Kontol gede rame-rame entot memek aku hobi gangbang

Ketika itu sehabis acara dugem selesai, kami berempat beranjak pulang, saat itu sudah hampir subuh. Ada seorang lelaki, yang belakangan kuketahui bernama Bang Doni menyusul kami keluar diskotik. "Masih sore gini mo pada kemana, mending juga kita cari tempat yang lebih private untuk berasik ria. Ada temen2 ku yang siap berasik ria kalo kalian minat." Kami berempat saling berpandangan. "Gimana, pada minat gak, kamu gimana Din", tanya Sintia, kepala geng kami berempat pada teman2ku.


Aku yang statusnya masih lajang jadi terdiam. Veni, kakakku langsung nimbrung, "Kamu kan dah sering kan maen ama cowok kamu". "Kok kakak tau sih", jawabku. "Ya ok deh", jawabku. "Temen2 pada ok tu bang sama sarannya, temen2nya ok2 gak?" kata Sintia lagi kepada bang Doni. "Perkenalkan aku Doni", katanya sambil mengulurkan Tangannya. Kami saling berjabat tangan dan memperkenalkan diri. "aku panggil temen2ku deh ya".

Temen2 bang Doni ok2 semuanya, ganteng2 dan atletis bodinya. aku sendiri mah lebih tertarik sama bang Frans, srek sekali aku liat dia, paling ganteng dan atletis skali orangnya, seperti olahragawan gitu. Akhirnya kami berpencar dengan pasangan masing2. Frans mengajak aku apartmen, katanya sih temennya punya. "Emangnya temen abang gak ada di apartmen". "Belon pulang kali Din", jawabnya. Aku duduk di sofa, dia duduk disebelahku. "Din, kamu paling cantik deh diantara berempat, kamu yang paling muda ya". "Iya bang, yang lain kan udah janda". "Kok kamu bisa berteman dengan janda2 itu, emangnya kamu dah janda juga". "Dina mah blon nikah bang. Salah satu dari 3 janda itu kan Veni, kakak Dina". "Kalo kawin udah dong. Suka ikutan ya sama mereka nyari lelaki, kan janda2 juga butuh pelampiasan". "Ah enggak bang, ini karena malem taun baru aja, makanya Dina ikutan, daripada bengong nepokin nyamuk". "emangnya blon punya pacar, masak seh". "Ada sih, cuma dia lagi keluar kota, gak sempet pulang, paling baru lusa dia balik lagi". "Ngapain, kok malem taun baru ceweknya ditinggal2?. "Ada proyek yang mesti dia kerjain, tanggal 2 dah mesti run, jadi terpaksa deh gak bisa malem taun baruan sama Dina". "Ya udah, ngabisin malem taun barunya sama aku aja ya".

Tiba2 dia mencium bibirku. Aku kaget juga karena serangan mendadaknya, tapi langsung saja kusambut ciumannya. kubuka mulutku dan dia langsung menyapu langit-langitku, kami berpagutan, saling balas. Sambil menciumnya, tanganku melingkari badannya dan kupeluk dia, sementara dia meremas payudara ku dari luar. Baju ketat yang kupakai membuat payudara ku tercetak dengan jelas dan menunjukkan kemontokkan payudara ku, dengan kedua tangannya dia terus meremas kedua payudara ku dengan penuh nafsu tanpa melepas ciumannya. Aku mendesah tertahan karena merasakan nikmat yang gak terkira. tubuhku dilanda fantasi nikmat yang membuat libido ku naik. Remasannya yang kadang cepat dan melambat itu membuat nafsuku makin naik dan gak terkendali. dia melepas ciumannya tapi tidak menghentikan remasannya. Kini aku merapat ke dia sehingga tubuh kami sangat dekat, hal ini membuat dia makin mudah meremas payudara ku. dia sangat pintar dalam mempermainkan nafsuku, dia meremas payudara ku dengan keras tapi kemudian melambat, lalu cepat lagi. Nafsuku pun naik turun dan meledak-ledak gak karuan. Aku sangat menikmati remasannya sehingga membuatku mendesah gak karuan. "Umhhuhh..uhhhenak..banguhh hhhteru ss.. u hh". Desahanku makin membakar nafsunya.

dia menyeretku ke kamarnya, dia melepas semua pakaiannya hingga telanjang. kontol nya sudah menegang pada ukuran maksimalnya. dia menyuruhku untuk menyepong kontol nya. Langsung saja kukulum kontol nya yang besar itu. Mula-mula kusapu ujungnya dengan lidahku sambil kukocok pelan dengan tangan kiriku. "ahh..ahhisep Din," katanya mendesah nikmat. Kumasukkan kontol nya kedalam mulutku lalu kuhisap sehingga pemiliknya merem-melek keenakan. gak seluruhnya batang itu masuk kedalam mulutku. Dengan tangan kananku, kukocok kontol nya yang gak masuk kedalam mulutku. kuisap kontol nya itu lalu kumaju-mundurkan kontol nya itu kedalam mulutku. "ah..uh..uhh..enak Din kamu makin jago nyepong yah" dia mendesah keenakan. Terus kuisap batang itu dan kumasukkan kedalam mulutku dan terus kukocok kontol nya yang gak masuk kedalam mulutku. "ahh..ahh..enak.." dia terus mendesah menahan nikmatnya disepong. Tampaknya dia sudah akan orgasme, kontol nya berkedut-kedut dalam mulutku, lalu sebuah lenguhan panjang keluar dari mulutnya, tangannya menahan kepalaku sehingga kontol nya masuk lebih dalam lagi, bersamaan dengan itu peju nya menyembur memenuhi mulutku,langsung kutelan peju nya dan kubersihkan kontol nya dari sisa-sisa peju nya. dia menarik kontol nya keluar dari mulutku. Tiba-tiba aku mendengar suara. "wah..wah..kupikir siapa..Frans..kau gak bilang-bilang sih" Aku sangat kaget tenyata ada yang melihatku saat aku mengulum kontol nya. "kenalin, ini Ari, temenku. Ini Dina". Aku berjabat tangan dengan Ari, mulutku masih belepotan peju nya Frans yang melelh keluar mulutku saking banyaknya dia ngecret dimulutku. "Ya udah terusin aja, aku gak ganggu deh", kata Ari sembari keluar kamar.

