Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol

Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol | Cerita ini berawal wakut gue lagi di suatu ruangan sama seorang dokter yang lumayan ganteng... "Tolong buka bajunya." Lalu gue buka kancing kemeja gue hingga 2 toket ini terlihat semua.

gue ngerasain steteskop dingin itu menyentuh toket. Di samping lalu pindah ke tengah di antara toket gue. AC di ruangan ini cukup dingin, ah pasti dia melihat dengan jelas pentil toket gue ini yang sudah keras.

"Coba ambil nafas dalam-dalam"
gue turuti permintaannya. Sekarang dada gue membusung, bergerak naik-turun.
Dia memandangi kedua toket gue.

"Perut nya sakit?"
"Sedikit"
"Sebelah sini?"
Lalu perut gue di tekan perlahan oleh nya. Lalu berpindah agak jauh dibawah pusar gue.
"Disini juga sakit?"
"Ngga juga sih, dok.."

gue sudah berada di RS ini sekitar 2 hari. Dokter jaga yg memeriksa gue ini masih muda. Dia bukan dokter yg sebenarnya. Dokter rawat inap gue cuma datang sehari sekali jam 12 siang. Dokter jaga gue ini rajin mengecek keadaan gue setiap 6 jam. Sebenar nya gue nggak merasa sakit apapun, cuma saja trombosit yang jauh dibawah normal ini membuat gue pusing.

Bosan berada di RS padahal baru 2 hari. Kamar gue berisi 3 tempat tidur. Karena ngga ada kegiatan lain, selama ini gue memperhatikan 'tetangga' sebelah, seperti kebiasaannya, orang-orang yang menungguinya, dll.

Tempat tidur gue berada di ujung, dekat jendela. Sebelah gue kurasa dia seumuran denganku, pacar nya selalu menjenguknya. Saat gue menempati ruang ini, dia sudah duluan ada. Setiap malam pria yg kurasa itu adalah pacar nya selalu menginap disitu.

Tempat tidur yang paling ujung ditempati oleh ibu-ibu. Kelihatan nya sakit nya agak parah karena yang kutau dia habis menjalani operasi.

Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol

Karena cuma dibatasi oleh tirai, gue bisa mendengar obrolan tetangga. gue bisa mendengar semua percakapan perempuan ini dengan pacarnya. Enatah itu saat mereka marahan atau bicara mesra. Tirai tempat tidur gue gak pernah kututup rapat-rapat.

cuma menyisakan 15 cm terbuka. Tujuannya? Supaya yang lewat bisa melihatku, karena gue cuma pakai celana super pendek dan kemeja yg kancing nya kubuka sampe dada. tentu nya tanpa bra.

Pernah suatu pagi suster cowok datang untuk ambil darah. Kulihat dia curi" pandang ke arah dadaku. Pasti nya melihat puting gue yg tegak krn dingin. Sengaja kuambil nafas dalam" sehingga dada gue bergerak naik turun. Dan kaki gue yg cuma memakai celana super pendek & tipis. gue ngga pernah pakai selimut.

Hal-hal seperti ini membuat gue sangat senang. Melihat pria lain curi-curi pandang untuk lihat toket atau memek gue. Atau saat gue masturbasi dan dilihat pria lain. Hal ini kulakukan juga saat di RS. Pacar 'tetangga' gue sering bolak-balik melewati tempat tidurku. Kuperhatikan dia selalu menoleh karena tirai kusisakan terbuka 15 cm. Jadi kuputuskan untuk mengoda nya setiap kali dia lewat.

Kancing kemeja sengaja nggak gue pasang, sehingga dia bisa lihat tonjolan toket gue dengan pentil yg sedikit mengintip. Kaki gue biarkan mengangkang sehingga dia bisa mengintip memek gue dari sela-sela celana pendek longgar, sambil pura-pura membaca buku.

sampe pada ahir nya saat gue tau dia akan melewati tiraiku, gue sengaja menghadap tembok, memunggungi tirai, dan membuka bajuku, sehingga dia bisa leluasa melihat punggung gue yg tanpa bra. Suatu malam gue coba trik lain, dengan pura-pura sibuk memungut tissu yang terjatuh sehingga dia bisa lihat belahan pantat gue. Saat itu gue cuma pakai daster super pendek yg tipis tanpa cd.

