Kontol mertua bikin enak memek aku jadi ketagihan

sebut saja Om-Om yang berani ngentot seorang cewek yang gak bukan adalah istri anaknya sendiri. kisahnya adalah Franky, 55 tahun, dengan perutnya yang gendut yang kebanyakan minum bir, kepalanya mulai botak dan sudah menduda selama 11 tahun. Setelah rumahnya dijual untuk membayar hutang judinya, dia terpaksa datang dan menginap di rumah putranya yang berumur 27 beserta menantu perempuannya. Sekarang dia harus menghabiskan waktunya dengan pasangan muda tersebut sampai dia dapat menemukan sebuah rumah kontrakan untuknya.


Diketuknya pintu depan dan Dona, menantu perempuannya yang berumur 23 tahun, muncul dengan memakai celana pendek putih dan kemeja biru dengan cuma tiga kancing atasnya yang terpasang, memperlihatkan perutnya yang rata. Rambutnya yang berombak tergerai sampai bahunya dan mata indahnya terbelalak menatapnya.

"Papi, aku pikir Papi baru datang besok, mari masuk", katanya sambil berbalik memberi Franky sebuah pemandangan yang indah dari pantatnya.

Dengan tingginya yang 175 itu, dia terlihat sangat cantik. Dia mempunyai figur sempurna yang membuat lelaki mana pun akan bersedia mati untuk dapat bercinta dengannya.

"Joe masih di kantor, sebentar lagi pasti pulang."
"Kupikir aku cuma tidak mau ketinggalan bus", kata Franky sambil duduk.
"Tidak apa-apa", jawab Dona sambil membungkuk ke depan untuk mengambil sebuah mug di atas meja kopi.

Dengan cuma tiga kancing yang terpasang, itu memberi Franky sebuah pemandangan yang bagus akan toket nya, kelihatan sempurna. Memperhatikan hal tersebut menjadikan Franky ereksi dengan cepat, dan dia harus lebih berhati-hati untuk menyembunyikan reaksi tubuhnnya. Dona duduk di sofa di depan Franky dan menyilangkan kakinya, memperlihatkan pahanya yang indah. Posisi duduknya yang demikian membuat pusarnya terlihat jelas ketika dia mulai bertanya pada Franky tentang perjalanannya dan bagaimana keadaannya.

"Perjalanan yang melelahkan", Franky menjawab sambil matanya menjelajahi dari kepala hingga kaki pada keindahan yang sedang duduk di depannya.

Sudah lebih dari 5 tahun sejak Franky berhubungan seks untuk terakhir kalinya. Setelah isterinya meninggal, Franky sering mencari wanita panggilan. Tetapi hal itu semakin membuat hutangnya menumpuk, dan dia tidak mampu lagi untuk membayarnya. Dona menyadari kalau kemejanya memperlihatkan beberapa bagian tubuhnya pada mertuanya, maka dia dengan cepat segera membetulkan kancing kemejanya.

"Aku harus ke atas, mandi dan segera menyiapkan makan malam. Anggap saja rumah sendiri", katanya sambil berjalan naik ke tangga.

Mata Franky mengikuti pantat kencangnya yang bergoyang saat berjalan di atas tangga dan dia tahu bahwa dia memerlukan beberapa 'format pelepasan' dengan segera. Kemudian telepon berbunyi. Franky mengangkatnya.

"Halo"
"Hallo, ini Papi ya?", itu Joe.
"Ya Jo", jawab Franky.
"Pi, aku khawatir harus meninggalkan Papi untuk urusan bisnis dan mungkin nggak akan kembali sampai Senin. Ada keadaan darurat. Maafkan aku soal, ini tapi Papi bisa kan bilang ini ke Dona, aku harus mengejar pesawat sekarang. Maafkan aku tapi aku akan telepon lagi nanti".

