membuat mama ku dan bu utari pun menjadi dekat , sama hal nya dengan mama ku, bu utari telah menjada 3 tahun lama nya, suaminya mengalami serangan jantung saat sedang berolah raga.

Aku akan menceritakan kejadian gila didalam hidupku,Kejadian ini memang diluar dugaanku, dan mungkin kejadian ini hanya terjadi didongeng atau didunia gila sepertiku. Aku dan robi telah memutuskan untuk tukar ibu, ini terjadi ketika aku dan robi masih duduk di kelas 11 SMA, awalnya hanya candaan saja, karena jujur saja aku sangat tertarik dengan ibu nya robi, begitupun robi yang sangat tertarik kepada mama ku. Saat itu aku dan robi berbincang tentang bokep yang sering kami tonton, bokep itu menceritakan pertukaran ibu dari dua orang sahabat, hingga kedua ibu mereka hamil oleh teman anaknya sendiri, kami sangat tertarik dengan film itu dan ingin sekali mencoba hal gila itu. Setelah aku dan robi berdebat untuk melalkukan halpaling gila di dlm hidup, kami merencanakan segala hal agar mama ku dan ibu Utari tertarik dengan keinginanku, dan rupanya aku mendapatkan giliran pertama yang harus mengajak ibu untuk menjalankan hal gila ini, aku sangat takut dengan rencana ini, namun aku juga ingin ini terjadi pada ibu Utari yang sudah aku impi impikan dijauh hari.
Malam itu aku sedang menonton tv dan ngobrol bersama ibu di ruang tv, ibu yang sedang mengenakan daster pendek terlihat anggun dihadapanku, ibu sangat putih mulus dan wajahnya yang cantik membuatku ada perasaan cinta kepada mama ku,

Aku: "bu.. aku kan udah cukup umur nih untuk mengenal seks" ujarku memberanikan diri untuk berbicara yang tidak tidak dihadapan ibu kandung ku sendiri,
Ibu: "heem… terus kenapa sayang?" Tanya ibu sambil menatap kedua bola mataku,
Aku: " gini bu.. jujur saja aku punya keinginan.. tapi mungkin ini tidak akan terjadi bu" balasku sambil kembali menatap bola mata ibu yang indah itu,
Ibu: "memangnya kamu ingin apa sayang?" kembali ibu bertanya dengan nada keheranan,
Aku: " gini bu… aku tau kalau selama ini ibu suka membayangkan ayah kalau sedang mastubarsi … ibu selalu memainkan terong di dlm vagina ibu" ujarku sambil menundukan kepala karena takut ibu marah kepadaku,
Ibu: " hemmm.. kamu suka ngintip ibu ya… terus kalau ibu kaya gitu… memang nya kenapa?" nada suara ibutersengar sepertitidak marah dengan perkataanku,
Aku: " aku suka horny kalau liat ibu seperti itu.. dan aku suka onani kalau ibu selesai main sama terong ibu.." balasku mencoba menaikan kembali wajahku dan menatap wajah ibu, rupanya ibu tersenyum kepadaku.
Ibu: " idihhh… kenapa kamu engga bilang kalau kamu suka horni kalau liat ibu kaya gitu… " balas ibu sambil tersenyum manis kepadaku,
Aku tidak menyangka dengan jawaban ibu, rupanya mama ku ini sama nakal nya seperti aku,
Aku: " jadi ibu mau ngocokin sony kalau sony lagi horni?" tanyaku sambil tersenyum nakal kepada ibu,
Ibu: "haha.. kamu ini ada ada aja… nakalin ibu kamu sendiri… kalau kamu mau ya ibu juga mau kok sayang…" ibu tertawa kegirangan saat mendengar ucapanku,
Aku: "gapapa dong bu.. dari pada harus main sama wanita yang engga bener.. nanti sony jadi penyakitan lho… ihhh" balasku tak mau kalah oleh ibu,
Ibu: "ya udah sini.. kamu mau ibu kocokin?" tawar ibu dengan nada manja,
Aku langsung mendekati badan ibu yang sedang menyender ke sofa, dan langsung saja aku peluk ibu,
Aku: " bu… boleh sony cium bibir ibu… sambil mainin susu ibu…?" tanyaku sambil memeluk ibu dari samping,
Ibu: "hihi.. boleh sayang.. ayo sini sayang..cium bibir ibu… lumat lidahibu semau mu" balas ibu sambil membelai rambutku,
Aku langsung melumat bibir ibu dengan halus, tangan kananku meremas susu ibu dengan halus, dan rupa nya penis ku sudah mulai tegang saat meremas susu ibu dar balik dasternya itu,
Ibu: "nghhhh…hemmmm.. ada yang bangun tuh sayangggg… hihi" ujar ibu disela sela ciuman kami,
Aku: "hihi… mau masuk sarang nya kali bu…hihi" balasku dengan seenakanya kepada ibu,
Ibu: "hihi… ayo sayang masuk sarang nya aja… " ujar ibu sambil melepaskan lumatan kami,
Aku: "bu sebenarnya bukan ini yang sony mau… sony akan tunjukan sesuatu sama ibu…." Ujarku sambil melepas pelukan ibu dan memperlihatkan sebuah kaset bokepkepada ibu,
Ibu: "memangnya itu apaan sayang?" tanya ibu heran melihat kaset yang ada digenggaman tanganku,
Aku: "udahhh ibu nonton aja yaaa… sony puter nih filmnya"
Aku lansung mendekati tv dan menyalakan dvd yang ada dibawah tv, langsung saja aku putar film yang membuatku menjadi gila ini
Aku: " buu… coba liat dehhh…" ujarku saat film nya mulia dan ada dua pria yang sedang berciuman dengan dua wanita yang berbeda,
Ibu: "ihhh… kenapa mereka main nya barengan gitu sayanggg?" ujar ibu terheran heran saat melihat ada dua pria dan dua wanita sedang bertelanjang bulat dan berciuman mesra,
Aku: "sebenarnya mereka itu ibu dan anak bu…" ujarku sambil kembali duduk disamping ibu,
Selama film itu berputar aku menjelaskan tujuanku memutar film ini, meskipun ibu tidak suka dengan rencanaku, aku terus membujuk agar ibu ingin melakukan hal yang ada didalam film itu. Akhirnya ibu pun mengikuti kemauan ku,
Ibu: "ya udah kalau itu mau kamu… ibu coba dulu aja… mungkin aja enak sayang…hihihi" ujar ibu setelah mendengar penjelasanku,
Aku: "huuuu… awas kalau ibu ketagihan…." Ejekku sambil memeluk ibu,
Ibu: " kamu juga awas kalau ketagihan sama tante utari sayanggg.." balas ibu tak mau kalah,
Aku: "hihi jadi kapan dong bum au kita mulai…. Besok katanya robi mau kesini…" ujarku sambil mengelus susu ibu,
Ibu: "ya udah kalau gitu besok robi nya suruh kerumah aja ya sayang…" balas ibu dengan senyuman nakal nya
Aku: " hihih oke mama ku sayanggg…. Bu kocokin donggg… sony horni banget" pintaku sambil menatap wajah ibu,
Ibu: "hihi.. ayo sini sayanggggg" ibu langsung membukakan celana pendekku,
Aku langsung membenarkan posisi yang enak dan melumat bibir ibu. Malam itu aku bersama ibu bermesraan, namun aku tidak sampai tidur bersama ibu.

