Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan

Hujan deras sangat deras malam ini bikin semua orang malas untuk pergi keluar. Tapi ternyata ngga semua orang malas ada di luar rumah, sebuah mobil minibus berjalan perlahan memasuki komplek perumahan mewah , ngga ada seorangpun yg menyadari mobil memasuki komplek perumahan mewah , krn derasnya hujan sehingga suara mobil ngga terdengar oleh seorangpun apalagi lampu mobil ngga dinyalakan, seolah-olah sedang mencari alamat ke 4 orang di dalam mobil itupun menengok ke kiri kanan jalan, terlihat mobil itupun berhenti di depan rumah Santi.

"Nampaknya rumah ini yg paling bagus, boss," kata salah satu orang di dalam mobil .
"Hhmm.. Rumah baguskan belum tentu isinya bagus jg," kata orang yg dipanggil boss.
"Tapi boss, kita coba dulu masuk ke situ kalo ngga bagus kita pindah ke rumah yg lainnya," sahut yg satunya lagi.
"hm.baiklah. kita coba masuk kerumah yg ini lebih dulu, baru kalo ngga bagus kita pindah ke rumah yg lainnya, gua jalanin ilmu sirep gua, hmm..kalo gua jalanin dari sini dgn rumah-rumah sebesar ini paling ilmu gua bisa bikin tidur sekitar 10 rumah, jadi kita harus gerak cepat kalo ngga ada yg bagus dalam rumah ini, ilmu gua bisa bertahan cuma sampai subuh saja, begitu kedengaran adzan subuh ilmu gua pasti hilang pengaruhnya, sekarang jam 9 malam jadi waktu kita lumayan banyak, untuk masuk ke setiap rumah-rumah yg kena pengaruh ilmu sirep gua," kata orang yg dipanggil boss .

"Beres Boss," kata ketiga orang lainnya serempak.
Terlihat sang Boss mulutnya berkumat-kamit merapal ajian ilmu sirepnya, di dalam pos jaga, Marno Dayat yg kebetulan sedang tugas di malam ini terlihat sedang asyik menonton acara TV, keduanya terlihat tertawa-tawa menyaksikan lawakan-lawakan di acara TV tersebut, mereka ngga menyadari kehadiran sebuah mobil di depan rumah Santi ini, krn suara hujan yg keras berjatuhan di genteng pos mereka yg kadang-kadang dibarengi suara guntur yg menggelegar serta suara TV mereka yg keras. gak lama mulai terlihat Marno Dayat menguap berkali-kali, kantuk mulai menyerang mereka, kelopak mata mereka terasa berat, tanpa mereka sadari keduanya jatuh tertidur dgn lelapnya, mereka berdua sudah terpengaruh oleh ilmu sirep yg dilancarkan orang yg di dalam mobil minibus .

Saat mobil minibus berhenti di depan rumah Santi, Santi baru saja selesai mandi sedang memakai cream malam di depan meja riasnya, tubuhnya yg seksipun belum mengenakan satu helai kainpun, selesai memakai cream malamnya Santi merasakan kantuk yg sangat kuat menyerang dirinya, dia merasakan kelopak matanya sangat berat untuk dibuka, krn sudah ngga tahan lagi akhirnya diapun merebahkan tubuhnya diatas ranjangnya dalam keadaan bugil, terlihat Santi sudah tertidur dgn lelapnya, Santi sudah ngga memperdulikan dirinya belum mengenakan baju tidurnya krn rasa kantuknya yg sangat kuat mendera dirinya ini. Rasa kantuk yg sangat kuat ini dirasakan pula oleh para pembantunya, merekapun tertidur dgn lelapnya, bukan cuma orang-orang di rumah Santi saja yg terserang kantuk yg sangat kuat , tetapi orang-orang di rumah-rumah di sekitar rumah Dewipun terserang rasa kantuk ini merekapun jatuh tertidur tanpa menyadari bahwa mereka semua telah terkena ajian sirep orang yg di dalam mobil minibus .

Kira-kira seper4 jam sesudah melancarkan ajian sirepnya, salah satu dari ke4 orang keluar dari mobil dgn mengenakan payung, orang tersebut perlahan-lahan menghampiri gerbang rumah Santi, dari celah pintu gerbang orang tersebut mengintip keadaan di balik pintu gerbang , matanya langsung tertuju kearah pos satpam, orang tersebut ngeliat ke dua satpam rumah Santi sudah terkulai, orang inipun tersenyum lalu tanganya menyusup masuk ke dalam pintu gerbang kecil menarik grendel pintu gerbang kecil , diapun masuk ke dalam gerbang, sesudah ada di dalam dia menutup pintu gerbang kecil , orang tersebut menuju ke pos satpam memastikan bahwa ke dua orang satpam yg ia lihat benar-benar tertidur, sesudah yakin kedua satpam tertidur pulas, dia lalu membuka pintu gerbang utama rumah Santi memberi tanda kepada orang di dalam mobil untuk memasukkan mobilnya. Mobil minibus itupun memasuki pekarangan rumah Santi, orang itupun menutup kemabli pintu gerbang utama rumah Santi sesudah mobil minibus ada di dalam pekarangan rumah Santi, sang sopir memarkir mobilnya di bawah awning di depan garasi rumah Santi, terlihat sesudah menutup pintu gerbang utama orang tersebut segera menghampiri ketiga rekannya yg saat keluar dari mobil.

"hehehe.hebat boss, ilmumu hebat, pada ngorok dach tuch satpam, perlu gua ikat gak boss," kata orang .
"hehehe.iyach dong gak percuma gua berguru sepuluh tahun, gak perlu mereka gak akan bangun biar ada gempa sekalipun, mereka semua bisa terbangun kalo mendengar adzan subuh saja, ngga akan menyadari bahwa mereka baru saja terkena ajian gua," kata si Boss.
"Ayo sekarang kita masuki rumah ini, kita lakukan dgn cepat, kalo hasilnya kurang memuaskan, kita bisa garap rumah yg lainnya," lanjut si Boss.

"Siap boss," ketiga orang menjawab serempak.
Ke 4 orang mulai memasuki rumah Santi melalui pintu garasinya, satu per satu ruangan di rumah Santi mereka masuki mereka periksa semuanya tanpa terlewat, satu per satu setiap lemari laci mereka geledah, mereka menggeledah dgn teliti tanpa mengobrak-abrik isi dari lemari atau laci, nampaknya mereka sudah sering melakukan perampokan, terlihat dari cara mereka yg tenang ngga tergesa-gesa ngga mengobrak-abrik isi lemari atau laci, sehingga si empunya baru menyadari mereka kerampokan adalah saat mereka membutuhkan barang-barang mereka, nampaknya jg mereka ngga memperdulikan dgn barang-barang elektronik, yg mereka incar adalah perhiasan-perhiasan.

