Istri Pamer Pantat, Selingkuh Dengan Saudaranya Cerita Seks

Istri yg setia merupakan cita-cita kebanyakan cewek, termasuk diriku. Sinta namaku, umurku 35 tahun. saya udah menikah selama 13 tahun dan udah punya 2 anak usia 10 dan 6 tahun. Mas Sani adalah suamiku, umurnya lebih tua 5 tahun dari saya. Dia berkerja di sebuah instansi pemerintahan dan memiliki kedudukan yg cukup bagus sehingga kehidupan ekonomi keluargaku lebih dari cukup.

Awalnya kehidupan ranjang kita baik-baik aja. Mas Sani selalu bisa memuaskanku, begitu juga dgn saya yg selalu memberikan pelayanan yg terbaik untuk suamiku.
Namun perlahan-lahan Mas Sani berubah. Sikapnya sekarang seperti malas kalau berhubungan dgnku. Dulu sebelum melakukan intim biasanya Mas Sani suka merauku dgn hal-hal yg romantis tapi sekarang langsung masukin aja bahkan tanpa pemanasan. Tak jarang juga hubungan intim saya dgn Mas Sani nggak lebih dari 5 menit. Hampir dua tahun terakhir saya nggak perna mencapa orgasme kalau ditidurin Mas Sani.

Kadang saya suka bertanya-tanya, apakah Mas Sani punya cewek lain selain saya sehingga udah nggak bergairah lagi dgn saya? Atau apakah saya ini udah nggak cantik lagi di mata Mas Sani? Padahal menurut ibu-ibu komplek saya termasuk ibu yg ‘segar’ krn rajin merawat tubuhku. Kadang sehabis mandi saya suka berkaca sendiri sembari telanjang. Kuperhatikan bagian tubuhku satu persatu. Memang wajahku sekarang mulai ada kerutan-kerutan namun saya rasa dgn rambut panjang lurus dan hidungku yg mancung saya masih cantik. Tubuhku memang udah nggak langsing lagi seperti muda dulu tapi saya rasa tubuhku masih kencang dan menarik nggak seperti ibu-ibu komplek teman arisanku yg udah banyak lemak yg bergelambir. toket ku walau sedikit bergelantung tapi saya rasa masih sexy dgn ukuran sebesar 36C. Apalagi pantatku yg besar montok, saya rasa juga anak muda sekalipun ga banyak yg pantatnya semontok saya. Memang kehidupan ranjangku akhir-akhir ini menyiksaku, namun sebisa mungkin saya menjaga kesetiaanku terhadap Mas Sani sama halnya seperti saya menjaga keperawananku dulu.

Awalnya saya menerima aja keadaan ini, namun saat saya berkenalan dgn dunia maya. Memang baru sebulan ini kita berlanggan internet di rumah kita, itu juga krn anak kita yg paling besar merengek-renget memintanya. Awalnya saya nggak pernah tertarik dgn namanya internet namun krn kejadian itu semuanya berubah.

Waktu itu suatu malam ketika saya habis berhubungan intim dgn Mas Sani yg seperti biasanya saya nggak mencapai orgasme. Saat itu saya nggak bisa tidur, Mas Sani dan anak-anak udah pada tidur semua makanya saya iseng menyalakan computer dan membuka internet. Awalnya saya cuma membuka situs tentang pakaian-pakaian cewek, lalu saya membuka tentang alat-alat kebugaran. Waktu membuka situs tentang alat kebugaran di bagian bawah situs tersebut terdapat iklan tentang ‘sex toys’. saya pun penasaran dan lalu kuklik link tadi. Awalnya saya terkejut saat kubuka situs itu langsung muncul barang-barang yg bentuknya seperti kontol . "mungkinkah alat-alat ini yg dipakai untuk masturbasi?" tanyaku dalam hati. saya memang tau apa itu masturbasi tapi saya belum pernah mencoba krn saya nggak tahu bagai mana caranya.