Pagi hari nya aku bangun dan melakukan olahraga rutin ku di halaman rumah, saat aku sedang asik melakukan full up, robi nge bbm,
Robi: " ehh bro… gimana jadi?" tulisnya
Aku: " jadi dong bro.. nanti siang lo kesini aja oke" balasku
Robi: ‘ oke siap bro"
Setelah robi nge bbm , ibupun menghamipriku dengan baju daster nya yang belum diganti, meskipun semalan air maniku tumpah kedaster ibu,
Ibu: " sayanggg sarapan dulu yu…?" ajak ibu sambil tersenyum manis kepadaku,
Aku: "iya bu" balasku dengan singkat sambil mengikuti ibu kedalam rumah,
Ibu: "sayang … sir obi kerumah jam berapa?" tanya ibu saat berjalan menuju meja makan
Aku: "kata nya siang bu… ibu udah ga sabar yaaa… hayoooo…" ejekku sambil duduk di kursi meja makan.
Ibu: " ihhh kamu ada ada aja sayangggg…." Ibu tersenyum malu kepadaku
Kami langsung melahap makanan yang sudah ibu siapkan. Setelah sarapan selesai aku langsung pergi kekamar, ibu sendiri langsung membersihkan rumah. Tak terasa waktu cepat berputar, dari tadi aku bermain game PES di kamar, rupanya ada bbm dari robi,
Robi; " bro gua didepan rumah nihhh" tulisnya,
Aku langsung keluar dari dlm kamar, aku tidak melihat ibu saat aku berjalan menuju ruang tamu, setelah diruang tamu aku langsung membukakan pintu rumah.
Robi: " ehh brooo… mana nyokap lo… ga nahan nihh" ujar robi saat didepan pintu rumah,
Aku: " ahhh dasar lo.. niat banget… gimana nyokap lo.. mau engga?" tanyaku sambil mengajak robi masuk kedalam rumah,
Robi:" kalau nyokap gua sihh… terserah gua aja… mungkin nyokap gua mau aja kali…" ujarnya saat duduk di kursi,
Ibu: " sayanggg… siapa yang dating?" teriak ibu dari raung tv
Aku: " ini bu… robi" jawabku sambil melirik robi,
Robi: " wahhh … broo… gua ga nahan nihh…" ujar nya sambil membuka sweaternya,
Aku: " ya udah ayo kita ke ruang tv aja" ajakku sambil berdiri dan berjalan ke ruang tv,
Ibu: " ehhh robi… kemana aja nih … ga liburan ?" tanya mama ku saat aku dan robi ada di ruang tv
Aku: " hemmm…" aku mengeles saat ibu mulai ‘modus’
Robi: " engga nih tante… robi liburannyakesini aja yaaa?" ujar robi sambil tersenyum nakal kepada mama ku,
Ibu: "hihi" ibu tersenyum nakal saat mendengar perkataan robi,
Aku: "halaahhhh… to the pint aja lo mah bro" ujarku sambil melirik ibu yang mulai nakal sama robi,
Robi: "haha gapapaa dong bro… kan tujuan nya itu" ujar robisambil tertawa lepas kepadaku,
Ibu: "hihihi.. udah udah jangan berantem ahh.. sini duduk"ajak ibu kepada kami yang masih berdiri di depan ibu
Aku: " tuhhh… nyokap gua juga sama udah ga nahan kali" ujarku sedikit membisik kepada robi,
Setelah kami berdua duduk di samping ibu dan berbincang bincang tentang sekolahkami kemarin, rupanya robi dan ibu sudah mulai bermain mata,
Ibu: " robi mau minum apa?" tanya mama ku saat menawarkan minuman,
Robi: " susu aja tante.." celetuknya sambil meilirk susu ibu,
Aku: "hadeuhhh… ya udah ahh sony tinggal dulu yaaa… bu aku kerumah sony dulu yaaa…awas lo jangan keterlaluan sama nyokap gua" ujarku pada ibu dan robi yang sudah mulai dilanda nafsu birahi,
Ibu: "hihiya udah hati hati sayang.. pake mobil aja takut hujan ntar pulang nya" ujar ibu saat aku pergi meninggalkan mereka berdua.
