Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame

Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame | saya baru saja tidur di ranjangku ketika tiba-tiba pintu kamarku digedor dengan keras dan suara teriakan adikku menyeretku kembali ke alam sadar. saya mengumpat dalam hati karena jadi tak bisa istirahat setelah kuliah dari pagi sampai sore,


tapi akhirnya saya pun berjalan ke pintu dan membukanya. Ketukan di pintu dan suara teriakan adikku pun terhenti ketika pintu kamarku kubuka.

Sesosok wajah manis tersenyum nakal menatapku. Pemilik wajah manis itu adalah adik cewekku, Dini. Dia baru berusia 16 tahun, baru duduk di kelas 1 SMU.

Amarahku pun pudar saat melihat Dini tersenyum. Gimana seseorang bisa marah bila menghadapi wajah Dini yang cantik manis dengan senyum polos dan sweet?

saya jadi teringat komentar temen-temenku yang sering bilang kalo saya ini beruntung banget bisa tinggal di sarang bidadari.

Bidadari yang mereka maksud adalah Dini adikku, mamaku, serta kakak cewekku yang dua tahun lebih tua dari saya, namanya Rara. Dalam hati saya tak bisa menyalahkan komentar teman-temanku itu.

Kak Rara memang cantik dengan tubuh tinggi semampai, rambut ikal kemerahan serta bibir sexy yang menjadi nilai plus kecantikannya.

Kecantikan yang sangat mendukung karirnya sebagai model. Dan mamaku aahh. Mamaku tak kalah cantik dari kedua putrinya.

Walau sudah berusia hampir kepala empat tapi orang-orang banyak yang mengira mamaku berusia tak jauh dari kak Rara yang berusia 22 tahun.

Banyak yang menyangka mereka bukan mama dan anak tapi kakak adik. Badan mama masih sangat bagus karena dia termasuk maniak fitness.

Payudaranya besar mengingatkan saya akan bintang porno yang sering kutonton di DVD bokep koleksiku. Ehh kak Joe kok malah ngelamun sih?

Belum sadar 100 persen ya hi. hi hi. Dasar anak bengal. Ngapain sih kamu gangguin kakak. Kakak cape banget nih. Gak usah sewot gitu dong kak.

Tadi ada telpon dari Oom Kiman, katanya kakak disuruh cepet-cepet kerumahnya. PENTING. Oom Kiman siapa? Itu si Dosen yang rumahnya di ujung jalan.

Masa gak inget sih? Dulu kan kakak doyan banget maen kerumahnya. Dosen Kiman? Dia udah balik? Iya, Dosen Kiman yang itu.

Eh, kak. Kenapa sih kakak kok bisa temenan sama orang aneh kayak gitu, usia kakak kan beda jauh sama dia? Lagian kata orang-orang si Dosen itu agak gini ni.

, kata Dini sambil menyilangkan telunjuknya di depan dahinya. Hush, jangan omong sembarangan. Dosen itu sebenernya orang baik kok, cuma agak nyentrik.

Ya udah deh, sekarang kakak mo mandi, trus ke rumah si Dosen. Oh ya kak. Dini kan udah capek-capek nyampein pesen buat kakak Trus sebagai ongkosnya,

tadi coklat punya kakak yang ada di lemari es udah Dini makan he he he, kata Dini sambil berlari meninggalkan saya.

DDINNI. , itu kan coklat mahal oleh-oleh temen kakak dari Amrik! Dengan hati jengkel karena dikerjain si Dini, saya pun mandi.

Selama mandi pikiranku melayang memikirkan Dosen. Kapan dia balik? Ada perlu apa dia? Memang nggak salah kalo banyak yang mengira dia orang yang aneh.

Tiga tahun lalu tiba-tiba dia menghilang tanpa jejak, lalu sekarang tiba-tiba muncul. Dosen Kiman sebenarnya bukan orang gila seperti anggapan orang-orang.

Malah dia adalah seorang yang sangat jenius. Mungkin karena kejeniusannya itulah maka dia menjadi kurang bisa bersosialisasi dengan orang lain. Satu-satunya temannya di komplek ini adalah saya.

saya pertama kali kenal dengan si Dosen waktu berumur 15 tahun. Suatu hal yang sangat lucu, karena si Dosen usianya sudah hampir kepala empat waktu itu.

