Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD

Cerita Dewasa. Beberapa hari lalu gue pergi ke rumah teman alasannya untuk meminjam catatan sejarah miliknya, krn gue selalu tertidur di kelas ketika pelajaran itu. Ketika sampai di tempatnya, ternyata teman gue ngga ada di tempat. Pada saat itu yg membuka pintu adalah Adik perempuannya santi yg juga satu sekolah dgn gue.

"Mau nunggu Kakak pulang apa ntar mau balik lagi neh?" tanyanya.
Setelah berpikir sebentar, gue menjawab "Gue nunggu dalem aja deh, capek bolak balik nih, mana mataharinya panas kayak gini lagi."

Akhirnya gue masuk dan duduk di bangku teras rumahnya. 30 menit berlalu, teman gue masih belum kembali.

"Kemana sih ini anak, keluar enggak bawa HP lagi" pikir gue setelah sebelumnya mencoba menghubungi hpnya.

krn merasa bosan duduk sendirian di luar, maka gue pun akhirnya masuk ke ruang tamu yg ternyata telah dihuni oleh 2 cewek teman Santi. ngga berapa lama kemudian Santi pun keluar dari kamarnya dgn memakai rok mini.

"Sory yah enggak nemenin tadi, Gue tadi lagi mau mandi pas lo telp." sapanya sambil duduk ngga jauh disampingku.
"Oh, Nggak apa-apa kok." jawabku sekenanya sambil mataku terus melihat teman-teman Santi yg sedang asyik bermain video game.

Ketika gue sedang asyik-asyiknya membaca majalah, tiba-tiba saja Santi menyambar ke arah gue krn dia berusaha mengelak dari bantal yg dilempar oleh temannya (entah apa sebabnya, krn gue sedang konsen lihat majalah musik), secara spontan gue pun menahan tubuh Santi yg melompat ke pangkuan gue. Saat itu tangan kanan gue ngga sengaja menyentuh toket Santi, seketika itu pula Santi melihat ke arah gue dgn raut muka yg tiba-tiba serius.

"Waduh gila.. Bisa digampar nih Gue di depan teman-temannya" pikirku saat itu sambil siap-siap memejamkan mata menerima telapak tangan dari Santi. Ternyata ngga ada respon dari Santi, ketika gue kembali melihat wajah Santi, dia malah membalas tatapan gue dgn senyuman kecilnya yg manis.

"Kok enggak negor atau marah sih nih anak? Malah senyum. Jangan-jangan.."

Refleksi kejadian tadi terus terulang-pulang di pikiranku.

"Weh.. Bengong lagi.. Napa loe? Gegar otak yah ketabrak sama Gue?" ujarnya sambil ketawa.
"Enggak kok, lagi bingung mau baca majalah apalagi nih." jawabku sekenanya.
"Itu di bawah meja banyak majalah kok, pilih aja sendiri." jawab Santi.

Binalnya ABG jaman sekarang pamer memek dan toket

Akupun menunduk untuk mencari majalah di bawah meja tamu yg posisinya tepat berada di depan kita sambil mataku mencuri pandang ke arah rok Santi. Ternyata Santi sejak tadi terus mengamati gerak gerik gue, lalu secara perlahan dia mulai membuka kedua pahanya.

"anjrooott! Santi enggak pake celana dalam!" pikirku sambil secara spontan mataku melihat ke wajahnya, secepat kilat Santi mendekatkan jari telunjuknya ke bibirnya yg sexy sambil mengedipkan sebelah matanya seperti ingin mengatakan.

"Sstt.."
"Wah Adik teman Gue bitchy banget nih, berani banget di depan teman-temannya" pikirku dalam hati.

Kemudian akupun kembali duduk disampingnya tetapi kali ini gue duduk lebih rapat dari sebelumnya. dgn memberanikan diri, gue letakkan tangan kanan gue ke atas pahanya dan ternyata Santi diam saja, malah dia masih bisa meledek teman-temannya yg sedang asyik bermain dgn permainan mereka sendiri. Secara perlahan gue mengelus pahanya yg dilanjutkan dgn menyusupkan tangan gue masuk ke dalam rok Santi.

"Wah.. Gila bulunya kayaknya pendek-pendek. sexy.."