Mereka saling mengucapkan salam lalu menutup teleponnya. Lalu Franky memutuskan untuk menaruh koper-kopernya. Dia berjalan ke atas, melewati kamar tidur utama, terdengar suara orang yang sedang mandi. Franky menaruh koper-kopernya dan pelan-pelan membuka pintu kamar tidur itu lalu menyelinap masuk. Ada sepasang celana jeans berwarna biru di atas tempat tidur, dan sebuah atasan katun berwarna putih.

Franky mengambil atasan itu dan menemukan sebuah pakaian dalam wanita di bawahnya. Ini sudah cukup. Diambilnya celana dalam itu, membuka resluiting celananya, dan mulai menggosok kemaluannya dengan itu. Jantungnya berdebar mengetahui bahwa menantu perempuannya sedang berada di kamar mandi di sebelahnya selagi dia sedang menggunakan celana dalamnya untuk 'sarana pelepasan' dirinya. Dipercepatnya gerakannya sambil mencoba membayangkan seperti apa Dona saat di atas tempat tidur, dan bagaimana rasanya mendapatkan Dona bergerak naik turun pada kontol nya.

Franky hampir dekat dengan klimaksnya ketika dia mendengar suara dari kamar mandi berhenti. Dengan cepat Franky meletakkan pakaian itu ke tempatnya semula dan keluar dari kamar itu. Dia menutup pintunya, tapi masih membiarkannya sedikit terbuka. Baru saja dia keluar, Dona muncul dari kamar mandi dengan sebuah handuk yang membungkus tubuhnya. Franky bisa langsung orgasme cuma dengan melihatnya dalam balutan handuk itu, lalu dia tahu dia akan mendapatkan yang lebih baik lagi.

Dona melepas handuknya, membiarkannya jatuh ke lantai, tidak mengetahui kalau mertuanya yang terangsang sedang mengintip tiap geraknya. Dia mendekat ke pintu, saat dia pertama kali melihatnya Franky memperoleh sebuah pemandangan yang sempurna dari pantat yang sangat indah itu. Kemudian Dona memutar tubuhnya yang semakin mempertunjukkan keindahannya. memek nya terlihat cantik sekali dihiasi sedikit rambut dan toket nya kencang dan sempurna, seperti yang dibayangkan Franky. Dia mulai mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk, membuat susu nya sedikit tergoncang dari sisi ke sisi. Franky menurunkan salah satu kopernya dan menggunakan tangannya untuk mulai mengocok kontol nya lagi. Dona yang selesai mengeringkan rambutnya, mengambil celana dalamnya dan membungkuk ke depan untuk memakainya.

Saat melakukannya, Franky mendapatkan sebuah pemandangan yang jauh lebih baik dari pantatnya, dan dia tidak lagi mampu mengendalikan dirinya, dia bisa langsung masuk ke dalam sana dan menyetubuhinya dari belakang. Lubang anusnya yang berwarna merah muda terlihat sangat mengundang ketika pikiran Franky membayangkan apa Dona mengijinkan putranya memasukkan kontol nya ke dalam lubang itu. Ketika dia membungkuk untuk memakai jeansnya, gravitasi mulai berpengaruh pada toket nya. Penglihatan ini mengirim Franky ke garis akhir, saat dia menembakkan spermanya ke seluruh celana dalamnya. Pelan-pelan Franky mengemasi baarang-barangnya dan dengan cepat memasuki kamarnya sendiri untuk berganti pakaian.

Sesudah makan malam, mereka berdua pergi ke ruang keluarga untuk bersantai.

"Kenapa tidak kita buka sebotol wine. Aku menyimpannya untuk malam ini buat Joe tapi krn sekarang dia tidak pulang sampai hari Senin, kita bisa membukanya", kata Dona sambil berjalan ke lemari es.
"Ide yang bagus", jawab Franky memperhatikan Dona membungkuk ke depan untuk mengambil botol wine.