Frans langsung meremas payudara ku lagi. Aku kaget sehingga aku mendesah keras. "ahhhh..ahhhhhh" dia menarik ku ke kasurnya dan dalam posisi duduk berhadapan dia melumat bibirku sambil meremas payudara ku. Libidoku makin gak terkendali dan kubalas tiap ciumannya. Tangan dia menelusup kebalik kaos ku dan meremas payudara ku yang terbungkus bh warna putih. dia melepas ciumannya dan melepas kaos ketatku, tangannya lalu menggapai punggungku dan melepas kaitan bh ku, lalu melempar bh 34B itu,sehingga payudara montokku yang putih mulus dengan pentil yang agak merah itu terlihat jelas. dia langsung membenamkan kepalanya di gunung kembarku. "ohhhohhh..yeahhumhhh" aku mendesah menahan nikmat. dia
menghisap payudara kananku dan meremas payudara kiriku sambil terkadang mencubit pentilnya. Kenyotannya yang kasar itu membuatku merasa gak enak, payudara ku sedikit terasa sakit. "Ohhhohhhter..usssemhhh..oh hhh" aku mendesah lagi. dia makin bernafsu untuk menghisap payudara ku, sedangkan tangannya gak berhenti meremas payudara ku yang gak di hisap. Setelah puas menyusu payudara kananku, dia langsung menghisap payudara kiriku, kenyotannya semakin liar dan remasannya pun makin gak karuan. "uh..umhhhhhhh.ohoo..ohhhh. enak..emhh ..te rus" aku mendesah karena kenyotannya yang membuatku merasakan nikmat yang gak terbayangkan. Sambil menghisap, dia memilin pentilku yang gak dikenyotnya. Setelah 13 menit menghisap payudara ku, dia berhenti menghisap lalu memilin kedua pentil toket ku sehingga libidoku semakin naik dan makin meledak-ledak. Puas bermain dengan payudara ku, dia langsung melepas celana dan cd yang kupakai sehingga aku dan dia telanjang. dia langsung merebahkanku di kasurnya. Aku merasa memek ku sudah sangat basah. Lalu kurasakan ada 2 jari yang bermain disana dan bergerak maju-mundur. "ohohh..oh..ohh..umhhhahh..a ..aaaaahhhh. " Aku mendesah karena gak tahan setiap diperlakukan seperti itu.

Setelah puas menyodokku dengan jarinya, dia langsung mengarahkan kontol nya. dia menggosok-gosokkan kontol nya pada bibir memek ku sehingga aku kelojotan menahan nikmat. "ahh..ahhayo bang..uhhh.." sambil mendesah aku memegang kontol nya lalu mengarahkannya kedalam memek ku. dia langsung menyentakkan kontol nya sehingga kontol nya masuk kedalam memek ku. Kakiku kini melingkari pinggulnya. dia yang sudah penuh nafsu itu langsung menggoyangkan pinggulnya, mula-mula pelan. Gesekkan kontol nya didalam memek ku membuatku merasa nikmat. "ahhahh ayo bang..uhh.. entot ..yang..cepet ..ahhhh" Mendengar desahanku itu, dia langsung meningkatkan kecepatannya sehingga goyangannya sangat cepat.
Terdengar bunyi berdecak setiap kontol nya menusuk memek ku. Banyaknya cairan pelumas dalam memek ku membuat kontol nya leluasa bergerak. "ohhhhohhhhhhh.oohhhhhhh.e. .enak..uhh hh" Aku benar-benar merasa sangat puas. dia terus entot aku dengan posisi itu, bahkan goyangan pinggulnya makin lama makin cepat. Seluruh badanku bergetar seirama entotan nya yang cepat. payudara ku bergerak naik turun, melihat itu dia makin bernafsu, dia langsung mencaplok payudara kiriku dan meremasnya dengan gemas, goyangan pinggulnya juga semakin cepat. "uhh..uh..uhh..uhh..uhhhh..ena k..umhh.." entotan nya yang begitu cepat itu membuatku mendesah keenakan. Nafsunya sepertinya juga makin gak terkendali, entotan nya makin cepat sambil terus meremas payudara kiriku dengan kasar. Kurasakan kontol nya berkedut-kedut dalam memek ku, lalu menyemprotkan peju nya kedalam memek ku, dan dia meleguh panjang. Setelah mendapatkan orgasme pertamanya dia berhenti ngentot memek aku sebentar. "ohh enak bang" kataku. dia mengatur nafasnya, aku yang belum puas memegang tangannya dan meletakkannya di payudara kananku, aku masih ingin dipuaskan oleh remasannya. dia-pun langsung meremas payudara kananku, dan tangan satunya meremas payudara kiriku. Kini, kedua payudara ku diremasnya dengan sangat gemas. Dapat kurasakan pentilku sudah mengeras karena terus di hisap dengan buas, tambah lagi nafsu ku sudah gak terkendali.