Aku: "baik bu" jawabku dengan nada rata,
Aku masih tidak percaya bahwa ini benar benar terjadi, dan akupun masih terheran heran dengan sikap ibu yang langsung saja menerima robi gitu aja, hemm… tapi ya udah lah gapapa.. aku sekarang langsung pergi ke rumah sony aja.
Saat di perjalanan, aku dan ibu utari bbm-an, hingga akhirnya aku sampai dirumahnya, dan menunggu nya didepan pintu rumahnya,
Ibu Utari: "tunggu sebentar son.. ibu pakai jilbab dulu" balas ibu utari,
Aku: "iya bu" balasku di bbm,
Setelah beberapa menit mununggu, akhirnya bu Utari menghampiriku,
Ibu Utari: " ayo masuk son.."
Aku: "iya bu" aku langsung masuk kedalam rumahnya,
Ibu Utari: " mau minum apa son?" tanya bu Utari saat aku duduk di kursi,
Aku: " air putih aja buu" ujarku sambil melirik susu nya,
Ibu Utari: " jangan panggil ibu dong son.. panggil aja mama yaa.. biar enak.. hihihi" ujar bu Utari saat meninggalkan ku untuk mengambil minuman,
Aku: "iya deh.. mama" ujarku sambil tersenyum nakal kepada bu Utari,
Saat ibu utari mengambilkanaku minum, aku nge bbm sir obi sama ibu,
Aku: " ehh bro lagi ngapain sihhh?" tulisku, cukup lama robi membalas bbm ku,
Robi: "haha.. lagi disepongin ibu lo.. enak banget.. lo belum apap apa bro?" balasnya,
Aku: " belum nih bro.. ya udah selamat menikmati bro" balasku,
Saat aku membalas bbm robi yang terakhir, rupanya bu Utari sudah ada disampingku,
Ibu Utari: " kalian anak muda kok punyahal gila sihhh" ujar bu Utari sambil menatapku,
Aku: "hihi.. gapapa dong mahh.. kan nyoba nyoba .. hihi" ujarku sambil tertawa kecil kepada bu Utari,
Ibu Utari: " ya udah ayo.. kamu mau apa dari mama?" ujar bu Utari saat aku menatapnya,
Aku: "ihh.. mama to the point aja.. sama kaya anak nya…" ledekku kepada bu Utari,
Ibu Utari: "hihihi emang nya kamu ga suka kalau mama langsung to the point kaya gitu?" tanya bu Utari sambil menatap kedua bola mataku,
Aku: "heheee… suka kok mama.." balasku sambil tersenyum,
Bu utari langsung mendekapku, saat itu diluar rumah rupanya hujan deras, ini membuatku semakin bergairah untuk meniduri bu Utari,
Ibu Utari: " sonnn…. Cium ibu… hari ini ibu milik kamu sayanggg… cumbu ibu" rengek bu Utari saat aku memeluk badannya,
Aku: "baikk mahh…rupanya nafsu mama besar juga… " ujarku lalu melumat bibir nya yang sedikit tebal itu,
Kami berciuman mesra di atas kursi, hujan deras membuat ruang tamu ini semakin penuh oleh birahi. setelah beberapa menit berciuman, bbm ku menyala, ketika aku melihat bbm, rupanya robi mengirimkan gambar, dan ternyata mama ku yang sudah telanjang bulat di potret oleh robi bukan hanya itu, saat mama ku mengulum penis robi pun ia kirimkan, sialan,(cerita nya bang saman 6969) rupanya si robi niat banget buat bersetubuh sama ibu gua,
Ibu Utari: " apaan sih son…coba mama liat" bu Utari langsung mengambil
Aku: "mahhh .. sony bukain ya baju nya… sony pengen vagina mama sama susu mama" ujar ku lancing pada bu Utari,
Ibu Utari: "huhh.. rupanya kamu gam au kalas sama robi ya sayanggg… ayo bukain baju mama… nikmati vagina mama… sentuh mamadengan halus sayanggg" ujar bu Utari saat melihatku yang sudah dilanda nafsu,
Aku: "baik mama sayanggg" aku mencium bibirnya, setelah itu aku bangkit dan melepaskan pakaian bu Utari, tapi jilbab nya aku tak lepaskan,
Ibu Utari: " kenapa jilbab nya ga di lepasin aja son?" tanya bu utari yang yang sudah telanjang bulat dihadapanku,
Aku: "hihihi… mama terlihat lebih cantik kalau pakai jilbab.. sony mau negntotin mama kalau mama pakai jilbab" ujarku sambil mencopot semua pakaianku,
Setelah kami berdua bertelanjang bulat, rupa nya udara dingin terasa oleh badan kami berdua,
Ibu Utari: "sayanggg… main dikamar aja yuk?" ajak bu Utari saat aku akan kembali duduk di sampingnya,
Aku: "iya bu" balasku dengan nada lurus,
Aku dan bu Utari berjalan menuju kamarnya, saat berjalan, terlihat badan yang sangat menggoda, badannya seperti AGB saja, mungkin karena bu Utari sering senam dan merawat badannya, pantat nya yang menggoda membuatku semakin bernafsu. Akhirnya kami sampai di kamar Bu Utari
Ibu Utari: " sayanggg… sini .. nikmati mama baru mu ini… nikmati badan mama… tuhhh penis kamu udah ngaceng gitu..sini biar mama sepongin dulu" ujar bu Utari menggodaku saat duduk di ranjangnya,
Aku: "nghhh… baik mama sayanggg" jawabku yang tak mampu lagi menhan nafsu birahi,
Aku menghamipiri bu Utari yang sedang duduk di tepi ranjangnya, penis ku yang sudah tegak membuat bu Utari semakin dibalut birahi,
Ibu Utari: " penis kamu panjang sayangg… lumayan gede juga… kalau punya robi sihh… pendek tapi gede.." ujar bu Utari saat menggenggam penis ku dengan kedua tangannya,
Aku: "hhhmmm… mama sering main sama robi?" tanyaku saat penis ku mulai dijilat olehnya,
Ibu Utari: "hemmm.. sering sayang… tapi kalau main.. robi ga pernah keluar didalem vagina mama.. soalnya mama ga pakai KB" balas bu Utari sambil mencoba memasukan kepala penis ku kedalam mulutnya,
Aku: " huhhhh…geli mahhh… " aku melenguh saat kepala penis ku masuk kedalam mulutnya.
