Ngajak Ngentot Temen Cewek Yang Sekarang Sexy

Cerita Dewasa Keyla, waktu itu berusia 22 tahun. saya mengenalnya sejak masih disekolah menengah. Keyla kesukaannya adalah, tidur, makan dan tidur. Oleh karena itu berat badannya sangat berlebih. Waktu pertama kali kenal dia, Keyla adalah cewek yang cukup gemuk badannya dengan berat 60 kg. Pernah pula saya bertemu dengan Keyla yang gemuk sampai 70 kg.

Jika kalian para cewek merasa nggak percaya diri dengan berat badanmu, tirulah Keyla. Dia nggak pernah minder atau rendah diri. Senyumnya selalu mengembang. Orangnya ceria sekali, bertolak belakang dengan Ria. Di samping itu, Keyla sangat tangguh dalam mengejar berat badan ideal. Karena itu, saya sempat sangat terkejut menemukan Keyla yang langsing.. cuma 50 kg, Sebuah usaha yang patut mendapatkan penghormatan dariku.

Karena sifatnya yang gampang bergaul plus wajahnya yang cantik, sejak SMP Keyla udah mengenal pacaran. Sampai kemudian di SMU, kita satu sekolah juga. Jumlah cowok yang mengisi hari-hari Keyla tambah banyak. Naik kelas 2 SMU, kita satu kelas. Karena saya dianugerahi IQ yang tinggi (151), pelajaran yang oleh sebagian besar teman-temanku sulit dicerna kerasa gampang bagiku. Karena itu gak heran jika PR-ku sering dicontek teman-temanku. saya memang dengan bebas mempersilakan siapa pun belajar dariku, kecuali waktu test. Teman-temanku sering mengganti istilah menyontek? dengan belajar waktu test?. Ada-ada aja. Tetapi saya agak pelit? untuk yang satu ini.

Keyla adalah salah satu teman cewek yang minat dan kemampuannya kurang di pelajaran eksak. Karena rumahnya nggak jauh dari rumahku, maka Keyla adalah salah satu teman yang paling rajin ke rumahku. Keluarga kita saling mengenal dengan baik. Jadi kehadiran Keyla di rumahku udah seperti keluarga sendiri. Keyla bebas keluar masuk rumahku, kecuali keluar masuk kamar tidur tentunya.

Bahkan sampai kuliah, meskipun berbeda jurusan, kita tetap satu universitas. Keyla tambah modis dan cantik. Rambutnya disemir kecoklatan plus ion dengan busana yang mengikuti trend. Benar-benar tipikal cewek yang mengikuti perkembangan jaman. Waktu itu saya ingat Keyla baru putus dari pacarnya sebulan lalu. saya tahu karena saya beberapa kali menjadi teman curhatnya. Suatu sore, Keyla meneleponku.

"Boy.., gue ditembak Yudha kemaren.. Wuih.. Gak nyangka anak kuper begitu seleranya tinggi amat.." cerocos Keyla cerewet.
"Hah? Maksud lo.. Anak yang suka ama lo berarti seleranya tinggi. Gitu?" tanyaku keheranan dengan kepercayaan dirinya. Over confident nggak ya, kira-kira?
"Lha iya, lah! Gue kan cantik, baek, sexy, lembut dan bersahaja.."
"Hehe.." saya tertawa.
"Lho.. Kok diketawain? Bener kan, Boy?" Keyla nggak terima ditertawakan.
"Hm.. Iya deh, Keyla memang cantik dan sexy. Baik juga ama Boy. Tapi kalo lembut.. Hmm.. Gimana ya.. Agak kurang pas deh.."
"Waah, ngeledek lo! saya kan lembut..!!"
"Apanya yang lembut, Keyla?" tanyaku pelan sambil agak berbisik.
"Ada deh.. Boy mau tahu aja..!" jawab Keyla bikin aku bertanya-tanya.

saya yang tadinya nggak berpikir macam-macam ?alias murni bercanda-, sekarang jadi curiga.