Lalu rasa penasaranku semakin besar, kuketikan kata "cara masturbasi" di google. Lalu muncullah situs-situs yg menjelaskan tentang masturbasi. Kubuka halaman tadi dan kubaca dgn seksama sembari membayangkan mainan berbentuk kontol tadi masuk ke memekku. Tanpa kusadari tangan kanan saya udah masuk ke dalam daster tidurku dan mengelus-elus celana dalam saya. Kurasakan rembesan basah mulai terasa di celana dalamku. saya pun semakin menikmati dan kumasukan jari ke ke dalam celana dalam dan saya mulai memainkan klitorisku. Semakin cepat dan cepat saya memainkan klitorisku dan khayalanku terbang membayangkan tentang kontol , tapi ntah kontol siapa, yg pasti kontol yg besar yg menghujam-hujam memek saya. saya pun mencapai orgsme, orgasme yg selama ini terpendam dan tertahan. Terasa nikmat sekali sampai-sampai celana dalamku basah sekali terkena cairan memekku. Setelah selesai orgasme saya pun bisa tertidur pulas.


Pagi hari saya bangun dgn perasaan yg berbeda. Hasratku yg terpendam telah tersalurkan meski denga masturbasi. Kini pun saya telah siap memulai hari baru dgn ceria.

Seperti biasa setelah suamiku pergi kerja dan anak-anak berangkat sekolah tinggallah saya sendiri. Pekerjaan rumah telah menantiku, namun saya dahulukan ke warung Bu Tuti krn kalau terlalu siang suka kehabisan sayuran untuk saya masak. Setelah berdandan alakadarnya saya pun pergi ke warung Bu Tuti. saya masih mengenakan daster yg tadi malam dan saya juga belum mandi krn biasanya setelah beres semua kerjaan saya baru mandi.

saya belanja sayuran untuk kumasak di hari itu. Namun ngga tau kenapa hari itu saya membeli timun padahal saya sendiri nggak tahu mau diapakan timunnya. Mungkin gara-gara saat kupegang timun tadi saya langsung kepikiran yg tadi malam.

Sesampainya di rumah saya langsung membongkar kantung plastic belanjaan tadi. Timun lah yg saya cari, saya pegang-pegang sembari kunyalakan computer. saya langsung membuka situs yg tadi malam, namun saya rasakan saya impikan sesuatu yg lebih. saya pun mulai mencari-cari dan sampailah pada sebuah situs yg menyajikan pornografi dalam bentuk video.

Untuk beberapa saat saya memperhatikan video tadi. Adegan yg diperankan oleh orang-orang bule yg cantik mulus dan laki-laki dgn kontol yg gede, yg gedenya hampir sama dgn timun yg kupegang. Adegan itu dimulai dgn salaing ciuman dgn permainan lidah. Jantungku mulai berdetak tak beraturan, terasa panas mengalir. saya pun mulai merasakan rangsangan birahi yg menggebu.

Adegan dilanjutkan dgn hisapan kontol sang lelaki oleh sang cewek. Adegan yg baru bagiku krn selama ini saya belum pernah mencobanya dan Mas Sani pun belum pernah memintanya. Tanpa disadari saya pun mulai mulai menjilat-jilat timun yg kugenggam tadi dan tangan kiriku meraba-raba memekku yg udah basah.

Adegan pun berlanjut, begitu juga dgn timunku. Timunku perlahan-lahan sampai ke memek saya, dgn perlahan-lahan saya masukan. Rasa yg sangat saya rindukan. Otot-otot dinding memekku terasa terpenuhi dgn timun yg berukuran cukup lumayan besar. Sungguh saya merindukan kontol yg besar dan tahan lama. Dan tak lama berselang saya pun mencapai orgasme yg hebat.


udah sebulan lebih saya memuaskan hasratku dgn masturbasi di depan computer. Hampir setiap pagi ketika suami dan anak-anak udah berangkat saya pasti melakukannya. Mulai dgn ngeliat adegan bokep barat, india, Indonesia, negro sampai dgn membaca cerita-cerita panas. Mulai dari dgn jari tangan, timun atau pun terong saya memuaskan birahiku. Namun tetap aja saya merindukan kontol asli yg bisa memuaskanku. Bukan seperti kontol Mas Sani yg kencil dan kendur meskipun udah ereksi, yg cuma bertahan 3 menit. Tapi kontol laki-laki sejati yg bisa memuaskan hasrat birahiku.

saya menjadi cewek yg terobsesi dgn kontol . Setiap laki-laki yg jumpai saya selalu membayangkan kontol nya sebesar apa. saya selalu berimajinasi kalau kontol -kontol mereka itu menghujam memekku degan besarnya seperti adegan-adegan bokep di internet yg selalu kutonton saat masturbasi. Namun itu cuma dalam hayalanku. saya nggak ada keberanian untuk merasakan kontol selain kontol suamiku. Atau juga memang nggak ada kesempatan.