Setelah kontol nya mengeras lagi dia menghentikan remasannya dan mengganti gaya. dia rebah di kasur. Aku langsung mengarahkan memek ku dan dalam satu hentakan, kontol nya menancap dalam memek ku. Kugoyangkan pinggulku. Dalam posisi ini dia mudah meremas payudara ku. Dia menikmati goyangan pinggulku sehingga dia mendesah-desah keenakan. Tangannya mengelus setiap lekuk tubuhku lalu kedua tangannya berhenti di payudara ku. dia mengelus kedua payudara ku sambil menyibakkan rambutku yang menutupi payudara ku. Rabaannya membuatku geli. dia meraba-raba payudara ku lalu memilin kedua pentilnya sehingga membuatku seperti tersengat listrik. Sambil sedikit medesah aku terus menggoyangkan pinggulku, sedangkan dia masih senang bermain-main dengan kedua pentilku yang sudah mengeras itu, dia mencubit dan memilin-milin pentilku. "ahh..ahh..pentil mu ngemesin sih Din" katanya. Permainannya pada pentilku membuat nafsuku makin meledak, kugoyangkan terus pinggulku sedangkan dia kini meremasi kedua payudara ku. Aku merasa aku akan mendapatkan orgasmeku sebentar lagi. Terus kugoyangkan pinggulku dengan cepat, payudara ku yang terus diremas itu membuatku merasakan nikmat gak terbayangkan, kurasakan pentilku sudah keras dan payudara ku basah terkena liur dan keringat, tubuhku sudah basah kuyup karena keringat. Kupejamkan mataku sambil terus menggoyangkan pinggulku, terus kugoyangkan lalu "Uhhhhhhhhhhhhh." Aku mengerang panjang, tubuhku menggelinjang dan cairan kenikmatan membanjiri memek ku, aku mendapatkan orgasme pertamaku, lalu dia menyusul beberapa menit kemudian. Tubuhku sangat lemas sehingga tubuhku ambruk, dia menopangku.

dia menarik kontol nya dari memek ku, lalu mengatur posisi doggy style, kedua tanganku bertumpu pada kasurnya, dia langsung menusukkan kontol nya dari belakang tapi gak langsung entot memek aku untuk memberiku kesempatan mengatur nafas, setelah gelombang orgasme ku reda aku langsung memintanya untuk ngentotin memek aku lagi. dia pun langsung menggoyangkan pinggulnya secara perlahan. Dalam posisi ini kedua payudara ku menggelantung dan seperti biasa, dia langsung meremas payudara montok ku sambil terus menggoyangkan pinggulnya, kini dia menggoyangkan pinggulnya dengan cepat, remasannya pun makin cepat. "ahhahhhhh.ahhhhhhhahhh."
Tiba-tiba kudengar pintu kamar terbuka, ternyata Ari gak tahan mendengar desahanku barusan. dia langsung menyodorkan kontol nya didepan mulutku.

Kini aku harus melayani dua batang kontol sekaligus. dia terus entot aku dari belakang dan tangannya gak pernah berhenti meremas payudara ku, kecepatannya kini meningkat, demikian pula dengan remasannya makin liar. Aku mengulum batang Ari sehingga pemiliknya merem melek keenakan. Kumasukkan batang itu dalam mulutku sambil kuisap, Ari menggerakan pinggulnya maju mundur agar aku gak repot memaju-mudurkan kepalaku, kuisap kontol nya itu sampai pemiliknya mendesah keenakan dia tampaknya akan mendapatkan orgasmenya, dia menggoyangkan pinggulnya dengan cepat sambil terus meremas payudara ku yang sudah basah sekali itu. Aku masih menikmati mengulum batang Ari. Setelah 20 menit dalam gaya doggy style dia akhirnya melenguh panjang, goyangannya terhenti dan dia menusukan kontol nya lebih dalam, dia meremas payudara ku kuat-kuat.

peju nya kembali memenuhi memek ku dan meluber ke selangkanganku. dia langsung mencabut kontol nya dan beristirahat, sedangkan aku masih mengulum batang Ari. Terus Kumasukkan kontol nya dalam-dalam sambil kusiap sambil kukocok kontol nya yang gak seluruhnya masuk dalam mulutku. "ah..ahDin..bentar lagi keluar nih..isep yah" aku terus mengulum kontol nya sambil mengocoknya pelan, lalu peju nya menyemprot didalam mulutku langsung kuisap dan kutelan peju nya. Ari langsung mencabut kontol nya dari mulutku, lalu melepas bajunya sehingga dia telanjang bulat. Rupanya dia ingin mencicipiku lagi, padahal aku sudah lemas karena melayani Frans sangat lama.

dia duduk dilantai dan bersandar pada dinding, aku duduk dipangkuannya membelakanginya. Dengan mudah, kontol nya yang basah terkena liurku itu memasuki memek ku. Aku menggoyangkan pinggulku, aku sudah sering melihat gaya ini dalam video bokep yang sering kutonton untuk masturbasi. Kugoyangkan tubuhku naik-turun sehingga kontol nya menghujam memek ku. Ari meraba payudara ku dari belakang sambil mendesah-desah keenakan. Aku terus menggoyangkan tubuhku naik turun, Ari kini memainkan payudara ku sambil memilin-milin kedua pentilku yang sudah keras sekali itu. "Ahhahahh.aahh..ahh..ah..ah. ." aku mendesah keenakan sambil terus mengoyangkan tubuhku.