Tapi perbedaan usia tidak menghalangi persahabatan kami. Bagiku si Dosen orang yang cukup asyik buat temenan asal kita sudah terbiasa dengan sifatnya yang aneh dan nyentrik.

saya bisa bebas curhat sama dia dan si Dosen mendengarkan segala macam curhatku tanpa men-judge perbuatanku seperti orang-orang tua lainnya. Dan satu hal yang paling saya sukai dari persahabatanku dengan Dosen adalah saya bisa memanfaatkan rumahnya untuk menyetel kaset dan DVD porno yang saya pinjem dari temen-temenku he he he. Yaa Blue Film merupakan satu hal yang membuat kita kompak. Si Dosen ternyata getol banget nonton bokep dan tentu saja dia tidak akan lapor ke orangtuaku bila saya nyetel bokep di rumahnya. Malah jika dia punya film porno yang baru, dia juga menelpon saya dan mengajak

saya nonton bareng di rumahnya. Dasar orang nyentrik. Pertemanan kami berjalan sampai dua tahun, dan ketika saya berumur 17 tahun, tiba-tiba Dosen.

Kiman menghilang tanpa kabar. Dia pun tak pernah menghubungi saya sampai saat ini. saya pun segera menyelesaikan mandiku dan bersiap pergi ke rumah Dosen.

saya memasuki pelataran rumah besar yang tampak tak terawat di ujung jalan komplek. Seorang cewek yang ada di rumah seberang tempat Dosen mengamatiku dengan pandangan aneh.

saya tersenyum sekedar basa-basi lalu segera menuju pintu depan rumah Dosen dan memencet bel pintu. Ding Dong Ding Dong.

Tak lama pintu itu pun terbuka. Wajah bulat culun dengan rambut yang mulai memutih tersenyum lebar melihatku.

Pemilik wajah itu bertubuh gemuk pendek, terlihat lucu dengan pakaiannya yang sama sekali nggak matching, baju model hawai warna hijau dengan kembangan kuning,

serta celana gombrong warna merah terang (kaya lampu lalu linta merah, kuning , ijo he. he. he.

Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame

). Orang nyentrik ini adalah Dosen Kiman. Ha. ha. ha selamat datang sobat lama. Masuk. masuk. saya punya kejutan buat kamu ha.

ha. ha. , suara berat sang Dosen yang dulu akrab di telingaku membuatku nyaman. saya teringat masa kami dulu sering bersama.

Tak kusangka orang seaneh si Dosen, ternyata bisa membuatku kangen. saya mengikuti Dosen masuk ke dalam rumahnya.

Ruang tamu yang berantakan menjadi pemandangan yang kulihat saat memasuki rumah Dosen. Kertas dan tumpukan dokumen berserakan di atas meja dan sofa.

saya tersenyum melihat semua itu. Memang si Dosen suka sembarangan kalo mengerjakan experimennya. He, Joe. Kamu udah pernah ML nggak? ,

tanya Dosen tiba-tiba. Ha? ! A. apa Dosen? , jawabku gelagapan. ML. Making Love. Seks. Udah pernah belom? , tanya Dosen lagi.

Apaan sih, Dosen? ! Lama nggak ketemu, tau-tau nanya kayak gitu. saya teringat kalo si Dosen memang kadang-kadang suka ngomong yang sama sekali nggak nyambung.

Tapi kali ini saya bener-bener kaget dia nanya kayak gitu. Sudah. Kamu jawab saja pertanyaanku. Kamu sudah pernah ML atau belum?

, tanya Dosen lagi, cuek dengan kebingunganku. Nng pernah sih. Sekali, sama bekas pacar gue dulu. Udah ah, jangan nanya yang aneh-aneh.

Sekarang mending Dosen jelasin kemana aja selama ini? Tiba-tiba ngilang nggak ada kabarnya. Tiga tahun ini saya mengerjakan experimenku yang paling baru dan paling spektakuler.