Ruangan demi ruangan telah selesai mereka geledah, perhiasan yg telah mereka dapatkan saat ini nggalah terlalu banyak krn mereka cuma mendapatkan dari kamar anak tirinya Santi dari ruang kerjanya saja, terlihat wajah mereka menampakkan kekecewaan dgn hasil yg telah mereka peroleh saat ini, yg tertinggal belum mereka geledah cuma 1 ruangan lagi, ruangan adalah kamar tidurnya Santi, mereka ber4 sangat berharap dari ruangan yg tersisa ini mereka akan mendapatkan lebih banyak lagi perhiasan agar mereka ngga perlu menjarah rumah-rumah yg lainnya, 1 rumah sudah cukup untuk malam ini bila mereka memperoleh perhiasan yg cukup buat dibagi ber4. Ke 4 orang inipun bergegas masuk kedalam kamar tidur Santi, orang terakhir menutup pintu kamar tidur Santi menguncinya, mereka selalu melakukan hal tersebut sekedar berjaga-jaga saja apabila ada orang yg terbangun dari ajian boss mereka meskipun boss mereka bilang bahwa ngga ada yg bangun sebelum adzan subuh, saat ke 4 orang menyusup masuk ke dalam kamar tidur Santi , mereka menjadi tertegun saat ngeliat di atas ranjang tergolek sesosok badan wanita telanjang, ke 4nya hampir berbarengan menelan air liur mereka masing-masing. Ke 4 pasang mata mereka terbelalak saat ngeliat badan telanjang Santi, mereka ngeliat sepasang bukit kembar Santi yg mengkal seperti gak pernah tersentuh oleh tangan lelaki bergerak perlahan naik turun seiring dgn nafas Santi yg sedang terlelap tidur, mereka jg ngeliat gundukan hitam yg terawat di atas belahan memek nya, kontol mereka segera menggeliat bangun ngeliat pemandangan seperti ini yg belum pernah mereka lihat seumur hidup mereka.

Ke4 orang ini bukanlah baru pertama kali ngeliat perempuan telanjang, sudah sering mereka ngeliat badan-badan telanjang, tapi baru pertama kali ini mereka ngeliat badan telanjang yg semulus ini kedua toket besar serta montok nya yg sangat indah, ke 4 orang ini berpandangan mata, di wajah mereka tersungging senyuman, nampak ke 4 orang menghampiri ranjang Santi, rupanya mereka lupa dgn tujuan mereka yaitu merampok rumah Santi ini, saat ini dalam pikiran mereka adalah ingin melampiaskan nafsu seks mereka pada badan telanjang Santi, ke 4 orang ini bagaikan singa-singa lapar yg mendapatkan suguhan daging yg siap di santap, tanpa ada yg memberi aba-aba ke 4 orang serempak melucuti baju yg mereka kenakan. dgn badan yg sudah bugil dgn kemaluan yg sudah berdiri ngaceng, ke 4nya kembali berpandangan sambil menyeringai, malam ini mereka mendapatkan durian runtuh krn mereka akan menikmati badan mulus si empunya rumah, mereka tahu bahwa badan telanjang yg ada di depan mata mereka adalan si empunya rumah krn mereka lihat dari bentuk besarnya kamar tidur ini, tapi yg mereka ngga sangka adalah yang punya rumah ini sangat cantik memiliki badan yg seksi, secara kebetulan jg mereka mendapatkan nyonya rumah ini tertidur dalam keadaan bugil serta sendirian di kamar tidurnya.

badan telanjang ke 4 orang dgn senjata masing-masing yg teracung menghampiri badan telanjang Santi yg sedang terlelap tidur, badan Santi dgn mudah mereka geser ke tengah ranjang, salah satu dari ke 4 orang yg selalu dipanggil boss oleh yg lainnya segera menghampiri bagian bawah badan Santi, kedua kakinya Santi di buka lebar-lebar, sehingga bibir memek Santi terpampang dgn jelas oleh mata mereka, kedua tangan si boss mulai merambah bibir memek Santi mulai menguakkan memek Santi, sehingga lobang memek sempit mungil sexy Santi yg berwarna merah muda terpampang di mata si boss rampok , terlihat lobang memek sempit mungil sexy Santi begitu kecil si bosspun menyeringai ngeliat hal .

"Gila.lobang memek sempit mungil sexy nya masih rapet nich, kecil betul seperti lobang memek sempit mungil sexy perawan aja," kata si Boss.
"masa sich boss, dia kan punya suami masa lobang memek sempit mungil sexy nya kecil," kata si orang yg membuka pintu gerbang.
"Loe lihat aja sendiri kalo gak percaya Dul," kata si boss.
"Hahahaha.si Gani bukan gak percaya boss, tapi dia pengen lihat tuch," kata orang yg satunya lagi.
"Eh.kan bukan gua aja yg pengen lihat, loe sama si Kamer pasti pengen jg lihat kan," kata si Gani.
"Lha kalo gua sih pasti pengen lihat yg di bilang si boss, kalo si Udin sich gak mau lihat, hehe.dia sih mau masukin kontol nya aja tuch," kata si Kamer
"he.kalo sich pasti, tapi gua jg penasaran ama perkataan si boss tuch, masa sich orang yg punya suami lobang memek sempit mungil sexy nya kecil, seperti gak pernah dientot aja ama lakinya," kata si Udin.
"Ckckckckkckck." ketiga orang berdecak sesudah menyaksikan lobang memek sempit mungil sexy Santi yg betul-betul kecil seperti ngga pernah di terobos kemaluan lelaki saja.

"Khan.betul yg gua bilang, ini suaminya pasti udah impoten, punya istri bahenol seperti begini gak pernah dipakai," kata si Boss.
"kita aja yg bantuin suaminya boss, biar nich nyonya bisa ngerasain enaknya di entot," kata si Gani.
"hehe..tenang Dul, gua dulu baru udah gitu giliran kalian ngerasain nich memek," kata si boss.
"Untuk sekarang kalian nikmatin saja dulu minuman pembukanya, giliran jangan rebutan," kata si boss sambil menunjuk kedua toket besar serta montok Santi.
Kamer, Udin Gani berunding menentukan siapa yg duluan mengenyot-ngenyot susu Santi, akhirnya mereka memutuskan Udin Kamer yg bertugas mengenyoti toket besar serta montok Santi sementara Gani kebagian bibir Santi, Santi mendesah sexy serta manja dalam tidurnya saat kedua mulut Udin Kamer menyerang kedua buah dadanya, Udin menyerang toket besar serta montok Santi yg sebelah kiri sementara yg sebelah kanan di serbu dgn penuh nafsu oleh Kamer, kedua orang menyedot-nyedot kedua pentil toket mungil nya Santi dgn rakus sementara tangan merekapun ngga mau ketinggalan meremas-remas toket besar serta montok nya yg mengkal.

