Ngewe memek mama adalah hadiah ulang tahunku

Cerita ini berawal ketika aku pulang ke daerahku, untuk masa liburan kuliahku. Pagi itu aku ke rumah mamah ku dan karena kebetulan saat itu memang ulang tahunku. Mamah ku termasuk cewek yang cantik, sexy, montok dan masih padat walaupun umurnya sudah 35 tahun karena kebiasaan mama yang pandai merawat tubuh dan wajahnya, sehingga masih terlihat sangat cantik.

Setelah melepas lelah dirumah mamah, aku duduk-duduk di sofa dan kemudian mamah menghampiriku dan duduk di dekatku. Lalu dengan wajah agak merasa bersalah dia meminta maaf karena gak bisa kasih hadiah ulang tahun kepadaku.

"Lut, untuk ulang tahunmu hari ini mamah sepertinya gak bisa memberikan kamu hadiah, soalnya mamah gak tau kalo kamu bakal keseini" kata mamahku. Akupun mengangguk dan memahami perasaan mamahku.

" Tenang aja mah, bagi Lutfi ulang tahun sama seperti hari biasanya"

Kulihat wajah mamahku masih ada rasa gak enak kepadaku dan berkata, "tapi mamah tetap ga enak nih"

"ga apa mah" jawabku.

Mamahku terus menunjukkan wajah sedikit gak enak padaku, dan entah ada pikiran apa yang ada di kepalaku saat itu, aku memandang tubuh mamahku yg semakin membuatku sedikit terangsang, kemudian muncul dalam pikiranku suatu ide.

"Begini aja mah, kalo mamah mau kasih hadiah sama Lutfi, gimana kalo selama satu hari ini mamah temenin Lutfi ya, mau kan" kataku sambil memelas ke mamahku.

Mamahku sempat berpikir sejenak, dan kemudian mengiyakan tanda setuju.

"Baik Lut, mamah setuju, asal kamu senang mamah ga keberatan koq" sahutnya.

Akupun gembira dan tanpa basa basi berkata ke mamahku

"Benar mamah mau"? sahutku.
"Benar Lut" jawabnya. "Kalau begitu nanti mamah jangan protes dan ngeluh krn nemenin Lutfi seharian ya" sahutku.

Mamahku cuma mengiyakan kepalanya saja tanda setuju.

"kalo begitu mamah duduknya sebelah Lutfi donk, jangan disitu"

kemudian mamahku berpindah tempat duduk dan duduk di sampingku, kemudian kuberanikan tanganku untuk memegang pinggangnya, tapi mamahku diam saja. Melihat reaksi mamahku, aku semakin berani dan mengelus-elus pingganggnya, sambil kepalaku di rebahkan di pundaknya.

"Mah, Lutfi sayang baget sama mamah" kataku

"Ii.. h, anak mamah koq jadi manja gini sih", kamu udah mandi belum Lut? Tanya mamahku

"belum mah". " Mandi dulu gih sana"

"boleh tapi temenin ya mah" sahutku. "Dasar manja, mandi sendiri donk" kata mamahku.

"ayolah mah", kataku. Awalnya mamahku menolak, tapi krn aku merengek terus akhirnya mamahku mau juga.

"ya udah tutup pintu dulu sana, mamah sediain air mandinya dulu" sahutnya.

Kemudian mamahkupun bergegas ke kamar mandi sedang aku menutup pintu teras dan rumah, dan setelah itu aku menuju kamar mandi.

Aku melihat mamahku masih mengisi air untuk mandi, sambil membelakangiku, sehingga dia gak sadar ketika aku masuk dan pintu kamar mandi kukunci.

Kemudian aku mulai mendekatinya dan merangkulnya dari belakang, dan itu kontan membuat mamahku kaget.

"Ah.. !! Desahnya, "Lutfi kamu bikin kaget mamah aja deh, lekas mandi sana"

"Mah, tolong bantu bukain celanaku donk" pintaku, kemudian sambil aku membuka bajuku mamahku membuka resleting celanaku dan melepaskannya. sehingga aku kini cuma memakai cd saja.

" Nah sekarang buka baju mamah, temani Lutfi mandi ya" sahutku, mamahku kaget mendengar permintaanku itu. Mungkin dia mengira cuma memandikanku saja dan gak dalam artian mandi bersama.

"Mamah tadi udah mandi koq Lut tadi, masak mandi lagi" elaknya

"Udahlah mah, katanya mamah janji bakal melayaniku seharian, gimana sih", sahutku dengan muka yg sedikit kecewa.

Kemudian krn merasa gak enak mamahku langsung membuka bajunya, melihat itu akupun menahan tangannya untuk melepas bajunya.

"Biar Lutfi yg buka baju mamah" kataku

Mamahku mempunyai pikiran yg konservatif dan kolot, sehingga dia merasa sedikit risih ketika aku mulai membuka kancing bajunya satu per satu, kulihat mukanya sedikit merah menutupi rasa malunya, dan ketika kancingnya terlepas semua aku mulai melepas pakaiannya dan kugantungkan di gantungan baju. Lalu terlihatlah buah dada yg sangat montok dan diselimuti oleh bh yg berwarna krem. Melihat hal itu mamahku langsung menutupinya dengan kedua tangannya.

"Sudah cukup Lut, begini saja" pinta mamahku, tapi aku menutup mulut mamahku dengan telunjukku.

