Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama

Cerita ini saya mulai pada waktu pulang dari kuliah, saya langsung diajak mama ke sebuah pesta nikahan keluarga yang dilangsungkan luar kota, yang jaraknya sekitar 5 jam perjalanan mobil kalo nggak lagi macet. Pesta keluarga yang rencananya dilangsungkan sebentar mulai jam 7 sampai jam 10, kita setelah selesai dan langsung pulang lagi ke rumah.

Sesampai di tempat Pesta. para sahabat dan keluarga banyak yang mengagumi kecantikan mama. Malah ada yang bercanda bahwa pasangan kita (saya dan mama Kandungku) adalah ibarat pasangan suami isteri yang sangat serasi. Pokoknya diantara Keluarga dan sahabat, kita lah yang menjadi fokus pandang. Lebih wow. dibandingkan mereka yang sementara duduk dipelaminan malam itu.

Memang Kecantikan mama nggak ada duannya, melebihi kecantikan tamu2 sebayanya yang hadir malah masih lebih cantik dan seksi dibandingkan mama-mama 10 tahun lebih muda dari mama, meski pun sebenarnya mama saya udah terbilang umur 36 tahun. mama selalu menjaga kesehatan dan nggak pernah melupakan senam, kalo dirumah selalu merawat badan nya, biar tetap fit, cantik dan seksi.

Tepat jam 21.00, kita pamitan untuk pulang, maklum rumah sangatlah jauh dan bila nggak ada halangan mungkin sampainya dirumah udah tengah malam atau jam 3 Pagi.. tepatnya setengah jam kemudian pk 21.30, kita telah meninggalkan tempat pesta dan saya langsung menancap mobil untuk pulang. dalam perjalanan tiba mama mengingatkanku. hati2. jangan terlalu kencang. sayang !, jalannya sangat licin", betul kata Mama, karena hujan yang turun mulai deras, mana lagi mendekati puncak tambah berkabut. Beberapa saat kemudian, Tiba2 stir mobil kurasakan sangat berat,"Aduh Mama, Ban Mobilnya Kempes.", secara refleks mama saya menjawabnya"Cepat pinggirkan mobil kehalaman hotel terdekat. ntar nggak keburu. bisa-bisa kita ngadat di jalan. mana hujan deras lagi". iya Mam"jawabku singkat. sembari berkelok masuk ke salah satu hotel yang ada di Kaki Lereng.

Sebelum kita keluar dari mobil, mama saya berkata,"Sayang, kalo Ban Mobilnya Kempes dan gak bisa ditolong lagi, kita harus menginap di Hotel ini, Besok pagi aja perjalanan kita lanjutkan", dan memang keadaan yang mengharuskan kita untuk singgah bermalam.di hotel berdua dgn mama

kita berdua dijemput dan diantar ke Resepsionis, dan untuk mengurangi kecurigaan, mama saya langsung mencatat identitas kita berdua sebagai suami isteri, mama mengerling kepadaku. sembari mengeluarkan Credite Cardnya untuk digesek sebagai jaminan nginap hotel 1 Malam.

Setiba di Kamar, mama langsung tersenyum manis dan berkata."Sayang. jangan macam2 yah!, meskipun di pesta yang tadi malam, mereka bercanda katakan kita kayak pasangan suami isteri dan di resepsionis, mama juga mengatakan kita suami isteri, tetapi kamu tetap anak mama. nggak boleh macam2 sama mama. yah !! spontan saya menjawab"OK!! Mam, sayang yang cantik". Entah dari mana datangnya keberanianku untuk merayu mama saya, meskipun itu saya sampaikan secara bercanda. tetapi kalo dipikir, wah bisa berabe juga. sekamar di Hotel dgn mama Kandung yang cantik dan seksi. pasti dugaan orang kalo bukan Suami Isteri yang kemalaman pastilah peselingku yang kaya, dan yang jelas pastilah mereka memanfaatkan waktu yang sangat panjang untuk ngentot. sepuas-puasnya.

Pikir2 praduga orang, gak terasa kontol saya menegang.makin kencang. kayaknya setan setan berahi mulai menguasai fikiranku.bikin saya hampir salah tingkah, tiba2 mama saya berkata"Mama Mau Mandi dulu yah, tolong bukakan korset mama", wah setan penggoda makin kuat, "iya. iya. Mam" sahutku agak bergetar, sembari membuka korset Mama dan entah kenapa, saya mencoba melirik ke toket nya dari samping belakang, dalam hatiku berkata, meskipun mama nggak menggunakan korset tetapi cetakan badan nya sangat sempurna, Pinggang yang ramping kayak pinggang anak perawan yang diikuti dgn pinggul lebar yang sangat serasi dgn tonjolan toket yang masih tegak menantang kedepan, ditambah lagi kulit Mama putih gak bernoda sangat halus dan harum, Pastilah semua laki-laki ingin menikmati keindahan dan kesempurnaan alam yang ada pada Mama.tanpa kecuali termasuk saya, anak kandungnya.

