Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya

Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya | Namaku Vera. Meskipun aku sudah punya 2 anak tubuhku tetap proporsional dan terkesan langsing, tinggi, putih (maklum chinese), rambut ikal pirang sebahu. Orang-orang yang ketemu aku nggak akan menyangka bahwa usiaku sudah 34 tahun.Pengalaman ini adalah kejadian sebenarnya yang terjadi di bulan Desember ini tepatnya pada hari ulang tahunku.

Cerita seks aku ini bermula ketika salah satu karyawanku mengirimkan ucapan selamat ulang tahun melalui sms ke hanphone-ku. Sebut saja namanya Rinto, salah seorang manager di perusahaanku. Orangnya tinggi, atletis dan tampan, usia sekitar 30thn. Sebenarnya sudah lama dia memperhatikan diriku dan mengagumi diriku (aku tahu setelah pengalaman ini), dan aku juga sebenarnya sangat senang kalau berbicara ataupun bertatap muka dengannya. Karena orangnya cerdas dan enak diajak ngobrol. Mungkin karena aku adalah atasannya jadi dia nggak berani kurang ajar kepadaku.

Siang itu Rinto mengirimkan ucapan selamat ulang tahun via sms. Terus terang aku juga gembira karena ternyata ada yang mengucapkan selamat kepadaku. Setelah aku pikir2 akhirnya aku balas sms tersebut sambil sedikit iseng . "Terima kasih sayang .. ditunggu ya kadonya ."

Kemudian di membalas "Maaf Bu, .. ini salah kirim ya ?? Lagian kalau kado rasanya saya bingung mo ngasih apa ya ke Ibu." Setelah itu aku balas "Nggak salah kirim kok sayang, ngomong2 gimana kalau kadonya nemenin aku makan malam ? Kalau ok aku tunggu di rumah jam 8 malam". Setelah agak lama akhirnya aku dapat jawaban "Baik Bu, nanti malam saya datang ke rumah Ibu."

Aku sendiri nggak menyangka kalau akhirnya akan begini, tadinya yang cuma iseng2 malahan jadi mengundang makan makan malam berdua. Hal ini karena suamiku sedang tugas luar kota, kebetulan anak-anak sedang menginap di rumah neneknya. Untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan dan pikiran jelek, akhirnya pembantuku aku suruh pulang ke rumahnya masing2 setelah selesai mempersiapkan makan malam dengan alasan bahwa berhubung lagi ulang tahun maka mereka diberi kebebasan untuk libur.

Menjelang jam 8 malam semua sudah siap dan aku deg-deg-an menunggu kedatangan Rinto untuk makan malam. nggak berapa lama terdengar suara mobil berhenti di halaman depan rumahku. "Pasti itu Rinto" batinku. Kemudian terdengan bunyi bell dari ruang tamu. Aku sendiri yang membukakan pintu, karena nggak ada satu orangpun di rumah ini kecuali aku.

"Selamat malam Bu. Maaf, membuat Ibu sedikit menunggu." sapa Rinto kepadaku.
"Nggak pa-pa kok, lagian aku juga baru selesai persiapannya." jawabku.

Rinto nggak berkedip memandangku. Kelihatannya dia terpesona dengan diriku yang nggak seperti saat di kantor. Aku memakai baju terusan panjang tanpa lengan warna hitam yang sangat kontras dengan kulitku yang putih, belahan dadanya agak ke bawah sehingga payudaraku sedikit terlihat menyembul. Di tambah lagi aku nggak mengenakan bra sehingga putting susuku sedikit tercetak di baju yang aku kenakan. Cukup lama dia terpaku di depan pintu memandangiku sampai aku bilang "Lho .. kenapa Rinto, ada yang salah dengan aku ya ??". Rinto terkesiap dan sadar dari terpakunya, kemudian berkata "Maaf Bu, bukannya nggak sopan, tapi Ibu cantik sekali malam ini". Aku cukup senang dengan pujian dari Rinto, kemudian aku bilang "Ah kamu ada2 saja, ayo kita masuk ke dalam, makanan sudah siap tuh." "Baik Bu" kata Rinto sambil masuk ke dalam mengikuti langkahku.