"hhmm.sslrpp..gilaa.bos.payudara nya aja masih mengkal betul nich. hhmm.sllrp..hm.sslrp..payudara perawan aja kalah mengkalnya.. hmm.ssllrp..kayanya nich payudara di kasih silikon nich," kata Udin di tengah kesibukannya menyedot-nyedot toket besar serta montok Santi.
"Iyaach.bos.betul.kata si Udin.wuih.beruntung betul nich kita malam ini," Kamer menimpali perkataan Udin.
"yach udah nikmatin aja rejeki nomplok ini, gak akan ketemu dua kali yg model beginian sich, gua mau nikmatin ngejilat memeknya yg sempit," kata si boss.

Lidah si boss mulai menjulur ke bibir memek Santi, dgn penuh nafsu bibir memek Santi mulai dijilatinya, diselingi dgn sedotan-sedotan lembut di klitorisnya Santi, terdengar Santi mendesah sexy serta manja kembali di dalam tidurnya, suara desahan Santi bercampur aduk dgn suara sruputan ketiga orang yg sedang asyik menyedot-sedot kedua payudara klitoris Santi, sementara Gani cuma pasrah mendapatkan bibir Santi, dia cuma bisa mengoles-oleskan kemaluannya di bibir Santi yg sedang mendesah sexy serta manja , entah Santi sedang bermimpi apa saat ini. Kedua pentil toket mungil nya Dewipun sudah mencuat, krn sedotan Udin Kamer, kedua pentil toket mungil nya sudah mengeras, lidah Udin Kamerpun menari-nari di kedua pentil toket mungil nya Santi , sementara si bosspun ngeliat klitorisnya Santi sudah menongol keluar dari persembunyiannya akibat sedotan-sedotannya, memek Dewipun sudah mulai basah oleh air ludah si boss cairan precumnya Santi, si boss sudah merasakan memek Santi yg sedang di jilatinya mengeluarkan cairan precumnya, krn lidahnya sudah merasakan memek menjadi asin.

"hmm..sslrp..gila.nich..memek..wangi betul.gurih lagi rasanya.betul-betul jarang dipake nich memek..kasihan betul nich cewek..gak pernah disentuh ama lakinya.." Kata si boss di tengah kesibukannya menjilati memek menyedot itil Santi
Si boss ngga tahu bahwa memek Santi sudah mendapatkan servis dari Ki Jaya sehingga memek nya seperti ngga pernah dipake memeknya selalu wangi.
"Boss, gimana kalo ini cewek boss bikin sadar, biar punya gua bisa diemut-emut mulutnya nich," kata Gani.
"Sabar Dul, nanti jg dia akan sadar sendiri, ilmu sirep gua bukan cuma sirna kalo ngedengin adzan subuh tapi jg hilang dgn sendirinya bila yg terkena ilmu sirep gua, lobang memek sempit mungil sexy nya dimasukin kontol gua, jadi sabar ntar begitu kontol gua mulai masuk ke dalam lobang memek sempit mungil sexy nya, dia akan sadar dgn sendirinya," jelas si boss.
"Yach udah cepet masukin tuch kontol , biar kontol gua jg bisa ngerasain diemut-emut bibir nich cewek," kata Gani lagi.
"hehehe.gak sabaran betul loe," kata si boss.
Si bosspun mulai bersimpuh di depan selangkangan Santi, dia mulai mengarahkan kemaluannya ke memek Santi, kepala kontol gede nya mulai ia selipkan di belahan memek Santi,

sleep..nampak kepala kontol gede nya mulai hilang dalam jepitan memek Santi, si boss melenguh panjang bersamaan dgn lenguhan Santi yg masih tertidur .
"ogghhh..gilaa..memeknya betul-betul rapet..," lenguh si Boss merasakan jepitan memek Santi yg sangat ketat menjepit kepala kontol gede nya.
Kedua tangan si boss mulai memegangi bagian dalam paha Santi menekannya keluar sehingga kedua kaki Santi makin mengangkang, lalu dgn perlahan dia mulai melesakkan kontol gede nya menerobos lobang memek sempit mungil sexy Santi, si boss merasakan betapa sempitnya lobang memek sempit mungil sexy Santi ini, dinding memek nya menempel ketat pada batang kontol gede nya, si boss ini merasakan enak yg sangat luar biasa, lenguhan panjangnya terdengar saat dia menekan masuk kemaluannya .
"ohh.mak dirodok, memeknya peret sekali.ohhhh.kontol gua .oohhh..kejepit sekali.." lenguh si boss.

Betul apa yg dibilang si boss, saat kemaluan si boss mulai menerobos lobang memek sempit mungil sexy Santi, perlahan-lahan Santi mulai membuka matanya Santi terkejut saat ngeliat badan telanjang Gani batang kontol gede nya yg menempel di bibirnya, ia berusaha bergerak tapi usahanya sia-sia krn badan, tangan kakinya ada dalam cengkraman ke 4 orang , Santi baru menyadari bahwa bukan cuma Gani saja yg ada dalam ruangan ini, tetapi ada 3 orang lagi yg ada dalam ruangan ini badan merekapun tanpa penutup sehelai kainpun. Santi heran dgn kehadiran ke 4 orang gak dikenal ini di kamar tidurnya dalam keadaan berbugil, ia bertambah heran krn saat ini dia merasakan lobang memek sempit mungil sexy nya tersumpal oleh kemaluan salah satu dari ke4 orang ini, dalam hatinya dia sebetulnya merasa senang krn malam ini memek nya sedang tersumpal oleh kemaluan lelaki, tapi dia pura-pura berontak mencoba untuk melepaskan sumpalan kemaluan tersebut di lobang memek sempit mungil sexy nya, tapi rontaannya ngga membuahkan hasil krn ke 4 orang ini memegangi dgn kuat, badan mereka nggalah besar tapi berotot ke4 badan mereka banyak dihiasi dgn tatoo, wajah mereka semua sangat menyeramkan jauh dari tampan, Santi menyadari bahwa rumahnya saat ini kemasukan perampok yg saat ini sedang ada di dalam kamar tidurnya, salah satu dari mereka sedang membenamkan kemaluannya ke dalam lobang memek sempit mungil sexy nya.