Dan akhirnya saya berhasil. saya memang jenius ha. ha. ha Dan untuk semua itu, saya berterima kasih sama kamu Sobat muda ku.

Kamu yang sudah memberiku ide untuk penemuanku ini. saya? Memangnya saya pernah ngasih ide apa? Apa sih yang sudah Dosen ciptain?

, tanyaku bingung. Kamu inget film yang terakhir kali kita tonton bareng disini sebelum saya pergi? Film? Yang mana Dosen? ,

tanyaku masih bingung. Itu film bokep semi yang judulnya The Click yang kamu pinjem dari temen SMA mu dulu.

Pikiranku melayang ke masa lalu. saya mencoba mengingat tentang film yang dimaksud Dosen Kiman. Sejenak kemudian saya pun teringat.

Tiga tahun yang lalu, saya pernah mengajak Dosen nonton bokep yang kupinjem dari temenku. Judulnya The Click.

Kisahnya tentang sebuah alat milik makhluk luar angkasa yang disimpan dalam sebuah piramid kuno. Alat itu disebut The Click, sebuah alat yang bisa membangkitkan gairah seksual manusia.

Jika dinyalakan maka orang-orang disekitarnya akan menjadi horny lalu ML sama siapa saja disitu. Filmnya lumayan bagus.

Seks dan komedi bergantian mengisi alur ceMelanya. saya ingat saat saya dan Dosen selesai menonton film, tiba-tiba si Dosen berteriak, Brillian,

benar-benar brilian. Setelah itu Dosen menyuruhku pulang. Lalu keesokan harinya tiba-tiba dia menghilang tanpa kabar. Sebersit pikiran melintas di kepalaku. Pikiran yang membuatku hampir tak percaya.


Tunggu, tunggu. Ja. jadi maksud Dosen, Dosen nyiptaiin alat itu? The Click? , tanyaku memastikan pertanyaan yang tadi melintas dikepalaku. Ha ha ha.

kamu benar. saya sudah berhasil menciptakan The Click. saya memang jenius ha. ha. saya bengong menatap pria setengah baya itu. saya tak percaya mendengar pengakuan Dosen.

Bisa-bisanya dia menganggap serius hal konyol seperti The Click. Dan yang lebih mencengangkan saya adalah Dosen meng-klaim bahwa dia sudah berhasil menciptakan alat itu.

Benar-benar orang yang aneh. Joe, kamu nggak percaya kalo saya bisa menciptakan The Click? Tunggu. Nah, ini dia, The Click, kata Dosen Kiman sambil menyerahkan benda kecil yang dia ambil dari sakunya.

saya menerima benda itu dari Dosen. saya mengamati benda itu dengan rasa tak percaya. Benda itu adalah sebuah kotak hitam kecil dengan tombol berbentuk hati berwarna merah muda.

Benarkah benda aneh ciptaan Dosen ini adalah The Click? Kamu masih nggak percaya Joe? Bagaimana kalo kita buktikan sekarang? , tantang si Dosen.

Gimana ngebuktiinnya Dosen? Tadi saya lihat rumah yang ada di depan itu kayaknya sekarang ditempati pasangan yang masih muda.

Dan saya lihat yang cewek cantik dan cukup sexy, ngingetin saya sama mama kamu. Siapa sih dia? , tanya Dosen. saya teringat sosok cantik yang tadi melihatku saat saya memasuki rumah si Dosen.

cewek itu adalah bu Mela, isteri dari pak Dimas. Pasangan muda itu memang termasuk pendatang baru di komplek ini.

Mereka baru pindah kesini setahun yang lalu, jadi pantas saja kalo si Dosen nggak kenal sama mereka.

Mbak Mela (saya biasa memanggilnya mbak, karena dia masih berumur 28 tahun) memang cantik. Dia dan ibuku adalah istri idaman semua suami yang ada di komplek ini.

Mbak Mela adalah seorang pengacara, sedangkan suaminya, mas Dimas, bekerja menjadi pilot. saya menjelaskan semua ini kepada si Dosen tanpa mengerti apa maksud Dosen sebenernya.