Akhirnya semua penis ku masuk kedalam mulutnya, rasa geli luar biasa yang saat ini aku rasakan, aku melihat bu Utari sangat berrnafsu dengan penis ku,
Ibu Utari: "hemmm… penis sony bau ihhh…tapi enak…euemmmm" ujar bu Utari saat mengulum penis ku,
Aku: "ahhh… teruss mahh.. enak" aku mengerang ngerrang saat penis ku di kulum,
Setelah beberapa menit penis ku dikulum,hp ku bergetar, ada bbm masuk kepadaku, aku langsung mengambil hpku di pinggir badan bu Utari, rupa nya robi, dia sedang mengentoti mama ku, da nada VN nya, ‘ahhh…robii…ahh penis kamu masuk…enak sayangg…uhh tante suka penis mu…uhh’ itu lah VN dari robi, saat aku mendengarkan nya, rupa nya bu Utari pun mendengarnya,
Ibu Utari: "heemmm… udahh ahh sayang… gentian kamu yang jilatin vagina mama… masa robi udah ngentotin ibu kamu.. kamu nya di sepongin terus.." ujuar ibu Utari, perkataan itu membuatku semakin iri, dan langsung saja mendorong tubu bu Utari untuk berbaring, paha nya langsung mengangkang dengan lebar
Aku: "ihhh… vagina mama kok harum gini… bagus mahh… tembem banget vagina mama.." ujarku, aku langsung melumat vagina nya dan memainkan itil nya dengan lidahku.
Setelah cukup lama aku memainkan vagina nya dengan lidahku, akhirnya Bu Utari mencapai puncak kenikmatannya,
Ibu Utari: "uhh…. Sonnn… hisappp yang kuattt.. mama kelarrrrrr…uhh" badan bu Utari mengejang ngejang dan paha nya merapat, kepalaku terjepeit oleh paha bu Utari,
Aku membiarkan bu Utari menikmati puncaknya, dan kepalaku masih ada di vagina bu Utari,
Ibu Utari: "ngghhhh… sonn… entotin mama sekarang… cepetan keburu vagina mama rapet…nnghhh" erang bu Utari menyuruhku agar segera memasukan penis ku kedalam vagina nya
Aku: "baik mama sayang…."
Ibu Utari langsung mengangkang kan kedua paha nya, kepala akupun langsung menjauh dari vagina nya, dan aku langsung memegang penis ku untuk diarahkan kedalam vagina bu Utari. Dengan posisi aku dihadapan vagina nya dan bu Utari masih di atas ranjang, membuat aku mudah untuk memasukan penis ku kedalam vagina nya. Tapi aku punya pikiran iseng juga,
Ibu Utari: "ahhhh… kamu nakal sayanggg… jangan di gesek gesek aja … masukin penis kamu kedalam vagina mama… cepettt…sonyy"
Aku: "hihihi… emang nya mama mau di apain sih?" tanyaku sambil terus menggosok vagina nya yang bash itu dengan penis ku,
Ibu Utari: " mama mau di entot…mama mau penis kamu kedalam vagina mama…uhhhh…..cepetan sayangggg"
Aku: "hihihi.. iya iya nih… terima penis sony yaaa.. mama sayanggg" ujarku sambil mencoba memasukan kepala penis ku kedalam vagina bu Utari,
Ibu Utari: " cepettt….sonyy…vagina tante gatelll….nghhh" erang bu Utari saat kepala penis ku masuk ke liang vagina nya,
Aku: " hihih… mama ga sabar bener… mama pakai jilbab tapi mulut nya kotor banget,,, apalagi vagina nya… bawel banget.." godaku saat penis ku amblas kedalam vagina bu Utari,
Ibu Utari: "ngggghhhh…. penis kamu panjang sayanggg… gapapa dong sayang… kan mama ini ibu yang alim… hihi… ayo sayang terus benamin penis kamu ke vagina mama" lenguh bu Utari saat penis ku masuk kedalam vagina nya
Aku: "hihih.. dasar ibu alim yang doyan penis ABG…." Ledekku pada bu Utari sambil tersenyum nakal,
Kini aku ada dlm posisi Man ON Top, aku langsung naik ke ranjang dan berada tapat di atas bu Utari, sambil mencoba melumat bibir nya yang seksi itu aku terus membenamkan penis ku yang panjang ini,
Ibu Utari: "uhhh… penis kamu panjangg…dalemmm sayanggg…. Uhhhh" lenguh bu Utari saat aku mendekati wajahnya,
Aku: "tapi mama suka kan?" tanyaku sambil melumat bibirnya,
Ibu Utari: "hemmmmm" balas bu Utari sambil memelukku,
Setelah puas berciuman, aku ingin segera menggenjot vagina nya itu, aku mulai gatal dengan vagina nya,
Ibu Utari: "sonnn… genjot vagina ibu.. goyangkan pantan kamu sayanggg….euhhhh" lenguh bu Utari
Aku: "baik mahhhh"
Aku langsung menggoyangkan pantatku dan mencoba menggenjot vagina nya, setelah beberapa menit menggenjot vagina nya, aku menawarkan ganti gaya tapi bu Utari tidak mau dan menolak nya,
Ibu Utari: "mahhh….eeeemmm…ngghh.. nungging yuk?" erang ku saat meminta ganti gaya dan menghentikan genjotan di vagina nya,
Aku: "nnghhh… udah gini aja sayanggg…. Cepettt,,, mama mau sampai" ujar bu tika sambil merem melek,
Aku menuruti kemauan nya dan tidak memaksa, setelah beberapa menit, akhirnya bu Utari mencapai puncaknya,
Ibu Utari: "uhhh…uhhh..uhhh…. sonn… mama mau keluarrrrr…" (Serrrrr…."sfx)
Aku: "aku juga mahhh……."