Santi pun segera mengambil bantal sofa dan menutup tangan gue yg sudah mulai masuk ke dalam roknya. Secara perlahan gue elus bibir memek nya dgn lembut, terlihat raut wajah Santi sudah mulai berubah, wajahnya mulai merah. Belum puas dgn permainan di luar, akupun mulai memasukkan jari tengah gue ke dalam memek nya untuk mencari itil nya dan ngga lama kemudian gue mulai memutar-mutar sambil menekan-nekan jari gue di atas clittorisnya. Pada saat itu, Santi mulai memejamkan matanya sambil menggigit bibir bawahnya menahan suara lenguhannya yg tertahan krn takut terdengar temannya.

"Mmhh.."

Sedang asyik-asyiknya memainkan clitorisnya, tiba-tiba timbul dalam pikiran gue untuk mempermainkan Santi. Segera gue cabut tangan gue dari rok mininya, Santi pun kembali menatap wajahku dgn terheran heran. Akupun membalas tatapannya dgn tersenyum kecil. Santi tampaknya kesal dgn berhentinya permainan kita, akhirnya akupun pura-pura bertanya.

"Gue ke kamar Kakak loe aja deh ambil catatannya, loe tahu enggak dimana Kakak loe taro tas skulnya?".
Seketika itu pula Santi kembali tersenyum binal sambil menjawab, "Tahu, yuk Gue temanin loe ambil" katanya sambil bangkit berdiri dan berjalan di depan gue menuju ke lantai 2 tempat kamar kakaknya berada.

Ketika kita sudah masuk ke dalam kamar kakaknya, Santi segera mencubit perut gue sambil berkata, "Jahat ih.. Bikin Gue horny kayak gini, menderita tahu!"

Baru saja gue mau menjawab sorry, tiba-tiba mulut gue disambar olehnya.

"Hhmm.. Mmhh.. Mmhh.." gumamnya.
"Ini cewek nafsuan amat sih" pikirku.

ngga lama kemudian Santi mendorongku ke atas ranjang dgn tatapan matanya yg liar, dia membuka kancing kemeja gue satu persatu dgn mulutnya dan tangannya membuka celana jeans gue yg sejak tadi menahan kontol gue. Ketika gue ingin membuka kaos ketatnya, dia malah menepis tangan gue, "Loe relax aja, let me do it by myself."

Setelah gue telanjang bulat, Santi pun mulai mengulum biji peler dgn nafsunya.

"Gimana sayang? Enak enggak." tanyanya sambil tangan kanannya mengocok kontol. Hanya orang tolol yg menjawab 'ngga!. "Enak say.. terus dong.. jangan berhenti.." jawabku dgn penuh nafsu.

Sedang asyik-asyiknya kontol gue di oral oleh Santi, tiba-tiba dia berhenti dan menyentil kontol gue.

"Aduh.. Sakit tahu.." teriakku dgn suara tertahan.
Santi pun hanya tertawa sambil menjawab, "Siapa suruh bikin Gue horny di bawah tadi!".
"Sekarang loe duduk aja, lihat Gue nari." ujarnya sambil menyalakan music box di atas meja belajar kakaknya.

ngga lama kemudian lagu trance mulai terdengar dan Santi pun mulai menari sambil melepaskan pakaiannya satu persatu seperti penari striptease profesional.

"Aarrgghh.. Gue enggak bisa nunggu lagi nih, enggak tahan!" pikirku sambil berdiri dan langsung memeluk tubuh Santi yg masih asyik bergoyang. gue angkat badannya yg sexy ke atas ranjang dan mulai mencium toket nya.

"Kali ini Gue bales loe!" pikirku.

Perlahan kupermainkan dgn memutar mutar lidahku di sekeliling pentil toket nya sambil berusaha ngga menyentuh putingnya.

"Uuugghh.. Enak.. Iya terus di situ say.. Ugghh.. Naik dikit lagi.." risihnya.

Risihannya ngga kuacuhkan sambil terus melanjutkan permainan lidahku ngga lama kemudian tampak Santi berusaha menggerakkan tubuhnya agar lidahku bisa menyentuh puting susunya, pada saat ini kugigit putingnya perlahan dan dia pun berteriak nikmat.

"Acchh.. Enak.. terus say.. Gigit.. Isep.."

Akupun meluluskan permintaannya. Setelah puas bermain dgn toket nya, akupun mulai turun kebawah dan tampak memek Santi sudah banjir krn permainanku dgn putingnya tadi. Kali ini gue mulai memainkan permainan keduaku di depan bibir memek nya, kusentuh bibirnya dgn hidungku sambil mencium dan menjilat bibirnya.