"Kalau begini saja ga asik donk, itu namanya bukan mandi" kataku. Kemudian aku membalikkan badan mamahku sehingga mamahku membelakangiku sekarang, kutarik perlahan resleting celana rok mamahku, dan kuturunkan pelan-pelan. Maka terlihatlah cd mamahku yg berwarna merah muda, dan kulihat diantara selangkangannya menyembul bulu-bulu hitam halus yg keluar sebagian dari cdnya, akupun terkesan melihat pemandangan itu.

Melihat hal itu mamahku semakin risih dan salah tingkah, "Lut sudah cukup begini aja, ah! "kamu keterlaluan deh"!!! sahut ibuku.

krn aku melihat mamahku yg sedikit ketakutan dan tegang, maka aku mencoba untuk menenangkannya.

"Ya udah deh, segitu aja dulu" kataku. Lalu aku menyalakan shower dan memegang tangan mamahku yg masih menutupi bhnya.

"Sini mah kita mandi berdua" kemudian aku memeluk mamahku dari belakang. Ketika kuelus bagian perutnya mamahku semakin risih dengan gerakan tanganku itu.

"Lut udah ah, biar mamah mandi sendiri aja" pintanya sambil kedua tangannya tetap melipat menutupi bhnya.

"E..ehh..! mamahkan udah janji ama Lutfi ga bakal protes dan ngeluh" gimana sih mamah, koq ingkar janji kataku. Mendengar hal itu mamahku cuma bisa diam pasrah. Kemudian tanganku mencoba untuk melepaskan lipatan tangan mamahku yg masih menutupi bhnya.

"Lut, tolong jangan begini, please.. " lirihnya

Aku gak memperdulikan ucapannya dan ketika lipatan tangannya terbuka, tanpa berpikir lagi aku meraih payudaranya dengan kedua tanganku, kuremas-remas dan kuputar-putar payudaranya ke kanan dan kiri.

"Ahhh.. .! "Sudah hentikan Lut" sahut ibuku sambil menggerak-gerakkan badannya untuk menghindari gerakan tanganku.

"Ok.. ok.. tenang donk mah, sini kita keluar dari shower, kemudian aku mengambil sabun cair dan mengusapnya ke bagian punggung mamahku.

"Maah, koq diam aja, sabunin Lutfi juga donk" pintaku lalu mamahku mengambil sabun cair dan mengusapnya ke bagian dadaku, sehingga kini kami saling berhadapan dan saling mengusap, walaupun kulihat wajah mamahku semakin risih dan sedikit tegang, bahkan dari matanya terlihat linangan air matanya.

Ketika usapan tanganku sudah mencapai bagian dadanya, kucoba untuk menyusupkan tanganku di sekitar bagian samping tonjolan bhnya.

"Akhh.. Lut, tolong jangan begini" sahut ibuku sambil menahan laju tanganku yg mencoba menerobos bagian samping bhnya.

"Ayolah mah, Lutfi janji, setelah melepas bh mamah, Lutfi ga bakal melepas apa-apa lagi, ini bagian yg terakhir, gimana", yg kumaksud adalah cd ibuku yg masih terpasang rapih walau sudah basah terkena air shower.

Mendengar hal itu mamahku cuma bisa menangis dan melepas tangannya yg mencoba menghalangi tanganku untuk merogoh dan mengobok-obok bagian dalam bh nya, tanpa ragu lagi, kubalikkan badan mamahku sehingga membelakangiku, dan kuterobos kedua gundukan bhnya dengan tanganku menyusup dari bagian bawah bhnya kuraih puting toket nya dan kuremas-remas.

"Arghhh.. , sudah Lut jangan begini, tolong, mamah ga biasa"! pinta mamahku sambil sedikit menagis

"Ahh.. luar biasa banget mah, walaupun usia mamah udah 35 lebih tapi toket mamah masih padet dan keras" kataku

"Jangan begini Lut, Tolong, mamah mohon" kata mamahku sambil menangis.

Melihat hal itu aku mengeluarkan tanganku dari dalam bhnya, sementara tali bh mamahku sudah melorot kesamping akibat dari remasan tanganku tadi, sehingga ketika aku mengeluarkan tanganku dari dalam bh mamahku, secara otomatis kedua tonjolan bhnya langsung terurai ke bagian perutnya meninggalkan dadanya, sebab kait bh bagian belakangnya belum kulepas.

Mamahku langsung menutupi dadanya dengan kedua tangannya, sedadngkan tanganku terus mengusap dengan sabun ke bagian perut lalu ke bawab.

Ketika tanganku sudah sampai bagian celana dalamnya kuusap bagian tengah celana dalamnya dan kuremas-remas dengan tangan kananku.

"Arkhhhh.. ..Lut tolong jangan begini, tolong jangan begini, mamah mohon" rintih mamahku

kemudian aku menghentikan gerakan tanganku dan secara tiba-tiba tanganku langsung masuk menerobos bagian dalam cd mamahku, dan ketika tanganku sampai di belahan memek nya, kurasakan banyak cairan-cairan yg lengket di sekeliling mamahku, ternyata mamahku sudah terangsang.

