Istri film bokep jadi hobi selingkuh

Melani adalah ibu rumah tangga yang baik dan dengan tubuh yang terbilang cukup sexy. Umur Melani 31 tahun. Dan suami Melani bekerja dan mereka hidup normal dan bahagia. Melani adalah seorang sarjana dari sebuah perguruan tinggi bonafit akan tetapi dia memilih tidak bekerja. Melani termasuk cewek taat beragama. Melani punya seorang keponakan yang tinggal bersama dengannya di rumah. Namanya Ditya. Umurnya 17 tahun.


Tetapi ada kejadian yang membuat Melani merasa sebagai wanita berdosa yang tidak lagi mampu menghindari dosa ngentot dengan laki-laki yang bukan suami sendiri. Membayangkan kejadian-kejadian tersebut Melani selalu ingin menangis tetapi pada saat yang sama Melani juga didera oleh nafsu birahi membara yang tidak mampu Melani atasi.

kejadiannya adalah sebagai berikut. Saat itu sore hari sekitar jam tiga dan Melani baru saja bangun tidur. Sedangkan suaminya masih bekerja di kantor nya. Dari dalam kamar Melani dapat mendengar suara komputer yang dimainkan keponakan Melani, Ditya di ruang tengah yang berbatasan langsung dengan kamar tidur Melani. Ditya sering sekali menggunakan komputer, Melani kira dia cuma main game saja. Pintu kamar Melani agak terbuka.

Melani bermaksud untuk keluar dari kamar, tetapi ketika Melani menarik pintu, apa yang terlihat membuat Melani tertegun dan mengurungkan niat tersebut. Apa yang terlihat dari balik pintu membuat hati Melani betul-betul terguncang. Melani dapat melihat di layar komputer tampak wanita kulit putih telanjang tanpa busana dengan posisi terlentang dan kaki terbuka dengan kemaluan tampak jelas.

Melani menjadi kesal sebab Ditya melihat hal-hal yang sangat terlarang tersebut. Tetapi yang kemudian membuat Melani shock adalah setelah menyadari bahwa Ditya sedang mengurut-urut kontolnya. Melani dapat melihat celana Ditya agak turun. Ditya sedang duduk melihat layar sambil mengusap-usap kontolnya yang tampak berdiri tegang.

Melani betul-betul tercengang melihat semua ini. Kemaluan Ditya memang tidak berukuran besar tetapi melihat kakunya batang keponakannya ini membuat Melani berdebar. batang kontolnya tampak berwarna coklat kemerahan dengan urat-urat yang menonjol. Samar-samar Melani dapat mendengar napasnya yang terengah. Ditya sama sekali tidak menyadari bahwa Melani melihat kelakuannya dari balik pintu.

kejadian Ditya membelai-belai kontol nya ini berlangsung terus selama lebih kurang lima menit. Yang mengagetkan adalah reaksi kewanitaan badan Melani, ternyata jantung Melani terasa berdebar keras menyaksikan batang kontol yang demikian kaku dan semakin merah, terutama bagian kepalanya. Gerakan tangan Ditya semakin cepat mencengkeram kemaluannya dengan muka yang tampak tegang memandangi layar monitor. Astaga .., dari lubang di kemaluannya berleleran keluar cairan bening. Cairan kental bening tersebut diusap-usap oleh jari Ditya dan dioles-oleskan ke seluruh kemaluannya. Nafas Ditya terdengar sangat keras tetapi tertahan-tahan. Melani merasa nafsu birahinya muncul, badan Melani mulai gemetar. Nafas Melanipun mulai tak teratur dan Melani berusaha agar nafas Melani tak terdengar oleh Ditya.

Apa yang Melani lihat selanjutnya membuatnya sangat tergetar. badan Ditya tampak mengejang dengan kakinya agak terangkat lurus kaku, sementara tangannya mencengkeram batang kontol itu sekuat-kuatnya.

"Eeegh, heeggh .", Ditya mengerang agak keras, dan ya ampun …, yang tidak Melani sangka-sangka akhirnya terjadi juga.

Dari lubang di kepala batang kontolnya terpancar cairan putih kental. Ditya memuncratkan sperma . Cairan kental itu memuncrat beberapa kali. Sebagian jatuh ke perutnya tetapi ada juga yang ke lantai dan malah sampai ke keyboard komputer. Ohhh .., kontol itu tampak tegang, urat-urat menonjol keluar, mani nya muncrat ke atas.

Melihat sperma muncrat seperti itu segera saja Melani merasakan lonjakan nafsu birahi yang luar biasa di sekujur badan Melani. memek Melani terasa menjadi basah dan nafas Melani menjadi memburu dan tersengal sengal.

Melani berusaha mengendalikan diri dari rangsangan birahi sebisa-bisanya, ada semacam perasaan tidak enak dan bersalah yang tumbuh menyaksikan keponakan Melani dan terutama atas reaksi badan Melani seperti ini. Kini kontol itu tampak diselimuti oleh mani berwarna keputihan. Jarak Melani dengan Ditya sebetulnya sangat dekat cuma dua meteran.