Hari ketiga gue masih di RS. Dan pria itu masih setia nungguin pacar nya di kamar. Sudah 3 hari berturut-turut dia menginap disini. Dokter bilang kalo lusa sudah bisa pulang. Wah sayang sekali pikirku, karena gue lagi senang menggoda pria sebelah.

Hingga pada suatu malam gue udah birahi tingkat tinggi. Rencana gue kalau pria itu lewat tirai tempat tidurku, gue akan melakukan masturbasi. Benar saja! Saat gue tau dia akan beranajak ke toilet kamar, gue lakukan siasat itu, dan dia berhasil menoleh. gue lihat langkah nya sempat terhenti. Namun dia melanjutkan langkah nya ke toilet. gue lakukan siasat itu lagi saat kudengar suara pintu toilet dibuka.

gak gue sangka, dia berhenti di depan tirai gue. Mata nya tertuju ke arah memek yang sedang gue mainin clit nya. Lalu arah mata nya tertuju pada dada gue yang pentil toket nya terlihat menonjol dari balik daster tipis.

Pamer Memek Nakal Sampe Ngentot

gue senyum nakal pada nya dan dia masuk ke dalam, di tutup nya tirai itu. Lalu jari telunjuk nya di tempelkan ke bibir nya. "Ssstttt..." kata nya sambil tersenyum dengan tatapan nafsu.

Tangan nya mengelus" dari lutut sampe pangkal pahaku. Diusap" memek gue yang sudah basah. Lalu dia mainkan clit gue tengan telunjuknya. Sementara tangan yg satu lg meremas" toket gue agak kencang. gue pakai daster bertali halter neck. Sehingga mudah buat gue, cuma dengan menarik salah satu talinya, maka kedua toket gue bisa terlihat.

Kini dia mencubit" pentil gue yang sudah tegak. Dipilin nya ke kiri-kanan. Sebenar nya gue ingin sekali mendesah, namun gue takut kalau suara gue terdengar oleh pacar nya disebelah. Dia pun mengisyaratkan dengan jari nya supaya gue nggak mengeluarkan suara.

Jari nya makin liar memilin puting gue. Bergantian kiri kanan. Sekarang lidah nya bermain" di pentilku, dihisap kuat-kuat, digigit kecil, sungguh gue merasa geli-geli nikmat. memek gue makin banjir saat dia masih memainkan itil gue.

Dan pada ahir nya gue rasain itil makin denyut denyut sampe gue merasakan orgasme. Lalu dia hentikan permainan tangan itil gue. Dia suruh gue turun dari tempat tidur, dengan posisi telungkup dan badan bersandar diatas tempat tidur, dia dengan leluasa mengelus" pantat gue, 3 jari nya dimasukin ke dalam memek gue, di kocok dengan cepat.

gue cuma bisa meremas selimut atau menggigit bantal. Kocokan itu berhenti, gue tengok ke belakang, ternyata dia sedang menurun kan celana pendek dan cd nya. gue lihat batang kontol nya yang besar dan tegak.

memek gue diusap" oleh kontol nya sebelum dia masukin perlahan. Ahh sungguh nikmat. Dalam posisi doggy seperti ini, kontol nya bisa menancapkan dalam" ke dalam memek gue. Dia bergerak maju mundur. gue jepit sekuat nya. Dia percepat permainan nya, menyodok sampe kubisa merasakan seperti mentok didalam memek gue. kedua pundak gue ditahan oleh kedua tangan nya. Semakin dalam dan kencang hentakannya. memek gue berdenyut makin cepat sampe ada perasaan nikmat yang sangat.

Dia pun lalu mencabut kontol nya, dengan bahasa isyarat, dia memberi tau kalau sperma nya akan keluar. Langsung gue masukin kontol nya ke dalam mulut gue, gue ngerasa peju yang hangat memenuhi rongga mulut.

Kurasakan kontol nya berdenyut". Kutelan habis peju nya, gue jilat kepala kontol nya sampe bersih, sampe gak bersisa. Jari-jari nya ngocok memek gue yang sudah basah oleh cairan orgasme. Kami berdua tersenyum puas. Lalu bibir gue dilumat nya sambil meremas toket gue.

"Ini rahasia kita ya," katanya. gue mengangguk mengiyakan. Lalu dia pergi dari bilik tempat tidur gue menuju toilet dan kembali ke tempat pacarnya. Sungguh lucu mengingat apa yg baru saja kami lakukan.