Ibu Utari: " cabuttt… cabuttt sayangggg…. Tumpahin di mulut mama….." ujar bu Utari dengan nada khawatir
Aku: "ahhhh… iyaaaa… nihhh maaah…..ahhhhhh" (Crotttt…..crotttt"sfx) air maniku muncrat di mulut Bu Utari, wajah ibu Utari sangat cantik , jilbab nya membuat lebih cantik, kini penis ku ada didalam mulut bu Utari.
Ibu Utari: "nghhh…eemmm… air mani kamu enak sayanggg…ngghh…hemmm" uajr bu Utari saat menjilat penis ku,
Aku: "ihhh,,,aduh ngilu nihhh mamahhh.. udah ahh mama.." ujarku sambil merasakan ngilu di area kepala penis ku,
Siang itu aku meminta untuk tidur sejenak, tapi bu Utari tidak ikut tidur, karena sebentar lagi akan ada arisan ibu ibu di rumahnya.
Ibu Utari: "sayanggg… bangunnn… ibu kamu udah nelepon, katanya kamu harus pulang" ujar bu Utari saat membangunkanku dan menggoyangkan badanku,
Aku: "sekarang jam berapa mahhhh?" ujarku masih ngantuk dan mencoba membuka mata ,
Ibu Utari: "udah jam 4 sore sayanggg… ayoo.. lagian nanti di rumah bakalan ada ibu ibu yang arisan" ujarnya sambil tersenyum manja kepadaku,
Aku: "baik mahhh…" aku langsung bangun dari tempat tidur ibuUtari dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka.
Setelah selesai mencuci muka, aku menghamipiri bu Utari yang sedang ber make up di depan lemari kaca nya,
Aku: "udahhh.. cantik dehh mama…"ujarku nakal sambil menghampirinya,
Ibu Utari: " hihih.. kamu ada ada aja… kamu pulang sekarang yaa… lagian sebentar lagi ada ibu ibu" ujar bu Utari sambil memakaikan jilbabnya,
Aku: " robi udah pulang mah? Hihihi mama itu berjilbab tapi kenapa doyan penis anak muda" ledekku sambil membereskan pakaianku yang kusut di sofa kamarnya,
Ibu Utari: " udah tuhhh.. dia tidur di kamarnya… hihi gapapa dong sayanggg.. wajar wajar aja" ujar bu Utari sambil melirikku,
Aku: "ya udah kalau gitu sony pulang dulu ya mama sayangg" ujarku menghampiri badannya dan mencium lembut bibirnya.

Malam hari nya aku dan ibu sedang mengobrol di ruang tv, saat itu aku hanya mengenakan celana pendek dan kaos, sedangkan ibu Cuma memakai tengtop dan celana pendek,
Ibu: "gimana sayang tadi main nya?" tanya ibu membuka pembicaraan kami,
Aku: "hehehe… gitu deh bu… tadi robi ngentotin ibu juga?" tanyaku tak mau kalah sama ibu,
Ibu: "hihi iya sayang… sampai sampai ibu lemes dibuat nya" balas ibu dengan nakal kepadaku,
Aku: "ihhhh… dasar ibu… jadi ibu masih mau berlanjut?" tanyaku sambil memeluk ibu,
Ibu: "hehe.. terserah kamu aja sayang…." Ibu mencium keningku,
Aku: "ya udah lanjut aja ya bu… hihi" balas ku dengan nada manja sambil mengelus susu ibu,
Ibu: "sayanggg…. Ibu bobok yaa… ngantuk… ibu capek" ujar ibu sambil melepaskan pelukanku,
Aku: "buuu.. sebentar.." ujarku saat ibu berdiri dari sofa,
Aku: "apa ibu masih bisa hamil?" tanyaku saat ibu akan pergi meninggalkanku,
Ibu: "bisa sayang… udah ahh… daaahhhh"
Aku: "iya bu… night" ibu meninggalkanku sendirian.
Semenjak kejadian itu, aku dan robi sering menginap di rumah yang berbeda, aku menginap di rumah robi sedangkan robi menginap dirumahku. 2 minggu sudah semua ini berlalu, aku seolah dlm mimpi, dan tidak percaya dengan semua ini. Aku sudah menginap selama 1 minggu di rumah bu Utari, dan robi menginap dirumahku. Kami berdua semakin menikmati pertukaran ibu ini (cerita bang Samson6969 nihh…) pada suatu hari robi memiliki ide yang sangat luar biasa, robi mengajak ibu nya untuk menginap di rumahku, robi menginginkan kita berempat satu atap rumah, dan akhirnya kamipun tinggal satu atap rumah, kami sering ngentot bareng bareng, jika mama ku sedang ngentot di ruang tv bersama robi, akupun ada di samping nya sedang mengentoti bu Utari. Pada hari pertama kami tinggal satu atap, ibu dan aku merasa canggung untuk bersetubuh bareng, karena ibu belum pernah mempertunjukan badan nya pada anaknya, malam itu aku dan ibu sedang mengobrol didalam kamar ibu,
Ibu: "sayanggg… ide gila apa yang kamu rencanakan?"