Ditya tampak mulai tenang dan napasnya semakin teratur. kontol yang berleleran sperma mulai mengendur. dia menghela napas panjang dan tampak lega terpuaskan. Ditya kemudian berdiri dan menuju ke kamar mandi. dia masuk ke kamar mandi dan menutup pintunya.

Seolah-olah ada yang menuntun, Melani berjingkat menuju komputer tanpa menimbulkan bunyi. Melani memandang lekat ke layar komputer, mengagumi badan wanita muda berkulit putih (orang Barat) yang telah mengundang nafsu keponakan Melani. Pandangan Melani beralih ke tetesan-tetesan mani yang tampak di dekat keyboard. Melani mengusap mani tersebut dengan jari dan entah mengapa Melani mencium dan menjilati jari tangan Melani yang berleleran dengan mani. Rasanya asin dan baunya terasa lekat, tetapi nafsu birahi Melani terbangkit lagi. Melani tidak ingin Ditya curiga. Dari layar komputer Melani melihat address internetnya dan Melani catat saja di dalam hati. Melani berjingkat masuk kamar dan membaringkan badan. Tak lama Melani dengar Ditya kembali ke komputernya dan Melani kira dia sedang membersihkan sisa-sisa mani yang tadi dia muncratkan. kemudian Melani dengar dia bermain game (kedengaran dari bunyi nya).

Sejak saat itu Melani merasa ada perubahan luar biasa pada diri Melani. Sebelumnya Melani melakukan hubungan sex dengan suami hanyalah sebagai suatu hal yang rutin saja. kejadian Ditya melakukan onani di depan computer membuat Melani menemukan sesuatu yang baru dalam hal soal sex. Sesuatu yang menggairahkan, nafsu birahi yang menggelegak, tetapi sekaligus perasaan dosa, sebab ini dibangkitkan oleh kejadian yang dilakukan keponakan Melani sendiri. Apa yang dilakukan keponakan Melani membuat Melani shock, tetapi yang juga mengerikan adalah justru keponakan Melani sendiri membangkitkan nafsu birahi Melani yang menyala-nyala. Ditya yang selalu Melani anggap keponakan masih kecil dan tidak mungkin berhubungan dengan hal hal yang berbau sex dan porno. Selalu terbayang di mata Melani wajah Ditya dengan napas terengah engah dan muka tegang, kocokan tangannya, batang kontol yang berwarna kemerahan sangat tegang dengan urat yang menonjol. sperma yang memuncrat-muncrat dari lubang kontol nya. Ya ampun .. , kontol itu adalah milik keponakan Melani.

Sejak kejadian itu Melani sering terbayang kontol Ditya yang sedang memuncrat – muncratkan sperma nya. Tetapi yang tidak dapat Melani lupakan adalah warnanya yang kemerahan dengan urat-urat hijau kebiruan yang menonjol. Saat itu kontol itu begitu tegang berdiri hampir menyentuh perutnya. Jika mengingat dan membayangkan kejadian itu, birahi Melani mendidih, terasa ada cairan merembes keluar dari lubang kemaluan Melani.

Hal lain yang memperparah keadaan adalah, sejak hari kejadian itu, Melani mulai berkenalan dengan dunia baru yang tidak pernah Melani datangi sebelumnya. Melani sudah biasa browsing di Yahoo ataupun yang lain. Tetapi sejak mengenal Cerita Dewasa. Melani mulai mengarungi dunia lain di internet. Sehari sesudah kejadian Ditya onani, Melani mulai membuka-buka situs cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com dan tentu saja itu Melani lakukan pada saat tidak ada orang di rumah.

Saat itulah Melani mulai mencoba-coba "Cerita Dewasa". Melani tidak menyangka ada suatu situs internet menyajikan cerita dan gambar pornografi yang seperti itu. Melani membuka – buka gambar wanita-wanita telanjang yang tampak tidak malu-malu memperagakan bagian kewanitaannya yang seharusnya ditutup rapat rapat. Mereka tampaknya menikmati apa yang mereka lakukan dengan mempertontonkan bagian tubuhnya yang terlarang.

Pada hari itu Melani mulai juga menemukan situs-situs lain yang lebih porno. Ada sekitar 3 jam Melani berpindah-pindah dan mempelajari dunia sexual penuh nafsu yang tidak pernah Melani bayangkan sebelumnya. Laki-laki dan perempuan ngentot dengan berbagai macam cara yang tidak pernah Melani bayangkan sebelumnya dan yang tidak pernah Melani praktekkan sebelumnya dengan suami. Ada perempuan yang menghisap kontol berukuran sangat besar (kelihatannya lebih besar dari kontol suami Melani) hingga kontol itu memuntahkan sperma nya. Astaga, perempuan itu membiarkan mani itu muncrat sampai membasahi wajahnya, berleleran, dan bahkan meminumnya tanpa ada rasa jijik.