"Ah.. .. ahha.. ..brengsek kamu Lut, kamukan udah janji ama mamah tadi"
"tenang donk mah, Lutfikan tadi janji ga bakal ngelepasin cd mamah, cd mamah masih kepasang ko" sahutku sambil terus mengocok bagian dalam memek mamahku dengan tangan kananku. Crkk.. .crkkk.. bunyi kocokan tanganku di dalam cd mamahku mulai terdengar krn memek mamahku sudah banyak mengeluarkan banyak air yg lengket, yg keluar dari memek nya, sehingga banyak juga air dari memek nya yg menetes jatuh ke bawah sebagai akibat dari cd yg dipakai oleh mamahku gak dapat lagi menyerap limpahan air orgasme dari memek mamahku yg mengalir terus keluar bak air bah. Busa sabun yg ada di kedua tanganku saja sampai terbilas habis oleh air mani memek mamahku

"ah.. .uh.. ahh.. .a..aah.. ughhh.. hent ikan Lut", mamah mohon hent.. .ahh.ikan.ahhhh.. .ukhh.. sam bil kedua tangannya memegang tembok di depannya

"Wah luar biasa banget mah, ternyata mamah ga kalah ama wanita umur 20an, bener-bener gila" sahutku. krn pikiran mamahku yg kolot dan konservatif, mamahku masih belum menyadari kalau dirinya sudah terangsang dan mau orgasme.

"ah.. .ah.. .ugh.. .ah.. .. yahh.. ..aduu. .h.. akhhhhhh.. mamah udah ga tahan Lut, hentikann"!!!!!

"Tunggu sebentar lagi mah, itu tandanya mamah mau keluar" sahutku sambil makin mempercepat kocokan tanganku di klitoris dan memek mamahku, dan air mani mamahku yg terakhir yg menyembur paling dasyat dan keras. Crottt.. crk.. crtt.. crtt.. diikuti dengan terjatuhnya tubuh mamahku ke lantai, krn kakinya gak bisa menopang tubuhnya lagi krn lemas, kemudian aku dengan sigap merangkul mamahku dari belakang agar gak jatuh ke lantai. Kulihat nafas ibuku sangat tersenggal-senggal dan gak beraturan, air di sekujur tubuhnya lebih banyak ditutupi air keringat.

Lalu perlahan-lahan kurebahkan tubuh mamahku ke lantai. Disana tubuh mamahku yg putih mulus itu terkulai lemas dan mamah merintih sambil menangis. Tak terasa sudah 45 menit aku berada di kamar mandi "bermain" dengan mamahku

Lalu akupun duduk di lantai bak mandi merangkul mamahku dan mengusap air matanya serta membelai rambutnya.

"kamu anak brengsek Lut, mamah benci sama kamu"!!!! sambil tangannya menepis tanganku yg sedang membelainya, dan mencoba mendorongku, tapi aku kemudian memeluk mamahku.

"Mah Lutfi sayang mamah, tolong jangan marah mah, Lutfi suka sama mamah" sambil kupeluk dengan erat mamahku. Mamahku cuma menagis di dadaku sambil memukul-mukul dadaku.

Kembali kubelai rambut mamahku, tapi kali ini mamahku gak menepisnya, dan menyenderkan kepalanya di dadaku sambil tetap menangis! Lalu sambil membelai rambut mamahku, akupun mencium kening mamahku. Sepertinya emosi mamahku sudah mulai mereda.

"mah, sudah jangan menangis lagi, mamah jadi jelek kalau nangis! Sini Lutfi bersih kan air mata mamah" sahutku akupun mendekatkan wajahku ke wajah mamahku, lalu.. .srtt lidahku menjilat air mata mamahku yg masih membekas di pipinya. Mamahku ternyata diam saja melihat tindakanku itu.

Lalu mamahku mulai menceritakan kepadaku mengapa dia kaget ketika aku mulai mengocok memek nya tadi, ternyata kehidupan seknya selama ini dengan papahku cuma sebatas cium dan penetrasi yg monoton saja tanpa adanya variasi lainnya. Sehingga mamahku belum mengetahui apa itu oral sek ataupu istilah seks lainnya, sebab aku kira mungkin karena pikiran mamah dan papahku mengenai seks sangat minim.
Lalu mamahku melihat cairan memek yg tercecer di lantai dan mengusapnya dengan tangannya, dia memberi tahu padaku saat berhubungan dengan papahku cairan seperti ini cuma sedikit keluarnya.

"Mah, mungkin papah kurang variasi sehingga mamah kurang terangsang"

"Kamu tahu Lut, kenapa mamah bisa banyak ngeluarin cairan ini"? tanya mamahku dengan emosi yg sudah reda.

"itu tandanya mamah udah terangsang dan mau orgasme, semakin banyak cairannya semakin mamah terangsang". "tapi Lutfi kaget ternyata mamah bisa ngeluarin cairan sebanyak itu, luar biasa banget mah" sahutku

"udah ah, kita mandi masih belum beres tau" kata mamahku sambil berdiri setelah sekian lama terkulai di lantai

kemudian mamahku mulai mengusap punggung dan tubuhku dengan sabun dan akupun mulai kembali mengusap tubuh mamahku dengan sabun. Ketika tanganku sampai di bagian cdnya.. .

"Lut kamu lepas aja celana dalam mamah, sekalian tolong kamu bersihkan juga ya" kata ibuku

Aku kaget mendengarnya, pikiran mamahku tentang seks rupanya sudah mulai terbuka setelah tadi berbicara sebentar, tanpa basa-basi lagi kupelorotkan cd mamahku dan nampak banyak bulu yg hitam lebat di bagian memek mamahku, ternyata mamahku gak pernah memotong bulu jembutnya. Akupunulai mengelus memek mamahku dengan tangan yg penuh sabun.

Mamahkupun terus mengelus tubuhku dan ketika sampai di cd yg kupakai mamahku masih belum berani memegang kontol ku, cuma mengelus di bagian depan cd yg kupakai, akupun maklum krn mamahkupun belum begitu tahu banyak variasi seks.