Aku nggak tahu apa yang ada di pikiran Rinto waktu berjalan di belakangku, tapi pasti dia memperhatikan gerakan pinggul dan pantatku pada saat berjalan, hal ini ditambah lagi dengan potongan bajuku yang model backless dan belahan baju belakang sampai di bawah pantat, sehingga otomatis punggung dan pahaku yang putih mulus diperhatikan oleh Rinto.

Sampai ruang makan Rinto sedikit terkejut karena dia mendapati ruang makan yang dipersiapkan hanya untuk 2 orang, karena yang tersedia hanya 2 kursi dan makanan siap saji di atas mejanya.

"Maaf Bu, Bapak sama anak-anak kok nggak kelihatan, apakah mereka nggak ikut makan malam bersama kita ??"

"Memang nggak kok, kebetulan Bapak lagi di luar kota, anak-anak menginap di rumah neneknya. Lagian ini khusus untuk kamu kok, karena kamu adalah orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahu kepadaku."

"O iya Bu, selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan sukses selalu" kata Rinto sambil mengulurkan tangannya.

"Terima kasih Rinto" jawabku menyambut uluran tangannya. Kemudian aku sengaja memajukan wajahku mendekati wajahnya. Tadinya Rinto diam saja dan nggak berani untuk menyambut wajahku dengan pipinya, tapi setelah aku semakin mendekatkan wajahku, akhirnya Rinto mencium pipi kiri dan kananku dan aku lihat wajahnya bersemu merah. Aku sendiri juga nggak tahu kenapa aku seberani ini kepada Rinto, mungkin karena terbawa suasana dan sedikit rasa jengkel terhadap suamiku yang malahan keluar kota di hari ulang tahunku, dan mungkin juga ditambah penampilan Rinto yang sangat gagah malam ini.

Pada saat makan aku perhatikan Rinto beberapa kali mencuri pandang ke arah dadaku. Mungkin dia penasaran dan tertarik dengan apa yang ada dibalik baju yang aku kenakan. Hal itu bisa dilihat dari pujian-pujian yang dia sampaikan kepadaku. Setelah selesai makan malam akhirnya kita duduk2 di sofa sambil mendengarkan alunan musik.

"Kamu bisa dansa Rinto ??" tanyaku
"Maaf Bu, saya nggak bisa dan belum pernah." jawab Rinto
"Ayo kalau gitu aku ajarin" ajakku sambil berdiri dan mengulurkan tanganku pada Rinto.
"Wah . saya benar2 belum pernah dan nggak bisa Bu, nantinya malahan kaki Ibu yang keinjak kaki saya" kata Rinto sambil berdiri mengikuti ajakanku.

Aku berdiri berhadapan dengan Rinto, tangan Rinto aku letakkan melingkar di pinggangku dan tangan yang satu pegangan dengan tangaku. Badanku aku rapatkan sehingga payudaraku menempel dan bergesekan dengan dada Rinto. Ternyata Rinto memang orang yang pintar, karena kurang dari 5 menit dia sudah bisa mengikuti irama dan instruksi yang aku ajarkan.

Sambil berdansa kita saling bercerita berbagai hal dan sedikit menyerempet2 ke hal2 yang berbau sex. Ternyata pengetahuan Rinto sangat luas dan suka bercanda. Tak terasa akibat gesekan dadaku dengan dada Rinto, belahan baju di dadaku ikut tergeser sehingga hampir semua payudaraku menyembul keluar, termasuk putingnya. Sengaja aku diamkan hal ini untuk mengetahui reaksi Rinto kepadaku. Rinto beberapa kali mencuri pandang ke payudaraku dan mulai terangsang, hal ini karena aku mulai merasakan tonjolan keras di selangkangan Rinto yang menempel di perutku.