"eeh.mau apa kalian..lepaskan aku.jangan.jangan.tolong ambil yg kalian mau tapi jangan perkosa aku, heeggghh," kata Santi sambil masih berusaha meronta melenguh saat si boss membenamkan dalam-dalam kontol gede nya di dalam lobang memek sempit mungil sexy nya.
"sstt.tenang.neng.tenang.biarpun kamu berteriak sekuat-kuatnya ngga akan ada yg mendengar ngga akan ada yg datang untuk menolong, jadi nikmatin aja titit-titit kami ini, hehe.kamu pastikan merasa kesepian ngga pernah ada yg memberikan kehangatan..sama..hehe.ngga pernah ada yg menengoki memekmu, jadi biar kami yg memberikan semua sama kamu," kata Gani sambil berusaha memasukkan kontol gede nya ke dalam mulut Santi.
Santi masih berusaha meronta kepalanya bergoyang ke kiri kanan menghindari kontol gede si Gani yg sedang berusaha untuk memasuki mulutnya, sementara Udin Kamer menahan dgn kuat kedua tangan Santi, mulut mereka masih menyerang kedua toket besar serta montok pentil toket mungil nya, si boss yg saat ini sedang merasakan kontol gede nya terbenam dalam memek Dewipun memegangi dgn kuatnya kedua kakinya, kedua tangannya yg berotot memegangi dgn kuat kedua paha Santi menekannya kearah luar sementara pantatnya mulai memompa maju-mundur, si boss mulai merasakan ketatnya dinding memek Santi bergesekan dgn batang kontol gede nya yg keluar-masuk seirama dgn gerakan maju-mundur pantatnya.
"oggghh.gila.neng.memekmu betul-betul rapet sekali nich, eecchh. berdenyut lagi.. ihh..kontol ku seperti diremas-remas sama memekmu nich.. oohhh..goblok betul nich suamimu neng, punya memek begini gak pernah dipakai, biarlah gua aja yg makai menikmati memek sempit ini," lenguh si boss.

Gani masih berusaha memasukkan kontol gede nya ke dalam mulut Santi, dgn dengkulnya tangan kirinya dia menahan kepala Santi agar ngga bisa bergoyang kekiri kekanan, lalu tangan kanannya memegangi kontol nya menekankan ke bibir Santi, krn mulut Santi masih tertutup akhirnya dia memencet hidung Santi sehingga Santi gelagapan berusaha nafas dgn mulutnya, saat mulutnya Santi terbuka dgn sigap Gani memasukkan kontol gede nya ke dalam mulut Santi.
"Gggggluupp.." Santi gelagapan saat kontol gede Gani menerobos mulutnya.
"oohhh..ayo neng emut-emut kontol ku ini..jilatin kontol ku.ayo.gak usah malu-malu.kan kamu jarang dapet kontol neng, ini mumpung ada jadi nikmatin ajach..hehe," Gani terkekeh saat berhasil memasukkan kontol gede nya ke dalam mulut Santi.

Diserang oleh ke 4 orang ini Santi sebetulnya merasa senang, dia berpikir malam ini dia akan dapat menikmati 4 batang kontol mereka, tapi krn mereka bukanlah orang-orang yg ia kenal, maka dia tetap pura-pura berusaha menolak sambil dia mulai merasakan enak memek nya disodok-sodok oleh kemaluan si boss, Santi berusaha ngga memperlihatkan mengeluarkan suara-suara desahan, krn dia ingin merasakan perkosaan yg sedang di alaminya ini, perbuatan kasar mereka memberikan sensasi kenikmatan yg berbeda. Memang perbuatan-perbuatan ke 4 orang ini kasar-kasar, si boss yg sedang ngentot kontol gede nya di memek Santi, sodokan-sodokan yg di lakukannya terbilang kasar terutama saat dia menghujamkan batang ke dalam lobang Santi, gerakan keluar masuknya ngga bisa dibilang halus, entah krn si boss ini mantan residivis jadi perbuatannya kasar atau krn dia sangat bernafsu sekali ngentot memek Santi, kontol gede nya keluar masuk di lobang memek sempit mungil sexy Santi dgn cepat kasar, Santi sedikit mendesah sexy serta manja tapi dia berusaha untuk menahan mulutnya ngga mengeluarkan suara desahan yg besar.

Udin Kamerpun perlakuan mereka di kedua toket besar serta montok Santi sangat kasar, remasan-remasan tangan mereka sungguh kasar entah krn tangan mereka yg kasar atau krn mereka memang kasar krn mereka jg bekas residivis, terlihat kedua toket besar serta montok Santi yg mengkal memerah bekas jari-jemari tangan mereka, kedua pentil toket mungil nya Dewipun gak luput dari perlakuan kasar mereka, kedua pentil toket mungil nya Santi terlihat makin mencuat mengeras akibat perlakuan kasar mereka, kedua pentil toket mungil nya Santi sering mereka tarik-tarik menggunakan mulut mereka disedot-sedot dgn kuatnya. Ganipun begitu jg, kontol nya sering ia pukul-pukulkan di bibirnya Santi, saat di dalam mulut Santi iapun menyodok-nyodokkan kontol nya dgn kasar, terlihat pipi Santi sering melembung akibat sodokan kontol nya, Dewipun sering gelagapan saat Gani menyodok-nyodokkan kontol nya , tapi Santi sendiri merasakan enak sakit di perlakukan begitu oleh mereka.

"Sudahh.hentikaan.jangan.aduh.sakiitt.saakit.toloongg.hentikan.aadhh.to loonnggg.hentikkan..suddah.addh.amp un..sakiit.." Santi pura-pura merintih kesakitan tapi sangat menikmati permainan mereka.
"oohhh.ach.neng.nikmatin.aja..hehehhehe..o oohhh..memekmu betul-betul.enak..belum pernah gua nikmatin memek yg seenak punyamu neng..oohh.." si boss mendesah sexy serta manja keenakan.
"Iyach..nich.bos.mulutnya.jg enak.lembut di kontol ku.hehhe.. boss.cepetan dach tuch ngentotin memeknya.gua jg pengen ngerasain batang gua di jepit memeknya nich..ooh.." kata si Gani.
"Emang loe doang yg pengen ngerasain jepitan memeknya Dul, gua jg pengen nich, hehe.toket besar serta montoknya..mengkal sekali nich..hhm.sslrrpp.. pentil toket mungil nya udah ngaceng nich boss..nampaknya si eneng nich sudah terangsang jg..hm. ..sllrp.sakit tapi enak yach neng..hehhe.hm.sllrpp.," kata Udin yg sibuk dgn payudara Santi.
"hooh..gua jg pengen.nich.kontol ku udah ngaceng betul nich..pengen masuk ke dalam memeknya.masa.gua cuman ngisepin toket besar serta montoknya doang.nich pentil toket mungil nya jg udah ngaceng gua isepin..hehehhee." kata si Kamer yg sama-sama sibuk di toket besar serta montok yg satunya.