Ketika Dona mengambil gelas di atas rak, atasan putihnya tersingkap ke atas, memberi sebuah pandangan yang bagus dari tubuhnya. Atasannya menjadikan toket nya terlihat lebih besar dan jeansnya menjadi sangat ketat, memperlihatkan lekukan tubuhnya. Franky tidak bisa menahannya lagi. Dia harus bisa mendapatkannya. Sebuah rencana mulai tersusun dalam otak mesumnya.

Dua jam berbicara dan mulai mabuk saat alkohol mulai menunjukkan efeknya pada Dona. Dengan cepat topik pembicaraan mengarah pada pekerjaan dan bagaimana Dona sedang mengalami stress belakangan ini.

"Kenapa kamu tidak mendekat kemari dan aku akan memijatmu", tawar Franky.

Dona dengan malas berkata ya dan pelan-pelan mendekat pada Franky dan berbalik pada punggungnya lalu tangan Franky mulai bekerja pada bahunya.

"Oohh, ini sudah terasa agak baikan", dia merintih.

Franky tetap memijat bahunya ketika perasaan mendapatkan Dona mulai mengaliri tubuhnya, membuat kontol nya mengeras. Mata Dona kini terpejam saat dia benar-benar mulai menikmati apa yang sedang dilakukan Franky pada bahunya. Pantatnya kini berada di atas kontol Franky, membuat Franky ereksi penuh.

"Oohh, aku tidak bisa percaya bagaimana leganya perasaan ini, Papi sungguh baik".
"Ini keahlianku", jawab Franky saat dia pelan-pelan mulai menggosokkan kontol nya ke pantat Dona.

Dona menyadari apa yang sedang terjadi. Dia tidak menghiraukan apa yang Franky lakukan dengan pijatannya yang mulai 'salah' itu. Dia sangat mencintai suaminya dan tidak pernah akan mengkhianati dia. Dan bayangan tidur dengan mertuanya sangat menjijikkannya. Dia meletakkan kedua tangannya pada kaki Franky saat mencoba untuk melepaskan dirinya dari kontol Franky. Tapi dengan gerakan malasnya, cuma menyebabkannya menggerakkan pantatnya naik turun selagi dia menggunakan tangannya untuk menggosok paha Franky. Tahu-tahu dia merasa sangat bergairah, dan dia ingin Joe ada di sini agar dia bisa segera bercinta dengannya. Franky tahu bahwa dia telah mendapatkannya.

"Ini mulai terasa tidak nyaman untuk aku, kenapa kita tidak pergi saja ke atas", ajak Franky.
"Baiklah, aku belum merasa lega benar, tapi sebentar saja ya, sebab aku tidak mau membuat Papi lelah".

Ketika mereka memasuki kamar tidur, Franky memintanya untuk membuka atasannya agar dia bisa menggosokkan lotion ke punggungnya. Dia setuju melepasnya dan dia memperlihatkan bra putihnya yang menahan toket nya yang sekal. Gairahnya terlihat dengan puting susunya yang mengeras yang dengan jelas terlihat dari bahan bra itu. Apa yang Dona kenakan sekarang cuma bra dan jeans ketatnya, yang hampir tidak muat di pinggangnya. Dona rebah pada perutnya ketika Franky menempatkan dirinya di atas pantatnya.

"Begini jadi lebih mudah untukku", kata Franky saat dia dengan cepat melepaskan kemejanya dan mulai untuk menggosok pinggang dan punggung Dona bagian bawah. Alkohol telah berefek penuh pada Dona ketika dia memejamkan matanya dan mulai jatuh tertidur.
"Oohh Joe", dia mulai merintih.

Franky tidak bisa mempercayainya. Di sinilah dia, setelah 5 tahun tanpa seks, di atas tubuh menantu perempuannya yang cantik dan masih muda dan yang dipikirnya dia adalah suaminya. Pelan-pelan dilepasnya celananya sendiri, dan membalikkan tubuh Dona. Franky pelan-pelan mencium perutnya yang rata saat dia mulai melepaskan jeans Dona dengan perlahan. memek Dona kini mulai basah saat dia bermimpi Joe menciumi tubuhnya.