Aku sudah sangat lelah sehingga goyanganku berhenti. Ari langsung menggoyangkan pinggulnya dengan cepat sedangkan tangannya meremasi payudara ku. "Ohhhohhhh..oohhh..enak..teru s..uhhhoohh h" aku mendesah keenakan. Desahanku itu ternyata membuat nafsu Frans bangkit lagi dia mendatangiku yang masih menggeliat2 dipangkuan Ari. "Din ,kocokin dong.." katanya. dia ingin aku melakukan hand job, dengan tangan kananku, kukocok kontol nya yang sudah menegang itu. "ah..ah..enak Din.." katanya sambil merem melek keenakan. Ari terus menggoyangkan pinggulnya dengan cepat sambil menciumi leherku, remasannya pun makin liar. Aku masih mengocok batang dia dengan cepat. Kami terlarut dalam pesta seks yang sangat nikmat itu. "ah..ahh..Din..mau keluar nih..masukkin kemulut!" kata Frans. Kubuka mulutku dan kuarahkan kontol nya kedalam mulutku lalu muncratlah peju nya memenuhi mulutku, langsung kutelan peju nya. Ari masih terus entot memek aku sambil menciumku dan meremas-remas payudara ku dengan gemas. "oooohhhhhhhhh." aku mendesah panjang tubuhku menggelinjang, rasa nikmat memenuhi tubuhku.

Goyangan pinggul Ari makin cepat remasannya makin ganas. dia menggoyangkan pinggulnya sambil meremas payudara ku dan mencium bibirku kami berpagutan, menumpahkan seluruh nafsu dan hasrat kami. Ciuman itu membuat nafsu ku bangkit lagi dengan cepat, tanpa sadar aku juga menggoyangkan pinggulku. Merasa tenaga dan nafsuku sudah bangkit, Ari mengentikan goyangannya. Kini aku menggoyangkan pinggulku dengan cepat. Keringat memabasahi tubuhku. payudara ku juga sudah sangat basah karena liur bercampur keringat. Ari menghentikan remasannya, tempaknya dia ingin mengistirahatkan tangannya dulu. Frans kembali mendatangiku. "Ayo jepit Din.." Rupanya dia ingin aku melakukan breast fucking kesukaannya. Agak susah melakukannya karena aku harus menggoyangkan pinggulku. Kujepitkan kontol nya dengan payudara ku lalu kugerakkan naik-turun. Ari mengentikan goyanganku, tangannya menahan pinggulku, tampaknya dia juga gak ingin cepat-cepat keluar. "Din, kamu enak banget deh! Apalagi payudara kamu kenyel ‘n montok banget.." kata Ari sambil tertawa puas.

Aku meneruskan pekerjaanku. Kunaik turunkan jepitanku. kontol nya itu terjepit erat oleh payudara montok ku. "ahahhhahbentar lagi nih Dinuhhhhh!" kontol nya kembali memuntahkan cairan kental berwarna putih itu sehingga mengenai leher dan payudara ku. Kulepaskan jepitanku, dia duduk di kasur untuk mengatur nafasnya, dengan menggunakan jariku, kuambil peju nya yang mengenai leher dan payudara ku dan langsung kuisap. Ari langsung melanjutkan entotannya, digoyangkannya pinggulnya dengan sangat cepat dan keras. "ahhahh..a..aahhh..enak..uh.. terus ngentot,, enak banget ngewe kontol" aku mendesah menikmati entotan nya. dengan tangan kananku, kuraih tangan kanan Ari lalu meletakkannya di payudara kanan ku, lalu menyusul tangan kirinya kuletakkan di payudara kiriku. Mula-mula dia meraba kedua payudara ku lalu meremasnya dengan sangat gemas.

Sambil meremas dan menciumku dia meningkatkan kecepatannya, goyangan pinggulnya terasa makin cepat, nafasnya juga makin memburu. Ari sepertinya akan mendapatkan orgasmenya. Goyangan pinggulnya makin cepat dan remasannya pun gak pernah berhenti bahkan makin kasar nafasnya pun makin memburu. Aku mencoba menaikkan nafsunya dengan mendesah. "Ohhho..ooooooooohhhhhh.enak bang..terus remes entot nih memek terus bang...umhhhhh" Desahanku yang barusan benar-benar membuat nafsunya makin gak terkendali. Sambil mencium bibirku dan meremas payudara ku, dia gak berhenti ngentotin memek aku, bahkan makin lama makin cepat, kurasakan kontol nya menusuk dalam dan goyangannya makin cepat, remasannya makin keras dan kasar, lalu sebuah lenguhan panjang keluar dari mulutnya, dia mencubit kedua pentilku dengan keras, bersamaan dengan itu, peju nya membanjiri memek ku. Setelah itu, dia menarik kontol nya dan berhenti sebentar untuk mengatur nafas.

Aku tau kalo Ari gak akan puas dengan satu gaya saja. dia masih merebahkan badannya untuk mengatur nafasnya. Kudatangi dia dan langsung kuarahkan kontol nya kedalam memek ku. Cairan pelumas memek ku membuat kontol nya mudah menerobos memek ku. "wah..masih belum puas juga ya, Din?" katanya sambil tersenyum puas. Kugoyangkan pinggulku. Kuraih kedua tangannya lagi lalu meletakkannya pada kedua payudara ku. "o..Belum puas diremes ya?" kata Ari lagi. "oh..ohh..i..iya..remesin bang" kataku dengan nafas memburu. Ari pun langsung meremas kedua payudara ku pelan-pelan. Aku suka dengan posisi ini karena cowok yang kulayani bisa meremas payudara ku dengan mudah. Aku menggoyangkan pinggulku dengan cepat, sementara Ari meremas payudara ku pelan, tampaknya dia tau aku suka kalo payudara ku diremas, jadi dia mempermainkan nafsuku dengan meremas payudara ku pelan-pelan. Nafsuku semakin naik gak terkendali. Kugoyangkan pinggulku dengan kecepatan tinggi sambil terus mendesah keenakan.