Selama ini belum pernah Santi mendapat perlakuan kasar seperti sekarang dia alami, biasanya lelaki yg ngentot memek nya selalu memperlakukannya lobang ngentot nya dgn lembut, meskipun Bambang pernah memperkosanya tapi ngga sekasar yg mereka lakukan sekarang ini, Santi merasakan sakit tapi jg enak, dia ingin mendesah sexy serta manja merintih-rintih, tapi dia berusaha menahan mulutnya untuk ngga mengeluarkan suara desahan atau rintihan. Gani bossnya makin gencar ngentot kontol mereka di mulut memek Santi, keduanya seperti sedang berlomba untuk mencapai puncak kenikmatan mereka, gerakan mereka berdua bertambah cepat, Santi makin bertambah gelagapan meladeni kontol Gani yg keluar masuk di mulutnya, pipinya Santi terlihat menggembung mengempis dgn cepat jg seirama dgn keluar masuk kontol gede Gani, gerakan merekapun sudah mulai ngga beraturan, nampaknya Gani sang boss akan segera mencapai puncak kenikmatan mereka.

"oohh.neenngg..enaknya.ngentotin memekkm.oohh. gua udah gak tahan lagi nich..ohh.gua mau ngecrett.oohh.nenggg enak. Guaa keluaar.acchh..neengg..terimma.pejuh gua.nich.aah sedaap." si boss mengerang panjang.
Creet..creet.cret..crett.kontol si boss menembakkan air maninya di dalam dinding memek Santi, Santi merasakan betapa hangatnya cairan sperma si boss ini, terlihat si boss menekan dalam-dalam kontol gede nya bersamaan dgn muncratnya air maninya , badan si boss mengejang saat menembakkan spermanya.
Creet..creet..ccret..cret..sperma Ganipun ikutan muncrat di dalam mulut Santi, bertepatan dgn kontol gede nya memuntahkan lahar kenikmatannya Ganipun menekan kontol gede nya ke dalam mulut Santi, Santi bertambah gelagapan saat kontol gede masuk lebih dalam di mulutnya sehingga menyentuh anak tekaknya Dewipun tersedak saat sperma si Gani mulai membanjiri kerongkongannya.
"Nengg..gua jg ngecret nich.ooh..telan pejuhku..neng..oohh." Gani mengerang menyambut puncak kenikmatannya.
"Uuhuuk.hukk.arggh..huuk.uuhk .." Santi tersedak saat kerongkongannya diterjang sperma si Gani.

sesudah tetes terakhir air mani mereka menetes keluar, keduanya hampir berbarengan mencabut kontol mereka masing-masing dari mulut memek Santi, sang boss ngeliat lobang memek sempit mungil sexy Santi empot-empotan seperti pantat ayam, dari dalam lobang memek sempit mungil sexy Santi mengalir cairan putih kepunyaannya, spermanya mengalir keluar perlahan-lahan seolah-olah sedang dipompa keluar oleh lobang memek sempit mungil sexy Santi yg sedang empot-empotan .
"Boss.giliran kita nich.ngerasain memeknya dong," kata si Udin
"Mar, gua duluan yach ngentotin memeknya si eneng ini, hehe loe terakhir aja yach," lanjut si Udin, sambil memposisikan tubuhnya di depan selangkangan Santi.
"Waah..masa gua terakhir sich, kita barengan aja Mir, loe ngentot memeknya, biar gua yg entot bool rapet nya..hehe.pasti enak jg tuch..gua pengen nyobain kaya di film-film tuch.pasti bool rapet si eneng masih perawan," kata si Kamer.
"Yach udah kalo loe mau ngentotin bool rapet si eneng, berarti si eneng harus naikin gua, ayo neng buruan, gua udah gak tahan pengen ngerasain sempitnya memekmu..hehe. tadikan lobang atas bawah loe udah ngerasain kontol -kontol boss gua si Gani, sekarang lobang depan belakang ngerasain kita punya.hehhe," kata si Udin sambil menarik tangan Santi untuk bangun menindih tubuhnya.

Si Gani sang boss membantu Udin dgn memposisikan badan Santi diatas badan si Udin, memposisikan selangkangan Santi diatas selangkangan Udin, Udin mendapatkan bantuan dari si Gani sang boss, melepaskan pegangannya pada Santi mulai memegangi kontol gede nya sendiri, dia pegangi kontol gede nya sehingga berdiri tepat berhadapan dgn memek Santi, kepala kontol gede nya dia arahkan ke lobang memek sempit mungil sexy Santi diselipkannya.sslleep.kepala kontol gede pun terjepit oleh memek Santi,
"aahh.betul..kata si boss nich.memeknya rapet.hehe.Dul.tekan badan si eneng kebawah dong. hehe..biar si ujangku masuk kedalam memeknya" kata si Udin.
Si Gani dgn dibantu si boss mulai menekan badan Santi kebawah, ..bblles kontol gede si Udin tertelan seluruhnya oleh memek Santi, Kamer yg ngeliat memek Santi sudah menelan kontol gede Udinpun mulai menghampiri mereka, didorongnya badan Santi hingga jatuh dalam pelukannya. Udin segera memeluk badan Santi dgn erat sehingga Santi sulit untuk berontak, lalu Kamer menyelipkan kontol gede nya ke lobang bool yg mungil punya Santi..slleep.kepala kontol gede nya mulai menyeruak masuk di lobang bool yg mungil milik Santi, tanpa menunggu lama lagi Kamer yg memang sudah sangat bernafsu segera menghentakkan kontol nya kuat-kuat, bblles..kontol gede masuk seluruhnya di dalam lobang bool yg mungil milik Santi.