"mah tangan mamah masukin aja ke dalam celana dalam saya" sahutku awalnya mamahku sedikit risih tapi ketika kutuntun tangan kanannya masuk ke dalam cdku ternyata dia menurut saja, "nah sekarang giliran mamah kocok Lutfi punya" kataku akupun mulai mengajari mamahku bagaimana cara mengocok kontol ku sesuai dengan film-film bf yg sering kutonton

"ah.. kali ini giliran aku yg tak tahan dengan kocokan tangan mamahku, kemudian dia membuka cd ku dan berlutut serta mulai mengocok kontol ku dengan penuh semangat

"mah.. .ah.. .pelan-pelan mahh" sahutku

mamahku cuma sedikit tersenyum melihat aku menahan rangsangan akibat kocokan tangan mamahku. "Rasain luh, mamah bales sekarang" kata mamahk sambil tersenyum.

Kemudian aku menahan tangan mamahku yg mengocok. "Mah kocoknya jangan pake tangan mah, pake mulut mamah aja, mamah juga pasti menikmatinya loh"

"ngaco kamu, jorok tau"! lagian gimana caranya ngocok pake mulut" jangan aneh-aneh ah kamu Lut"

"krn itu, makanya Lutfi ajarin" sahutku, seperti biasa mulanya mamahku menolak dengan keras mengoralku, tapi dengan rengekanku dan mukaku yg sedikit memelas, akhirnya mamahku mau juga

"mamah ga tau caranya, ini gimana" katanya
"tenang aja mah, pertama mamah cium pake bibir mamah kepala kontol ku ini" sahutku kemudian mamah mulai mengikuti kata-kataku dan mulai mencium kepala kontol ku. " bagus mah, cium terus jilat pake lidah mamah sekarang" kataku kemudian mamahku mulai menjilat kontol ku dan menciumnya.

"Ok mah sekarang batangnya juga mah" sahutku

Setelah beberapa saat aku melepaskan kontol ku dari ciuman bibir mamahku.

"Mah sekarang mamah mulai oral ya, pejamkan mata mamah terus keluarin lidah mamah sekarang, mah" pintaku

kemudian mamahku menjulurkan lidahnya keluar dan aku menaruh batang kontol ku ke atas lidahnya. "Ok sekarang mamah bawa masuk kontol Lutfi pake lidah mamah ke mulut mamah" sahutku mamahkupun cuma menuruti omonganku dan Hup.. setengah batang kontol ku sudah mulai masuk ke mulut mamahku.

"ok sekarang lemesin badan mamah dan mamah ikutin aja gerakan tangan Lutfi ya" kataku

Lalu aku mulai menjambak rambut mamahku dan menekannya ke depan, sehingga kontol ku hampir masuk seluruhnya ke mulut mamahku lalu mengeluarkannya sebagian dan memasukkan lagi dalam-dalam ke mulut mamahku.

"Ok mah sekarang, pake gerakan mamah sendiri, ga usah dituntun tanganku lagikan" sahutku dan seolah mulai mengerti mamahku mulai mengulum kontol ku dengan gerakan kepalanya sendiri, dan akupun gak lagi menjambak rambut mamahku krn dia sudah mengerti, dan mengubahnya menjadi membelainya.

Setelah sekian lama aku mulai ga tahan "Mah aku mau keluar mah" sahutku kemudian mamahku dengan sigap mengeluarkan kontol ku dari mulutnya dan mengocok dengan tangannya, an crot.. crot.. crot air maniku membasahi muka mamahku

"Mmhhhh, banyak banget Lut" kamu punya Lut, kemudian aku membersihkan wajah mamahku dan menyuruh mamahku duduk di pinggiran bak. "kamu mau ngapain Lut" jawab mamahku

"udah pokonya mamah turutin kata Lutfi aja deh" mamahkupun menuruti kataku dan duduk di pinggiran bak. "sekarang buka selangkangan mamah donk"

"jangan Lut, kamu mau ngapain sih emenagnya"
"nanti juga mamah bakal tau" sahutku
ketika selangkangannya terbuka lebar, maka.. . Hup mulutku langsung mencium bagian tengah memek mamahku

"arghhhhh.. ..gila kamu Lut, jangan lakukan itu, hentikan ahhh.. .ah.. .Lut, berhenti Lut, kurasakan di mulutku memek mamahku sudah mulai berair lagi. Mamahku berusaha dengan keras untuk menarik kepalaku dari lubang memek nya, tapi aku semakin membenamkan kepalaku ke memek nya, lama kelamaan , tarikan tangan mamahku di kepalaku menjadi elusan halus yg mulai membenamkan kepalaku ke dalam memek nya!
Rupanya mamahku sudah mulai terangsang lagi
"ah.. enak Lut. Terusin, akhhh mulutku terus menjilat menggigit, dan bahkan menghisap semua jeroan memek mamahku
"uhh .. .terus.. terus.. terusin sayang..
"ah.. ah.. mamah udah mau keluar lagi Lut", aku terus makin menghisap dan menjilati memek mamahku
"ahhhhhhhhhhh.. .. ..akhirnya mamahku orgasme untuk kedua kalinya
"gimana mah? Enakkan?" tanyaku
mamahku cuma diam saja dan sedikit mengangguk. Lalu setelah itu kamupun membersihkan badan kami masing-masing dan saling mengelap dengan handuk tubuh mamah dan aku, krn mamahku terlihat lelah banget, krn hampir satu setengah jam aku berada di kamar mandi.