Tetapi yang paling membangkitkan birahi Melani adalah cara ngentot orang Jepang. Mungkin sebab mereka sama-sama orang Asia, jadi tampak lebih real dibandingkan dengan wanita kulit putih. Dan mungkin ada kesan surprise juga bagi Melani, bahwa orang-orang Jepang yang tampak sopan itu dapat begitu bernafsu di dalam sex. Melani memang bukan orang keturunan Chinese, tetapi kulit Melani cukup putih untuk ukuran orang Indonesia. Jadi Melani melihat semacam ada kesamaan antara diri Melani dengan wanita Jepang itu walau tentunya kulit Melani tidak seputih mereka. Wanita Jepang juga memiliki kulit kemaluan, bibir-bibir memek yang berwarna gelap kecoklatan, mirip seperti kemaluan Melani sendiri

Melani juga mendapatkan suatu situs di mana wanita-wanita muda Jepang mengisap kontol hingga muncrat dan sperma yang sangat banyak berleleran di mukanya yang berkulit putih. Melani selalu panas dingin melihat itu.

Kehidupan sex internet yang paling memabukkan Melani adalah cerita-cerita nafsu di cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com dan melebihi segala suguhan gambar sex yang ada. Melani sangat terangsang membaca cerita-cerita menakjubkan itu. Tidak Melani sangka bahwa kehidupan sex orang-orang Indonesia dapat seliar dan juga seindah itu. Yang paling merangsang dan membuat Melani agak histeris adalah cerita sex antara orang yang masih sedarah, seperti antara tante dengan keponakan, antara sepupu, saudara ipar, atau malah antara keponakan dan tantenya. Mungkin ini sebab perasaan Melani terhadap Ditya keponakan Melani. Di situs lain, Melani pernah membaca cerita sexual antara keponakan dengan tantenya. Melani sampai menangis membaca cerita itu, tetapi juga sekaligus merasakan birahi yang luar biasa. Ini tidak berarti bahwa Melani berniat menyetubuhi keponakan Melani sendiri, Melani takut atas dosanya.

Melani kira kejadian berikutnya yang akan Melani ceritakan adalah takdir yang tidak dapat Melani hindarkan. Melani begitu lemah dari godaan setan dan sangat menikmati apa yang Melani perbuat.

kejadian itu adalah pada sore hari sekitar jam setengah empat, beberapa minggu setelah kejadian Melani memergoki Ditya beronani, kalau tidak salah dua atau tiga hari menjelang tahun baru. Sebelumnya Melani baru menutup internet, membaca cerita-cerita di "Cerita Dewasa" dan melipat-lipat pakaian yang akan disetrika. Pada saat melipat pakaian yang akan disetrika itu akan selesai, Melani mendengar ada ketukan pintu, ada tamu. Apa boleh buat, si tamu harus menunggu Melani selesai.

Sesudah selesai melipat pakaian, Melani intip dari dalam, ternyata dia adalah Darwin. Darwin adalah suami dari ipar (adik suami) Melani. Melani sangat dekat dengan Deby, istri Darwin. Melani juga mempunyai hubungan baik dengan Darwin. dia berumur kira-kira 36 tahun, berwajah tampan dengan kulit putih dan Melani akui lebih tampan dari suami Melani. Perawakannya tidak tinggi, cuma sekitar 164 cm, hampir sama dengan tinggi Melani.

Melihat Darwin di luar Melani jadi agak terburu-buru. Biasanya Melani menemui orang yang bukan suami dan keponakan (atau wanita) selalu dengan mengenakan pakaian wanita rapi dan tertutup rapat. sebab terburu-buru dan tanpa Melani sadari, Melani cuma mengenakan baju tidur berkain halus warna putih sebatas lutut berlengan pendek dengan kancing-kancing di depan. Untung Melani masih sempat mengenakan secarik kain selendang warna hitam untuk menutup kepala, seperti selendang tradisional yang diselempangkan di kepala cuma untuk menutup rambut. Leher Melani terbuka dan telinga Melani terlihat jelas. Apa boleh buat Melani tidak dapat membiarkan Darwin menunggu Melani di depan rumah terlalu lama.

Melani membuka pintu. Darwin tersenyum melihat Melani walaupun Melani tahu dia agak heran melihat Melani tidak berpakaian seperti biasanya.

"Apa kabar Melani", sapanya, "Saya membawakan titipan pakaian dari Deby".

"Eh, ayo masuk Win, baru dari kantor ya ?", dan Melani persilakan dia masuk.

Melani lalu mengambil barang yang dibawa Darwin dan meletakkannya di meja makan. Meja makan terletak di ruang tengah tidak jauh dari meja komputer. Dapur dapat terlihat jelas dari ruang tamu.

Sambil duduk di sofa ruang tamu, Darwin mengatakan "Saya tadi ketemu suamimu di kantor katanya baru pulang jam enam nanti". Eh, Mana keponakanmu, Melani ?", kata Darwin lagi.

"Ditya sedang main ke rumah teman dari siang tadi dan katanya mungkin baru pulang agak malam" kata Melani.