"addhhh..sakit.aaduh..ssud ah.cabut.pantatku sakit addh..aampnn.sudaah.ammpnn.jangan.terus in..aduuhh.." Santi berpura-pura kesakitan padahal dia sedang merasakan keenakan di terobos oleh kedua batang kontol mereka.
"Wuuih..emang belon pernah ada yg pakai nich bool rapet nya si eneng, asli masih rapet-pet.hehhee.beruntung gua dach dapatin lobang yg masih perawan.hh gillaa..ngempot jg nich bool rapet kaya bool nya ayam.hahahahaha.Mir.enak jg nich dapetin bool rapet si eneng" Kata si Kamer
"uh.memeknya tambah sempit aja nich, gara-gara kontol mu nyumpalin bool rapet nya tuch, emang enak nich memek si eneng, jarang dipake ama lakinya kita yg beruntung jadinya ngerasain rapetnya memek si eneng.hehe." kata si Udin.

"Mar, bool rapet nya masih perawan tar gua mau nyobain jg ach..memeknya masih rapet seperti memek perawan, eh.bool rapet nya jg gak pernah ada yg pakai, komplit dach si eneng nich punya dua lobang yg satu jarang dipake yg atunya masih perawan." kata si boss.
"iyach nich boss, sepertinya baru kita nich yg pakai, rapet betul nich bool rapet nya.enak boss, bool rapet nya jg ngempot nich boss..uih.nikmat..ohh.." kata Kamer lagi sambil mulai mengeluar masukkan kontol nya dalam lobang bool yg mungil punya Santi.
dgn kedua tangan memegangi pinggang Santi, Kamer mulai memaju-mundurkan tubuhnya Santi dgn cepat, sehingga kedua batang kontol mereka dgn cepat keluar masuk di dalam lobang memek sempit mungil sexy anus Santi, Kamer Udin melenguh keenakan merasakan sempitnya lobang-lobang Santi, Santi sendiri merasakan enak di entot oleh mereka ini,

srt.blleess..srrt.bblees..srrtt. .blees nampak kedua batang kontol gede Udin Kamer bagaikan piston mesin keluar masuk di kedua lobang Santi dgn cepatnya.
"gggh..betul.enak..nich..si eneng.oh.kontol ku kejepit betul nich ama memek si eneng..ooh..hmm..slrp..ohh.hmm m.ssllrp .ooh..hmm..sllrpp.." Udin melenguh sambil mulutnya sibuk menyedot-sedot toket besar serta montok Santi yg tepat bergantungan di depan wajahnya, kedua tangannya jg ikut meremas-remas kedua gunung kembar Santi .
"Addh..sudaah.sakit..adh.a mmppnn.sakiitt. sudaah.banggg..caabt.punya kaliann..aadh." Santi merintih pura-pura kesakitan padahal dia merasakan enak yg luar biasa di entot oleh mereka dgn kasar cepat.
"ehh.neng.nikmatin aja batang-batang kita ini..hee..ntar jg gak sakit lagi yg ada malah enak, ooh.neng.oh.bool rapet mu enak.betul nich.oh. jarang dipake sich si eneng.jadi kesakitan dientot kita-kita..hehehhee..ooh.. sedapp..nikmaat..oh.," Kamerpun melenguh keenakan.

"Gimana neng, enak gak dientot oleh dua orang sekaligus..hahahahaha.pasti enak yach, kasihan si eneng biasanya jarang di entot yach, sekarang begitu dientot sekaligus dua orang yg ngentotin.pasti enak.yach." si boss berkata pada Santi, sambil memegangi dagu Santi.
"Ampuun..baannggg.ampuun..sudaah.baang.jan gann perkosa saya lagi aadhh.sakit." Santi berkata pura-pura minta di hentikan entotan mereka di kedua lobangnya, tapi dalam hatinya dia memohon untuk jangan berhenti mengentotin dirinya.

"Hahahahaha.kenapa minta berhenti..kan si eneng jarang dientot ama lakinya, biar kita aja yach yg bantuin ngentotin..kasihan kan tuch memek kaga pernah ada yg tengokin ama ngairin..hahahahaha.tenang neng.waktu kita masih panjang.kita akan bikin eneng puas," kata si boss lagi.
Sementara Kamer makin cepat menggerakkan badan Santi maju mundur, sehingga kontol gede nya kontol gede Udin makin bertambah cepat keluar-masuk di kedua lobang Santi. Dewipun makin merintih-rintih berpura-pura kesakitan, Kamer Udinpun melenguh-lenguh keenakan merasakan jepitan lobang bool yg mungil serta memek Santi yg sempit, sementara Gani sang boss mulai terangsang, batang-batang kontol mereka mulai bangun kembali, nafsu birahi mereka timbul kembali menyaksikan aksi kedua teman mereka yg sedang menggarap badan sexy Santi.

"Aduh..sudaahh.ssuddahh.ampuun..tolong hentikan.adh aamppuunn." Santi merintih pura-pura kesakitan padahal sedang merasa keenakan di genjot oleh batang-batang kontol gede Udin serta Kamer.
"aacchh.neng.kalo enak bilang enak ajach ngerasain di entot kita-kita, ooh sedap.nikmatt.bos.mulutnya bawel jg tuch minta dientot jg kali.. hehe..masukin aja kontol mu tuch kedalam mulutnya, lagian kontol mu udah ngaceng lagi tuch boss.hehe.biar si eneng nich makin ngerasa keenakan. ohh.." Kata si Kamer sambil mengerang keenakan.

Terlihat si boss menghampiri wajah Santi, kontol nya yg sudah ngaceng di sodorkan ke mulutnya Santi, dgn cepat kontol gede nya masuk kedalam mulut Santi yg sedang merintih-rintih pura-pura kesakitan, sekarang ke tiga lobang Santi sudah terisi oleh batang-batang kontol mereka, si boss cuma memegangi kepala Santi saja krn badan Santi yg bergerak maju-mundur akibat dorongan tangan si Kamer di pinggang Santi, sehingga sang boss ngga perlu repot untuk memaju-mundurkan kontol gede nya di mulut Santi.
"Uuaah..lembutnya nich bibir si eneng, ayo neng kenyot-kenyot kontol ku.mending tuch mulut di pakai ngenyotin kontol ku daripada merintih kesakitan melulu.he. ooh.sedap..yacch.kenyot.ayo jangan malu-malu kenyot.oh nikmatnya mulutmu neng," kata si boss yg merasakan enak kontol nya keluar-masuk di mulut Santi.
"hhmm..hmm..hmm.gglekk.hm m.gleekk.." Santi bergumam.