Akupun kemudian menggendong tubuh mamahku keluar kamar mandi dan membaringkan di ranjangnya
"mah, tau ga kado ulang tahunku tahun ini benar-benar sangat spesial yg mamah kasih buat aku"
mamahku cuma tersenyum saja. Aku melihat jam menunjukkan pukul 11 siang, aku berpikir sayang sekali kalau 1 hari ini disia-siakan begitu saja, Aku teringat seorang temanku yg namanya Banu, yg mana dia mempunyai beberapa alat seks seperti vibrator dan sejenisnya, kulihat mamahku sudah mulai tertidur, mungkin krn kelelahan setelah bermain selama 1 setengah jam di kamar mandi. Lalu timbul suatu ide gila yg sedikit merasuki pikiranku.

"Mah, mamah istirahat dulu ya, aku mau jeluar dulu sebentar, paling cuma setengah jam-an" kataku
Mamahku mencoba untuk bangun dengan tubuh yg lemas dan masih dalam keadaan telanjang. "Sini biar mamah antar kamu keluar" sahutnya
"gak perlu mah, aku cuma keluar sebentar ko" kataku
"memangnya kamu mau kemana Lut"
"cari angin di luar sebentar, mamah istirahat aja dulu disini ok, ga perlu temenin Lutfi ko" kataku sambil membelai kepala mamahku
"Ya udah, kebetulan mamah juga sedikit cape nih, mau istirahat dulu sebentar" sahutnya
akupun bergegas keluar mengenakan pakaianku dan menuju rumah temanku itu.
Agar dia gak langsung curiga, aku sengaja bermain sebentar di rumahnya, mungking sekitar 1 jam, dan begitu aku lihat sudah cukup aku bermain dengannya sambil mengobrol, maka akupun langsung berbicara ke maksud tujuanku datang ke Banu
"Hai Nald, kamu masih mempunyai vibrator yg kamu pakai untuk bermain dengan kekasihmu dulukan"?kataku ketika sudah sampai di rumah temanku
"ada sih, memangnya ada cw yg lo mau permaenin ya, gila juga luh, ga gua sangka lo ngomong kaya begini, memangnya cewe lo cakep ya Ton" kata Banu

"udah lah, sini gua pinjem dulu"
"Ya udah lo tunggu di sini bentar ya" katanya
"Oh ya nald, sekalian aku pinjam beberapa film bokep juga donk" kataku
Banu cuma tersenyum dan geleng-geleng kepala mendengar ucapanku itu.
Tak lama kemudian Banu muncul sambil membawa alat-alat yg kuminta
"nih Lut, lo pake aja yg puas ok, katanya"
"Oh ya, sekalian lo juga bawa ini nih" sahutnya sambil menyodorkan satu dus kondom.
Akupun pamit untuk pulang dan bergegas ke rumah mamahku.
Setelah sampai di rumah mamahku, ternyata dia sudah ada di ruang tamu dan mengenakan pakaian model korea yg dia sukai modelnya selalu ketat pas sama badannya, sehingga tonjolan dadanya dan pentil toket nya semakin mencolok.
"darimana kamu Lut"tanya mamahku

"Oh, aku tadi di jalan ketemu teman mah, jadi aku ngobrol sebentar" kataku
kutaruh alat seks yg kubawa dalam tas di bawah meja agar mamahku gak terlalu curiga, kemudian aku pura-pura bergegas menghampiri mamahku.
"ah, pegal juga nih badanku" kataku
"Sini biar mamah pijit kamu" kata mamahku
lalu mamahku mulai memijiti punggungku.
"Wah disini kayanya sempit ya mah, aku ga leluasa untuk terlentang nich" kataku. Hal ini kukatakan agar mamahku memindahkannya ke area lain yg lebih luas.
"Ya udah, mamah pijitin kamunya di kamar mamah aja yah" kata mamahku
"Wah boleh juga tuh" kataku. Ini dia yg kuingini kataku dalam hati
kemudian kamipun berpindah ke kamar mamahku
akhirnya mamaku memijiti punggungku di dalam kamarnya, selang 15 menit kulihat keringat sudah keluar di kening mamahku, mungkin krn cuaca hari itu memang sedikit panas, dan mamahku juga terlihat sedikit lelah. Pada saat itu sambil dipijit aku mengobrol dengan mamahku. Dan lama-lama kuteruskan obrolanku yg mengarah kepada seks

"mah, mamah jarang melakukan hubungan intim dengan papah ya" kataku
mamahku diam sejenak mendengar ucapanku itu
"kamu ini, memangnya kalo jarang kenapa" kata mamahku
"mamah memang udah 10 tahun ini gak melakukan hubungan intin lagi, krn mamah merasa sudah tua, itukan buat anak yg masih usia muda" kata mamahku
Akhirnya aku menyadari mengapa mamahku gak terlalu mengerti dengan variasi seks.
"Wah, kalo gitu mamah salah, buktinya tadi aja mamah luar biasa di kamar mandi" kataku
"mamah benar-benar ga kalah sama anak muda yg baru kawin" timpalku
"mah, walaupun mamah udah berumur 35 tahun, tapi gairah seks mamah masih bergejolak, sayang kalau dilewatkan" kataku lagi
"sudah ah, kamu jangan godain mamah aja" kata mamahku
"mah, aku berkata benar koq, mamah masih punya gairah seks yg luar biasa, sayang kalau dilewatkan" kataku sambil membalikkan badanku dan mengelus pipinya.
"sudah ah, kamu ini ngomong seks sama mamah, gombal kamu itu" kata mamahku
"Aku gak gombal koq mah, gini aja kasih aku waktu 5 menit dari sekarang, kalo gak terangsang libido mamah oleh gerakan Lutfi, maka Lutfi percaya kalau gairah seks mamah sudah menurun, gimana? Tawarku