"Ya boleh dong Boy dikasih tahu kelembutannya Keyla.." jawabku tambah berbisik.
"Hii.. Merinding saya dengar suaramu!" kata Keyla agak keras. kita tertawa bersama.
"Tapi saya nggak naksir Yudha, Boy.." kata Keyla kemudian.
"Oh.. Pasti naksir Boy, kan?" godaku. Kalau betul, wah, lumayan.
"Yee, GR! Pengen laku yah?" ledek Keyla.

Waduh.. Kok sepertinya saya jelek sekali sampai Keyla bicara seperti itu. Tapi emang sih saya masih jomblo..

"Trus naksir siapa, Keyla? Kamu boleh cerita ama saya kalau kamu mau.."
"Hm.. Itu, si Hendra. Anak angkatan atas.. Dia cakep, bodynya keren.. Sexy! Dan bibirnya.. Ugh.. Pengen kucium sepuasnya!" Keyla mulai ceriwis.

Dia nggak sadar saya mendengarkannya dengan terkejut. Wah.. Anak ini.. Tapi memang sasaran Keyla si Hendra anaknya cakep.

"Lho, Keyla.. saya kan tingginya nggak beda jauh ama Hendra? Body-ku juga pas kan? Bibirku juga sexy. Kenapa lebih memilih Hendra?" godaku lebih jauh. saya tiba-tiba ingin tahu posisiku di matanya. Padahal.. saya sama sekali nggak menyukai si Keyla.
"Tau ah! Pokoknya Hendra! Gimana Boy.. saya mau kirim surat ke Hendra nih!"
"Ya.. Terserah lo aja, Keyla. Mau kirim surat ya kirim aja. Lo kan pede orangnya. Masa ginian aja nanya ke saya?" jawabku sekenanya.

Besok siangnya, sepulang kuliah saya santai di ruang keluarga. Papa mamaku belum pulang kerja. Adik-adikku sedang tidur siang. Pembantuku juga tidur mungkin. saya sedang mengotak-atik komputer saat itu. Seingatku waktu itu saya sedang bikin mini games dengan Turbo Pascal. Kudengar pintu pagar terbuka disusul suara anjingku yang menggonggong menyambut tamu yang rupanya udah dikenalnya. Keyla.

"Hai Boy.. Lagi ngapain?" Keyla segera duduk di sofa sambil ngeliat ke komputerku.
"Lagi nyoba bikin semacam game petualangan. Tokohnya seekor anjing yang berusaha mengumpulkan benda-benda untuk menyelamatkan anak-anaknya yang diculik penjahat."
"Hm.. Ngeganggu ya? saya mau curhat boleh?" Tanya Keyla.

Tentu aja boleh. Game computer bisa kubuat kapan pun. Segera saya simpan pekerjaanku dan kumatikan komputerku.

"Tentang si Yudha atau si Hendra?" tanyaku menebak.
"Hendra. saya nggak nyangka dia seperti itu."
"Emangnya ada yang salah dengan Hendra? Kamu jadi mengiriminya surat?"
"saya memutuskan untuk bicara langsung dengannya. Kalau ditolak, nggak masalah. Yang penting nggak ada bukti tertulis saya pernah menyukainya. Kalau dia sok banget lalu cerita ke teman-temannya, saya bisa menyangkalnya."
"Wah.. Kamu cerdas juga.." komentarku. Emang bener sih.
"Hendra menerimaku, Boy. Tapi langsung saya putus lagi dia. Brengsek tuh anak."
"Lho, ada apa? Kamu menyukainya. Hendra menerimamu, kenapa batal?"
"Ya emang bener kita saling menyukai. Tapi si Hendra ternyata nafsu sekali. Masa begitu kita jadian, dia langsung kiss saya, Boy!"
"Hm.. Gak masalah kan jadian kemudian ciuman? Bagimu terlalu cepat ya?" tanyaku mencoba memahami Keyla.

saya banyak mendengar cerita dari teman-temanku yang langsung ciuman pada hari jadian mereka. Jadi, saya menganggap hal itu biasa terjadi.