Ketiga batang kontol mereka yg memenuhi ketiga lobangnya bikin Santi makin keenakan, tetapi sampai saat ini Santi tetap pura-pura kesakitan, dia pura-pura ngga mau meladeni permainan mereka padahal sesungguhnya Santi merasakan nikmat luar biasa merasakan perlakuan kasar mereka ini, sebetulnya dia ingin berteriak kepada mereka untuk mempercepat sodokan-sodokan mereka di kedua lobangnya. Ia sudah mendekati puncak kenikmatannya, lobang memek sempit mungil sexy nya makin berdenyut, gelegak lahar kenikmatannya sudah di ambang pintu bersiap untuk muncrat keluar, tetapi Santi harus bersabar untuk ngga memperlihatkan pada mereka bahwa dirinya akan segera mencapai puncak kenikmatannya akibat sodokan-sodokan batang kontol mereka sampai dia yakin ke 4 orang betul-betul takluk tunduk pada dirinya. Kamer makin menggila, kedua tangannya makin cepat mendorong menarik badan Santi, dibarengi dgn gerakan pantatnya yg menghujam saat dia menarik pinggang Santi, sehingga kontol gede nya menghujam dalam-dalam di lobang bool yg mungil milik Santi, Kamer merasakan puncak birahinya akan segera ia raih, gerakannyapun makin bertambah cepat kasar, Udin sendiri terlihat mengangkat pantatnya saat Kamer menarik badan Santi, sehingga kontol gede nya jg makin menyeruak masuk di lobang memek sempit mungil sexy Santi,

Udinpun merasakan hal yg sama puncak kenikmatannya akan segera ia rengkuh.
"Mar.cepetin gerakan tanganmu .ooh.gua mau ngecret.nich.ah.gak tahan lagi nich kontol ku dijepit memeknya neng ini..enaak.beneerr.cepet.Mar. cepet..uugggh..gila.memeknyaa..oogghh h..gua.ngecret..
Dach.ooh..neng.terima.pejuhku.nich..oohh.. ," Udin mengerang menyambut puncak kenikmatannya.
Ccret..ccrett.crett..ccrett..ccret t.kontol nya Udin memuntahkan lahar kenikmatannya di dalam relung senggama Santi, Santi merasakan dinding rahimnya menjadi hangat oleh semburan sperma Udin.
"udah ngecret.loe..Mir..ooggh.enak.gua jg mau ngecret nich.kontol ku jg..enak dijepit bool rapet nya..oh.neng..gua jg mau keluar.nich..oh.. enak.ngentotin bool rapet mu neng..ah.neng.terimaa..spermaku.nich..ah h nikmat..aah.neng.ah..neng." Kamerpun mengerang saat kontol gede nya menyemburkan air maninya membasahi lobang bool yg mungil milik Santi.

Creet.cret..cret.creet..cret.. kontol gede Kamer menembakan sperma di lobang bool yg mungil milik Santi, Santi merasakan hangat di dinding duburnya. Saat Kamer Udin mencapai puncak kenikmatannya, ia sendiripun mengalami puncak kenikmatannya, cuma ia menahan agar ngga mengeluarkan erangan nikmat saat mencapai puncak kenikmatannya tersebut, tanpa disadari oleh Udin dinding memek Santi berdenyut kencang saat menyemburkan lahar kenikmatannya, Udin jg ngga menyadari batang kontol gede nya menjadi hangat krn saat dia sedang meresapi nikmatnya batang kontol gede nya mengeluarkan spermanya. sr.srr.srr. .memek Santi menyemburkan lahar kenikmatannya membanjiri lobang memek sempit mungil sexy nya membasahi kontol gede Udin yg sedang ada dalam jepitan memek nya.
"hehe.giliran kita lagi nich ngentotin si eneng ini..ayo Dul, giliran kita bikin si eneng ini puas dientot.gua mau nyobain bool rapet nya..hehe.memeknyakan udah gua cobain tadi, sekarang gua mau nyobain jepitan liang bool rapet nya nich.." Kata si boss.
"Ayoo.bos.gua jg pengen ngerasain jepitan memeknya, tadi gua cuman di emut pake mulutnya sekarang gua pengen kontol ku ini di emut memeknya.hehe." jawab si Gani.

Gani mulai merebahkan tubuhnya, kontol nya yg sudah sangat tegang dia pegangi dgn tangannya sehingga tegak mengacung, tanpa membuang waktu lagi si boss menarik badan Santi menaikkan ke atas badan si Gani. Gani langsung men4kan kontol nya ke selangkangan Santi, kepala kontol gede nya bersentuhan dgn bibir memek Santi, mulai menekan bibir memek Santi. Si boss mengarahkan lobang memek sempit mungil sexy Santi agar tepat berhadapan dgn kontol gede si Gani, sesudah ngeliat kepala kontol gede Gani ada tepat di posisinya dgn sekali hentakan si boss menekan pantat Santi ke bawah sehingga kontol gede Gani lenyap di telan lobang memek sempit mungil sexy Santi, Santi melenguh panjang akibat sentakan sekaligus tersebut.i Ganipun mengerang keenakan saat kontol gede nya langsung tenggelam di lobang memek sempit mungil sexy Santi.

"awww.," lenguh Santi.
"uggghh.gilaa..bos.betul-betul.rapet..nich.. memek.uuggghh kontol ku kejepit sekali.uggh.enaakk..bos.enak.memek si eneng nich.hehe.gak percuma kita ngerampok rumahnya dapet memek begini sich." kata si Gani.
"Khan gua bilan dari tadi.emang memeknya si eneng ini rapet sekali..hehe.tahan jangan goyang dulu loe.gua mau masukin kontol ku nich.hehehe.ke bool rapet nya. coba rapetnya sama gak sama memeknya..tahan..neng.hehehhe..terima nich kontol ku.hehe.." Kata si boss sambil men4kan kontol nya di lobang bool yg mungil milik Santi.
Slepp..kepala kontol gede si boss terselip di lobang bool yg mungil milik Santi, dgn sekali hentakan kuatnya menancapkan kontol gede nya ke dalam anus Santi sementara kedua tangannya memegangi pinggang Santi menahannya agar ngga maju saat dia menyodokkan kontol gede nya .blleess.. kontol gede si boss pun tenggelam di dalam lobang bool yg mungil milik Santi.