Jam sudah 10 malam. gue masih belum bisa tidur. Hasrat seks gue masih menggebu. gue akuin gue punya nafsu seks yang tinggi. Permainan yang barusan kami lakukan, walaupun enak dan bisa membuat gue orgasme, masih belum bisa membuat gue terpuaskan. Jadi kuputuskan untuk bermain-main dengan clit sebentar.

Kumainkan clitoris sambil digesek-gesekkan ke botol lotion. Botol lotion ini punya bagian yang bergerigi di sisinya. Posisi gue telentang, dengan bagian atas kasur yang kubuat tinggi posisinya. Kaki kubuka lebar" dan tangan kiri meremas" toket .

gue sangat menikmati masturbasi ini. Sengaja nggak kulakukan dengan cepat supaya gue bisa berlama-lama menikmati 'setruman' nikmat ini. sampe akhir nya kurasakan itil yang semakin berdenyut kencang, dan remasan pada toket gue semakin kuat, gue jepit botol lotion itu dengan kedua pangkal pahaku. Badan gue terguncang guncang akibat orgasme ini.

Tiba" seseorang muncul dari celah tirai tempat tidur. gue kaget sampe buru" gue tutupi memek gue dengan selimut. Seorang pria berbaju putih muncul dengan steteskop menggantung di lehernya. Entah kenapa gue merasa malu. Ini dokter jaga yang suka mendatangiku.

"Gimana? Masih suka pusing ngga?"

"Eh mmm ngga, dok. Better kok dibanding kemarin."

gue menjawab dengan gugup. Nampak nya dokter itu tau kalau gue malu karena saat dia datang, gue sedang orgasme akibat memainkan clit gue sendiri.

"Saya periksa dulu ya"

Seteskop diletakkan di atas dada gue. Tadi nya gue tutupin pentil toket gue dengan lengan. Tapi ya sudah lah, kupikir apa rugi nya dilihat dokter ini. Kuletakakn tangan gue disamping.

Sekarang terlihat dengan samar" pentil gue yg mancung ini dari balik daster tipis. Seteskop nya berpindah ke dada kiri, tepat disebelah toket gue. Kuambil nafas dalam" sehingga dada gue naik turun.

Lalu berpindah ke dada kanan, ke tengah" lalu ke bawah toket gue. Dokter itu melihat ke arah dadaku. Senang sekali rasa nya bisa menggoda dia.
Lalu jari telunjuk dan tengah nya memencet" perut gue dita nya apakah sakit atau nggak. Kujawab sakit sedikit.

"Disebelah mana? Sini?"
"Bukan, dok, aga turun dibawahnya."
"Disini?"
"Agak kebawah lagi"

Kulihat dokter itu memperhatikan memek gue yang ngga ada rambut sama sekali.

"Ooh.. Sebentar ya saya periksa dulu.."

Kurasakan seteskop dingin menyentuh pangkal paha, ke bibir memek dan ke itil gue. Rasa dingin nya membuat gue semakin horny. Lalu steteskop itu diputar" di memek gue. gue terangsang, tanpa sadar kugerakkan pantat gue naik turun berlawanan arah dengan putaran steteskop nya. Dia tersenyum saat dilihat nya gue sedang menggigit bibir gue.

Lalu bibir memek gue dibuka lebar" sehingga clit gue terlihat dengan jelas. Steseskop nya di gosokin ke clit gue, di tekan sampe gue harus menahan suara desah. gue cuma bisa menggigit bibir dan mencengkram kuat pinggiran besi tempat tidur.

Steteskop dingin itu semakin liat bermain di clitoris gue sampe gue hampir orgasme. Namun disaat detik" gue mencapai orgasme, dia menghentikannya. gue disuruh mengganjal pantat gue dengan sebuah bantal, kata nya supaya posisi memek gue lebih tinggi dan mudah menjilatinya. Selangkangan terbuka lebar dan dia dengan mudah nya menjilati clit dan lubang memek gue.

Dijilati nya clit gue sambil memasukin 2 jari nya kedalam memek . Jari" dokter itu berputar" didalam lubang memek gue, entah sudah berapa banyak cairan yang kukeluarkan. Ahir nya clit gue pun orgasme akibat jilatan dan kuluman si dokter. Sekarang dia memandangi gue sambil mengelus" memek gue yg sedang berdenyut". Lalu si dokter menurunkan tinggi tempat tidur gue.