Sewaktu mama di kamar mandi.terdengar sayup sayup riak air di Bak Mandi yang bersentuhan dgn badan mama yang sexy dan montok lagi bugil, gak terasa tanganku mulai menggenggam si kontol yang mulai nggak dapat dikendalikan dan tiba2 terdengar teriakan perlahan Mama"sayang. kamu juga mandi ya !! airnya Nyaman dan hangat"jawabku "ntar Mam", "Iya donk, masa sih mandi bareng ?"lalu senyap, pikirku. apa ini sinyal plus dari mama???, atau cuma karena canda Mama ???, gak terasa. genggaman pada kontol saya makin kencang,"Sabar yah kontol . kamu ntar saya masukan di memek  mama" pikirku dgn imajinasi yang udah mulai menyimpang, kurang ajar dan nakal.

Selang beberapa saat, Mama keluar dari kamar mandi, dan badan mama cuma dililit ketat oleh selembar handuk sebatas setengah toket mama ke bawah sampai sejengkal diatas lutut, Karena suhu kamar sangat sejuk, sembari berlari kecil. Mama menuju spring bed langsung masuk dalam selimut yang tebal, lalu mama berkata"Gantian mandinya. mama mau tidur duluan", dan saya langsung menjawabnya"gak jadi mandi Mam, pagi aja sekalian."jawabku singkat, karena jawaban ini udah saya persiapkan biar lebih cepat bisa tidur alias lebih cepat ada di samping Mamaku ,"Terserah kamu aja. tapi kalo bau jangan tiduran disamping Mama ya??"

Saya lewatkan sekitar 15 menit setelah nafas mama kayaknya mulai teratur alias udah lelap tidur nya. secara perlahan-lahan saya lalu naik ke tempat tidur disamping kiri mama, maksud saya untuk ikut juga masuk dibalik selimut, saya tarik dan simak sedikit selimut yang satu-satunya akan kita pakai berdua, tetapi tiba2 mama mengeliat mungkin terasa hembusan dingin akibat selimut yang menutupi badan nya tersingkap sedikit, kelihatan mama tidur dibawah selimut tanpa mengenakan sehelai kain alias bugil, karena kita memang nggak mempersiapkan pakaian tidur, mama tidur miring membelakang disebelah kanan, perlahan saya masuk dibalik selimut disamping kiri mama yang telanjang, dan selang beberapa saat kemudian, mama membalikan badan nya dan wajahnya hampir menyentuh wajahku, kutatap matanya yang tertutup indah, bibir yang tipis merekah menantang, hidung kecil yang mancung.

kuberanikan dan kucolek perlahan hidung mama, tetapi gak ada reaksi, kulanjutkan untuk menarik kebawah bibir mama yang tipis, biar kelihatan gigi yang putih rapi berjajar, juga gak ada reaksi dari mama, dan akhirnya dgn berdebar-debar kurapatkan mulutku dan kukecup bibir mama, mulai desak nafas mama sedikit terganggu, mungkin terhalang dgn hidungku akhirnya mama membuka sedikit mulutnya, tanpa kuberi kesempatan menutupnya, kusedot lidahnya, dan rupanya mamaku dalam tidurnya juga membalas ciumanku, dan selanjutnya kualitas keberanian saya ditambah dgn mulai memeluk dan melingkari badan mama dgn lenganku, reaksipun datang dgn makin merapatnya badan mama yang mungil dan telanjang ini kedadaku, paha mama mulai menyerang dan menyentuh kontol saya yang berubah menjadi kontol yang kenyal dan berdiameter sebesar pergelangan tangan mama, pelukan mama mulai mengencang, mungkin bermaksud menarik obyek yang lebih hangat yang ada pada badanku, keadaan ini bikin saya makin kesurupan, tangan kiriku mulai mengerayangi pinggul mama, turun kebawah bagian bokongnya, terus turun dan berputar kedepan lebih kebawah lagi, dan akhirnya sampai kebulu pubis mama yang sangat halus, kutelusuri bibir memek mama dan akhirnya jari telunjukku mengelitik itil nya.