Tiba-tiba Melani menyadari bahwa mereka cuma berdua saja. Melani duduk di sofa di seberang dari kursi sofa yang diduduki Darwin. Pada saat Melani mulai duduk Melani baru menyadari agak sulit untuk duduk dengan rapi dan tertutup dengan pakaian yang Melani kenakan. Posisi alas duduk sofa cukup rendah sehingga pada saat duduk lutut terasa tinggi dibandingkan dengan pantat. Jadi bagian bawah paha Melani agak terangkat sedikit dan agak sulit tertutup sempurna dengan pakaian seperti yang Melani kenakan dan pada saat duduk ujung pakaian tertarik ke atas lutut. Darwin tampak agak terkesiap melihat Melani. Sekilas dia melirik ke lutut dan paha Melani yang memang putih dan tidak pernah kena sinar matahari (Melani selalu berpakaian panjang ke luar rumah). Melani agak malu dan canggung (Melani kira Darwin juga tampak agak canggung). Tetapi mereka sudah bukan remaja lagi dan dapat menguasai diri.

"Apa kabar Deby, Win", tanya Melani.

"Deby beberapa hari ini kurang sehat, kira-kira sudah semingguan lah", kata Darwin. "Bagaimana Ditya, Melani ?, apa enggak ada pelajaran yang tertinggal ?", Darwin balik bertanya.

"Yah, si Ditya sudah mulai oke koq dengan pelajarannya. Mudah-mudahan saja sih prestasinya terus-terusan bagus", Melani jawab.

Tiba-tiba Darwin bilang " Wah, kayak-kayaknya Ditya semakin getol main komputernya yah Melani, kan sudah SMA".

Deg perasaan Melani, semua pengalaman internet jadi terbayang kembali. Terutama terbayang pada Ditya saat beronani di depan komputernya.

"Eh, kenapa kak Melani, koq kaya seperti orang bingung sih ?", Darwin melihat perubahan sikap Melani.

"Ah, tidak apa-apa kok. Tapi si Ditya memang sering sekali main komputer." kata Melani.

Melani mendadak merasakan keberduaan yang mendalam di ruangan itu. Melani merasa semakin canggung dan ada perasaan berdebar. Untuk menghindar dari perasaan itu Melani menawarkan minum pada Darwin, "Wah lupa, kamu mau minum apa Win ?".

"Kalau tidak merepotkan, Melani minta kopi saja deh", kata Darwin.

Melani bangkit berdiri dari sofa. Tanpa Melani sengaja, paha dan kaki Melani sedikit terbuka pada saat Melani bangun berdiri. Walaupun sekilas, Melani melihat pandangan mata Darwin melirik lagi ke paha Melani, dan tampak agak gugup. Apakah dia sempat melihat bagian dalam paha saya?, pikir Melani di dalam hati.

"Tunggu sebentar ya..", kata Melani ke Darwin. Sambil menuju ke kamar membawa pakaian titipan dari Deby, Melani melirik sebentar ke arah Darwin. Darwin tampak tertunduk tetapi tampak dia mencuri pandang ke arah Melani.

Melani tersadar bahwa penampilan pakaian Melani yang tidak biasanya telah menarik perhatiannya. Terutama sekali mungkin sebab posisi duduk Melani tadi yang menyingkap bagian bawah pakaian Melani. Melani yang terbiasa berpakaian tertutup rapat, ternyata dengan pakaian seperti ini, yang sebenarnya masih terbilang sopan, telah mengganggu dan menggugah (sepertinya) perhatian Darwin. Menyadari ini Melani merasa berdebar-debar kembali, dan badan Melani terasa seperti dialiri perasaan hangat.

Tanpa sengaja Melani melihat cermin lemari pakaian dan menyaksikan penampilan Melani di kaca yang membuat Melani terkesiap. Ternyata pakaian yang Melani kenakan tidak dapat menyembunyikan pola pakaian dalam (bra dan celana dalam) yang Melani kenakan. Celana dalam yang Melani pakai terbuat dari bahan tipis berwarna putih sedangkan kutangnya berwarna hitam. sebab pakaian yang Melani kenakan berwarna putih dan terbuat dari bahan yang halus maka celana dalam dan bh tadi tampak terbayang dari luar. Ya ampun ., Melani tidak menyadari, dan tentunya Darwin dapat melihat dengan leluasa. Melani menjadi merasa agak jengah. Tetapi entah mengapa ada perasaan lain yang muncul, Melani merasa sexy dan ada perasaan puas bahwa Darwin memperhatikan penampilan Melani. badan Melani tampak ramping dengan kulit yang putih. Darwin yang Melani anggap sopan dan ramah itu ternyata memperhatikan badan dan penampilan Melani. Melani merasa nakal dan tiba-tiba perasaan birahi itu muncul sedikit demi sedikit. Bayang-bayang film ngentot dan sex di internet melingkupi Melani. Oh., bagaimana ini.. Aduh ., birahi ini, apa yang harus dilakukan.

Melani jadi tidak bisa berpikir lurus. Melani berusaha menenangkan diri tetapi tidak berhasil. Akhirnya Melani putuskan, Melani akan melakukan sedikit permainan, dan lihat saja apa nanti yang akan terjadi. Melani merasa jatuh ke dalam takdir.

Dengan dada berdebar, perasaan malu, perasaan nakal, dan tangan agak gemetar, Melani membuka kancing baju Melani yang paling bawah. Bagian bawah dari baju Melani sekarang tersibak hingga 15 cm di atas lutut. Mungkin bukan seberapa, tetapi bagi Melani sudah lebih dari cukup untuk merasakan kenakalan birahi. Satu lagi kancing baju yang paling atas Melani buka sehingga bagian atas yang mulai menggunduk dari tetek Melani mulai terlihat. Payudara Melani cukup montok, berukuran 34B. Sambil berdebar-debar Melani keluar kamar menuju dapur.