"Ya bener nggak masalah. Tapi masa ciuman belum apa-apa, tangannya udah mau menjelajahi tubuhku. Meremas payudaraku. Wah.. Cowok apaan tuh? Emang pacaran buat apaan? Nge-sex?" protes Keyla. Kali ini kuakui Hendra memang terburu nafsu. Tapi saya ingin memancing Keyla lebih jauh lagi.
"Lho.. Kan nggak mesti diputus? Beri kesempatan dong. Lagian, seingatku, kemarin kamu memuji keseksiannya. Bibirnya yang menarik.. Kok sekarang begini? Wajar kan cowok begitu? Salah sendiri kamu cantik dan sexy, Keyla?" tanyaku lagi.
"Bener saya cantik dan sexy menurutmu, Boy?" Tanya Keyla. Suaranya terdengar agak berat. Menurutku dia mulai ingin menangis.
"Ya, kamu cantik dan sexy.. Wajar kalau Hendra ingin menyentuhmu.." saya agak nekat berkata seperti ini. Perkataanku kali ini keluar dari jalur empatiku terhadap Keyla. Resikonya Keyla akan berpikiran saya seperti hendra. Tapi ternyata Keyla agak memerah mukanya. saya belum berani mengartikan perubahan warna mukanya.
"Kalau Boy.. Apa ingin menyentuhku?" bisik Keyla.

Kali ini saya seperti disambar petir. Sungguh di luar dugaanku. Sekian detik saya berusaha mencerna maksud kalimatnya. Merekonstruksi kejadian telepon kemarin, kisah Yudha, dan Hendra. saya punya dugaan, tetapi saya belum yakin. Tiba-tiba darahku berdesir. saya tegang memikirkan kata-kataku selanjutnya untuk memancing apa maksud Keyla.

"Hm.. Keyla terlalu berharga untuk sekedar di sentuh.." bisikku. Kali ini saya menyelidiki matanya. Eyes never lies. Pupil matanya mengecil. Keyla menyimpan sesuatu.
"Lalu apa yang ingin cukup berharga untuk Boy lakukan terhadap Keyla?" tanyanya kemudian.

Dugaanku tambah kuat. saya hampir melonjak kegirangan ketika menemukan kesimpulanku. Tapi saya bukan pria yang gegabah. saya masih membutuhkan tambahan informasi untuk dugaanku. Kurasakan kontol ku ereksi. ngga taulah, kalau otakku lagi menaikkan kinerjanya, seringkali kontol ku ereksi.

"Kalau saya.. saya akan bikin Keyla melayang. Menembus awan, terbang ke langit merasakan kebebasan. Ya.. Boy mungkin akan jauh lebih berani dari Hendra.."

saya berdebar menantikan reaksi Keyla. saya berharap pembaca mengerti. Dalam dugaan di pikiranku saat itu, cerita tentang si Hendra adalah rekayasa Keyla. saya udah pada satu kesimpulan bahwa Keyla menyukai dan menginginkanku. Dan Keyla memancingku untuk mengetahui seberapa berani saya terhadapnya. Tetapi memang dugaanku ini menyisakan kemungkinan untuk salah. Jika ternyata Keyla jujur, maka saya udah telanjur mengungkapkan hasratku. saya setali tiga uang dengan hendra. Menginginkan tubuh Keyla.

"Bagaimana cara Boy membawaku terbang melayang..?" bisik Keyla sambil mendekatkan wajahnya.

saya mulai bisa merasakan hangat nafasnya. saya jadi takut melangkah. Semestinya saya udah menciumnya saat itu. Merengkuh tubuhnya dan menunjukkan caraku membawanya terbang melayang. Daripada dengan kata-kata, jauh lebih baik dengan perbuatan. Tapi justru sikap Keyla bikin aku hati-hati. kontol ku tambah tegang. Gila.. Apa maksudmu, Keyla?

Sedetik.. Dua detik.. Tiga detik.. Dan saya memutuskan untuk nggak menciumnya.

saya berdiri dan duduk di sofa di sampingnya. Ini rumahku. Tentu saya nggak mau dipermalukan di rumahku sendiri. kelihatannya saya kehilangan momen menentukan tadi.