Aku: "ini ide nya robi bu.. bukan ide nya sony" balasku sambil menatap ibu,
Kami berrdua sedang berdiskusi diatas ranjang ibu, namun saat berdiskusi, ibu memberikan kabar yang tidak mengenakan,
Ibu: "sonn..ibu mau bilang sesuatu sama kamu…." Ujar ibu sambil memegang kedua tanganku,
Ibu: "ibu Hamil son… ibu hamil anaknya robi" ujar ibu memecah keheningan didalam kamar itu, mata nya terlihat berkaca kaca,
Aku: "aaaa..pppaaa? ibu Hamil? Kenapa bisa bu?" aku sangat terkejut dengan ucapan ibu, aku memandang ibu dengan wajah kecewa,
Ibu: "maafkan ibu sonn.. habisnya robi pengen banget hamilin ibu.. robi pengen kalau ibu bunting anaknya" ibu menundukan kepalanya sambil meneteskan air mata,
Aku: "sudah sony khawatirkan bu.. waktu itu sony takut kalau sampai sampai robi menghamili ibu… jadi ibu mau mengandung anak robi?" tanyaku sambil memeluk badan ibu yang dingin,
Ibu: "maafkan ibu sonn… huhhhhuuuu… ibu menerima saja kalau robi hamilkan ibu.. saat itu ibu dilanda nafsu.. dan ibu bersedia mengandung anaknya" ibu menangis dipelukanku, ibu menyesali dengan apa yang telah terjadi pada dirinya,
Aku: "ya sudahhh bu.. jangan menangis.. ibu jangan menangis… ibu hamil berapa minggu?" tanyaku sambil membelai rambut ibu, aku mulai mengendalikan emosiku, aku mencoba tenang dan mencoba menenangkan ibu,
Ibu: " ibu hamil 2 minggu sayangg.. maafkan ibu" ibu memeluk erat badanku, air matanya semakin tak dapat ditahan lagi hingga membasahi bajuku,
Aku: " ya udah gapapa bu… tapi bu.." aku terputus saat ingin membicarakan hal ini, aku menatap bola mata ibu dan mengusap air matanya,
Ibu: " tapi apa sayangggg…?" ujar ibu menatapku yang masih menangis tersedu sedu,
Aku: "aku saja belum pernah ngentotin ibu.. apalagi sampai menghamili ibu.. padahal itu keinginan sony menghamili ibu… tetapi malah robi yang mendahuli sony… sampai akhirnya ibu Hamil anak robi" ujaru dengan wajah kecewa,
Ibu: "maafkan ibu sayanggg.. ibu khilaf… maafkan ibu" ibu semakin menjadi jadi menangisnya, rupanya ibu menyesali dengan perbuatannya,
Aku: "kalau gitu… gapapa kalau sony menghamili bu utari?" tanyaku pada ibu,
Ibu: " kalau kamu mau.. silahkan sayangg… hamili aja bu utari… kamu jangan kalah… ibu saja hamil anak nya robi.. masa bu utari mau enaknya aja… kamu harus bisa membuat bu utari mengandung anak benihmu… " balas ibu dengan ketus, dan menatap bola mataku,
Aku: "baiklah bu.. sony akan buat ibu utari hamil oleh benih sony" ujarku sambil memeluk erat badan ibu, dan mencoba menenangkan emosi ibu,
Saat aku dan ibu masih berbincang, rupanya robi mengetuk pintu kamar ini,
Robi: "brrooo… udah donggg.. gua ga nahan nihhhh" ujar robi dibalik pintu kamar ibu,
Aku langsung bangkit dari ranjang ibu dan meninggalkan ibu sendirian, dengan keadaan ibu galau tingkat tinggi. Air mata ibu terlihat menetes keluar dari matanya saat aku melangkah meninggalkan ibu, tetesan air matanya sangat terasa saat aku mulai melangkahkan kaki dan menjauhi ibu (sayanggg… sony… jangan pergi… temani ibu.. ibu ingin semua ini berkahir… ibu ga mau hamil anak robi…) saat itu perasaan ibu hancur dan sangat sedih, ibu menjerit dlm hati nya, jika ibu tidak ingin hamil lagi, karena usia ibu yang sudah tak muda lagi,
Robi: "broo.. sana tuhhh… nyokap gua udah siap lo entot.." ujar robi sambil masuk kedalam kamar ibu, aku menatap ibu saat pintu kamar nya akan menutup, didalam hati aku merasakan kecewa, hati ini terasa hancur… aku tidak mengira kalau ibu mau dihamili oleh robi. Saat aku meninggalkan pintu kamar ibu, rasa berat hatiku dan penyesalanku kini menghampiriku…. (Ceritanya bang samson6969 nihh)Sakit hati sekali… rasa gairah ku untuk menyetubuhi bu Utari hilang… tapi saat aku berjalan menuju ruang tv, bu utari sedang memainkan vagina nya di atas sofa, dan bu Utari sudah telanjang bulat tanpa sehelaipun benang menutupi badannya,
Ibu Utari: "sayyyaanggg sini…. Puaskan mama.. puaskan mama sayanggg…ngghhh" bu Utari melenguh saat jari nya keluar masuk vagina nya,
Aku: "hihi.. nafsu bener nih mama… jilat dulu nih penis sony… mama udah basah?" tanyaku sambil melepaskan semua pakaianku didepan badan bu Utari,
Ibu Utari: " siniii… sayangg… ibu sepong penis nya…" pinta bu Utari saat aku berdiri dihadapannya,
Aku langsung menghampiri bu Utari, penis ku yang tadi nya lembek, sekarang sudah kembali tegang, dan siap untuk membuat ibu Utari hamil, dan mengandung anak dariku, wajah bu utari sduah sangat dilanda nafsu yang luar biasa,
Ibu utar: " ini penis yang buat mama keenakan… mama kangen penis ini sayang… mama sayang sama penis ini" ujar bu utari yang sudah dilanda birahi tinggi,
Aku: "ayo mahhh… kulum penis sony….masukin kedalam mulut mama…uhhh" ernangku saat penis ku mulai dikocok dan dimasukan kedalam mulutnya,
Bu utari langsung menlahap habis penis ku, dengan nafsu yang sudah di ubun ubun akan membuatku mudah untuk menghamili bu utari,