"Wah maaf ya Win, agak lama, sekarang Melani buat dulu kopinya." kata Melani. Melani dapat merasakan Darwin memandang Melani dengan perhatian yang lebih walaupun tetap sangat sopan. dia tersenyum, tetapi lagi-lagi pandangannya menyambar bagian bawah badan Melani. Melani tahu bahwa untuk setiap langkah Melani, pakaian bawah Melani tersibak, sehingga dia dapat melihat bagian paha Melani yang mulai sangat memutih, kira-kira 20 cm di atas lutut. Melani merasa sangat sexy dan nakal, dibarengi dengan birahi. Saat itu Melani tidak ingat lagi akan suami dan keponakan. Pikiran Melani sudah mulai diselimuti oleh nafsu berahi.

Melani berpikir untuk menggoda Darwin. Melani membuka lemari dapur dan membungkuk untuk mengambil tempat kopi dan gula. Melani sengaja membungkukkan pinggang ke depan dengan menjaga kaki tetap lurus. Baju Melani bagian belakang tertarik ke atas sekitar 20 cm di atas lipatan lutut dan celana dalam tercetak pada baju sebab ketatnya. Melani dapat merasakan Darwin memandangi badan Melani terutama pantat dan paha Melani. Kepuasan melanda Melani yang dapat menarik perhatian Darwin. Melani merasa Darwin selalu melirik-lirik Melani.

Secangkir kopi yang masih panas Melani bawa ke ruang tamu. Tepat di depan sofa ada meja pendek untuk meletakkan minuman. Melani berjongkok persis di seberang Darwin untuk meletakkan kopi. Melani berjongkok dengan satu lutut di lantai sehingga posisi kaki agak terbuka. Samar-samar Melani mendengar Darwin mendesis. Sambil meletakkan kopi Melani lirik dia, dan ternyata dia mencuri pandang ke arah paha-paha Melani. Melani yakin dia dapat melihat nyaris ke pangkal paha Melani yang tertutup celana dalam putih. Sambil berjongkok seperti itu Melani ajak dia ngobrol.

"Ayo di minum kopinya Win, nanti keburu dingin", kata Melani.

"Oh, ya, ya, terima kasih", kata Darwin sambil mengambil kopi yang memang masih panas, sambil kembali pandangannya menyambar ke arah bagian dalam paha Melani.

Sekitar tiga menitan Melani ngobrol dengan Darwin membicarakan masalah kopi, sambil tetap menjaga posisi Melani.

Melani lihat Darwin mulai gelisah dan mukanya agak pucat. Apakah dia terangsang, tanya Melani dalam hati.
Melani kemudian bangkit dan duduk di sofa di tempat semula Melani duduk. Melani duduk dengan menyilangkan kaki dan menumpangkan paha yang satu ke atas paha yang lain. Melani melihat lagi Darwin sekilas melirik ke bagian badan Melani .

"Hemmhhh ..", Melani mendengar Darwin menghela napas. Bagian bawah baju Melani tertarik jauh ke atas hingga setengah paha, dan Melani yakin Darwin dapat melihat paha Melani yang terangkat (di atas paha yang lain) hingga dekat ke pantat Melani.

Mereka terdiam beberapa saat. Secara perlahan Melani merasakan memek Melani mulai berdenyut. Suasana ini membuat Melani mulai terangsang. Pandangan Melani tanpa terasa menyaksikan sesuatu yang mengguncang dada. Melani melihat mulai ada tonjolan di celana Darwin di bagian dekat pangkal paha. Dada Melani berdebar-debar dan darah terasa mendesir. Melani tidak sanggup mengalihkan pandangan Melani dari paha Darwin. Astaga, tonjolan itu semakin nyata dan membesar hingga tercetaklah bentuk seperti batang pipa. Oh., ukuran tonjolan itu membuat Melani mengejang. Melani merasa malu tetapi juga dicengkeram perasaan birahi. Muka Melani terasa memerah. Melani yakin Darwin pasti menyaksikan Melani memandangi tonjolan kontolnya.

Untuk memecahkan suasana diam Melani berusaha mencari omongan. Sebelumnya Melani agak menyandar pada sofa dan menurunkan kaki Melani dari kaki yang lain. Sekarang Melani duduk biasa dengan paha sejajar agak terbuka. Bagian bawah baju Melani tertarik ke atas.

"Ehhheeehh", terdengar desah Darwin. Kini dia dapat melirik dan menyaksikan dengan leluasa kedua belah paha Melani hingga bagian atas.

Paha Melani cukup berisi berwarna putih. Darwin seolah tidak dapat mengalihkan pandangannya dari paha Melani. Ohhhh .., Melani lihat tonjolan di celananya tampak berdenyut. Melani merasakan nafsu yang menggejolak dan pumya keinginan untuk meremas tonjolan itu.

"Eh .. Win, kenapa kamu? Kamu kok kayaknya pucat lho", astaga suara Melani terdengar gemetar.