"Boy?" bisik Keyla. Dia memalingkan tubuhnya menghadapku.
"saya bisa mencumbumu, bikin tubuhmu merasakan kenikmatan dan akhirnya bercinta denganmu, membawamu terbang melayang. Tetapi saya menghargaimu, Keyla. saya bukan Hendra. saya nggak akan menyentuh tubuhmu tanpa ijinmu. Tanpa kau sendiri yang menginginkannya untuk saya lakukan terhadapmu.." saya akhirnya memilih berhati-hati. Sesaat saya ingin kesempatan yang tadi terulang. Mungkin saya betul-betul akan menciumnya kalau kesempatan itu ada lagi.

Plak!, sebuah tamparan dari Keyla ke wajahku. saya terkejut. nggak ada alasan bagi Keyla untuk berhak menamparku. saya nggak bersalah. Sedetik kemudian saya sadar. Ini mungkin momen kedua. Tamparan tadi pasti ijin dari Keyla agar saya menciumnya. Dan saya merengkuh tubuhnya. Menciumnya tepat di bibirnya.

Keyla menyambut ciumanku dengan dahsyat. Bibirnya bergerak lincah berpadu dengan lidahnya yang menari-nari mencumbuku. saya merasakan sensasi baru dalam bercumbu karena kehebatan Keyla memainkan lidahnya. Lidahnya seperti punya nyawa sendiri. Bisa hidup dan bergerak sendiri. saya tentu aja nggak mau kalah. Kugunakan bibir dan lidahku pula untuk melayani permainannya. Benar-benar percumbuan yang panas. Tangannya mengacak-acak rambutku. Sedangkan saya terkonsentrasi pada bibirnya. Tanganku menahan lehernya agar tetap dekat denganku.

"Uhm.." ciumanku beralih ke pipi, leher dan telinganya. Keyla menggelinjang hebat ketika saya mencium telinganya.
"Ughh.." desah Keyla.

Bahasa tubuh Keyla ini khas sekali. Sangat penuh dengan sentakan. Seakan-akan seluruh tubuhnya berisi titik-titik peka yang gampang dirangsang. Bagian apa pun yang kusentuh dengan tanganku, bikin dia menggelinjang. cewek ini liar dan menggairahkanku!

"Si Hendra itu rekayasamu, ya?" bisikku di telinganya untuk memastikan dugaanku.
"I.. Iyah.." jawab Keyla sambil menahan nikmat.

saya tertawa penuh kemenangan dalam hati. Dugaanku ternyata benar. Untung saya nggak kehilangan momen keduaku ini. Tanganku menyelusup ke balik kaosnya. Meraba kait bra-nya yang 34C dan melepas bra-nya turun. Dengan lembut saya menempatkan telapak tanganku ke payudaranya. saya meletakkan putingnya tepat di tengah telapak tanganku dan mulai kuputar tanganku. Sesekali saya menekan payudaranya yang lembut.

"Kau.. Memang lembut Keyla.." bisikku.

Lidahku kini memasuki telinganya. Keyla kegelian. Sontak kepalanya menunduk ke arah bahunya, menjepit wajahku. Refleks menahan geli. Tangan kiriku dengan leluasa menjelajahi punggungnya yang ditumbuhi bulu-bulu sangat halus. Keyla beberapa kali tersentak menahan rangsangan di punggungnya. Wah.. cewek ini gampang sekali dirangsang, pikirku.

Bibir kita kembali beradu. Bercumbu dengan sebebas-bebasnya. Sepuas-puasnya. saya terkejut ketika tiba-tiba Keyla melenguh cukup keras. Kuatir kalau adik atau pembantuku terbangun dari tidurnya. Dengan bersemangat saya menggendong tubuh Keyla. Sambil tetap bercumbu saya membawanya masuk ke kamarku. Membaringkan tubuh Keyla ke spring bed, mengunci pintu, menyalakan AC dan memutar radio. Setidaknya suara Keyla nggak akan terdengar sampai keluar.