Hingga suatu hari kakak permepuanku menitipkan anaknya Mino di rumahku. Mino baru aja lulus kuliah, umurnya 22 tahun. Dia mau mengikuti wawancara kerja di kota saya. Wawancara kerja itu dilakukan beberapa tahap sehingga nggak selesai dalam satu hari makanya kakakku menyuruhnya untuk tinggal di rumahku dan kalau udah pasti diterima baru mencari tempat kost.

Birahi seks istri yang bergelora

Hari itu seperti hari senin yg biasa. Jam 7 pagi seperti biasanya anak dan suamiku udah berangkat dari rumah. saya pun mulai menyalakan computer untuk ritual masturbasi yg udah menjadi rutinitas akhir-akhir ini. Namun ketika saya mau membuka internet saya teringat sepupuku Mino yg baru datang subuh tadi dgn kereta malam. saya pun hendak mengurungkan niatku untuk masturbasi takut nanti ketahuan Mino.

Namun birahiku kelihatannya sedang bergelora pagi ini. saya nekat untuk tetap melakukan masturbasi. saya berpikiran kalau Mino akan tertidur pulas krn kelelahan setelah perjalanan panjang. saya pun segera naik ke lantai 2, kamar tamu yg kita siapkan untuk Mino. saya hendak mengecek dia, apakah masih tertidur atau udah terbangun.
Kalau masih tertidur maka bebaslah saya bermasturbasi.

saya dapati pintu kamar ruang tamu itu sedikit terbuka, kunci kamar itu memang udah lama rusak sehingga pintunya nggak dapat tertutup rapat. Dari celah pintu itu saya lihat Mino masih tidur terlentang. saya pun lalu melangkah untuk kembali ke ruang tamu yg terdapat computer. Namun baru 2 langkah saya kembali ke pintu tadi. saya memperhatikan pemandangan yg tadi sempat terlewat. saya memperhatikan tonjoalan di celana boxer yg Mino kenakan saat tidur terlentang. Sungguh besar tojolan kontol di celana boxer Mino itu.

Khayalan nakalku pun mulai melayang seiring tingginya birahiku pagi itu. saya membayangkan seberapa besar kontol yg ada di dalam celana Mino tersebut. Ah nggak, dia kan keponakaku. saya mencoba berpikiran rasional. saya mencoba menepikan khayalan nakal di otak saya. Namun semua itu sia-sia, tanpa sadar tangan kananku udah masuk ke dalam dasterku. Tanganku udah mengelus-elus memek yg masih terbungkus celana dalam.

Ah, persertan dgn keponakan. Nafsu birahi telah menguasaiku. saya pun mulai membuka celana dalam merah yg saya kenakan. Tanganku kian gencar memainkan memek saya yg udah basah. saya membayangkan besarnya kontol Mino yg masih tertidur. Belum ereksi aja udah menonjol besar seperti itu apalagi kalau udah nagaceng. Ah.. pasti nikmat rasanya jika kontol besar ngentot lobang memek saya. dgn posisi duduk di kursi di depan pintu saya terus mengocok memek saya dgn jari-jari saya dan tak lama berselang saya pun mencapai orgasme yg sungguh nikmat.

Setelah selesai ritual masturbasi yg nggak sesuai rencana itu saya melanjutkan pekerjaan rumah yg telah menjadi rutinitasku. Sepanjang melakukan pekerjaanku itu pikiranku terus terbayang kontol Mino yg baru saya lihat sebatas tonjolan. saya terus memperkirakan seberapa besarnya, seberapa panjangnya, kencangnya seperti apa, tahan seberapa lama. Ah, semakin lama semakin penasaran saya akan kontol nya Mino. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, Mino yg terakhir kali bertemu masih bocah ingusan sekarang telah membangkitkan birahiku.