Hhhmm Mela Mela. Nama yang cantik, secantik orangnya. Jadi dia seorang pengacara yaa. Nngg. kalo begitu bagaimana kalo kamu mengundang dia kesini.

Cerita Sex Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame

Bilang aja kalo saya akan sewa dia sebagai konsultan hukum. Kamu bilang ke Mela, kalo saya mau konsultasi tentang segala masalah hukum mengenai hak paten penemuanku yang paling baru.

, kata Dosen. Trus? , tanyaku masih bingung dengan jalan pikiran si Dosen. Ya, udah. Kamu sekarang kesana, lalu ngomong seperti yang saya suruh tadi.

Pokoknya kamu harus bujuk dia supaya mau kesini. Nngg tapi Dosen. Sudah, kamu jangan banyak omong. Cepat ajak dia kesini, ntar kamu pasti nggak akan menyesal deh.

saya jamin. saya pun akhirnya meninggalkan rumah Dosen Kiman masih dalam keadaan bingung. Selamat sore, mbak Mela.

, sapaku pada sosok cantik yang sedang menyiram tanaman di halaman rumahnya. Sore. Oh, kamu Joe. Ada apa? Tumben maen kesini.

Disuruh mama yaa? , jawab mbak Mela dengan ramah. Hari ini mbak Mela memakai daster terusan dengan kancing di bagian depan.

Pakaiannya yang sederhana itu tak bisa menutupi fakta kalo dia memiliki tubuh dengan lekak-lekuk yang menggairahkan. Oh, nggak kok mbak. saya nggak disuruh mama.

saya dimintain tolong sama Dosen Kiman yang tinggal di depan situ. Dosen Kiman? Yang katanya agak nggak waras itu yaa. Apa benar kalo dia itu agak gila?

Itu sama sekali nggak bener mbak. Dosen orangnya 100% waras dan sebenernya dia baik kok. Cuma dia memang orang yang jenius.

Mbak tahu kan, orang jenius kan suka nyentrik dan aneh kelakuannya. Dia juga kurang bisa bergaul dan berinteraksi dengan orang-orang. Makanya deh banyak gosip yang mengatakan si Dosen agak gila.

Tapi itu semua nggak bener kok. Masa saya mau bertemen sama orang gila? , jelasku pada mbak Mela.

Ooh, begitu toh. Trus dia minta tolong apa sampe kamu kesini? , tanya ibu muda yang cantik itu.

Begini, mbak. Dosen Kiman menemukan beberapa alat baru tapi dia bingung tentang persoalan mengenai hak paten jika dia mau mematenkan penemuannya itu.

Nah, waktu saya ceMela kalo mbak Mela seorang pengacara, Dosen Kiman minta saya untuk mengundang mbak Mela kerumahnya agar dia bisa konsultasi masalah paten sama mbak Mela.

Dosen nggak keberatan kalo mbak Mela mau mengenakan tarif konsultasi untuk pertolongan mbak. Gimana mbak? Nngg bagaimana yaa? Kenapa nggak ke pengacara yang lain saja.

, tanya cewek itu terlihat ragu. Kan tadi saya sudah ceMela kalau si Dosen agak kurang bisa bergaul sama orang lain.

Makanya dia sering minder kalo harus bicara ke orang yang sama sekali asing. Walaupun Dosen Kiman belum kenal dengan mbak Mela,

tapi karena mbak Mela adalah tetangga, dan juga saya ceMela kalo mbak Mela itu selain cantik juga baik sekali, si Dosen akhirnya minta tolong ke saya untuk mengundang mbak Mela kerumahnya.

, rayuku pada ibu muda itu. Kamu memang bisa aja Joe. Masak orang kayak saya dibilang cantik, baik.

Gombal. , jawab mbak Mela sambil tersenyum malu. Memang cewek itu paling seneng kalau dipuji. Kalo saya bilang mbak Mela nggak cantik,

saya bener-bener orang yang berdosa dan tukang bohong. , jawabku yang membuat cewek cantik makin tersipu malu.