Mama mulai berekasi, kedua paha mama menjepit, tangan kanannya mencakar punggungku dgn kuku mama yang tajam, mungkin ini adalah refleks akibat sesuatu yang memasuki memek nya, cuma mama yang tahu, badan mama saya dorong biar sedikit terlentang dan mulailah saya menindih setengah badan mama terutama toket kiri mama dgn badan ku, paha kiri mama dgn paha kiriku, dan tangan kananku mulai saya aktifkan dari belakang leher mama untuk mengerayangi toket kanan mama, bibir mama dan bibirku membentuk satu ruang dan kedua lidah kita saling menggelitik, nafas mama makin memburu, saya makin kesurupan dan menyerang, akibat makin kerasnya remasan tangan kananku dipayudara kanan mama dan jari telunjuk kiriku yang mengelitik itil mama yang mulai memanas dan mengeluarkan lendir membasahi memek mama, akhirnya mama tersentak"Hey. kamu ngapain Mama.ini gak boleh Ar. !!,"kata Mama kaget dan marah, jawabku sembari gemetar dan bernafsu campur aduk,"saya nggak bisa tidur mam, apalagi seranjang dgn mama yang lagi bugil""ohw. begitu yach. mama terdiam agak lama lalu membalik membelakangiku, sambungnya"tetapi Jangan kasar gitu donk !!"lalu Mama terdiam lagi.

namun napasnya masih memburu dan bergetar, inilah kata-kata mama yang kurang saya mengerti, apakah perbuatan saya tadi dibenarkan tetapi nggak boleh kasar atau ??? apa yach. Saya nggak berani lagi ngomong macam2. dan jawabku singkat"Maaf Mama"sembari menatap punggung mama yang masih agak bergetar, entah beberapa lama kita terdiam berdua tiba2 Mama Membalik sembari berkata."kalo kamu pingin bercinta dgn mama harus lembut dan perlahan-lahan aja. kan masih banyak waktu", sambungnya lagi"Kamu Anak Nakal boleh peluk dan mencium Mama, pokoknya badan mama malam ini kuserahkan semuanya kepadamu kecuali yang satu ini, yaitu kontol kamu yang gede ini dilarang keras memasuki memek nya mama", sembari mama memegang kontol saya dan menarik dan menyapu kepermukaan memek nnya."tapi justru cuma yang satu ini milik mama yang paling nikmat"selaku protes, dan mulai berani,"siapa yang bilang? Dasar nakal", Mama mulai menindih badan ku dan mengecup bibir saya, Kubalas kecupan Mama, wow. sangat nikmat dibandingkan waktu saya mengecup mama dalam keadaan tertidur, tetapi kali ini dgn sadar sesadarnya, justru mama memulai merangsang, sembari melemparkan selimut ke lantai, jadinya kita betul-betul bugil di udara kamar yang sejuk diatas ranjang.

kita french kiss dan pelukan walau masih bugil, sangat lembut, hangan dan secara perlahan, rupanya mama juga sangat menikmatinya sensasi ciuman kita, Napas kita mulai memburu dan bernafsu, terkadang Mama mengeram dan menggeliat apabila kusentuh dan kupelintir halus pentil payudara nya. Auhh!!, jangan disitu Ar.!!, Mama nggak tahan. sayang, desah Mama sexy dan panjang,"tetapi enak kan Mam!!"Aiii!.Mama makin kesurupan.dan berupaya meraup kontol saya yang makin kaku dan membesar Maksimal.

Sewaktu Mama menggenggam kontol saya,badan Mama kudorong menjadi terlentang dan dan kutindih dgn badanku.Mulut kita makin bersatu, kupeluk erat badan Mama yang mungil, dan kontol saya kuarahkan ke memek Mama, tetapi Mama tetap menggenggam kontol saya, cuma menggosok-gosokan kepala kontol saya ke Mulut memek nya yang juga mulai berlendir. Terkadang Kepalanya udah masuk setengah tetapi Mama, mengeluarkan nya lagi. Karena saya nggak tahan lagi perlakuan Mama kayak ini.Kutarik Tangan Mama yang menggenggam kontol saya biar kelepas.rupanya usahaku ini cukup berhasil dan dgn cepat kuselipkan kedalam memek Mama, Terasa memek nya sangat licin, menggesek dan berlendir serta berdenyut menjepit.Aowww.! Teriak Mama, ku entot memek Mama dan mama mengimbanginya dgn goyangan pinggulnya yang gak karuan. tetapi baru 2-3 kali entotan, tiba2 Mama dgn kekuatan penuh. menaikan pantat sexy nya tinggi-tinggi dan berpindah jauh kesamping akhirnya kontol saya kelepas dari memek nya. cluppp.. "Aiii!.kenapa dikeluarin Mam.","Nggak. boleh sayang.".