Perlahan-lahan remasan Ari makin cepat, aku yang sudah dikuasai birahi ini makin mempercepat goyangan pinggulku dan mendesah gak karuan, Ari seperti terpengaruh dengan goyanganku, remasannya makin kasar. "oh..ohohhohh..ohh..oh..oh.. " aku mendesah keenakan sambil terus kupacu goyanganku. Ari sangat menikmati pelayananku ini, terlihat dari desahannya yang menahan nikmat itu, kini Ari tampaknya sudah puas meremas payudara ku dan kali ini dia memilin kedua pentilku sehingga nafsuku naik turun dan badanku seperti tersengat listrik setiap dia memilin pentilku yang sudah keras itu. Aku yang sudah 16 menit dalam posisi itu merasa akan mendapatkan orgasmeku sebentar lagi, terus kupacu goyanganku lebih cepat, Ari pun sepertinya sama, kontraksi antara diniding memek ku dengan kontol nya membuatnya keenakan, Ari juga sesekali menggerakkan pinggulnya agar kontol nya bisa lebih menusuk memek ku. Kupacu terus goyanganku sedangkan Ari yang sudah dekat orgasme itu juga ikut menggerakkan pinggulnya. "ahah..terus Din" Ari mendesah keenakan.

"uhhuh hhhhhh . " Aku mendesah panjang, sensasi nikmat mengalir keseluruh tubuhku, aku sangat kelelahan setelah melayani 2 orang dalam waktu yang lama, tapi tiba-tiba aku merasa tubuhku seperti tersengat listik, Ari mencubit keras-keras kedua pentilku sambil melenguh panjang, dan lagi-lagi cairan peju memenuhi memek ku. Ari menopang tubuhku yang sudah lemas itu lalu menarik kontol nya dari memek ku.

Aku pikir dia sudah puas dan ingin istirahat tapi di malah ingin mencoba gaya lain. "Din, kita ganti gaya" kata Ari. Ari mengatur posisi doggy style lagi. Aku sudah sangat lemas masih harus melayaninya dalam posisi doggy sytle yang melelahkan itu. Karena ingin cepat selesai kuturuti saja keinginannya. Tangan dan kakiku bertumpu di kasur. Ari langsung menerobos memek ku dari belakang. gak seperti dia yang memberiku kesempatan bernafas, kontol Ari langsung aja entot memek aku dengan cepat, banyaknya cairan pelumas dan peju dalam memek ku membuat kontol nya gampang bergerak. Goyangan pinggulnya yang sangat cepat itu menyebabkan bunyi berdecak setiap kontol nya menghujam memek ku. Tampaknya Ari sangat menyukai memek ku. Sambil menggoyangkan pinggulnya dengan cepat, tangannya menelusuri setiap lekuk tubuhku. Dari leher, dia mengelus pundakku, dada, pinggang, pinggulku, lalu dia meraba-raba kedua payudara ku yang menggelantung itu. Dia tidak meremas payudara ku, tapi cuma merabanya saja.


Nafsu Frans tampaknya sudah bangkit lagi, dia mendatangiku dan memintaku untuk mengulum kontol nya, kubuka mulutku dan kontol nya pun masuk kedalam mulutku, kusiap kontol nya kuat-kuat sampai pipiku kempot, dia memaju-mundurkan pinggulnya agar kontol nya dapat keluar-masuk mulutku dengan leluasa. "ahhhhhh." aku mendesah kencang karena tiba-tiba Ari mencubit pentilku kuat-kuat. "ahpelan..pelan dong kalo nyubit" kataku. "hehehesorry Din..abis ngegemesin sih.." balas Ari sambil terus ngentot memek ku dan memilin-milin kedua pentilku. Frans menarik kepalaku dan mengarahkannya pada kontol nya, langsung ku lanjutkan kulumanku. Ari tampaknya gak ingin cepat-cepat orgasme, dia memelankan goyangannya. dia terus memaju-mundurkan pinggulnya menusuk memek ku. Kuisap batang Frans itu didalam mulutku sehingga dia merem-melek keenakan. Goyangan Ari perlahan-lahan makin cepat. "Ah..Din... dah mau keluar nih..isep..uhhhhhh" Frans mendapat orgasmenya lagi, peju nya langsung kutelan sehingga gak ada yang tercecer keluar dan langsung kubersihkan kontol nya dari sisa-sisa peju nya. Ari makin meningkatkan kecepatannya, nafasnya makin memburu dan meracau gak jelas, kurasa dia akan segera mendapatkan orgasmenya. Sambil terus ngentotin memek ku, kedua tangannya kini meremas kedua payudara ku dengan penuh nafsu. Nafsuku seakan-akan meledak lagi, rasa lemas yang kurasakan hilang dan kini kurasakan rasa puas yang seperti akan meledak. Ari mempercepat goyangannya lagi hingga tubuhku bergetar kencang, dia juga meremas payudara ku kuat-kuat lalu sebuah lenguhan panjang terdengar dari mulutnya.

Dapat kurasakan cairan hangat mengisi memek ku, belum selesai gelombang orgasme Ari, aku menyusulnya gak lama kemudian. "a..aaaaahhhhhhhh." Aku mendesah panjang dan seluruh tubuhku merasakan gelombang nikmat. Setelah orgasmenya selesai, Ari langsung menarik kontol nya, dia terlihat sangat puas. Aku juga merasakan kepuasan yang gak terlukiskan. Ari beristirahat dan mengatur nafasnya. Tubuhku sudah sangat basah terkena keringat, aroma peju yang menyengat juga tercium dari tubuhku. Aku bangkit dan jalan ke kamar mandi yang ada di kamarnya. "Mau kemana?" tanya Ari. "Mandi" jawabku singkat. Aku masuk kedalam kamar mandi yang cukup lebar itu dan membasahi tubuhku dengan shower, tapi tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, ternyata Frans dan Ari masuk. "Kita juga mau mandi, mendingan bareng aja." katanya.