Sudah, joe. Jangan nge-gombal terus. Mmm. kenapa nggak kamu ajak Dosen Kiman kesini saja. Penemuan si Dosen serta dokumen-dokumennya kan ada di rumah dia.

Jadi mendingan mbak saja yang kesana. Biar si Dosen bisa menjelaskan penelitiannya dengan lebih detail. Wah bagaimana ya? Mas Dimas lagi terbang keluar kota.

Si kecil Andi lagi bobok, kalo nanti dia terbangun gimana? Andi adalah anak dari pasangan muda itu.

Umurnya baru satu tahun. Khan ada mbok Darmi. Mbok Darmi kan bisa ngejagain Andi selama mbak nggak ada.

Lagian mbak kan cuma pergi kedepan rumah doang. Kalo ada apa-apa mbok Darmi bisa manggil mbak Mela.

, rayuku pada mbak Mela yang masih terlihat ragu. Nngg baik deh. Tapi kamu harus temenin mbak kesana.

Mbak kan belum kenal dekat sama pak Kiman. , jawab mbak Mela setelah berpikir sejenak. saya dan mbak Mela segera menuju ke rumah Dosen setelah dia menyuruh mbok Darmi untuk menjaga Andi.

Kiman. Dosen Kiman. Mela Dosen Kiman dan mbak Mela berkenalan setelah kami semua masuk ke ruang tamu rumah Dosen.

Dosen terlihat sangat kagum dengan kecantikan ibu muda itu. Sedangkan mbak Mela terlihat sedikit canggung. Mungkin masih kepikiran tenteng gosip kalo Dosen itu orangnya agak gila.

Hoi, Dosen. Tamunya disuruh duduk dulu dong. Masak cewek secantik mbak Mela disuruh berdiri terus. , kataku mencoba mencairkan suasana. Wah,

saya benar-benar nggak sopan. Maaf ya bu. Silahkan duduk. Maaf kalau ruangannya agak berantakan. Maklum rumah ini nggak pernah mendapat sentuhan seorang cewek.

, kata Dosen. Nggak apa-apa kok pak. , jawab mbak Mela. Dosen Kiman duduk di sofa yang kecil dekat pintu masuk.

saya duduk di sofa kecil di seberang Dosen. Di tengah kami ada meja panjang. Lalu mbak Mela duduk di sofa besar di samping meja panjang itu.

Apa yang bisa saya bantu, pak? , tanya mbak Mela. Mmm. begini Bu. Saya baru menciptakan beberapa penemuan yang rencananya mau saya patenkan.

Tapi saya kurang tahu mengenai masalah-masalah hukum yang harus dilakukan dalam proses perolehan hak paten. Makanya saya mau konsultasi dengan ibu Mela mengenai masalah itu.

, kata Dosen. saya melihat diam-diam si Dosen menekan tombol berbentuk hati pada The Click yang ada di genggamannya.

Mbak Mela kelihatannya tak memperhatikan perbuatan Dosen itu. Memangnya apa alat yang akan bapak patenkan itu apa? tanya mbak Mela. saya merasa ada yang aneh.

Tanpa sebab, tiba-tiba saya merasa gairah birahi melandaku. Celanaku mulai terasa tak nyaman, karena joe jr yang ada didalamnya mulai memberontak.

Pandanganku seakan tertarik ke arah mbak Mela. Wajah mbak Mela yang cantik terlihat semakin cantik dalam pandanganku.

Hidungnya yang mancung. bibir nya yang ranum seakan membuatku ingin menciumnya. Dadanya hhmm Ingin rasanya saya meremas dada yang montok itu.

saya ingin menggigitnya gemas, ingin menjilat dan menghisap puting payudara nya. Aahh pasti nikmat rasanya. saya menggoyang-goyangkan kepalaku, mencoba menghilangkan segala macam pikiran kotor yang tiba-tiba merasuki otakku.

Tapi tak berhasil, gairah itu masih menghinggapiku. Bahkan bertambah lama, bertambah kuat. Percakapan Dosen dan mbak Mela tak lagi saya pedulikan.

Mataku menatap lekat ke wajah mbak Mela. Pandanganku bergerak liar menelusuri tubuhnya yang sexy. Mbak Mela terlihat gelisah.