Tiba tiba Mama mulai bangun lalu mengarahkan lobang memek dan pantat montoknya ke wajahku persis biri memek nya berhadapan dgn mulut ku, mama mulai menunduk dan meraih kontol saya dan memasukan ke mulutnya dan langsung sepongin kontol saya, terkadang kontol saya digigitnya perlahan2 sembari bergantian dgn bibir yang lembut dan hangat, yang paling mengasikan kalo kepala kontol saya digelitik dgn lidah mama, begitu juga itil mama, saya gelitik dgn ujung lidahku, terkadang mama hilang kontrol, mendengus menambah sepongan dan lilitan lidahnya di kepala kontol saya, terkadang sangkin bernafsunya juga mama, tangannya ikut pula meramas biji pelirku. dan semuanya berlangsung saling memeberi kenikmatan sex dan masing masing mencapai puncak birahi yang bikin lupa segala-galanya bahwa berbuatan bersanggamah dgn mama kandung yang orang katakan sangat tabu, tetapi justru sangat mengasikkankan dan jauh lebih nikmat dgn memek manapun.di dunia ini.

Mama makin gila mengocok kontol saya, dan akhirnya, saya gak tahan lagi. cepat donk mama. masukkin kedalam memek mama, aowww.cret. cret. sabar sayang.kata mama kesurupan mempermainkan peju ku sembari menggosokkannya di kedua toket nya.

Mama juga nggak tahan sayang,nggak berapa lama kemudian mama berganti posisi, duduk persis diatas selangkangku persis posisi kontol saya berhadapan langsung dgn memek mama, mama menuntunnya dgn sangat gampang memasuki liang sanggamanya dan menjepitnya.wow.wow. suatu kenikmatan yang sangat sulit dilukiskan dgn kata2, nggak ada lagi kenikmatan yang melebihi kenikmatan sewaktu kontol saya dijepit dan dikocok oleh memek mama, pinggul mama naik turun menyebabkan kontol saya masuk makin kedalam dasar memek mama,, saya nggak ingin kenikmatan ini berlangsung cepat, saya turun dari tempat tidur, menggendong mama sembari masih melekatkan kontol saya kedalam memek mama, kugoyang2 badan mama yang mungil, mama makin kesurupan.dan juga merasakan kenikmatan yang tiada tarnya.

mata mama mulai terpejam, sembari berdengus ach–ach. mama nggak tahan lagi, minta diturunkan untuk mengakhiri permainan ini."sayang. turunkan mama. tancapkan kontol kamu sayang lebih dalam.", kubaringkan badan mama, kuperberat tekanan kontol saya masuk ke memek mama, mama menjepit makin kencang. memek mama makin berdenyut2. dan akhirnya pelukan kita berdua makin kencang, mama seakan akan menggantung dibadan ku lekat dan sangat erat.cret–cret. dan rintihan kenikmatan mama bercampur aduk dangan geramanku. semuanya berakhir membawa kita berdua ke langit ketujuh.

Setelah ledakan kenikmatan birahi bersanggamah dgn mama yang menghamburkan peju kita berdua tercecer kemana-mana bikin kita berpelukan lemas dan penuh kebahagian. dan akhirnya jam didinding hotel telah menunjukan pukul 03 pagi. yang akhirnya kita berdua tertidur kelelahan dalam keadaan bugil berpelukan bagai bayi yang baru lahir.

Keesokan harinya Mama dan kontol saya keduluan terjaga, Mama sembari memelukku,menjepit hidungku sehingga saya sulit bernafas dan akhirnya saya juga terbangun, Selamat Pagi Anak Nakal. sambut Mama sembari tersenyum manis, nggak kusiasiakan Kesempatan ini, kutarik badan Mama persis menindih badan ku, Kuraih wajah Mama dan kulemut bibirnya yang tipis, Mama pun bereaksi menyambut.malah dalam posisi badan nya menindih badan ku. berusaha memasukan kontol saya ke memek nya.