Begitu saya selesai memutar radio, kulihat Keyla udah melepas kaosnya dan celana dalamnya. Dia telanjang bulat di depanku. Sungguh tubuhnya sangat indah. Payudaranya yang 34C terlihat begitu memukau. Bentuknya sangat seksi. Pas di tubuhnya yang langsing. Beberapa saat kita berhadap-hadapan. saya menikmati memperhatikan tubuhnya yang utuh.

Keyla kemudian melompat ke arahku. Memelukku sambil tangannya bergerak cepat melepas kaos dan celanaku. Sangat terampil dan cekatan. Dalam waktu singkat kita sama-sama telanjang bulat. Keyla sungguh liar. Sambil sama-sama berdiri kita bercumbu lagi. Beberapa kali saya mesti menahan keseimbangan agar nggak terjatuh.

Ternyata sulit bercumbu dengan penuh semangat sambil berdiri tanpa sandaran. dengan pelan saya menyandarkan tubuh Keyla ke dinding kamarku. Eh, Keyla nggak mau. saya yang disandarkannya ke dinding kamarku. Dia menyerangku. Mencumbuku dengan semangat. Lidahnya mulai menyapu leherku, dan menggigitku kecil. Kemudian turun ke dada, perut dan akhirnya menemukan kontol ku yang udah berdiri tegak.

"Aagh.." saya melenguh menahan nikmat saat Keyla mulai mengoralku.

nggak cuma mengoral. Tangannya juga aktif memijat kontol ku dari batang kontol , menuju pangkal kontol . Memainkan testisku, kadang tangannya dengan nakal bikin guratan maya dari kontol ke anusku. Sangat menggairahkan. Oralnya dahsyat juga. Keyla tanpa segan mengulum kontol ku dan sepertinya dia berusaha menelan semua kontol ku!

"Ah.. Ah.." saya cuma bisa mendesah.

Kepala kontol ku tambah membesar dengan warna kemerahan. saya tahu, ini ereksi maksimalku. kontol ku mencapai diameter terbesarnya. Sekitar 4.2 ? 4.7 cm. Keyla tambah bersemangat mengoralku. Sekarang dia berusaha menghisap kepala kontol ku. Oh.. Dia menemukan sisi lemah kontol ku. saya paling nggak tahan kalau serangan oral ditujukan cuma ke kepala kontol ku.

"Lepas dulu Keyla, saya nggak tahan.." bisikku.

Daripada saya orgasme saat itu, rugi berat. saya mesti pandai mengatur tempo. Keyla mematuhiku. Dia cuma memijat kontol ku dengan tangannya. dengan pelan saya ikut menunduk. Mataku menatap selangkangannya. Keyla kelihatannya mengerti maksudku. Dia duduk di atas spring bed dan membuka kakinya lebar-lebar. Kepalaku masuk dan saya mulai mengoralnya. Baunya mirip dengan Ria, sama-sama khas. Tetapi bau milik Keyla lebih harum. Belakangan saya tahu Keyla menggunakan pengharum khusus. saya merasa lebih enjoy mengoral Keyla kali ini. memek Keyla bulunya dicukur sampai cuma tersisa sedikit. saya menyibak labia mayoranya dan mulai menyedot memek nya.

"Arg.." Keyla melenguh.

Lidahku menari-nari dengan bebas. Menghisap dan menjilat dengan leluasa. saya seperti menemukan sirup kental asin di memek nya yang basah. saya mulai terbiasa dengan rasa asin itu. Kunikmati aja. Srrt.. H.. Slurrpp.., saya benar-benar mengoral Keyla sepuasku. Tubuh Keyla tersentak-sentak. Rambutku dijambaknya dengan keras. Bahkan kadang tangannya mengepal memukuli tubuhku.

"Boy, ah.. Kau.. Arghh.." suara Keyla gak kudengar jelas.