Pamer pantat istri nakal depan keponakannya

Setelah selesai dgn pekerjaanku saya langsung mandi. saya dapati juga Mino telah selesai mandi dan sedang bersiap-siap untuk wawancara kerjanya pukul 10 nanti. ngga tau kenapa mengapa pagi itu saya mau terlihat cantik di mata Mino. saya pun berdandan, padahal biasanya saya ga pernah pakai kosmetik jika nggak mau berpergian. saya menggunakan celana legging agar pantatku bisa terlihat menonjol dan terilihat cetakan celana dalamnya. Lalu saya mengenakan baju kaos yg ketat dan bra yg kekecilan yg udah lama tak saya kenakan agar toketnya terlihat menyembul dan terlihat belahannya. ngga tau kenapa saya seperti anak ABG yg mau mencari perhatian laki-laki.

Setelah selesai berdandan saya pun keluar kamar. Jam dinding menunjukan pukul 9 kurang 5 menit. Kudapati Mino sedang berbenah dgn tasnya, mungkin sedang memeriksa bawaan untuk persiapan wawancarnya.
"Udah siap Min?" Tanyaku memulai pembicaraan.
saya berjalan sedikit eksibisionis berlenggak-lenggok layaknya pragawati yg pamer pantat menghampiri Mino.
"Eh, tante.. Doa in aja ya biar bisa diterima." Jawabnya.
"Ya iya lah tante doa in, nanti kalau udah diterima tinggalnya di sini aja ya Min.." ngga tau kenapa ucapan itu tiba-tiba terlontar dariku. Padahal dari rencana awal juga Mino akan ngekost kalau udah diterima.
"Ah, ntar ngerepotin tante.. Mino lebih baik nge-kost aja.."
"gak apa Min, kaya sama siapa aja.." saya menyilangkan kakiku berharap Mino ngeliat pantat sexy saya yg tercetak di celana legging. "Oh ya, emang wawancara kerjanya sampai kapan Min..?" lanjutku lagi.
"Sampai hari kamis tante, tapi Mino baru pulangnya hari sabtu, hari jumat nya Mino mau jalan-jalan dulu.. boleh kan tante?" Jawabnya seperti biasa tak ada reaksi yg berlebih dari Mino setelah kupamerkan pantat saya.
"ohh gak apa Min, lebih lama lagi juga gapapa ko"
mau rasanya saya bertelanjang ria di depan Mino dan mendekapnya. Ah.. tapi saya masih belum cukup gila. Tak lama kemudian Mino pun berangkat untuk wawancara kerjanya. Seharian itu pikiranku terus menjurus ke kontol Mino yg menjadikan rasa penasaranku cukup tinggi.

Esok harinya rutinitas yg biasa pun berlalu, jam 7 pagi suami dan anak-anak saya udah pada berangkat. Kali ini Mino udah bangun dari pagi otomatis acara masturbasi saya pun terhambat. Selama ini saya masturbasi selalu dgn rangsangan ngeliat bokep di internet yg komputernya ada di ruang tamy. saya nggak terbiasa masturbasi dgn imajinasiku tanpa rangsangan secara visual. Dan rasanya nggak mungkin juga masturbasi dgn mengintip Mino seperti kemarin, Mino sekarang udah terbangun, kalau ketahuan bisa berabe.

Ah, tapi bisa aja kan minta langsung Mino untuk memperlihatkan kontol nya. Pikiran gila terbesit di otakku. Ah, gila kali nanti kalau Mino lapor ke kakak saya, trus nanti suami saya bisa tahu juga. Tapi kalau Mino nya ikut terangsang dia pasti nggak akan ngelaporin terus saya juga bukan cuma bisa ngeliat kontol Mino tapi bisa juga ngerasain memek saya di hujamnya dgn kontol nya yg gede. Aaaahhh.. pasti nikmat pikirku. Tapi apa saya bisa membuat Mino terangsang. Ayo Sinta, kamu pasti bisa ! saya benar-benar udah kehilangan kewarasan. Nafsu sex menguasai diriku dan saya pun benar-benar melaksanakan rencana gilaku itu.

nggak seperti biasanya pagi itu saya mandi lebih awal, pekerjaan rumah yg biasa kukerjakan saya abaikan dahulu. Setelah mandi saya pun berdandan agar terlihat cantik. Setalah kupilah-pilih saya pu memutuskan daster tipis warna pink untuk kukenakan. saya putuskan nggak menggunakan bra dan celana dalam agar Mino bisa ngeliat cetakan putingku dan akan kupertontonkan memek serta pantat saya secara langsung. Pokoknya Mino mesti terangsang ngeliatku.