Nampaknya Napsu Birahi Mama makin menjadi jadi setelah bersanggama, tidur istirahat semalam. kusambut kebinalan Mama dan tiba –tiba Mama menghentikan gerakannya sembari berkata. Ar, Kamu belajar dari mana kurang ajar ngentot memek Mama. sebelum saya menjawab, Mama mengencangkan otot memek nya.bikin kontol saya makin kelelap."Kan Mama yang ajarin."jawabku singkat sembari membalikan badan Mama menjadi tertelungkup, kuangkat pinggul Mama sedikit meninggi dan kuarahkan kontol saya ke memek Mama dari belakang. Kembali terdengar geraman Mama. "Jangan gini Ahh.. oww!!, tetapi goyangan Mama justru mendukung dan menyambut. saya entot memek Mama dari belakang.biar nggak kulepas kedua tanganku menggenggam pinggulnya. Mama makin menggelinjang, dan entotan makin kencang, badan Mama terangkat menyebabkan toket nya bergelantungan bergoyang seirama entotan kontol saya ke memek nya, tiba-tiba mama meraih kedua tanganku dan membawa ke gundukan toket nya.dan Mama mengeram histeris tetapi suaranya teredam karena Wajah mama dibenamkan dikasur.Dalam beberapa saat kemudian, kita berdua mengambil posisi duduk berhadapan.tepanya Mama duduk diatas selangkanganku.dgn memek nya masih tetap menjepit kontol saya, Mama menaik-turunkan bokongnya sembari mendengus dan saya menjilat leher Mama sembari meremas kedua toket nya. Dan akhirnya kita mengalami orgasme dalam posisi duduk.

kita duduk terdiam, berpelukan, saling menatap, mama tersenyum manis, sembari kukecup bibir mama, kubaringkan badan Mama perlahan-lahan. dgn nggak melepas kontol saya didalam memek Mama dan pelukanku."Mama.!!, ada satu permintaan Anakmu yang Nakal ini","apa sayang !!"sela mama,"Aku sayang Mama dan aku sangat mencintai Mama, Maukah Mama menjadi isteriku selama-lamanya??"Gila Kamu, Mana Ada Anak memperisteri mama Kandungnya"jawab Mama sembari tersenyum", "tetapi kamu boleh entot Mama kapan kamu mau, asalkan Ayahmu nggak tau" sambungnya.
Selama hampir sejam, kita berdua masih berbaring dan bercinta dgn keadaan bugil, saya berbaring sembari membelai rambut Mama yang acak2akan habis ku entot dgn kasar, Mama berbaring tertelungkup dgn kepala bersandar didadaku, wajahnya menengadah keatas sangat dekat dgn wajahku, sehingga nafas kita berdua saling menyatu, tangan kiriku membelai badan Mama yang mungil dan sexy, sampai kepinggang, terkadang kuelus buluh pubis Mama yang halus dan pahanya yang sangat Mulus, Mamapun nggak henti2nya mengelus kontol saya, seakan akan nggak rela apabila benda yang bulat panjang ini menjadi mengkerut yang telah terpuaskan nafsu seks mama . Cerita seks kita kita berdua dipenuhi dgn kata-kata sex birahi dan model atau gaya ngentot, dan akhirnya Mama meminta "Gendong Mama ke Kamar Mandi Sayang"

Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama

Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama, cerita seks sedarah ngentot ibu kandung
Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama - Klik foto untuk memperbesar gambar

Dikamar Mandi, badan kita berdua saling melekat terus, Mama nggak pernah melepaskan ciumannya, sewaktu Mandipun kita ngentot berdiri, suatu kenikmatan tersendiri yang mama belum pernah merasakannya yaitu Badan kita lumuri sabun cair sehingga sangat licin, Mama mencapai orgasme sewaktu saya menggendong dan ngentotin memeknya sembari berdiri.tawa cekikan dan teriakan kenikmatan serta kebahagian birahi mama mengaung dikamar mandi. Dibak Mandi yang sempitpun kita Mandi berdua melanjutkan babak berikut.dan akhirnya Mama pun orgasme kedua kalinya di Bak Mandi. Didalam air yang dipenuhi busa sabun dan birahi.

Sangking Gilanya kita berdua, kita keluar dari kamar mandi masih dalam keadaan bugil dan berpelukan, berciuman, kemudian aku duduk disopa, mama aku dudukan diatas selangkangku, kontol saya yang gak kunjung mengalah tetap berkubang di memek Mama. sampai akhirnya Jam 12 lewat. kita berdua kemudian bersiap-siap untuk check out dari hotel.

Sewaktu kita hendak mengambil kunci Mobil diresepsionis, kita disapa "Selamat Siang, terima kasih atas kunjungannya dan semoga Bapak dan mama menikmati Kebahagian di Hotel kita", Mama cuma tersenyum dan berjalan menggantung di Bahuku menuju ke Mobil kita yang telah disiapkan.
Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama
Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama, cerita seks , Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama, cerita seks sedarah ngentot ibu kandung, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Kontol Ku Gak Sengaja Nancep Di Memek Mama

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com