Kami bertiga membasahi diri dengan air dari shower yang mengalir deras. Frans mengambil sabun lalu mematikan showernya. "sini, biar aku sabunin..Kamu kan capek.." kata Frans padaku. dia menggosokkan sabun sampai berbusa lalu mulai menyabuni tubuhku. Ari pun mulai menyabuniku. Frans menyabuni payudara kananku, sedangkan Ari menyabuni payudara kiriku. Dibawah, kurasakan tangan Frans bermain-main pada memek ku. "nghhhhhjangan lagi bang" aku mendesah. Desahanku itu malah membangkitkan lagi nafsu mereka. Sambil menyabuni payudara ku, mereka meremas-remas payudara ku. Aku cuma bisa pasrah diperlakukan seperti itu oleh mereka berdua. Kurasakan 2 jari maju-mundur menusuk memek ku. "eemmmmmhhhh..bang..udahooooo ooohhhhhhh" Tampaknya mereka berdua berusaha membangkitkan nafsuku dengan memilin pentilku atau meremas payudara ku. Gerakkan jari makin cepat, dengan cepat jari itu keluar-masuk memek ku. "ohohhhohhh..ooooohhhh." Aku mendesah. Ari menyalakan shower kembali lalu membersihkan tubuhku dari sisa sabun. Aku berharap mereka akan menyudahi permainannya. Tapi, Frans malah ingin dipuaskan lagi, aku cuma bisa berharap agar tidak pingsan saat dia menyetubuhiku nanti. Frans rupanya ingin mencoba gaya pangkuan seperti yang kulakukan tadi saat bersama Ari tadi. memek ku yang masih penuh cairan itu membuat batang nya mudah menerobos memek ku. Dia tau tubuhku sudah lemas. Didalam kamar mandi pun aku harus melayaninya. Dia mulai menggoyangkan pinggulnya sehingga kontol nya mulai menghujam memek ku. Tusukkan kontol nya membuat aku seakan merasa tersengat listrik. Digoyangkannya pinggulnya dengan cepat.

"ahhahhhh.ahhhbangahhhhhh . " aku gak bisa berhenti mendesah ketika kontol nya menggesek-gesek dinding memek ku yang rapat itu. Aku merasa pentil kananku seperti dikenyot, ternyata Ari sedang menghisap payudara kananku sedangkan tangannya meremas payudara kiriku yang gak dikenyotnya. Frans menggoyangkan pinggulnya dengan cepat, kontraksi dinding memek ku membuat kontol nya terjepit didalam memek ku sehingga membuatnya merasa nikmat. Ari menghisap payudara ku bergantian kiri-kanan sambil terkadang dia menggigit pentilku pelan untuk membangkitkan libido ku. "eeennngggghhhbangabis..ini. .udahandu ..lu ..yao..oooohhhhhh" Aku benar-benar merasa lemas bercampur nikmat. Ari tampaknya sudah puas menghisap payudara ku, dia meraih tangan kananku lalu meletakkannya di kontol nya. Langsung kukocok kontol nya hingga pemiliknya melenguh keenakan. Sambil ngentotin aku, Frans kini meremas kedua payudara ku dengan gemas. Tanpa kusadari, nafsuku sudah naik lagi, aku menggoyangkan pinggulku juga. Kukocok terus batang Ari, dia semakin bersemangat, dia terus menambah kecepatannya. "ah..ah..Din..masukin ke mulut ya" Ari sudah hampir mendapatkan orgasmenya. Kumasukkan kontol nya kedalam mulutku, peju nya menyemprot cukup banyak didalam mulutku. Langsung kutelan peju nya dan kuisap kontol nya hingga gak ada peju nya yang tersisa pada kontol nya. Setelah puas dengan hand job-ku, Ari keluar meninggalkan aku dan Frans.

Aku tau kalo Ari gak akan puas dengan satu gaya saja. dia masih merebahkan badannya untuk mengatur nafasnya. Kudatangi dia dan langsung kuarahkan kontol nya kedalam memek ku. Cairan pelumas memek ku membuat kontol nya mudah menerobos memek ku. "wah..masih belum puas juga ya, Din?" katanya sambil tersenyum puas. Kugoyangkan pinggulku. Kuraih kedua tangannya lagi lalu meletakkannya pada kedua payudara ku. "o..Belum puas diremes ya?" kata Ari lagi. "oh..ohh..i..iya..remesin bang" kataku dengan nafas memburu. Ari pun langsung meremas kedua payudara ku pelan-pelan. Aku suka dengan posisi ini karena cowok yang kulayani bisa meremas payudara ku dengan mudah. Aku menggoyangkan pinggulku dengan cepat, sementara Ari meremas payudara ku pelan, tampaknya dia tau aku suka kalo payudara ku diremas, jadi dia mempermainkan nafsuku dengan meremas payudara ku pelan-pelan. Nafsuku semakin naik gak terkendali. Kugoyangkan pinggulku dengan kecepatan tinggi sambil terus mendesah keenakan. Perlahan-lahan remasan Ari makin cepat, aku yang sudah dikuasai birahi ini makin mempercepat goyangan pinggulku dan mendesah gak karuan, Ari seperti terpengaruh dengan goyanganku, remasannya makin kasar. "oh..ohohhohh..ohh..oh..oh.. " aku mendesah keenakan sambil terus kupacu goyanganku. Ari sangat menikmati pelayananku ini, terlihat dari desahannya yang menahan nikmat itu, kini Ari tampaknya sudah puas meremas payudara ku dan kali ini dia memilin kedua pentilku sehingga nafsuku naik turun dan badanku seperti tersengat listrik setiap dia memilin pentilku yang sudah keras itu. Aku yang sudah 16 menit dalam posisi itu merasa akan mendapatkan orgasmeku sebentar lagi, terus kupacu goyanganku lebih cepat, Ari pun sepertinya sama, kontraksi antara diniding memek ku dengan kontol nya membuatnya keenakan, Ari juga sesekali menggerakkan pinggulnya agar kontol nya bisa lebih menusuk memek ku. Kupacu terus goyanganku sedangkan Ari yang sudah dekat orgasme itu juga ikut menggerakkan pinggulnya. "ahah..terus Din" Ari mendesah keenakan.