"ah gila kamu" kata mamahku
"Kenapa mah, koq mamah jadi ga berani, apa mamah takut kalau kata-kata Lutfi itu bener?"
mendengar kata-kataku itu mamahku menjadi panas dan sedikit emosi.
"Huh, memangnya siapa yg takut, baiklah tapi inget Cuma 5 menit aja ya" kata mamahku
"ok, Cuma 5 menit, kalau dam waktu 5 menit mamah ga terangsang, Lutfi janji ga bakal nakalin mamah lagi hari ini, tapi kalo dalam waktu 5 menit mamah nafsu dan terangsang, mamah harus nerima permintaan Lutfi yg lain ya" kataku. Saat itu mamahku cuma diam saja. "nah krn mamah diam berarti Lutfi anggap setuju ya" kataku
Lalu akupun bergegas mendekati wajah mamahku dan menciun pipinya, lalu kuteruskan ke bagian telinganya, kucium dan kujilat bagian telinga dalamnya, sambil tangan kananku mengelus pahanya, sehingga rok yg dipakainya tersingkap, sedang tangan kiriku meremas payudara kiri mamahku. Melihat permainanku itu, mamahku yg sejak tadi berusaha untuk menahan rangsangan tanpa sadar mengeluarkan sedikit desahan.
"mmhhhh.. .uhhhhh.. ukhh.. hha..h, Lut, sudah ah" hentikan" sahut mamahku
"tenang aja donk mah, inikan baru 1 menit lebih" kataku sambil terus kucium dan kujilati bagian pipi, telinga dan kuping, dan tanganku kini sudah diam di bagian tengah memek nya, sambil kuelus dan kuputar-putar tanganku di bagian tengah memek nya.
Dan saat itu kurasakan adanya bagian celana dalam mamahku yg mulai basah.

"Akhhhh.. .ughhh..ahahh.. .udah Lut, please, mamah nyerah deh, masih banyak kerjaan nih" kata mamahku.
Kemudian mamahku bergegas berdiri dan merapikan pakaiannya yg sedikit berantakan krn terkena remasan-remasan tangan nakalku, dan pergi untuk menyetrika pakaian-pakaian yg belum digosok. Sambil mamahku menyetrika kuhampiri mamahku.
"nah, sekarang berarti mamah harus menuruti permintaan Lutfi yg laennya ya, kan tadi mamah udah kalah" kataku
"memangnya kamu mau apa lagi Lut" sahut mamahku
"sekarang terbukti kan omongan Lutfi kalau gairah seks mamah ternyata masih meledak-ledak, sayang kalau dibiarkan begitu saja mah" sahutku
"Ah, dasar nakal kamu" kata mamahku
"nah maksud Lutfi, Lutfi ingin penampilan mamah untuk hari ini aja, sesuai yg Lutfi mau" sahutku
"maksudmu"?
"Lutfi rasa Bh dan cd yg mamah gunakan gak cocok untuk mamah, seperti benar-benar orang yg sudah tua, apalagi cd mamah seperti cd anak kecil" kataku
"semakin lama, semakin ngaco kamu Lut" kata mamahku
"ayolah mah, untuk hari ini aja" pintaku
"jadi kamu mau apa" sahut ibuku
"nanti kita ke luar, n kita pilih bh dan cd yg sesuai buat mamah" kataku
"mau ya mah.. ."pintaku, dengan sedikit manja
"tterserah kamulah" kata mamahku

setelah selesai menyetrika aku dan mamahku keluar menuju sebuah mal di daerahku, dan menghampiri bagian pakaian dalam untuk wanita.
"yg mana yg kamu suka Lut" kata ibuku
kemudian aku melihat bh berwarba hitam dengan sedikit obrasan bunga di kedua tonjolannya, serta cd berwarna hitam yg terbuat dari bagan parasut dengan dilapisi bagian busa yg tipis di lengkungan untuk memek perempuan, dengan model G-string.
"nah yg ini aja, mah" kataku
"kamu yakin, mamah cocok dengan yg seperti ini" kata ibuku
"pasti cocok, mah" kataku
akhirnya ibukupun membeli bh dan cd yg kutunjuk tadi, dan gak lupa akupun mengambil stoking berwarna hitam yg masih berada di tempat yg sama.
"Itu buat apa Lut" tanya mamahku
"nanti juga mamah tau" kataku
setelah membayar, aku baru teringat kalau mamahku gak mempunyai celana rok yg pendek.