"Bu, maaf baju Ibu sedikit bergeser, sehingga maaf payudara Ibu sedikit keluar" kata Rinto mengingatkanku. "Tolong benerin dong sayang ." kataku kepada Rinto dengan sedikit menggoda. Rinto menghentikan sejenak gerakan dansa, dan membetulkan baju di bagian dadaku dengan cara sedikit memegang toket ku. "Maaf Bu ." kata Rinto dengan suara sedikit bergetar.
"Menurutmu apakah aku masih cantik dan seksi Rinto ??" tanyaku
"Maksud Ibu ?" jawab Rinto. "Apakah aku masih terlihat cantik dan sexy dengan usiaku seperti sekarang ini" tanyaku kembali. "Maaf Bu, orang yang bilang kalau Ibu nggak cantik dan sexy berarti orang itu pasti buta Bu." jawab Rinto.

Hatiku tambah berbunga-bunga mendengar jawaban Rinto. Kemudian kita melanjutkan dansa kembali. nggak berapa lama payudaraku menyembul lagi karena gesekan tubuhku dan Rinto. Aku rasakan tonjolan di selangkangan Rinto tambah keras menekan perutku. Aku tahu pasti Rinto ingin memegang payudaraku kembali. Sengaja aku gerakkan gaunku sehingga agak melorot melewati bahuku. Rinto semakin terangsang terlihat dari nafasnya yang mulai nggak beraturan.

"Ibu cantik sekali malam ini. Kalau diijinkan saya ingin mencium kening Ibu" kata Rinto dengan nada bergetar menahan gejolak nafsunya. Aku tambah senang dengan pujian dan perlakuan Rinto ini. Ternyata dia sangat gentle dan meminta ijin dulu meskipun aku sudah berada di pelukannya. Aku diam saja dan menambah ketat pelukanku di badannya. Akhirnya saat-saat yang kunantikan datang juga, Rinto dengan lembut mencium keningku. Baru kali ini aku diperlakukan sebagai seorang wanita yang begitu bernilai dan berharga oleh seorang laki-laki, berbeda dengan keseharianku yang selalu dihargai sebagai seorang pimpinan.

"Terima kasih Rinto" kataku sambil menengadahkan wajahku untuk memandang wajahnya. Wajahnya begitu tulus dan penuh kasih sayang. Setelah itu aku beranikan untuk mendekatkan bibirku ke bibirnya. Rinto menyambutku dengan ciuman lembut di bibirku. Ciuman yang lembut dan penuh perasaan. kita berciuman cukup lama sambil memainkan lidah kita berdua. Sejenak aku menghentikan kegiatan ini untuk memandang Rinto dan memberikan senyum yang terindah untuknya.

"Maaf Bu saya sudah lancang berbuat seperti ini, tapi Ibu sangat cantik sekali dan saya sangat bangga dan bahagia bisa memeluk serta mencium Ibu seperti ini ."

Aku tempelkan jari telunjukku dibibirnya untuk memintanya nggak berkata-kata lagi. Kemudian kita berciuman lebih mesra lagi. Tangan Rinto mengusap-usap punggungku yang nggak tertutup oleh gaunku. Tanganku meraba-raba dada bidang Rinto yang tegap dan berotot. Ciuman Rinto lambat laun turun ke leherku . aku cuma merintih merasakan sensasi nikmat yang dilakukan oleh Rinto. Tak berapa lama ciuman Rinto turun ke bahuku yang putih mulus . ciuman lembut itu semakin menaikkan gairahku. Rintihanku semakin menjadi-jadi . Usapan Rinto sekarang berpindah dari punggungku ke arah bawah menuju pantatku. Sampai sini dia sedikit kaget karena nggak ada tanda-tanda bahwa aku mengenakan CD dibalik gaunku.

Ciuman Rinto di bahuku berpindah dari bahu kiri, leher, bahu kanan berulang-ulang, sambil memberikan usapan dan sedikit remasan-remasan lembut di pantatku. Aku semakin nggak tahan dengan perlakuan lembut dari Rinto. Aku mulai membuka satu persatu kancing baju yang dikenakan Rinto. Akhirnya tanganku bisa merasakan langsung dada Rinto yang tegap dan berotot. Usapanku berhenti sebentar di bawah pusar Rinto untuk melepaskan ikat pinggang dan kancing celananya. Rinto juga nggak tinggal diam dengan hal ini. Tangan Rinto mulai menurunkan gaunku dengan menggeser tali yang ada di bahuku. Pelan namun pasti gaunku melorot melewati kedua bahuku, berhenti sejenak melewati kedua tanganku dan akhirnya lepas jatuh ke bawah melewati kedua kakiku. Aku benar-benar telanjang bulat tanpa sehelai benangpun di tubuhku.