Dia meraung dan menggelinjang. Setelah beberapa menit, mulutku kerasa capek. saya kemudian menggunakan dua buah jariku untuk mencari G-spotnya. Di dinding dalam memek nya, saya menemukan daerah yang ada bintik-bintik kecilnya. saya berhenti disitu dan mulai merangsangnya disitu. Tubuh Keyla bergetar tambah hebat. saya belum yakin apakah itu G-Spotnya, tetapi yang jelas reaksi tubuh Keyla sungguh dahsyat. Dia sampai menjerit dan berteriak..

"Argh.. Enaakk!! Terus Boy..!"

saya gak peduli apakah teriakan Keyla terdengar sampai keluar. Yang jelas saya tambah bersemangat menyiksanya dengan kenikmatan. gak lama kemudian saya mengambil kondom dan memakainya. saya sampai saat itu masih tetap ingin bercinta dengan kondom. Keyla kelihatannya nggak keberatan saya memakai kondom.

"udah pengalaman pakai kondom ya?" goda Keyla. saya tersenyum. Jadi ingat Ria, nih.

saya meminta Keyla membalikkan tubuhnya. Ingin kucoba posisi doggy. dengan pelan kumasukkan kontol ku. Ternyata lebih gampang memasukkan kontol dengan posisi seperti ini. Mulai kudorong lebih dalam dan.. ~bless..? kontol ku sukses memasuki sarang kenikmatan.

Cara Ngajak Ngentot Temen Cewek Yang Baik Dan Benar, cerita seks dewasa
Klik foto untuk memperbesar gambar

kita bercinta dengan dahsyat. Pertama saya memompa kontol ku dengan tempo pelan. Menikmati setiap gesekannya. Kemudian temp bertambah cepat. Bertambah cepat lagi dan akhirnya sampai terdengar bunyi yang khas setiap saya memompakan kontol ku ke memek nya.

Keyla kali ini lebih diam. Dia cuma melenguh sesekali. Kulihat bibirnya merapat. Mungkin ini caranya menikmati persetubuhan. saya terus memompa kontol ku. Keluar masuk memek nya. Sesekali saya berhenti untuk mengambil nafas, memutar-mutar kontol ku dan kalau saya udah di ambang orgasme, saya berhenti lagi. saya nggak mau tergesa-gesa orgasme.

"Ganti posisi, Boy.." kata Keyla.

saya kemudian telentang di springbedku. Keyla menaikiku dari atas. Kubantu kontol ku memasuki memek nya. Wah, ini pertama kalinya saya bercinta dengan tubuh di bawah. saya sedikit kesakitan waktu Keyla hendak menurunkan tubuhnya. Agak kurang pas mungkin. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya kita sukses melakukannya.

Ternyata enak juga. saya nggak banyak bergerak. cuma tanganku sesekali meremas lembut payudaranya. Selebihnya Keyla yang aktif. kelihatannya ini posisi kesukaan Keyla. Dia memutar-mutar pantatnya, naik turun mempermainkan kontol ku. Kurasakan denyut memek nya yang menjepit kontol ku. Luar biasa. saya akhirnya bisa bercinta lebih lama dibanding dengan Ria.

"Arg.. Argh.." Suara Keyla menikmati percintaan kita.

gak lama kemudian kurasakan tubuh Keyla bergetar tambah hebat, tambah hebat dan gerakannya tambah cepat. Keyla sedang berlari mengejar orgasmenya. Beberapa saat kemudian Keyla menghentikan gerakannya. Tubuhnya menegang dan ia melenguh panjang.. Rupanya Keyla mencapai orgasmenya. Yang saya ingat, ada ciri menarik dari orgasme Keyla. Orgasmenya berbunyi! Ada bunyi yang keluar dari memek nya. saya sampai terheran-heran kemudian tertawa.

"Kamu orgasme ya? Kok bunyi?" kataku heran.
"Iyaa.. Jangan diledek ya!" kata Keyla manja.