Setelah selesai berdandan saya pun langsung mencari sosok keponakanku itu, dan kutemui dia di ruang tamu sedang membaca koran.
"Pagi Min.. mau pergi jam berapa hari ini?"
"Biasa tante jam 9.. memang ada apa tante?" Kali ini Mino mulai mengamati tubuhku.
"Ah gapapa ko’.. Bisa minta tolong ga angkatin jemuran ke atas.."
"Iya tante bisa, mana jemurannya?"

Setelah menunjukan jemurannya Mino pun mengangkatkannya. saya sengaja jalan terlebih dahulu dgn harapan saat di tangga Mino bisa ngeliat pantat saya yg nggak terbungkus celana dalam secara langsung. Dan memang seperti yg saya perkirakan, saat di tangga Mino ngeliat pantat saya meski dgn curi-curi. ketika udah sampai atas kulihat besarnya tonjolan di celana Mino yg menandakan udah ereksi.
"Loh, udah bangun lagi Min?" tanyaku ketika sampai di atas.
"Maksud tante? " Mino kelihatan bingung.
"Itu dede yg di celana nya?" Mata saya tertuju ke tonjolan di celana Mino.
"Eh, ah.. eh.." Mino tampak salah tingkah dan tak dapat menjawab.
"Mino terangsang ya lihat tante?" tanyaku lagi.
Mino tampak masih salah tingkah dan nggak menjawab pertanyaanku.
"Boleh ga tante lihat dedenya Mino?" saya pun mulai membuka gesper dan kancing celana Mino.
"Ja.. ja.. jangan tante.." kata Mino.
Namun tak kulihat penolakan Mino terhadap apa yg saya lakukan. saya pun terus membuka celana Mino. Kudapati kontol yg besar yg udah ereksi kencang. Besarnya hampir sama dgn dgn kontol -kontol bule yg saya lihat di film bokep, namun punya Mino lebih pendek sedikit.

saya pun langsung melahap kontol Mino yg besar ke dalam mulutku. Mulutku penuh sesak dgn kontol Mino dan rasanya mulutku nggak bisa menampung panjangnya kontol Mino. Mino terlihat menikmati permainan mulutku di kontol nya, begitu juga saya. Birahiku langsung menggebu-gebu, kontol yg selama ini kudambakan dan kuhayalkan sekarang bisa kurasakan di mulutku dan saya pun tak sabar untuk menerima sodokan kontol Mino yg besar ini.

saya pun menudahi permainan mulutku, kini saya tarik Mino ke kamar tamu yg tepat di sebelahku.

"Jangan ah tante, nanti Om Sani tahu.."
"Ayo lah, kalau Mino ga bilang pasti ga akan tahu.." Jawabku sembari menarik tangan Mino ke kamar.

Istri selingkuh tergoda kontol besar

Mino pun menuruti ajakan saya. saya dudukan Mino di ranjang dan saya pun langsung membuka dasterku yg membuatku menjadi telanjang bulat. Mino kelihatan terbelalak ngeliat tubuh bugilku terpampang di depannya. Lalu saya lucuti satu per satu pakaian Mino hingga sama telanjangnya dgnku. Dadanya yg berbidang membuatku tak tahan. Berbeda sekali dgn perut Mas Sani yg buncit dan dadanya yg kendur.

saya langsung naik ke atas Mino. Kuciumi mulut Mino dgn penuh nafsu. Kugesek-gesekan kontol nya yg tegang ke bibir memek saya yg udah membasah. Dan.. clepp.. terasa sensasi luar biasa waktu pertama kontol Mino masuk ke memek saya. Terasa terganjal nikmat memeku. Lalu saya pun mulai bergoyang, berbeda sekali dgn waktu dgn Mas Sani. Biasanya saya harus bersusah payah menggoyang memek saya agar kontol Mas Sani mengenai titik sensitifku, namun dgn kontol Mino yg besar cuma dgn sedikit goyang titik sensitifku udah terasa nikmat. Dan cuma dgn sekitar tiga menit saya pun mencapai oragasme yg luar biasa.

"Aaahhh..... Kamu di atas ya sayang.." saya minta untuk bertukar posisi, dan tak lama kemudian Mino udah ngentot kontol yang tertancap di memek saya.

"Tante haus Min, puasin tante.. puasin tante sayang.."