Rinto menghentikan sejenak ciuman di bahuku untuk memandang dan memperhatikan setiap bagian tubuhku.

"Ibu benar-benar cantik dan sempurna, badan Ibu sangat indah sekali." bisik Rinto kepadaku dengan nada bergetar. Aku benar-benar senang dengan pujian Rinto. Kemudian Rinto menundukkan wajahnya untuk mencium payudaraku sebelah kiri. Ah .. begitu lembut dan nikmatnya ciuman Rinto.. Putingku dikulum dan dimainkan dengan lidahnya. Aku cuma bisa pasrah merasakan kenikmatan ini. Tangan kanan Rinto meremas lembut payudara kanan ku, dan tangan kiri Rinto mengelusi kedua belah pantatku secara bergantian. Hal ini dilakukan juga bergantian untuk payudara kananku.

Oh . betapa nikmatnya perasaan ini. Baru kali ini aku diciumi dan diperlakukan dengan lembut seperti ini. "Sayang . kita pindah ke kamar saja .." ajakku kepada Rinto. Rinto tersenyum kemudian membopongku masuk ke dalam kamar. Sambil menggendongku dia nggak henti-hentinya mencium bibir, leher, bahu dan payudaraku. Sampai kamar dia meletakkan aku dengan penuh hati-hati .

"Ah .. kamu curang Rinto . bajumu belum dibuka .." kataku sambil tertawa. Rinto membuka baju dan kaos dalamnya, sedangkan aku membantu menurunkan celana panjang dan CD-nya. Akhirnya kita sama-sama telanjang bulat. Baru kali ini aku melihat laki-laki selain suamiku telanjang bulat di hadapanku, demikian juga ini kali pertama aku telanjang di hadapan laki-laki selain suamiku.

batang kontol Rinto ternyata sangat panjang dan keras, lebih besar dari kepunyaan suamiku. Aku pegang dengan kedua tanganku secara bergantian. Urat-uratnya begitu terasa di telapak tanganku, dan kepalanya mirip jamur sangat menarik perhatianku.

"Ibu suka mencium punya Bapak ??" tanya Rinto kepadaku. "Aku belum pernah melakukkannya. Jangan panggil Ibu .. aku ingin kamu memanggilku sayang, malam ini aku milikmu sepenuhnya sayang ." jawabku.

"Sayang mau mencobanya ?? " kata Rinto. Aku mulai memberanikan menciumi batang kontol Rinto yang panjang dan keras. Mula-mula memang rasanya aneh . tapi lama kelamaan asyik juga. batang kontol Rinto nggak bisa masuk semua ke mulutku, aku gerakkan pelan-pelan maju mundur. Rinto merasa keenakan dan sedikit meremas-remas rambutku. "Ah . enak sekali sayang ."

Setelah cukup lama . Rinto memintaku untuk menghentikan kulumanku. Rinto mencium bibirku sambil mendorongku untuk rebahan di kasur. kita berciuman dengan penuh perasaan, tangan Rinto meremas lembut payudaraku secara bergantian. Kemudian ciuman Rinto bergeser ke leher .. bahu dan kedua payudaraku. "Sshh.. enak sekali sayang .." rintihku kepada Rinto. Ciuman Rinto bergerak turun ke bawah .. melewati pusarku .. berhenti sejenak untuk menciumi perutku yang rata. Aku tambah menggelinjang tak karuan merasakan sensasi nikmat ini.