"uhhuhhhhbangakuudahahhhh hhhhhh . " Aku mendesah panjang, sensasi nikmat mengalir keseluruh tubuhku, aku sangat kelelahan setelah melayani 2 orang dalam waktu yang lama, tapi tiba-tiba aku merasa tubuhku seperti tersengat listik, Ari mencubit keras-keras kedua pentilku sambil melenguh panjang, dan lagi-lagi cairan peju memenuhi memek ku. Ari menopang tubuhku yang sudah lemas itu lalu menarik kontol nya dari memek ku.

Aku pikir dia sudah puas dan ingin istirahat tapi di malah ingin mencoba gaya lain. "Din, kita ganti gaya" kata Ari. Ari mengatur posisi doggy style lagi. Aku sudah sangat lemas masih harus melayaninya dalam posisi doggy sytle yang melelahkan itu. Karena ingin cepat selesai kuturuti saja keinginannya. Tangan dan kakiku bertumpu di kasur. Ari langsung menerobos memek ku dari belakang. gak seperti dia yang memberiku kesempatan bernafas, Ari langsung entot aku dengan cepat, banyaknya cairan pelumas dan peju dalam memek ku membuat kontol nya gampang bergerak. Goyangan pinggulnya yang sangat cepat itu menyebabkan bunyi
berdecak setiap kontol nya menghujam memek ku.


Tampaknya Ari sangat menyukai memek ku. Sambil menggoyangkan pinggulnya dengan cepat, tangannya menelusuri setiap lekuk tubuhku. Dari leher, dia mengelus pundakku, dada, pinggang, pinggulku, lalu dia meraba-raba kedua payudara ku yang menggelantung itu. Dia tidak meremas payudara ku, tapi cuma merabanya saja. Nafsu Frans tampaknya sudah bangkit lagi, dia mendatangiku dan memintaku untuk mengulum kontol nya, kubuka mulutku dan kontol nya pun masuk kedalam mulutku, kusiap kontol nya kuat-kuat sampai pipiku kempot, dia memaju-mundurkan pinggulnya agar kontol nya dapat keluar-masuk mulutku dengan leluasa. "ahhhhhh." aku mendesah kencang karena tiba-tiba
Ari mencubit pentilku kuat-kuat. "ahpelan..pelan dong kalo nyubit" kataku.


"hehehe sorry Din..abis ngegemesin sih.." balas Ari sambil terus ngentot dan memilin-milin kedua pentilku. Frans menarik kepalaku dan mengarahkannya pada kontol nya, langsung ku lanjutkan kulumanku. Ari tampaknya gak ingin cepat-cepat orgasme, dia memelankan goyangannya. dia terus memaju-mundurkan pinggulnya menusuk memek ku. Kuisap batang Frans itu didalam mulutku sehingga dia merem-melek keenakan. Goyangan Ari perlahan-lahan makin cepat. "Ah..Dindah mau keluar nih..isep..uhhhhhh" Frans mendapat orgasmenya lagi, peju nya langsung kutelan sehingga gak ada yang tercecer keluar dan langsung kubersihkan kontol nya dari sisa-sisa peju nya. Ari makin meningkatkan kecepatannya, nafasnya makin memburu dan meracau gak jelas, kurasa dia akan segera mendapatkan orgasmenya. Sambil terus ngentot aku, kedua tangannya kini meremas kedua payudara ku dengan penuh nafsu. Nafsuku seakan-akan meledak lagi, rasa lemas yang kurasakan hilang dan kini kurasakan rasa puas yang seperti akan meledak. Ari mempercepat goyangannya lagi hingga tubuhku bergetar kencang, dia juga meremas payudara ku kuat-kuat lalu sebuah lenguhan panjang terdengar dari mulutnya.

Dapat kurasakan cairan hangat mengisi memek ku, belum selesai gelombang orgasme Ari, aku menyusulnya gak lama kemudian. "a..aaaaahhhhhhhh." Aku mendesah panjang dan seluruh tubuhku merasakan gelombang nikmat. Setelah orgasmenya selesai, Ari langsung menarik kontol nya, dia terlihat sangat puas. Aku juga merasakan kepuasan yang gak terlukiskan. Ari beristirahat dan mengatur nafasnya. Tubuhku sudah sangat basah terkena keringat, aroma peju yang menyengat juga tercium dari tubuhku. Aku bangkit dan jalan ke kamar mandi yang ada di kamarnya. "Mau kemana?" tanya Ari. "Mandi" jawabku singkat. Aku masuk kedalam kamar mandi yang cukup lebar itu dan membasahi tubuhku dengan shower, tapi tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, ternyata Frans dan Ari masuk. "Kita juga mau mandi, mendingan bareng aja." katanya.