Dengan hati-hati Franky melepas jeansnya dan mulai menjalankan ciumannya ke atas pahanya. Ketika dia mencapai celana dalam yang menutupi memek nya, dia menghirup bau harumnya, dan kemudian sedikit menarik ke samping kain celana dalam yang kecil itu dan mencium bibir memek merah mudanya. memek nya lebih basah dari apa yang pernah Franky bayangkan. Dona menggerakkan salah satu tangannya untuk membelai toket nya sendiri, sedang tangan yang lainnya membelai rambut Franky.

"Oohh Joe", dia merintih ketika sekarang Franky menggunakan lidahnya untuk menyelidiki memek nya. kontol nya akan meledak saat dia mulai menjalankan ciumannya ke atas tubuhnya.
"Jangan berhenti", bisik Dona.

Dia sekarang menggerakkan kontol nya naik turun di gundukannya, merangsangnya. cuma celana dalam putih kecil yang menghalanginya memasuki memek nya. Franky lebih melebarkan paha Dona, dan kemudian mendorong celana dalam itu ke samping saat dia menempatkan ujung kontol nya pada pintu masuknya. Pelan-pelan, di dorongnya masuk sedikit demi sedikit ketika Dona kembali mengeluarkan sebuah rintihan lembut.

Sudah sekian lama dia menantikan sebuah persetubuhan yang panas, dan sekarang dia sedang dalam perjalanan 'memasuki' menantu perempuannya yang cantik. Dia menciumi lehernya saat menusukkan kontol nya keluar masuk. Dia mulai meningkatkan kecepatannya, saat dia melepaskan branya. Franky mencengkeram kedua toket itu dan menghisap puting susunya seperti bayi. Perasaan ini tiba-tiba membawa Dona kembali pada kenyataan saat dia membuka matanya. Dia tidak bisa percaya apa yang dia lihat. Mertuanya sedang berada di atas tubuhnya, mendorong keluar masuk ke memek nya dengan gerakan yang mantap, dan yang paling buruk dari semua itu, dia membiarkannya terjadi begitu saja.

Franky melihat matanya terbuka, maka dia memegang kaki Dona dan meletakkannya di atas bahunya dengan jari kakinya yang menunjuk lurus ke atas. Kini dia menyetubuhinya untuk segala miliknya yang berharga.

"Oh tidak.. Hentikan.. Oh.. .. Kita tidak boleh.. Tolong.. Oohh", Dona berteriak. toket nya terguncang seperti sebuah gempa bumi ketika Franky menyetubuhinya layaknya seekor binatang.
"Hentikan Pi.. Ini tidak benar.. Oohh ", Dona berteriak dengan pasrah.

Franky melambat, dia menunduk untuk mencium bibir Dona. Lutut Dona kini berada di sebelah kepalanya sendiri saat dia menemukan dirinya malah membalas ciuman Franky. Sesuatu telah mengambil alihnya. Lidah mereka kini mengembara di dalam mulut masing-masing ketika mereka saling memeluk dengan erat. Franky menambah lagi kecepatannya dan keluar masuk lebih cepat dari sebelumnya, Dona semakin menekan punggungnya. Franky berguling dan Dona kini berada di atas, 'menunggangi' kontol Franky.

"Oh , Papi merobekku", kata Dona ketika dia meningkat gerakannya.
"Kamu sangat rapat, aku bertaruh Joe pasti kesulitan mengerjai kamu", jawabnya.

Ini adalah memek paling rapat yang pernah Franky entot setelah dia mengambil keperawanan isterinya. Dia meraih ke atas dan memegang toket nya, meremasnya bersamaan lalu menghisap puting susunya lagi.

"Tolong jangan keluar di dalam.. Oohh.. Papi tidak boleh keluar di dalam".