"Ah..,Melani .., enggak … apa-apa kok", suara Darwin terputus-putus, wajahnya agak tersipu, merah dan tampak pucat.

"Itu kok ada tonjolan, memangnya kamu kenapa?", kata Melani sambil menggangukkan kepala ke tonjolan di celananya. Ahh, Melani malu sekali waktu mengucapkan itu, tapi nafsu Melani mengalahkan semua pikiran normal.

"Ehh.., euuuh., oh yahh ., ini lho, penampilan Melani beda sekali dengan biasanya" kata Darwin jujur sambil terbata-bata.

Melani paksakan diri untuk mengatakan. "Apa Darwin tertarik . terangsang .. melihat Melani?".

"Ahh, saya nggak bisa bohong, penampilan Melani .. eh . tidak biasanya. Melani mesti sudah bisa lihat kalau saya terangsang. Kita kan sudah bukan keponakan kecil lagi" kata Darwin.

Tiba-tiba saja Darwin berdiri dan duduk di sebelah Melani.

"Melani, . eh saya mohon mohon maaf, tapi saya tidak sanggup menahan perasaan. Melani jangan marah … " begitu saja meluncur kata-kata itu dari Darwin. dia mengucapkan dengan sangat perasaan dan sopan. Melani terlongong-longong saja mendengar kata – katanya..

"Ahh .. Win .", cuma itu kata yang terucap dari mulut Melani. Dengan beraninya Darwin mulai memegang tangan kanan Melani dan mengusap-usapnya dengan lembut. diangkatnya tangan Melani dan diciumi dengan lembut. Dan yang menggairahkan Melani, jari-jari tangan Melani dijilat dan dihisapnya. Melani terbuai dan terangsang oleh perbuatannya. Tiba-tiba saja diletakkannya tangan Melani tepat di atas kontolnya yang menonjol. Tangan Melani terasa mengejang menyentuh benda yang keras dan liat tersebut. Terasa kontol Darwin bergerak-gerak menggeliat akibat sentuhan dan remasan tangan Melani.

"Eehhmm." Darwin mendesah. Tanpa terasa Melani mulai meremas-remas tonjolan itu, dan kontol Darwin terasa semakin bergerak-gerak.

"Oooh Melani, eeehhhmmm … ohhgg, nikmat sekali .", Darwin mengerang. "Eeehhh . jangan terlalu keras meremasnya, ahh .. diusap-usap saja, saya takut tidak kuat nahannya", bisik Darwin dengan suara gemetar.

Darwin mulai membelai kepala Melani dengan kedua tangannya.
"Kak Melani lehernya putih sekali", katanya lagi.

Melani merasa senang mendengar ucapannya. Dibelainya rambut Melani dengan lembut sambil menatap muka Melani. Melani bergetar memandang tatapannya dan tidak mampu melawan pandangannya. Darwin mulai menciumi pipi Melani. Dikecupnya kedua mata Melani mesra. Digesek-gesekkannya hidungnya ke hidung Melani ke bibir Melani berlama-lama bergantian. Saat itu tidak cuma birahi yang melanda Melani .. tetapi juga perasaan Melaning yang muncul.

Ditempelkannya bibirnya ke bibir Melani dan digesek-gesekkan. Rasa geli dan panas terasa menjalar merambat dari bibir Melani ke seluruh badan dan bermuara ke daerah selangkangan. Melani benar-benar terbuai. Melani tidak lagi mengusap-usap kontolnya dari balik celana, tetapi kedua lengan Melani sudah melingkari lehernya tanpa sadar. Mata Melani terpejam erat-erat menikmati cumbuannya. Tiba-tiba terasa lidahnya menerobos masuk mulut Melani dan dijulurkannya menyentuh ujung lidah Melani. Dijilatinya lidah Melani dengan lidahnya.

"Eenggghh .." Tanpa sadar Melani menjulurkan lidah Melani juga. Kini mereka saling menjilat dan napas Melani tersengal-sengal menikmati kelezatan rangsangan pada mulut Melani. Air ludah Melani yang mengalir dijilati oleh Darwin. Seperti orang kehausan, dia menjilati lidah dan daerah bibir Melani.

"Aaauungghh .. ooohhhh…", Melani mulai mengerang-erang. Napas Darwin juga terdengar memburu, "Heeeghh… hhnghh", dia mulai mendesah-desah. Muka mereka sekarang berlepotan ludah, bau ludah tercium tetapi sangat Melani nikmati. Dikenyot-kenyotnya lidah Melani kini sambil menjelajahkan lidahnya di rongga mulut Melani. Melani membuka mulut Melani selebar-lebarnya untuk memudahkan Darwin. Sekali-kali dia menghirup cairan ludah Melani. Melani tidak menyangka, laki-laki yang sehari-hari tampak sopan ini sangat menggila di dalam sex. Dijilat-jilatnya juga leher Melani. Sekali-kali leher Melani digigit-gigit. Ohhh .., alangkah nikmatnya, Melani sangat menikmati yang dia lakukan pada Melani.