"aarggh.aaddhh.aaduuhh ." Santi kembali melenguh.
"oggggh..gilaa.nich bool rapet nya rapet jg..biar udah dimasukin kontol si Kamer tapi masih rapet sekali.oouuggghh." Si Boss mengerang.
"Hooh..memeknya jg masih rapet nich boss, padahal udah kontol -kontol kalian udah menyodok-nyodoknya..hehehe..apalagi sekarang kontol mu sedang ada di bool rapet nya jadi tambah sempit nich memek..gak rugi kita boss masuk ke rumah ini.." Kata si Gani.
"shhh.Tahan..jangan gerak dulu kalian.shhh," tiba-tiba Santi berkata pada si boss si Gani saat si boss hendak menggerakkan pinggangnya.
Anehnya si boss langsung menuruti perkataan Santi, nampaknya ilmu Ki Jaya sudah mengena pada diri si boss, merasakan bahwa si boss menghentikan gerakannya. Santi tahu bahwa ilmu Ki Jaya sudah bekerja pada mereka semua.
"Mulai sekarang kalian harus patuh samaku," lanjut Santi.
"Iyach neng..yg penting kita di kasih kenikmatan sama si eneng aja dach," jawab mereka serempak.
"Baiklah, sekarang kalian berdua entotin aku sampai puas.." Kata Santi sambil tersenyum.
"Baik.neng.akan kami lakukan..permintaan si eneng..kami akan bikin si eneng merem-melek.." kata si boss sambil menyeringai.

Santi mulai memaju-mundurkan pantatnya sehingga kedua batang kontol gede yg sedang menyumpal kedua lobangnya itupun keluar masuk dgn sendirinya. Si boss Gani dibuatnya merem-melek oleh gerakan Santi tersebut, Gani mulai mengimbangi permainan Santi, kedua toket besar serta montok Santi yg jadi sasaran serangannya. Gunung kembar yg bergoyang di depan matanya segera ia raih Gani mulai meremas-remas keduanya dgn penuh nafsu kasar, bikin Santi melenguh-lenguh menikmati remasan-remasan kasar tangan Gani di kedua toket besar serta montok nya, gak cuma kedua tangannya saja yg bergerak mulutnyapun mulai ikut membantu menyerang kedua bulatan kedua pentil toket mungil nya, silih berganti kedua pentil toket mungil nya ia sedot-sedot kuat. Si boss ngga mau ketinggalan kedua tangannya mulai meremas-remas pantat Santi kadang-kadang menampar-nampar pantat sehingga kedua bongkahan pantat Santi yg putih menjadi kemerahan akibat tamparan-tamparan telapak tangan si boss. Santi makin melenguh menikmati permainan kasar kedua orang ini.
"ouuggh.terss.terus.yacch..tampar.pantat ku.ohh.sedot..payudara ku.ooh.terus. nikmat.ogggh..entot lebih dalam kontol mu.ouugghh.iyyaach.begitu.puaskk an.akuu.." Lenguh Santi.

Dorongan badan Santi kebelakang di sambut dgn gerakan si boss yg memajukan pantatnya sehingga batang kontol gede nya melesak lebih dalam di lobang bool yg mungil milik Santi, bikin Santi tambah keenakan akibat ulah si boss , belum lagi dgn tamparan-tamparan halus yg silih berganti menghajar bongkahan pantat Santi kiri kanan, Kamer Udin yg menyaksikan aksi Santi yg heboh mulai kembali terbangkit nafsu birahinya, batang kontol mereka perlahan-lahan mulai bangkit kembali, gak menunggu lama batang kontol mereka sudah ngaceng sempurna, Santi yg sedang menikmati kedua lobangnya disodok-sodok kontol gede Gani si boss ngeliat batang kontol Kamer, Udin yg kembali ngaceng.
"Ehh..kalian..kemari.cepatt.aku pengen sepong kontol-kontol kalian..ooh ach.sh..cepatt.yg lebih keraass.aacch..tekan.yg lebih keras.lebih dalamm.oggh.." Santi mengerang.

Tanpa disuruh dua kali kedua orang menghampiri Santi yg sedang asyik berguncang-guncang menikmati sodokan-sodokan kedua teman mereka, Kamer mengambil posisi di sebelah kiri Santi sedangkan Udin di sebelah kanan Santi, hampir berbarengan keduanya mengasongkan kontol gede nya masing-masing kehadapan Santi, sambil masih asyik memaju-mundurkan pantatnya, kedua tangan Santi mulai meraih kedua batang kontol Kamer Udin, kedua tangannya mulai mengocok-ngocok batang kontol mereka, mulutnyapun mulai ikut bermain, batang kontol Kamer yg mendapat giliran pertama di sepong oleh mulut Santi. Kamerpun melenguh merasakan emutan mulut Santi di kontol gede nya, sementara Udin mendesah sexy serta manja merasakan kocokan tangan Santi, puas dgn sepongin kontol gede Kamer, giliran kontol gede Udin yg diserbunya, begitulah silih berganti kedua batang kontol Kamer Udin di emut-emut dijilat-jilat oleh mulut sexy serta lidah Santi, keduanya merem-melek menerima perlakuan Santi pada batang-batang kontol mereka.

Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan

Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan, gangbang, istri
Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan - klik foto untuk memperbesar gambar

Malam Santi betul-betul merasa puas sekali bersetubuh melawan ke 4 orang ini, silih berganti kontol gede -kontol gede mereka mengisi semua lobang-lobang yg dimilikinya, jika si boss sedang memakai memek nya maka si Udin yg ngentotin lobang bool yg mungilnya, lalu mulutnya di isi oleh kontol gede si Kamer, jika si Gani sedang ngentot lobang bool nya maka giliran si Kamer menyodok memek nya si boss menyodok-nyodok mulutnya. Entah berapa kali lahar kenikmatan Santi tumpah malam ini melayani nafsu birahi para lelaki perampok . Begitupula dgn ke 4 orang perampok entah sudah berapa kali kontol -kontol gede mereka memuntahkan air maninya di dalam relung-relung memek Santi. Persetubuhan yg mereka lakukan akhirnya terhenti saat mau memasuki adzan subuh, akhirnya ke 4 orang meninggalkan rumah Santi sesudah terlebih dahulu meninggalkan nomor HP mereka kepada Santi, bila suatu saat Santi membutuhkan mereka untuk apa saja mereka akan datang untuk membantu Santi, merekapun keluar dari rumah Santi dgn tangan kosong, tanpa membawa sesuatu benda apapun dari rumah Santi, tapi atas jasa-jasa mereka yg telah memberikan kepuasan kepada Santi, Santi menghadiahi mereka sejumlah uang.
Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan
Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan, cerita seks , Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan, gangbang, istri, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Memek Santi Jadi Binal Ngentot 4 Kontol Gede Barengan

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com