Dona kini menghempaskan Franky jadi gila. Mereka terus seperti ini sampai Franky merasa dia akan orgasme. Dia mulai menggosok beberapa cairan di lubang pantat Dona. Dia kemudian menyuruh Dona untuk berdiri pada lututnya saat dia bergerak ke belakangnya, dengan kontol nya mengarah pada lubang pantatnya.

"Tidak, punya Papi terlalu besar, aku belum pernah melakukan ini, Tolong Pi jangan", Dona mengiba berusaha untuk lolos.
Tetapi itu tidak cukup untuk Franky. Sambil memegangi pinggulnya, dengan satu dorongan besar dia melesakkan semua batang kontol nya ke dalam lobang pantat Dona.
"Oohh ", Dona menjerit, dia mencengkeram ujung tempat tidur dengan kedua tangannya.

Franky mencabut pelan-pelan dan kemudian mendorong lagi dengan cepat. toket nya tergantung bebas, tergguncang ketika Franky mengayun dengan irama mantap.

"Oohh Papi bangsat".
"Aku tahu kamu suka ini", jawab Franky, dia mempercepat gerakan kontol nya lebih masuk kedalam lobang menantunya.

Kontol mertua bikin enak memek aku jadi ketagihan, ngentot vagina menantu
Klik foto untuk memperbesar gambar

Dona tidak bisa percaya dia sedang menikmati saat pantatnya lagi di entot oleh mertuanya.

"Lebih keras", Dona berteriak, Franky memegang toket ku dan mulai ngentotin memek ku sekeras yang dia mampu. Ditariknya bahu Dona ke atas mendekat dengannya dan menghisapi lehernya.
"Aku akan keluar", teriak Franky.
"Tunggu aku ", jawabnya.

Franky menggunakan salah satu tangannya untuk menggosok memek nya, dan kemudian dia memasukkan dua jari dan mulai mengerjai memek nya. Dona menjerit dengan perasaan nikmat sekarang saat dalam waktu yang bersamaan telepon berbunyi. Dona menjatuhkan kepalanya ke bantal ketika Franky mengangkat telepon, dengan satu tangan masih menggosok memek nya.

"Halo.. Joe.. Ya dia menyambutku dengan sangat baik.. Ya aku akan memanggilnya, tunggu", katanya saat dia menutup gagang telepon supaya Joe tidak bisa dengar suara jeritan orgasme istrinya.

Dia bisa merasakan jarinya dilumuri cairan Dona. Dengan satu dorongan terakhir dia mulai menembakkan benihnya di dalam lubang pantat Dona. Semprotan demi semprotan menembak di dalam lubang pantat rapat Dona. Mereka berdua roboh ke tempat tidur, Franky di atas punggung Dona. kontol nya masih di dalam, satu tangan masih menggosok pelan memek Dona yang terasa sakit, tangan yang lain meremas ringan toket nya.

"Halo Joe", kata Dona mengangkat telepon.
"Tidak, kita belum banyak melakukan kegiatan.. Jangan cemaskan kami, cuma tolong usahakan pulang cepat.. Aku mencintaimu".

Dia menutup dan menjatuhkan telepon itu. Mereka berbaring di sana selama lima menitan, Franky masih di atas, nafas keduanya berangsur reda. Franky mencabut jarinya yang berlumuran sperma dan meletakkannya ke mulut Dona. Dia menghisapnya hingga kering, dan kemudian bangun.

"Aku pikir lebih baik Papi keluar", dia berkata dengan mata yang berkaca-kaca.

Dia berjalan sempoyongan ke arah kamar mandi itu. Rambutnya berantakan. Franky bisa melihat cairannya yang pelan-pelan menetes turun di pantatnya, dan menurun ke pahanya.
Kontol mertua bikin enak memek aku jadi ketagihan
Kontol mertua bikin enak memek aku jadi ketagihan, cerita seks , Kontol mertua bikin enak memek aku jadi ketagihan, ngentot vagina menantu, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Kontol mertua bikin enak memek aku jadi ketagihan

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com