Aku: "uhhhh….nikmat mahhh" aku mengerang saat penis ku keluar masuk mulut bu utari,
Setelah beberapa menit mengulum penis ku, aku ingin segera menghamili ibu utari ini, karena aku tak menerima dengan kehamilan mama ku,
Aku: "mahhh.. udahhh… cepettt… lebarin paha mama… sony ga nahan mahhh" pintaku dengan nada memburu berat karena sudah tak tahan ingin segera menggenjot vagina bu utari,
Ibu Utari: " jilat dulu vagina mama sayanggg…." Pinta bu utari saat aku menggenggam penis ku yang sudah tegang berat,
Aku: " udah mahh..udah basahh gitu… cepet mahhh…terima penis sony mahhhh….uhhh" aku melenguh saat penis ku amblas kedalam vagina bu utari,
Ibu Utari: " aahhhh….sayangggg…penis kamu panjang…sampai Rahim mama sayang…uhhhh.. ayo genjot mama sayangggg" bu Utari terus mengerang saat penis ku melesak masuk ke dalam vagina nya, aku terdiam sejenak saat penis ku berada dlm vagina ibu utari, aku dapat merasakan kontoku dipijat dan hangat, setelah aku dapat merasakan kehangatan di penis ku, aku mencoba menggenjot vagina nya yang sudah basah itu. Dengan tempo yang mulai cepat, aku memegang kedua lutut ibu utari, semakin lama, penis ku semakin cepat keluar masuk vagina nya, Aku terus berusaha mempercepat kocokan penis ku didalam vagina bu utari,
Aku: " mama lagi subur engga….uuhhhh" tanyaku saat terus memompa penis ku agar masuk lebih dlm hingga dasar vagina nya,
Ibu Utar: "nnghhhh… iyaaa sayang… nanti kamu…uhhh…ngghh..keluarin di luar aja yaaa…" balas bu utari sambil merem melek menerima penis ku yang panjang,
Aku: " ihhh…uhhh… sony pengen keluarin didalem aja ahh mama… sony belum pernah nyobaaaa…uhhhh" aku terus mempercepat kocokan di vagina nya,

Ibu Utari: "jangannn…uhh…jangann sayangggg….eehhhmmm… nanti mama hamil… hemmm" ibu utari mencoba mengimbangi gerakanku,
Aku: " ya udah sony ga bakalan ngontolin mama lagi" aku langsung diam, berhenti mengcokvagina nya dengan penis ku,
Ibu Utari: " jangan dong sayang… mama sekarang lagi subur banet… mama ga d KB sayanggg… kamu jangan jahat" wajah ibu utari menolak untuk aku hamili,
Aku: " ya udahhh… sony genjot lagi…." Aku langsung menghentakan penis ku dengan kuat dan kasar, sehingga penis ku terasa menyentuh rahimnya,

Aku terus menggenjot vagina ibu utari dengan liar dan kasar, sehingga ibu utari mengerang kesakitan,
Ibu Utari: "uhhh…uhhh.. pelan pelannn sayanggg…sakit vagina mama….penis kamu nyentuh Rahim mama,,uhhh sakit paahhhh" bu utari menyebut aku papah, aku sangat kaget, tapi aku semakin bernafsu dan terus menggenjot vagina nya dengan liar,
Aku: "ahhhhh…mamahhhhh……papahhh..keluarrr….." aku tak mampu menahan air maniku yang sudah di ujung penis ku,
Ibu Utari: "cabuttttt…sonn…cabuuttttt…..mamahhh juga dapetttt…..uhhh" (Serrrrrr"sfx)
Aku: "nihhhh….. hamilll… mama harus hamil….. mama utari harus bunting anak sony……nahhhhh" (Crottttt…crottt.crottttt"sfx) saat penis ku mengeluarkan air mani, aku hentakan penis ku hingga dlm dan akupun memeluk erat badan ibu utari,
Banyak sekali air maniku saat itu keluar didalam vagina ibu utari, kemungkinan besar ibu utari akan mengandung anak dari benihku,

Ibu Utari: " huuuuhhhh.. kamu jahat..kamu hamili mama…huuuu" ibu utari menangis dipelukanku,
Aku: "maafkan sony mah… sony lakuin ini..karena robi menghamili ibu sony…. " bisikku di telinganya sambil terus menekan penis ku yang masih tegang didalam vagina nya, aku masih memeluk ibu utari, agar penis ku tak terlepasdari vagina nya,
Ibu Utari: " huuuuu..apa kamu bilang….. robi menghamili bu putri?" wajah bu utari tak percaya mendengar perkataanku, aku mulai merenggangkan pelukanku dari badan nya,
Aku: " iya mahhh… robi sengaja membuat mama ku hamil.. sony juga ga terima.. ya udahh.. mamah aja yang sony hamili.. pokok nya anak yang akan tumbuh dirahim mama ini.. harus mama jaga sampai nanti melahirka… nanti kalau mama lagi hamil.. sony tetep bakalan ngentotin mama.. sony bakalan menyepuh anak sony dirahim mama…." Ujarku sambil tersenyum dan memeluk erat badan bu utari.

Walau ibu utari menangis karena ulahku yang menghamili dirinya, tapi saat mendengar aku akan terus menyepuh anak kandungku didalam Rahim nya, wajah ibu utari sedikit tersenyum, meskipun tidak tersenyum lepas, aku berharap anak yang akan dikandung ibu utaari ini dapat diterima dengan baik oleh ibu utari.
Ibu Utari: " tapi sayanggg… nanti kalau robi tau kalau mama hamil gimana? Mama takut dia marah sama mama" balas bu utari sambil menatap kedua bola mataku,
Aku: " ya dia harus terima mahhh.. dia juga bikin ibu hamil anaknya.." ujarku lurus tanpa ekspresi. Lalu aku kembali mengentoti ibu utari sampai larut malam. Aku terus memuntahkan air maniku didalam vagina nya. Sampai sampai penis ku sakit saat mengeluarkan air mani didalam vagina ibu utari.