Mulutku mulai meracau tak karuan. saya terbawa melayang birahi seks ku yg mengebu dgn diiringi entotan kontol Mino yg besar. saya berada di puncak kenikmatan birahi yg selama ini tak bisa saya dapatkan dari suamiku Mas Sani. Tubuhku terasa panas, keringat bercucuran dari tubuhku.

Tak saya bayangkan dia keponakan dari kakak kandungku sendiri yg masih punya pertalian darah. saya cuma mengaggap dia lelaki besar yg bisa memuaskan nafsu birahi yang haus seks.

"Terus sayang.. terus.. oohhhhh.."

Istri Pame Pantat, Selingkuh Dengan Saudaranya Cerita Seks

Istri Selingkuh Dengan Saudaranya Sendiri Cerita Seks 17 tahun, cerita dewasa porno
Istri Pame Pantat, Selingkuh Dengan Saudaranya Cerita Seks | Klik foto untuk memperbesar gambar

saya pun mencapai orgasme yg kedua. orgasme yg yg beruntun dgn posisi Mino yg masih sama. Baru kali ini saya merasakan multi orgasme, oragasme yg begitu dasyat yg menjadikan tubuhku berkejang habat. Sungguh besar sekali keponakan saya ini.

udah hampir satu jam memek saya dihujam kontol Mino yg besar. udah 5 atau 6 kali saya mencapai orgasme, ah untuk apa saya menghitung. saya cuma menikmati..

kelihatannya sekarang juga Mino mau keluar, entotan kontol nya terasa semakin cepat nggak beraturan. kontol nya kurasa lebih menegang di memek saya dan kemudian terasa cairan peju menyemprot didalam memek saya. Dan saya pun mencapai orgasme untuk ngga tau kenapa yg keberapa kali. Kurasakan banyak sekali cairan peju yg keluar dari kontol nya Mino sampai meluap keluar dari memek saya. Lalu setelah kontol nya dicabut dari memek saya saya pun langsung menjilati kontol Mino, membersihkan cairan sperma yg menempel di kontol nya sampai bersih. saya menjilati sampai kontol Mino laya tak tegang lagi. Bahkan walaupun udah loyo kalau saya perhatikan masih lebih besar dibandingkan dgn kontol Mas Sani yg ngaceng. Sungguh besar keponakanku ini.
entotan kontol nya terasa semakin cepat nggak beraturan. kontol nya kurasa lebih menegang di memek saya dan kemudian terasa cairan peju menyemprot didalam memek saya. Dan saya pun mencapai orgasme untuk ngga tau kenapa yg keberapa kali
Setelah satu jam lebih kita bergulat Mino pun pergi untuk wawancara kerjanya. Hari itu saya rasa lemas sekali dan saya pun mengerjakan pekerjaan rumahku dgn malas. saya sangat menikmati dan puas dgn pelayanan Mino. kelihatannya Mino pun demikian. Terbukti dgn terus diulanginya setiap pagi sebelum Mino berangkat wawancara kerja.

Akhirnya Mino pun diterima kerja. saya udah menawarinya untuk tinggal bersama, saya masih mau dipuaskan oleh sepupuku Mino namun ia menolaknya dgn alasan tak enak saat bertemu Om Sani. Mino pun mengekost tak jauh dari rumah kita dan kita pun masih suka mencuri-curi waktu untuk saling memuaskan birahi.

Di satu sisi saya merasa berdosa terhadap Mas Sani, saya merasa hina dgn menggadaikan kesetiaanku sebagai seorang istri. Tapi si sisi lain saya cuma seorang cewek biasa yg mau terpenuhi kebutuhan bathinku.

Istri Selingkuh Dengan Saudaranya Sendiri Cerita Seks 17 tahun, cerita dewasa porno, cerita seks, cerita porno, cerita dewasa, cerita 17 tahun, seks sedarah, istri binal, istri nakal, doyan kontol besar, istri haus seks, peju crot di memek
Istri Pamer Pantat, Selingkuh Dengan Saudaranya Cerita Seks
Istri Pamer Pantat, Selingkuh Dengan Saudaranya Cerita Seks, cerita seks , Istri Selingkuh Dengan Saudaranya Sendiri Cerita Seks 17 tahun, cerita dewasa porno, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Istri Pamer Pantat, Selingkuh Dengan Saudaranya Cerita Seks

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com