Ciuman Rinto terus bergeser ke bawah pusarku .. mendekati memek ku yang bersih tanpa bulu (habis dicukur sore harinya) . tak berapa lama aku merasakan Rinto menciumi memek ku dengan lembutnya. Kakiku sedikit dilipat agar lebih memudahkan Rinto untuk mengeksplorasi organ intimku. Kadang lidah Rinto menjilat .. klitorisku digaruk dan digigit kecil dengan gigi Rinto . Oh .. benar-benar nikmat sekali. Baru kali ini aku merasakan nikmat yang tiada tara.. "Eh .m. . enak Rinto . terus Rinto ." Ciuman, jilatan dan gigitan Rinto terus dilakukan terhadap organ intimku .. sampe aku merasakan nikmat yang tiada tara dan rasanya ada sesuatu yang akan keluar .."Ssh . sayang .. terus sayang . aku mau keluar ." Akhirnya aku keluar sambil menjepitkan kedua pahaku dikepala Rinto. Pantatku aku tekan-tekankan ke mulut Rinto seakan-akan nggak mau kehilangan ciuman Rinto di memek ku.

"Oh . nikmat sekali sayang . kamu pintar sekali membuat aku merasakan puncak kenikmatan seperti ini." Badanku serasa lemas, aku lihat batang kontol Rinto masih tegak berdiri dengan gagahnya. Rinto terdiam sejenak untuk memberikan aku waktu memulihkan tenagaku.

Lalu mencium payudaraku lagi secara bergantian

Dikulum dan dijilatnya putting payudaraku sehingga menaikkan gairahku kembali. Tangannya secara lembut mengelusi memek ku yang sudah basah oleh cairan orgasmeku. Tak henti-hentinya dia memuji diriku yang masih tetap cantik dan menggairahkan. Aku semakin tersanjung dan merasa dihargai di hadapan Rinto.

Pelan namun pasti Rinto mengarahkan batang kontol nya ke memek ku. Aku pasrah dan menunggu dengan harap-harap cemas merasakan batang yang besar itu akan memasuki lobang memek ku.

"Sudah siap sayang ??" kata Rinto sambil menciumi leher dan payudaraku. Aku mengangguk dan tersenyum mesra kepadanya. Perlahan-lahan aku merasakan batang yang besar itu masuk ke lobang memek ku.. "Ahhhh . besar sekali sayang ..". Rinto menghentikan sebentar gerakan batang kontol nya. Hal itu dilakukan berulang-ulang . dengan penuh kesabaran dan perasaan agar aku nggak merasa sakit. Akhirnya masuk semua batang kontol Rinto yang besar itu ke dalam lobang memek ku. Lobangku terasa sesak dan berkedut-kedut. "Ohhhh.. punyamu serasa sampe ulu hati sayang . besar sekali .." kataku. "Iya sayang .. memek sayang sangat nikmat .. sesuai dengan kecantikan sayang .. selain itu masih sempit sekali sayang ." kata Rinto memujiku.

Kontol Rinto secara perlahan-lahan entot memek sempit aku

sensasi yang aku rasakan nggak dapat aku katakan. Tanganku melingkar ke leher Rinto, sambil sesekali Rinto mencium bibir, leher dan payudaraku secara bergantian. Tangan Rinto juga nggak tinggal diam, meremasi dengan lembut kedua payudaraku.

"Orgh.. nikmat sekali sayang . ssshs,.. enak sekali sayang .. "

Gerakan Rinto kadang-kadang pelan kadang-kadang cepat, beberapa tusukan pendek dan sekali tusukan dalam membuat aku semakin nggak tahan menerima perlakuan ini.

"Argh ..terus sayang .. terus sayang ."

Tak terasa sudah 20 menit kita mengayuh biduk cinta kita. Peluh dan keringat membasahi badan telanjang kita. Meskipun ruangan kamar menggunakan AC tetapi nggak sanggup meredam gelora panas permainan kita. Tak berapa lama .."Argh . aku hampir keluar sayang .. lebih dalam lagi sayang" erangku. Rinto semakin mempercepat kocokan kontol nya di memek ku. .. "Aarggh.. aku keluar . sayang .." Aku mendapatkan puncak kenikmatanku yang kedua. Memang hebat Rinto ini, dia belum ada tanda-tanda mau keluar sedangkan aku sudah 2 kali. Rinto memberikan waktu untuk aku beristirahat tanpa mencabut batang kontol nya dariku. Diciumnya bibirku dengan penuh perasaan .. "Aku sayang kamu Ibu Vera ..sudah lama aku memimpikan seperti ini .. aku sangat mencintaimu .."