Tiba-tiba Darwin menghentikan aktivitasnya, "Melani, pakaiannya saya buka yaahh".
Tanpa menunggu jawaban Melani, dia mulai membuka kancing-kancing baju dari atas hingga ke bawah. Dilepaskannya baju Melani. Sekarang Melani tergolek bersandar di sofa cuma dengan BH dan celana dalam saja beralaskan baju yang sudah terlepas.

"Indah sekali badan Melani. Putih sekali", katanya. Diusap-usapnya perut Melani.Diciumnya lembut perut Melani dan dijilatnya sedikit pusar Melani. Rasa geli dan nikmat menjalar dari pusar dan kembali bermuara di daerah kemaluan Melani.

Darwin mengalihkan perhatiannya ke tetek Melani. Diusap-usapnya tetek Melani dari balik BH. Perasaan geli tetapi nyaman terasa pada tetek Melani. Tanpa diminta Melani buka BH sendiri. Kini kedua tetek Melani terpampang tanpa penutup. Bayu memandangi kedua gundukan di dada Melani dengan muka serius. Susu Melani yang montok dan kenyal dengan pentil berwarna coklat muda. kemudian dia mulai membelai-belai kedua payudara Melani. Merinding nikmat terasa toket Melani. Semakin lama belaiannya berubah menjadi pijitan-pijitan penuh nafsu. Kenikmatan terasa menerjang kedua toket Melani. Melani mengerang-erang menahan rasa nikmat ini. Kini dijilatinya pentil payudara yang sebelah kanan. Tidak puas dengan itu dikenyotnya pentil tadi dalam-dalam sambil meremas-remas payudara. Melani tidak dapat menahan nikmat dan tanpa terasa badan Melani menggeliat-geliat liar. Cairan terasa merembes keluar memek Melani dan membasahi celana dalam yang Melani kenakan. Kini Darwin berpindah ke toket dan pentil Melani yang sebelah kiri dan melakukan hal yang sama. Dikenyutnya pentil Melani sambil digigit-gigit, dan diremas-remasnya pula kedua toket Melani. Perasaan nikmat membakar payudara Melani dan semakin lama rasa nikmat itu menjalar ke lubang memek Melani. memek Melani terasa basah kuyup oleh cairan yang keluar. Melani mengerang-erang dan mengaduh-aduh menahan nikmat,

"Oooohh Win..".

Tangan Darwin sekarang menjalar ke bagian celana dalam Melani. "Ahhh, Melani celananya sudah basah sekali", kata Darwin.
"Enghh, iya Win.., Melani sudah sangat terangsang, ooohhh, nikmat sekali", kata Melani.

Tepat di bagian depan memek Melani, jari-jarinya membelai-belai bibir memek melalui celana dalam. Rasa geli bercampur nimat yang luar biasa menerjang memek Melani. Melani tidak dapat menahan rasa nikmat ini, dan mengerang -erang.

kemudian Darwin menarik dan melepas celana Melani. Kini Melani tergeletak menyandar di sofa tanpa busana sama sekali.

"Ohh, indah sekali", kata Darwin. Diusap-usapnya jembut Melani yang jarang-jarang itu.

"Sangat merangsang lan", kata Darwin. Dibukanya kedua belah paha Melani, dan didorong hingga lutut Melani menempel di perut dan dada. Bibir-bibir memek Melani kini terbuka lebar dan dapat Melani rasakan lubang memek Melani terbuka. Melani merasa ada cairan merembes keluar dari dalam lubang memek. Melani sudah sangat terangsang.

Tiba-tiba saja Darwin berlutut di lantai dan ohhhhh, diciumnya memek Melani.

"Ahh, jangan Win, malu…", kata Melani kagok.

Darwin tidak perduli. Dijilatinya memek Melani. Perasaan nikmat menyerbu daerah selangkangan Melani. Melani tidak dapat berkata apa-apa lagi dan cuma menikmati yang dia lakukan. Dijilatinya kelentit Melani, dan sekali-sekali dijulurkannya lidahnya masuk ke lubang memek yang sudah sangat basah itu. Ujung lidah Darwin keluar masuk lubang kenikmatan Melani, kemudian berpindah ke itil, terus berganti-ganti. Tangan Darwin meremas-remas tetek Melani dengan bernafsu. Slerp, slerp .., bunyi lidah dan mulutnya di memek Melani. Kenikmatan semakin memuncak di memek Melani, dan terasa menembus masuk hingga ke perut dan otak Melani. Melani tidak mampu lagi menahannya. Kedua kaki Melani mengejang-ngejang, Melani menjepit kepala Darwin dengan tangan dan Melani tarik sekuat-kuatnya ke memek Melani. Melani gosok-gosokkan mukanya ke memek Melani.

"Oooh, Win, Melani keluar, ooooohhh …, nikmat sekali, oohhhh" Melani menjerit dan mengerang tanpa Melani tahan lagi.

Rasa nikmat yang tajam seolah menusuk-nusuk memek dan menjalar ke seluruh badan. Terpaan nikmat itu melanda, dan badan Melani terasa mengejang beberapa saat. Sesudah kenikmatan itu lewat, badan Melani terasa lemah tetapi lega dan ringan. Kaki Melani terjuntai lemah. Darwin sudah berdiri. dia kini melepas seluruh bajunya. Celana panjang dipelorotkannya ke bawah dan dilepas bersama dengan celana dalamnya.