Posisi berganti lagi. saya memilih posisi konvensional dengan tubuhku diatas. saya ingin menikmati ngeliat wajah dan tubuh Keyla dengan bebas. Dengan posisi ini, energi yang kukeluarkan tambah banyak. gak lama kemudian akupun orgasme. saya dengan lega menyemburkan peju ku. Kemudian kutarik kontol ku dan kulepas kondomnya.

"Kamu luar biasa.." bisikku sambil mencium hidungnya.
"Makasih ya Boy.. saya udah lama menyayangimu. Tapi kupikir kamu anaknya kuper. Cuma mengurus komputer dan buku kuliah. Ternyata kamu menikmati sex juga.."
"Kamu kapan mulai kenal Sex, Keyla?" tanyaku sambil memeluk pinggangnya dan mengelusnya lembut.
"Dari SMU kelas 1, Boy. Tuh si Erdy yang dapat." Kata Keyla terus terang.

Wah, saya nggak suka mengetahui siapa cowok yang pernah bercinta dengan cewek yang berbagi kenikmatan denganku. Tetapi saya menghargai Keyla yang berterus terang.

"Kamu hipersex ya, Keyla?" tanyaku lagi.
"Engga tuh, Boy. saya angin-anginan. Kalau saya lagi penasaran dengan seseorang, saya bisa tiba-tiba bergairah dengannya. Tapi pernah juga saya pacaran 5x tanpa ngentot. Malas aja gitu. gak tentu deh."

saya mendapatkan jawaban yang berbeda lagi. Jangan-jangan tiap cewek berbeda jawabannya?

"Kalau lagi kepingin.. Kamu memilih masturbasi atau ngentot?"
"Ya ngentot lah! Jauh lebih enak. Ngapain masturbasi? Tapi saya nggak bisa ngentot dengan sembarang pria, Boy. Kamu orang ke tiga yang ML denganku."

Aduh.. saya orang ketiga! saya benar-benar nggak suka kejujuran seperti ini. nggak ada perlunya saya tahu bahwa saya orang ke tiga yang bercinta dengannya.

"Lalu.. apakah sex itu sangat penting bagimu? Apakah sex itu salah satu yang terutama?" saya kemudian menceritakan rasa penasaranku terhadap cewek. saya juga bercerita tentang pendapat Lucy dan Ria.
"Dulu saya berpikiran nggak. Tetapi setelah merasakan ML pertamaku yang luar biasa, saya jadi merasa sangat membutuhkan sex. Rasanya, memang sex menjadi salah satu yang utama."
"Oh ya? Kalau ada cowok dengan daya seks yang hebat, tetapi dia nggak setia, nggak menghargaimu dan banyak sisi negatifnya.. Dibanding dengan cowok yang setia, menghargaimu.. Dan banyak sisi positifnya, tetapi daya seksnya sangat lemah atau impoten, kamu pilih yang mana?" tanyaku kemudian.
"Wah.. Susah nih jawabnya. Lagian nggak mungkin kan seseorang dengan potensi sex hebat tapi semua pribadinya jelek? Dan juga saya rasa cuma sedikit orang yang impoten permanen. Selebihnya pasti ada solusi untuk impotensinya."
"Jawab aja. saya cuma ingin tahu." desakku pelan.
"Hm.. Kamu jangan cerita ke orang lain ya. Papaku sekarang impotent. Tapi dia jauh lebih baik dibanding dulu. Dari curhatnya Mama ke saya, rasanya Mama lebih suka Papa yang sekarang deh."
"Itu kan Mamamu. Kalau kamu?"
"Susah, Boy, saya jawab lain kali ya?"

Nah, saya nggak bisa memaksanya bukan? Jawaban kira-kira juga nggak akan enak disimpulkan. Yah, saya berharap dengan berjalannya waktu, Keyla akan terus berpikir dan lalu menyimpulkannya.
Ngajak Ngentot Temen Cewek Yang Sekarang Sexy
Ngajak Ngentot Temen Cewek Yang Sekarang Sexy, cerita seks , Cara Ngajak Ngentot Temen Cewek Yang Baik Dan Benar, cerita seks dewasa, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Ngajak Ngentot Temen Cewek Yang Sekarang Sexy

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com