Kemudian Rinto memintaku untuk berbalik dengan posisi menungging, sepertinya dia ingin bermain dari belakang. Dengan posisi ini batang kontol Rinto semakin terasa sesak di memek ku. Entotan kontol Rinto kadang-kadang cepat . kadang-kadang lambat. Aku mengimbanginya dengan memutar-mutar pantatku sambil gerakan maju-mundur .. "ahh.. nikmat sekali .." Kedua tangan Rinto meremas lembut kedua payudaraku .."Uggh. terus sayang . terus ..kontol kamu enak sekali .".
"memekmu sangat nikmat sayang aku ingin terus ngentot sama kamu sayang ." erang Rinto yang semakin menambah gairah seks ku. Tak berapa lama aku merasakan ada dorongan hebat di memek ku .."Arghg.. aku nggak tahan sayang .. aku mau keluar lagi .." jeritku .. akhirnya .."Arghg .. aku sampeee sayang. ."

Aku benar-benar merasakan nikmat yang luar biasa, selama ini aku nggak pernah bisa orgasme lebih dari 1 kali. Tapi kali ini aku benar-benar dibuat bahagia oleh Rinto. batang kontol Rinto masih menancap di memek ku. Punggungku diciumi oleh Rinto dengan lembut dan penuh perasaan. Kadang-kadang digigit-gigit kecil sehingga memancing gairahku lagi. Tangan Rinto masih tetap meremasi kedua toket aku.

Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya, cerita seks, cerita dewasa, istri binal, istri haus sex, sex istri ngentot peler
Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya | Klik foto untuk memperbesar gambar

"Enak sayang .??" bisik Rinto kepadaku.
"Kamu hebat sekali sayang .. " jawabku sambil mencium bibir Rinto. Cukup lama kita berciuman tanpa Rinto menggerakkan batang kontol nya yang masih menancap di memek ku. Hanya tangan Rinto yang aktif meremasi dan kadang-kadang memelintir putting payudaraku sehingga gairahku naik lagi.

"Kamu belum keluar ya sayang .. sekarang gantian aku yang akan memuaskanmu." kataku sambil melepaskan batang kontol nya dari memek ku. Rinto aku minta untuk rebahan di kasur dan aku bergerak untuk mengangkangi kontol Rinto.

Argh . besar sekali batang kontol ini .. Aku gerakkan pantatku memutar, maju mundur, ke atas bawah .. benar-benar seperti cowboy lagi menunggang kuda. Aku benar-benar menikmati permainan ini. Semakin lama gerakanku semakin cepat .. Tangan Rinto memegang pinggangku untuk membantu gerakanku naik turun. Sesekali diciumnya payudaraku sambil digigit-gigit kecil ..

Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya, cerita seks, cerita dewasa, istri binal, istri haus sex, sex istri ngentot
Istri binal haus sex doyan ngentot orang lain - Klik foto untuk memperbesar gambar

"Kamu cantik sekali sayang .. tubuhmu sangat mulus dan indah .. aku ingin selalu menikmati badan indahmu sayang ." bisik Rinto kepadaku. Aku sangat senang dengan pujian Rinto. Hal ini menambah gairahku untuk semakin memuaskan Rinto. "Arggh .. terus sayang .. jepit sayang .." teriak Rinto .. sekitar 20 menit aku rasakan batang Rinto tambah membesar . mungkin ini saatnya Rinto ejakulasi. Aku mempercepat goyangan dan gerakan pantatku karena aku juga mulai merasakan sesuatu yang akan keluar dari memek ku. memek ku terasa berkedut-kedut seakan-akan menyedot kontol Rinto . Oh .. benar-benar nikmat sekali yang kurasakan.