Oohhhhh, tampak pemandangan yang luar biasa. Darwin ternyata memiliki kontol yang besar, tidak sesuai dengan badannya yang sedang-sedang ukurannya. kontol itu berwarna coklat kemerahan. Suami Melani bertubuh lebih besar dari Darwin, tetapi kontol Darwin ternyata luar biasa. Astaga, dia mengocok-kocok kontol itu yang berdiri kaku dan terlihat mengkedut – kedut. Kepala kontolnya tampak basah sebab cairan dari lubang kencingnya. Tanpa Melani sadari, tangan Melani menjulur maju dan membelai kontol itu. Ogghhh besarnya, dan alangkah kerasnya. Melani remas kepalanya, oohhhh .. Keras sekali, Melani peras-peras kepalanya. Darwin mengejang-ngejang dan keluar cairan bening menetes-netes dari lubang di kepala kontolnya.

"Ahhhhh, jangan Melani, saya nggak tahan, nanti saya muncrat keluar", bisiknya sambil mengerang.

"Saya mau keluarkan di dalam memek Melani saja, boleh yahhh ?", kata Darwin lagi.

"Ahh, iya, Win .., cepetan masukin ke memek Melani, ayoohh", kata Melani.
kontol yang keras itu Melani tarik dan tempelkan persis di depan lubang memek Melani yang basah kuyup oleh cairan memek dan ludah Darwin. Tidak sabar Melani rangkul pantat Darwin, Melani jepit pula dengan kedua kaki Melani, dan Melani paksa tekan pinggulnya. Ahhhhh, lubang memek Melani terasa terdesak oleh benda yang sangat besar, ohhhh dinding-dinding memek Melani terasa meregang. Kenikmatan mendera memek Melani kembali. kontol itu terus ngentotin memek aku menembus sedalam-dalamnya. Dasar lubang memek Melani sudah tercapai, tetapi kontol itu masih lebih panjang lagi. Belum pernah Melani merasakan sensasi kenikmatan seperti ini. Melani cuma tergolek menikmati kebesaran kontol itu. Darwin mulai meremas-remas tetek Melani dengan kedua tangannya. Tiba-tiba kontol itu ngentot memek Melani keluar masuk dengan cepatnya. Melani tidak mampu menahannya lagi, orgasme kembali melanda, sementara kontol itu tetap keluar masuk ngentot memeknya dengan cepat dan bertenaga oleh Darwin.

"Aduuuhh, Win, nikmat sekali.., aku nggak kuat lagi ..". Melani merengek-rengek karena nikmat seks ini.

"Hheehhhheh, sebentar lagi saya keluaaaar lan ..", kata Darwin. Entotannya semakin menjadi-jadi. Tiba-tiba terasa tubuhnya menegang. "Ahhhuuuggh, saya keluar laan .", erang Darwin tertahan-tahan. kontol Darwin terbernam sedalam-dalamnya.

Crut .. cruutt . crutt,

Istri film bokep jadi hobi selingkuh film bokep, istri selingkuh ngentot orang lain
Klik foto untuk memperbesar gambar

Melani merasakan ada cairan hangat menyemprot jauh di dalam memek Melani seolah tanpa henti. Darwin memeluk Melani erat-erat sambil menyemprotkan cairan maninya didalam memekku. Mukanya tampak menegang menahan kenikmatan. Ada sekitar satu menit dia meregang nikmat sambil memeluk Melani.

Sesudah itu Darwin menghela napas panjang. "Saya tidak tahu apakah saya menyesal atau tidak, … tapi yang tadi sangat nikmat. Terima kasih Melani". Diciuminya muka Melani. Melani tidak dapat berkata apa-apa. Air mata Melani menetes keluar. Melani sangat menyesali yang telah terjadi, tetapi Melani juga menikmatinya sangat mendalam. Saat itu Melani juga merasakan penyesalan Darwin. Melani tahu dia sangat menyayangi Deby istrinya. Tetapi nasi sudah menjadi bubur.

Sejak kejadian itu, mereka cuma pernah mengulangi ngentot satu kali. Itu mereka lakukan kira-kira di minggu ketiga bulan Januari. Yang kedua itu mereka melakukannya juga dengan menggebu-gebu.

Sejak itu mereka tidak pernah melakukannya lagi hingga kini. Mereka masih sering bertemu, dan berpandangan penuh arti. Tetapi mereka tidak pernah sungguh-sungguh untuk mencari kesempatan melakukannya. Melani masih terus didera nafsu sex setiap hari. Melani masih terus bermain dengan internet dan menjelajahi dunia sex internet. Melani terus berusaha menekan birahi, tetapi Melani merasa tidak mampu. Mungkin suatu saat Melani nanti Melani akan melakukannya lagi dengan Darwin, dengan segala perasaan dan kegalauan yang menyertai.
Istri film bokep jadi hobi selingkuh
Istri film bokep jadi hobi selingkuh, cerita seks , Istri film bokep jadi hobi selingkuh film bokep, istri selingkuh ngentot orang lain, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Istri film bokep jadi hobi selingkuh

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com