"Hhmm.. memek loe wangi say.. Terawat lagi kebunnya.. Bikin Gue nafsu nih say.." godaku.
"Ayo dong yg.. Jangan dilihatin doang dong.." jawabnya penuh nafsu.

Akupun memenuhi kembali permintaannya dgn memainkan itil nya dgn lidahku.

"Mmhh.. Iya say.. Di situ.. Enak.. Ugghh.. terus.. Gue sudah mau keluar nih.. terus.. Uuugghh.." racaunya ngga karuan sambil kedua pahanya mulai menjepit kepalaku.
"Aacchh.. Gue keluar yg.. Uuugghh.." tampak keluar air awet muda dari dalam memek nya.

Beberapa saat berlalu, gue pun mulai kembali mencium toket nya sambil memasukan kontol ke dalam memek nya yg sudah licin. Perlahan lahan gue masukkan kontol.

"Mmhh.. Ketat banget nih.." ujarku.
"Uuugghh.. Lebih dalam lagi yg.. Masukin lagi.. Uuugghh.." lenguhnya ngga karuan.

Kudiamkan kontol gue di dalam memek nya setelah mulai terasa tembok memek nya menyentuh kontol gue, sambil terus kucium bibirnya.

"Lo cantik banget deh San"

Belum sempat dia menjawab, kudorong pantatku ke depan.

"Aacchh.." teriaknya.

Setelah itu kumulai permainan kontol gue. Awalnya kudorong perlahan namun pasti, semakin lama semakin cepat entotan kontol gue ke memek sempit nya..

Memek sempit ABG bikin crot

"Acchh.. Aacchh.. Enak.. terus yg.. jugan berhenti. terus.. Ugghh.." racaunya sambil tangannya mulai mencakar punggungku.
"Aacchh.. Aacchh.. Iya.. terus.. entot gue, lebih cepat.. Aacchh.." teriaknya sambil menggoyangkan pinggulnya mengikuti irama pinggulku yg secara intensif terus ngentot memek cewek sexy ini.
"Gue sudah mau nyampe nih.. Aacchh.." ujarnya.
"Gue juga nih.. Bentar lagi keluar nih.. Uuugghh.." jawabku menahan nafsu.
ngga lama kemudian, "Gue keluar.. Aacchh.." teriaknya puas.

Akupun segera mencabut kontol keluar dari memek nya yg dilanjutkan dgn ngocok kontol gue di atas perutnya dan..

"Oocchh.. Oocchh.. Huah.." teriakku puas.

Santi pun bangkit dan mengulum dan membersihkan sisa peju kontol gue yg mulai melemas. ngga lama kemudian, kita pun mulai membersihkan diri dgn tissue dan akupun mulai berpakaian.

"Kok udahan sih.." tanyanya.
"Ntar kalau Kakak loe balik gimana? Ntar aja lanjut lagi, kan masih ada hari esok." jawabku sambil bercanda.

Santi pun mengerti dan mulai berpakaian. Ketika Santi turun, terdengar suara temannya menyindir.

"Nyari bukunya lama amat.. Nyari buku apa ngapain tuh.." diikuti suara tawa.
"Mau tahu aja loe!" jawab Santi sekenanya.

Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD

Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD, cerita dewasa
Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD | klik foto untuk memperbesar gambar

Akupun akhirnya menyusul turun sambil diikuti oleh lirikan teman-temannya dgn tatapan yg penuh curiga. gue hanya bisa berlagak cuek bebek sambil berjalan ke arah pintu gerbang. Di depan pintu Santi meminta nomor HP gue.

"Kapan-kapan ke sini lagi yah." ujarnya sambil mencubit perutku.
Setelah kuberikan nomor HP gue, akupun menjawab dgn nada bercanda, "Enggak mau ah.."
"Awas loe yah!" ujarnya.

Malamnya kamipun kembali melanjutkan permainan seks kita di dalam mobilku. Semenjak hari itu kita sering bermain di berbagai tempat, bahkan kita pernah bolos pelajaran dan bermain seks di dalam WC cewek sekolah kita.
Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD
Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD, cerita seks , Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD, cerita dewasa, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Ngentot adik temen gue nakal banget ngga pake BH dan CD

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com