"oh ya mah, sekalian kita beli celana rok buat mamah juga ya" kataku
"buat ngapain lagi sih" sahut ibukyu dengan sedikit emosi
"ayolah mah, pokonya Lutfi ingin hari ini mamah keliatan cantik banget di hari ultah Lutfi ini" kataku
mamahku pun cuma bisa pasrah menuruti permintaanku, dan singkat cerita aku telah membelikan celana rok yg pendek untuk mamahku dan setelah itu kamipun pulang ke rumah.
"nah sekarang Lutfi mau mamah memakai semua yg kita beli tadi, kataku, kecuali baju mamah, yg lain harus diganti" kataku. Model baju mamahku adalah model baju korea dmn bisa mempres badan ketika dipakai, dan bisa melar ketika ditarik oleh tangan, seperti terbuat dari karet, walupun itu sebenarnya dari kain, krn kulihat mamahku sangat seksi jika memakai pakain seperti itu.
Lalu mamahkupun bergegas ke kamar untuk mengganti bagian dalamnya dengan yg baru dibeli, sedang aku menunggu di luar.
Ketika mamahku selesai dan keluar kamar dengan menggunakan rok yg pendek disertai stoking panjang berwarna hitam akupun terpana melihatnya, apalagi bagian dadanya yg kurasa sudah memakai bh yg tadi dibeli, krn mamahku memakai baju korea dan mempres badannya, sehingga terlihat ada sedikit ukiran bunga yg sedikit timbul dari bajunya yg berasal dari bhnya.

"wuaw, mamah seksi banget n cantik banget" kataku sambil menghampiri mamahku. Kubimbing mamahku ke kursi tamu dan di situ tak habis-habisnya aku terpana melihat kecantikan dan keseksian mamahku sambil tanganku mengelus-elus pahanya
‘Sudah ah Lut, mamah sedikit risih nih" sahut ibuku
lalu kudekatkan wajahku ke wajah ibuku dan kucium pipinya, ibuku berusaha untuk mengelak ciuman itu, tapi krn tanganku memegang wajahnya mamahkupun cuma bersikap pasrah, setelah itu ciumanku kuteruskan ke bibir ibuku yg sedikit basah dan mungil, kucium dan kujilati semua bagian bibir mamahku, lalu sejenak aku melepaskan ciumanku pada ibuku.
"mah mulutnya jangan ditutup terus donk" pintaku
"sudah ah Lut, hent.. " belum sempat selesai bicara kembali kucium bibir mamahku, tangan kananku sudah mulai meremas-remas toket kanannya, kupaksa memasukkan lidahku ke dalam mulutnya, dan kujilat lidah mamahku serta semua ronnga-rogga mulutnya.
"Mmmhhhhhh.. ." cuma itu suara yg keluar dari mamahku, lalu akupun kembali melepaskan ciumanku.
"mah ada sesuatu yg spesial buat mamah loh"
"apa itu" kata mamahku
"eit, mata mamah harus ditutup dulu" kataku""Sudah ah, kamu ini dari tadi macam-macam" sahut ibuku
"Ayolah mah" kataku seraya mulai menutup mata mamahku dengan kain dan mengikatnya. Lalu akupun pergi mengambil vibrator yg kupinjam dari temanku dan kembali menghampiri ibuku.
"kesini mah ikut Lutfi" seraya mengambil tangan ibuku dan menuntunnya ke kamarnya. Setela itu kududukkan ibuku di ranjangnya dan kutaruh vibrator di pinggir ranjangnya.

Setelah itu aku kembali mencium bibir mamahku, sambil kurebahkan dia di ranjang, dan tangan kananku berusaha untuk membuka pahanya dan mengelus elus bagian tengah selangkangannya yg masih ditutupi cd berwarna hitam, sedang tangan kiriku menyusup ke balik bajunya dan meremas-remas toket kanannya, setelah kurasakan mulai sedikit lembab, aku mengambil vibrator dan menyalakannya.
"Bunyi apa itu Lut" sahut mamahku sambil melepaskan ciuman bibirku
"sudah lah, diam dan nikmati aja ya mah" sahutku
akupun langsung menggesek-gesekkan vibrator itu ke bagian tengah celana dalam mamahku secara lembut dan pelan
"Ahhhh.. ..uh.. .. ukh.. geli sekali.. apa itu Lut" tanya mamahku
aku cuma diam saja dan supaya mamahku tak terlalu berisik kembali ku cium bibir mamahku untuk meredam suara mamahku agar jangan terlalu kencang, kutaruh vibrator di samping mamahku dan kulepas rok yg dipakai oleh mamahku, lalu kueluskan kembali vibrator tadi ke bagian tengah memek mamahku yg masih memakai cd, dan ternyata cd mamahku sudah semakin basah oleh air dari memek nya.

"Ummhhhhh.. ..ukhh..hhhhh.. emmmmh hh.. .desah mamahku dengan mulut yg masih kucium dengan bibirku. Kutarik lengan kiriku dari dada mamahku, lalu aku mulai membuka baju dan celanaku dengan tangan kiriku, sehingga aku cuma memakai cd saja. Lalu kulepas dan kulucuti pakaian mamahku, sehingga saat ini mamaku cuma mengenakan bh dan cd yg dibalut dengan stoking berwarna hitam. Kutaruh vibrator yg kupakai tadi, dan kuposisikan mamahku untuk duduk bersandar pada pinggiran ranjang, kubentangkan dengan lebar kedua kaki mamahku, dan.. "ahhhhhh.. .ahaaahhh.. " desah mamahku ketika aku mulai mencium bagian tengah memek nya yg masih tertutup cd. Kujilat dan kuhisap celana dalam mamahku. Mamaku cuma menggeliat-geliatkan tubuhnya sambil kedua tangannya bertumpu di belakangnya, dan mencengkram sprei kasurnya dengan kuat.
"ahhh..ukh.. mmhhh.. .geli.. auhhh.. geli banget.. Lut.. mmhhh.. nikmat...ahhh" desah mamahku. Sambil tetap menghisap memek nya, kedua tanganku mulai meremas-remas kedua gundukan dada mamaku yg masih tertutup bhnya, dan akupun membuka pengait bh yg ada di bagian depan bh mamaku, sehingga kini mamaku cuma mengenakan cd dan stocking hitam yg masih menempel ketat di sepasang kakinya. Lalu kulepas ciumanku dari selangkangan mamaku, dan kutarik cd mamaku yg sudah basah akibat dari air liurku dan bercampur juga dengan air dari memek mamaku. Sesaat aku terdiam melihat bulu-bulu hitam mamaku yg begitu lebat yg berada di sekitar selangkangannya. Lalu kubuka kembali kedua kaki mamaku lebar-lebar dan kucium, kujilat dan kuhisap bagian dalam memek mamaku.