Delapan bulan kemudian,
Ketika semua ini dapat aku terima, dan ibu bahagia dengan kehamilannya, kini ibu tengah hamil 8 bulan, anak dari benih robi, ibu mengandung anak kembar, begitupun dengan ibu utari yang kinti tengah hamil 7 bulan, anak yang ada didalam Rahim ibu utari,adalah benih cintaku kepada ibu utari.
Ibu: "sayang anter ibu ke dr.kandungan yuk?" ajak ibu saat membukakan pintu kamarku,
Aku: "lho kenapa sama sony sih bu, kan itu anaknya robi, bukan anaknya sony! Berarti robi dong yang harus nganter ibu ke dr.kandungan, waktu kandungan ibu 4 bulan, ibu pergi kedokternya sama robi" jawabku sambil terus berusaha fokus melihat laptop, karena saat itu aku sedang bermain PES 2013 di laptop,
Ibu: "robi di bbm ga aktif sayang, katanya dia sedang sakit, kemarin malem waktu ibu bbm-an, dia bilang sakit kepala terus ga bisa bawa mobil" ujar ibu sambil memasang wajah dengan penuh harapan,
Aku: "ya udah ayo bu, aku ganti baju dulu…

padahal kemaren siang ibu masih main tuh sama robi, sampai sampai si robi engga berangkat kesekolah, eh ternyata malah bolos buat menyepuh anaknya… dasar si mesum tuhhh" ujar ku kesal kepada ibu sambil mematikan laptopku,
Ibu: "ya makannya ibu heran juga kenapa dia bisa sakit kaya gitu… ayo cepet ganti baju dulu sayang.. keburu siang" balas ibu sambil meninggalakanku.

Aku sudah melupakan sakit hati delapan bulan yang lalu, karena saat ini bu utari tengah mengandung anakku, robi pun sama tidak menerima dengan perlakuanku, tapi apa boleh buat, ini rencana kami, hingga akhirnya ibu putrid an ibu utari mengandung benih aku dan robi.hari itu aku tidak masuk sekolah untuk mengantar ibu ke dr.kandungan,
Ibu: " sayanggg… nyetir mobil nya pelan pelan dong…" ujar ibu sambil menatapku,
Aku kesal, mengapa sampai sampai ibu hamil seperti ini,
Aku: " iya maaf bu" jawabku dengan nada lurus,
Ibu: " sayanggg… kamu kemarin main sama bu utari gimana? Sensasi wanita hamil gimana sayang?" tanya mama ku dengan nakal,
Aku: "hihihi.. gitu deh bu.. enak.. makin gereget aja…" jawabku sambil menatap ibu,
Ibu: "haha kamu ada ada aja sayang… kalau robi malah kurang bergairah melihat ibu buncit gini… kamu malah suka … hihih" balas ibu sambil mengelus penis ku,
Aku: " bu… udah dari dokter, sony mau nyobain vagina ibu.. soalnya perut ibu gede.. pasti lebih enak" pintaku sampil mengelus perut ibu yang membuncit,
Ibu: "hihihi… kan ibu hamil nya kembar sayanggg.. jadi lebih gede" ujar ibu.
Aku: " ya makannya..sony mau nyobain… boleh ya bu?" pintaku pada ibu,
Ibu: "hihi… boleh sayang boleh… kamu harus sering entot ibu ya… biar ibu lahiran nya lancar.. soalnya dua bayi yang akan ibu lahirkan" ujar ibu sambil memegang tanganku yang ada diatas perutnya,
Aku: " hehehe baik bu… sony bakalan rajin nyiram vagina ibu" ujarku kegirangan, rupanya robi tak suka dengan wanita yang sedang hamil gede,
Ibu: "hehehe baguslah sayangku…sony emang suami mama"ujar ibu sambil mencubit hidungku,
Aku: "iya sihh… tapi itu bukan benih sony yang ibu kandung sekarang" aku sedikit tersenyum kepada ibu, agar ibu tidak sakit hati,
Ibu: "hihih… gapapa dong….papah.. kan udah mama melahirkan.. papa yang akan buat mama hamil lagi… bunting mama ya ah kalau anak ini udah lahir nanti" pinta ibu sambil mengelus penis ku yang sudah tegang dari balik celana,
Aku: "hehe beneran nih mama mau papah hamilin lagi… papa siap kok buat mama bunting… lagian papa suka sama wanita lagi bunting,,hihi… wanita hamil itu makin nikmat lhoo mama sayang" ujarku sambil menatap wajah cantik ibu,
Ibu: "hihih nahhh… baru suami mama… ibu cinta sama sony…" ujar ibu sambil tersenyum nakal kepadaku, matanya menatap tajam ke
Aku: "sony juga cinta sama ibu" ujarku sambil mengelus perut buncit ibu,

Tukeran ngentot memek mama nakal, sexy binal doyan seks ngewe kontol anak cerita dewasa hot sedarah 17 tahun IGO
Cerita dewasa Tukeran ngentot memek mama nakal - klik foto untuk memperbesar gambar

Akhirnya, meskipun aku harus mendapatkan anak dari robi sahabatku, aku tetap akan mencintai ibu, meskipun ibu Utari yang kini tengah mengandung anakku tetap saja selalu minta jatah, tapi robi saat ini belum bisa merasakan kepuasan.. karena robi tidak menyukai wnita tengah hamil.
Cerita dewasa Tukeran ngentot memek mama nakal
Cerita dewasa Tukeran ngentot memek mama nakal, cerita seks , Tukeran ngentot memek mama nakal, sexy binal doyan seks ngewe kontol anak cerita dewasa hot sedarah 17 tahun IGO, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Cerita dewasa Tukeran ngentot memek mama nakal

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com