Kami bertiga membasahi diri dengan air dari shower yang mengalir deras. Frans mengambil sabun lalu mematikan showernya. "sini, biar aku sabunin..Kamu kan capek.." kata Frans padaku. dia menggosokkan sabun sampai berbusa lalu mulai menyabuni tubuhku. Ari pun mulai menyabuniku. Frans menyabuni payudara kananku, sedangkan Ari menyabuni payudara kiriku. Dibawah, kurasakan tangan Frans bermain-main pada memek ku. "nghhhhhjangan lagi bang" aku mendesah. Desahanku itu malah membangkitkan lagi nafsu mereka. Sambil menyabuni payudara ku, mereka meremas-remas payudara ku. Aku cuma bisa pasrah diperlakukan seperti itu oleh mereka berdua. Kurasakan 2 jari maju-mundur menusuk memek ku.

"eemmmmmhhhh..bang..udahooooo ooohhhhhhh" Tampaknya mereka berdua berusaha membangkitkan nafsuku dengan memilin pentilku atau meremas payudara ku. Gerakkan jari makin cepat, dengan cepat jari itu keluar-masuk memek ku. "ohohhhohhh..ooooohhhh." Aku mendesah. Ari menyalakan shower kembali lalu membersihkan tubuhku dari sisa sabun. Aku berharap mereka akan menyudahi permainannya. Tapi, Frans malah ingin dipuaskan lagi, aku cuma bisa berharap agar tidak pingsan saat dia menyetubuhiku nanti. Frans rupanya ingin mencoba gaya pangkuan seperti yang kulakukan tadi saat bersama Ari tadi. memek ku yang masih penuh cairan itu membuat batang nya mudah menerobos memek ku. Dia tau tubuhku sudah lemas. Didalam kamar mandi pun aku harus melayaninya. Dia mulai menggoyangkan pinggulnya sehingga kontol nya mulai menghujam memek ku. Tusukkan kontol nya membuat memek aku seakan merasa tersengat listrik. Digoyangkannya pinggulnya dengan cepat.

"ahhahhhh.ahhhbangahhhhhh . " aku gak bisa berhenti mendesah ketika kontol nya menggesek-gesek dinding memek ku yang rapat itu. Aku merasa pentil kananku seperti dikenyot, ternyata Ari sedang menghisap payudara kananku sedangkan tangannya meremas payudara kiriku yang gak dikenyotnya. Frans menggoyangkan pinggulnya dengan cepat, kontraksi dinding memek ku membuat kontol nya terjepit didalam memek ku sehingga membuatnya merasa nikmat.

Ari menghisap payudara ku bergantian kiri-kanan sambil terkadang dia menggigit pentilku pelan untuk membangkitkan libido ku. "eeennngggghhhbangabis..ini. .udahandu ..lu ..yao..oooohhhhhh" Aku benar-benar merasa lemas bercampur nikmat. Ari tampaknya sudah puas menghisap payudara ku, dia meraih tangan kananku lalu meletakkannya di kontol nya. Langsung kukocok kontol nya hingga pemiliknya melenguh keenakan. Sambil ngentotin aku, Frans kini meremas kedua payudara ku dengan gemas.

Tanpa kusadari, nafsuku sudah naik lagi, aku menggoyangkan pinggulku juga. Kukocok terus batang Ari, dia semakin bersemangat, dia terus menambah kecepatannya. "ah..ah..Din..masukin ke mulut ya" Ari sudah hampir mendapatkan orgasmenya. Kumasukkan kontol nya kedalam mulutku, peju nya menyemprot cukup banyak didalam mulutku. Langsung kutelan peju nya dan kuisap kontol nya hingga gak ada peju nya yang tersisa pada kontol nya. Setelah puas dengan hand job-ku, Ari keluar meninggalkan aku dan Frans.

Kali ini Frans diam dan aku mulai menggerakkan tubuhku naik-turun. kontol nya pun dapat keluar-masuk dengan mudah. Aku merasakan aku akan mendapatkan orgasmeku lagi, kupacu gerakkan ku makin cepat. dia sepertinya juga akan mendapat orgasmenya sebentar lagi nafasnya makin memburu dan mulutnya meracau gak jelas. Terus kupacu gerakkanku, dia juga menggoyangkan pinggulnya agar kontol nya menusuk lebih dalam. Terus kupacu makin cepat, lalu aku kembali merasakan sensasi nikmat menjalar keseluruh tubuhku. dia juga sudah mendapat orgasmenya, dia melenguh panjang sambil menahan tubuhku dan menancapkan kontol nya lebih dalam. dia menarik kontol nya. Aku merasa sangat lemas kucoba mengatur nafasku yang tersengal-sengal. Setelah itu aku membersihkan diriku lalu mengeringkan tubuhku dan keluar untuk memakai pakaianku. dia sudah memakai kembali pakaiannya.

Kontol gede rame-rame entot memek aku hobi gangbang, memek cewek payudara di entot
Klik foto untuk memperbesar gambar

Kubuka tas ku dan kuambil bh hitam dan dan cd yang berwarna putih lalu kupakai, kuambil kaos ketat berwarna putih dan celana yang kupakai saat datang tadi. Ku lihat jam dikamarnya, ternyata sudah jam 08.10. lama juga aku melayani mereka berdua, aku gak tau pasti. "Din, nikmat banget deh maen ama kamu, memek kamu empotannya hebat banget, makasih ya. Berkesan banget malem taun baruan bersama kamu. Kapan2 kita ngulangi lagi ya, enak kan maen ber3?. "Nikmat sih bang, cuma Dina lemes banget, abis abang gak selesai maennya, pada kuat-kuat ya bang maennya". Aku benar-benar merasa sangat puas pagi itu.
Kontol gede rame-rame entot memek aku hobi gangbang
Kontol gede rame-rame entot memek aku hobi gangbang, cerita seks , Kontol gede rame-rame entot memek aku hobi gangbang, memek cewek payudara di entot, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Kontol gede rame-rame entot memek aku hobi gangbang

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com