Duduknya mulai tak tenang seakan dia menahan sesuatu. Ucapannya mulai terpotong-potong, nafasnya terlihat agak berat. saya menoleh kearah Dosen.

Dia tersenyum lebar memperhatikan kegelisahan mbak Mela. Lalu Dosen berdiri, dan menutup serta mengunci pintu depan. Nngg kok pin.

pintunya ditutup pak? , tanya mbak Mela. Dosen tak memperdulikan pertanyaan mbak Mela. Dia berjalan mendekati kursi tempat mbak Mela duduk,

lalu dia duduk di sebelah cewek cantik itu. Kamu cantik sekali Rit. , kata Dosen Kiman sambil tangannya dengan berani mengelus paha mbak Mela.

Pak Kiman. Jangan kurang ajar pak. , kata mbak Mela marah. Tapi anehnya dia membiarkan tangan si Dosen tetap mengelus-elus pahanya.

Nafas mbak Mela terlihat makin berat. Matanya menatap sayu. Gila! , pikirku dalam hati. saya mengucek mataku seakan tak percaya. saya seperti melihat bahwa mbak Mela malah menikmati permainan nakal tangan Dosen di pahanya.

mulut mbak Mela terus berkata memperingatkan agar si Dosen menghentikan tingkah kurang ajarnya, tapi di sisi lain dia membiarkan tangan si Dosen bergerak bebas dengan liar.

Ah. to. tolong hentikan semua ini pak. Saya aah. saya sudah bersua hhmm. hhm. , kata mbak Mela sambil diiringi desahan lirih.

Sebelum kata-kata itu selesai, bibir Dosen segera menghentikannya dengan ciuman. Yang lebih aneh lagi, mbak Mela ternyata membalas ciuman Dosen Kiman dengan tak kalah panasnya.

Hhmpp. ahmmp Desahan kedua orang yang berciuman itu membuatku tak lagi bisa tinggal diam. saya segera duduk di sebelah mbak Mela sehingga cewek cantik itu kini duduk diapit saya dan Dosen.

Leher jenjang mbak Mela menjadi sasaran mulut ku. Tanganku pun seakan tak mau ketinggalan segera beraksi meraba dan meremas lembut payudara montoknya dari balik daster yang dipakainya.

Bagian bawah daster mbak Mela tersingkap ke atas karena tangan nakal si Dosen yang bergerilya di dalamnya sudah merayap sampai ke pangkal pahanya.

Kami bertiga larut dalam gejolak birahi yang seakan tak bisa kami tolak. Bahkan mbak Mela seakan sudah tak ingat lagi kalau dia sudah bersuami dan sekarang dia bercumbu dengan dua orang laki-laki yang bukan suaminya.

saya menarik wajah mbak Mela agar menoleh kearahku. bibir ku ingin mencicipi bibir sexy cewek cantik itu.

Mbak Mela menyambutnya dengan penuh nafsu. Lidahnya dan lidahku saling bermain di dalam bibir lami yang bertautan erat.

Ciuman ibu muda ini sangat luar biasa. Bekas-bekas pacarku tak ada yang bisa berciuman se-panas ini. Saat kami berhenti saling melumat karena hampir kehabisan nafas,

baru kusadari kalau Dosen Kiman sudah melepas kancing depan daster mbak Mela lalu menarik daster itu ke bawah.

Tali BH mbak Mela pun sudah dia tarik kesamping dan diturunkan kebawah juga. Sekarang tubuh atas cewek cantik itu sudah telanjang.

Payudaranya yang montok karena baru melahirkan terlihat menantang dengan puting payudara nya yang berwarna coklat muda mengacung kencang karena gairah. Memang benar kata orang kalo payudara cewek yang mempunyai anak balita akan terlihat lebih montok.

Cairan ASI yang ada didalamnya membuat payudara ibu muda ini terlihat lebih menonjol. Aaahssttaah, desahan mbak Mela makin kencang ketika si Dosen mulai beraksi di dadanya.