"akhh.. uhhh.. ge..l..ii.. .akhh.. hhh .. geli banget Lut.. .ohhhh.. "rintih mamaku. Lalu kulepas isapan mulutku dari liang memek mamaku, dan membuka bibir memek mamaku lebar-lebar dengan kedua jempolku, kukeluarkan air liurku dan kumasukkan ke dalam lubang memek mamaku, setelah lubang di dalam memek mamaku penuh air liur, kembali kuhisap dan kujilat memek mamaku.
"aohhhhhh.. akhhh.. mhhhh.. ukhkhhh.. geli.. suda..h.. hent..t ika.. ."rintih mamaku sambil menggeliat-geliatkan badannya dengan sangat kuat. Kali ini kulepaskan mulutku dari memek mamaku, dan aku mulai membuka cd yg kupakai, akupun mulai menggesek-gesekkan kontol ku yg sudah tegang di bibir memek mamaku, setelah sekian lama, akupun mulai memasukkan kontol ku ke dalam memek mamaku. Kali ini kontol ku sangat lancar masuk ke dalam memek mamaku. Bles.. bles.. bless, kupompa terus mamaku dengan gerakan yg semakin lama semakin cepat.
"akh.. ah.. uh.. ahhh..oh.. mmhhh.. " rintihan dan desahan mamaku semakin kuat, kedua tanganku mulai meremas-remas kedua payudaranya, sambil mulai kucium bibirnya, dan mamakupun membalas ciumanku dengan gak kalah ganasnya, lidah kami saling bertautan di dalam mulut mamaku. krn aku sudah mau keluar, kuhentikan entotan ku ke memek mamah, sambil masih tetap berciuman, kulepaskan kontol ku dari dalam memek mamaku, dan akupun menggantinya dengan tangan kananku. Mula-mula kumasukkan 1 jariku ke dalam memek nya, krn melihat reaksi mamaku masih biasa-biasa saja akupun menambah memasukkan 2 jariku lagi ke dalam memek nya, sehingga kini tiga jari tengah kananku mulai mengocok bagian dalam memek mamaku.

"ohhh.. ah.. Lut.. aduhh.. Lut.. Lutfi.. mama udah ga kuat Lut.. ahh.. ." Desah mamaku sambil menggeliat-geliatkan badannya menahan rasa nikmat yg luar biasa, namun aku tak memperdulikan desahan mamaku.
"sabar ya ma, hari ini Lutfi mau bawa mama ke puncak kenikmatan sex yg paling tinggi" sahutku, sambil terus mengocok memek mamaku dengan cepat.
"Lut.. ahh.. ah.. Lut.. udah.. udah.. mama.. udah ga kuat lagi.. aoh.. ahh." mamaku mengerang dan mencapai orgasmenya. Untuk sementara waktu, kubiarkan mamaku untuk mengambil nafas dan beristirahat sejenak.


Setelah beberapa saat, akupun mulai kembali membuka selangkangan mamaku, dan mulai memasukkan kontol ku ke memek mamah yang keliatan imut dan menggemaskan.
"Lut, sudah ah.. Mama udah cape nich, Mama udah tua Lut, stamina mama juga sudah.. akhhh, belum sempat mamaku selesai bicara aku sudah kembali menghujamkan kontol ku ke lobang memek ibuku yang montok ini, kali ini kumasukkan dengan tempo yg sedikit cepat, kuangkat kaki kiri mamaku, dan kutaruh di pundakku sambil terus ku entot.

"ohh..mama udah mulai ga kuat Lut, Lut.. " desah mamaku
"Sabar.. sabar ya Ma, Lutfi..Lutfi juga udah mau ke luar ah.. ah.. ah.. bentar lagi Ma" sahutku sambil makin kupercepat pompaanku di dalam memek nya
"Lutfi.. Lut.. Lut.. udah.. udah Lut.. ..ohhh" mamaku menjerit sekerasnya, dan disaat yg bersamaan aku juga berteriak, dan mengeluarkan banyak sperma ku di dalam memek mamaku.
Kulihat kali ini seluruh tubuh mamaku banjir oleh keringat, demikianpun dengan aku, dan akupun terkulai lemas di sebelah mamaku.

Dan mulai saat itu, ketika aku ada kesempatan berdua dengan mamah ku, aku kembali melakukan hubungan seks dengan mamaku, dan mamaku selalu berusaha dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sex ku itu.
Ngewe memek mama adalah hadiah ulang tahunku
Ngewe memek mama adalah hadiah ulang tahunku, cerita seks , Ngewe memek mama adalah hadiah ulang tahunku, memek mamah dientot kontol anak kandung sendiri cerita seks sedarah, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Ngewe memek mama adalah hadiah ulang tahunku

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com