"Sshh ..sayang . kita keluar sama-sama . " erangku. Tangan Rinto memegang pinggangku dengan kuat agar batang kontol nya lebih tertekan masuk ke memek ku. "Arggh . aku keluar cantik .." Pada saat bersamaan aku juga berteriak .."Aku keluar lagi sayang . ssh..h..s." batang kontol Rinto berkedut dan menyemprotkan spermanya ke dalam rahimku. Lebih dari 8 kali kurasakan semprotan sperma Rinto. "Oh .. nikmat sekali sayang ." badanku rebah menindih badan Rinto. Keringat kita bercucuran dan menambah erotis pemandangan bagi siapapun yang melihatnya. Rinto memelukku dengan erat dan mencium bibir dan leherku dengan gemas.

kita terdiam beberapa lama untuk menikmati surga dunia yang barusan kita lalui bersama. kontol Rinto masih tertancap di lobang memek ku. Benar-benar pengalaman senggama yang melelahkan dan membahagiakan. kita berciuman dengan mesra bagaikan sepasang kekasih yang tak terpisahkan. Tangan Rinto sesekali mengelusi punggung dan pantatku. Kemudian Rinto mencium keningku ."Aku sayang kamu Ibu Vera .. aku ingin selalu menikmati keindahan dan kecantikan tubuhmu .."

Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya

Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya, cerita seks, cerita dewasa
Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya | Klik foto untuk memperbesar gambar

"Aku juga sayang kamu Rinto .. aku benar-benar merasakan indahnya sex bersamamu." jawabku.

Cukup lama kita berpelukan sambil saling mengelusi badan kita berdua. Sesekali tangan Rinto dengan nakal memilin puting dan meremas lembut payudaraku. Kadang-kadang bibir Rinto juga ikut merasakan kekenyalan dan keindahan payudaraku. Gigitan Rinto meninggalkan tanda merah di kedua toket ku. Oh .. indahnya malam ini . batinku. Kulirik jam dinding, jarumnya menunjukkan pukul 11.30 malam. Ternyata cukup lama juga kita bermain cinta. Rinto benar-benar lelaki sejati yang bisa membuatku sangat bahagia.

Setelah itu aku mengajak Rinto ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Di sana kita berdua saling menyabuni dan mengelusi. Tangan Rinto menyabuni tubuhku. Rinto paling suka mengusap-usap kedua payudaraku yang menurutnya sangat indah. Ukurannya 34B dengan puting berwarna merah muda yang menurutnya sangat pas, nggak terlalu kecil dan nggak terlalu besar. Kamipun ngentot lagi di kamar mandi .. di shower dan dilanjutkan di bathub.

Sekitar jam 02.00 pagi Rinto mohon ijin untuk pamit pulang ke rumahnya. Sebenarnya aku menahannya agar bermalam dan tidur menemaniku malam ini. Aku ingin tidur dipelukannya dan merasakan kasih sayang dari Rinto. Aku ingin menghabiskan malam ini berdua saja dengan Rinto dan tentunya bermain cinta. Rinto menyampaikan bahwa sebenarnya dia juga ingin tinggal dan menemaniku malam ini bahkan kalau bisa selamanya. Tetapi karena khawatir akan ada kecurigaan seadainya pembantu atau keluargaku ada yang datang lebih awal maka lebih baik kalau dia pulang ke rumahnya saja.

Rinto mencium keningku sambil berkata "Aku sayang kamu cantik ..".
"Aku juga sayang kamu Rinto ." jawabku sambil memeluknya.
"Oya .. aku ingin ini dan ini cuma jadi milikku." candanya sambil meremas payudaraku dan memek ku.
"Iya sayang .. aku juga berharap cuma kamu yang menikmati tubuhku ini. Dan . aku juga ingin batang perkasa ini selalu memenuhi lobang memek ku sayang ." jawabku sambil meremas batang kontol nya.

kita berdua tersenyum dan berpelukan seakan nggak ingin terpisah. "Aku akan merindukanmu Rinto ." kataku. "Aku juga merindukanmu cantik .." kata Rinto. "Bobo' yang nyenyak ya sayang .. bye ." sambung Rinto sambil mencium keningku sekali lagi.

Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya, cerita seks, cerita dewasa, Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya, cerita seks, cerita dewasa
Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya
Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya, cerita seks , Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya, cerita seks, cerita dewasa, istri binal, istri haus sex, sex istri ngentot, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Istri Nakal Suka Kontol Gede Ngentot Memek nya

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com