Lidah Dosen menjilat puting payudara nya yang semakin mengeras. Sesekali putting itu dihisap gemas oleh si Dosen yang membuah desah mbak Mela makin keras dan dia makin membusungkan dadanya.

saya pun segera mengikuti aksi Dosen. Payudara mbak Mela yang satunya segera menjadi sasaran mulut dan lidahku.

Tanganku mengelus-elus memek mbak Mela dari balik celana dalamnya yang mulai basah karena cairan kenikmatan mulai keluar dari lubang surgawi itu.

Jariku mulai menyelusup lewat samping celana dalam itu. Kurasakan memek yang penuh bulu, lalu jariku yang nakal meneruskan aksi gerilyanya. Dengan dua jari saya mengocok memek nya.

Denyutan liang memek yang hangat dapat kurasakan lewat dua jariku yang keluar masuk di liang memek mbak Mela.

UughJoe. terus. Lebih cepet aahh. , desah mbak Mela tanpa malu lagi. Kamu memang cantik Mela mmpphh.

, suara Dosen ikut nimbrung dan desahan mereka berdua mulai berpadu dalam symphoni birahi yang panas. saya mempercepat kocokan jariku di liang memek mbak Mela,

sedangkan bibir ku masih asyik menghisap payudaranya. Ookhh. cepet Joe. Lebih cepet. A. saya mau AAGGHH. Mbak Mela berteriak kencang saat orgasme pertamanya menerpa.

Badannya menggeliat tegang. Otot-otot memek nya menjepit kedua jariku dengan kencang. saya bisa merasakan **an cairan kenikmatan yang dikeluarkan mbak Mela.

Tapi yang membuat saya makin horny adalah cairan susu yang keluar lewat puting payudara nya yang kuhisap kuat saat ibu muda itu orgasme.

saya memperlambat tempo kocokan jariku agar mbak Mela bisa menikmati sisa-sisa orgasmenya. saya menatap wajah mbak Mela yang tampak sayu tersenyum memancarkan kepuasan.

Tapi saya tak membiarkannya beristirahat, bibir sexynya segera kulumat kembali. Dan walaupun ibu muda itu sudah memperoleh orgasmenya, dia masih dengan panas menyambut seranganku.

Seakan-akan birahinya bukannya padam, malah menyala makin hebat. Tiba-tiba tubuh mbak Mela tertarik dari dekapanku. Kulihat Dosen Kiman sudah telanjang bulat.

Walapun tubuhnya tampak lucu dengan perut buncit dan kulit yang mulai mengeriput, tapi kemaluannya tampak garang mengacung tegak.

Ternyata si Dosen yang menarik tubuh mbak Mela dari pelukanku. Rambut mbak Mela dia jambak, lalu dia membawa wajah mbak Mela kearah selangkangannya.

kontol nya dia posisikan ke mulut cewek cantik itu. Dan seakan sudah tahu maksud laki-laki setengah baya itu, mbak Mela mulai menjilat dan menghisap kontol nya dengan mulut nya penuh nafsu.

Aaahh seponganmu bener-bener top, Rit. Aaah. , desis Dosen keenakan. Slrrupp. mmhh. sluurpp. mm hh, desah mbak Mela dari sela-sela bibir nya yang tersumbat kontol Dosen.

Gairahku makin meledak. saya segera melucuti semua pakaianku. kontol ku sudah mengeras dengan panjang dan ketegan maksimal, membuatnya tampak garang. Baru sebentar mbak Mela mengoral kontol Dosen Kiman,

tiba-tiba si Dosen menghentikannya. Dia lalu menarik mbak Mela ke pangkuannya. Seakan sudah paham maksud Dosen, mbak Mela lalu duduk diatas tubuh Dosen.

Memeknya dia posisikan agar pas dan sejajar dengan kontol Dosen yang mengacung tegak. Setelah pas, mbak Mela menurunkan tubuhnya pelan-pelan sehingga kontol itu memasuki liang memek nya.

Aaakkhh. memek kamu enak Rit. Sempit. Aaah. Nggak akan ada orang yang akan percaya kalau kamu bilang habis melahirkan aah. Mm.

kontol kamu juga enak kok mas. Aaah. Tanpa malu mbak Mela segera bergoyang liar di pangkuan Dosen Kiman.