Diputar nya bagian bawah tempat tidur gue sampe mentok. Sekarang dia membuka risleting celana nya dan menurunkan cdnya. kontol nya yang seakan meloncat dari cd saat dibuka. gue kulum dengan penuh nafsu, kumasukin sampe deepthroat.

Kelihatan nya dokter gue sangat menikmati nya. gue jilati dari balls sampe ujung kepala kontol naik turun, kuhisap kuat", kumainkan dengan kedua tangan naik turun dengan gerakan melingkar. Kuusap juga pantatnya, selangkangannya, kuciumi pahanya.

Lalu dokter menghantikan isapanku. Kedua kaki gue diangkat keatas dan ditekuk sampe lutut menyentuh toket gue. kontol nya bersiap" menghujam memek gue. Kepala kontol nya besar sekali, sampe gue harus menahan erangan.

kontol nya masuk perlahan. Dengan gerakan maju mundur yang pelan sampe ahir nya dia benamkan dalam kontol nya. Disodok nya kontol itu ke kiri kanan atas bawah, kesegala penjuru lubang memek gue. gue merasa kenikmatan dengan sodokan seperti itu. Terus terang selama ini gue cuma ngerasain kontol ngentot maju mundur dengan arah yg lurus saja. Namun kali ini nggak.

Seperti nya dokter ini sudah sangat lihai sekali. gue genggam lengan nya dengan kuat. Namun gue gak kuasa, gue gigit sarung bantal yang ada disebelahku. gue berusaha keras supaya nggak mendesah. Sulit sekali untuk nggak mendesah untuk bisa mengekspresikan kenikmatan yang luar biasa ini.

Gerakan maju mundur nya bertambah cepat. Kuturunkan kaki gue hingga kaki gue melingkari pinggang nya. Gerakan nya bertambah cepat dan semakin dalam entotan kontol nya. sampe kurasakan seperti melayang dalam kenikmatan seks, memek gue pun kontraksi, kurasakan desir darah gue di sejukur tubuh.

Dokter pun keliatan nya sudah hampir orgasme. D icabutlah kontol itu, Dengan sigap gue masukin kontol nya dalam mulut dan gue birkan sperma memenuhi rongga mulut gue lagi. gue keluarkan kontol nya saat berhenti berdenyut".

Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol

Eksibisionis Pamer Memek, Gue Sampe Disodok Kontol 2 Orang, cerita seks pamer memek
Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol | Klik untuk memperbesar gambar

Gue buka mulut gue yang penuh sama peju. gue telan smua nya, bahkan yang belepotan di pipi dan yang menetes di paha langsung gue jilat. Dokter kaget dengan ulah gue yg itu dan dia tersenyum" puas. gue lumat batang dan kepala kontol nya hingga bersih.

"Sssstttt.. Ini rahasia kita yaaa.." katanya.
gue mengangguk dan tersenyum puas.

Setelah kejadian itu, gue sudah nggak lagi bertemu dokter jaga tsb. Lagi pula esokan siang nya gue udah dinyatakan sehat oleh dokterku. Mungkin karena malam nya gue minum peju dari 2 orang ya? Hehehe..

Siang itu check out dari RS. Sementara tetangga sebelah masih berada disana. Kebetulan tirai tempat tidur nya nggak ditutup. Jadi saat gue melewati tempat tidurnya, gue sempat pamit dengan perempuan itu, gue bilang semoga cepat sembuh.

gak lupa gue senyum pada pacar nya. Dia pun membalas senyuman gue. cuma kami berdua yang tau maksut dari senyuman itu.

Eksibisionis Pamer Memek, Gue Sampe Disodok Kontol 2 Orang, cerita seks pamer memek, cerita seks dewasa, memek doyan kontol, cerita Eksibisionis Pamer Memek, cerita memek sange , Gue Sampe Disodok Kontol 2 Orang, cerita seks pamer memek terbaru
Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol
Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol, cerita seks , Eksibisionis Pamer Memek, Gue Sampe Disodok Kontol 2 Orang, cerita seks pamer memek, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Eksibisionis Pamer Memek, Gue Disodok 2 Kontol

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com