Pinggulnya bergerak naik turun, berputar ke kiri, kadang kekanan, yang membuat Dosen merem melek keenakan. saya mengocok kontol ku melihat semua adegan itu.

AAKKH. saya mau keluar Rit. Cepet turun saya pengen keluar di mulut kamu aah. , kata Dosen ketika dia merasa mau orgasme.

Mbak Mela turun dari atas tubuh Dosen. Lalu dia segera merangkak di depan selangkangan si Dosen. bibir nya dengan liar mulai melumat kontol Dosen dengan liar.

Sslluurpp slluurrp. AGH. saya nyampe Rit. Telen semua maniku sstt. Aahh. , desis Dosen saat dia menyemprotkan maninya ke dalam mulut mbak Mela.

Seperti vacum cleaner, mulut mbak Mela menghisap dan menelan semua mani di mulut nya. Bahkan setelah Dosen selesai orgasme, cewek cantik yang dilanda nafsu itu masih menjilati sisa-sisa sperma yang masih ada di kemaluan Dosen Kiman yang sudah lemas setelah berjuang keras. saya tak tahan lagi. Kutarik tubuh mbak Mela yang sintal itu. Kurebahkan di atas sofa dengan posisi pantatnya ada di tepian sofa. saya angkat kaki ibu muda itu sampai lututnya menempel di payudaranya. Dengan posisi ini memek mbak Mela jadi kelihatan semakin menantang untuk di-entot, jadi saya langsung arahkan kontol ku yang sudah dalam

ketegangan maksimal untuk melakukan penetrasi ke liang memek mbak Mela. Auuggh. pe. pelan-pelan Joe. kontol kamu gemuk banget sih.

Maaf mbak. Aakh. memek mbak enak buanget. , kataku sambil menusukkan kontol ku makin dalam ke memek mbak Mela.

Memek mbak Mela masih terasa rapat dan enak, tak kalah sama memek perawan. Kalau saya tidak mengenalnya, mungkin saya tidak akan percaya bahwa dia baru melahirkan.

Desah kenikmatan dari mulut mbak Mela membuatku makin bersemangat. saya mulai ngentot kontol ku pun jadi keluar masuk ke memek hangat mbak Mela.

Dapat kurasakan kalau mbak Mela bisa membuat otot dinding memek nya berkedut seakan memompa dam meremas lembut batang kontol ku. saya pun jadi keenakan dan mendesah nikmat.

Kulihat mbak Mela tersenyum manis melihat usahanya membuat saya keenakan dengan kedutan memek nya berhasil. Seakan tak mau kalah, saya lalu membuat variasi pada tempo permainanku.

  • Kadang kupercepat dengan penetrasi pendek, kadang lambat tapi kumasukkan sampai mentok. Kadang ku variasikan antara beberapa kocokan dengan penetrasi ringan dan pendek,
  • yang kuselingi dengan tekanan kuat dengan seluruh tenaga sampai kurasakan ujung kontol ku menyentuh mulut rahimnya. Usahaku berhasil, desahan mbak Mela sudah menjadi jerit kenikmatan.
  • Pantatnya makin liar bergoyang menyambut tiap tusukan kontol ku ke memeknya. Ah. Aakkh. Joe Kamu pintar Joe.
  • Mmmh goyangan mbak Mela juga enak Hampir lima belas menitan kami berpacu dalam birahi, saat kurasakan tubuh mbak Mela menggeliat liar.
  • Punggungku terasa sakit ketika kuku mbak Mela menancap di punggungku tanpa dia sadari saat dia orgasme. Ooohh.
  • Joe. saya nyampe. AGHH saya masih mengocok kontol ku dengan cepat agar mbak Mela lebih nikmat dalam orgasmenya.
  • Tapi hal itu menuntutku agar lebih kosentrasi untuk menahan agar saya tidak mengeluarkan maniku, karena saat mbak Mela orgasme dapat kurasakan memek nya menyedot dan meremas kontol ku dengan kuat.
  • Setelah orgasmenya lewat barulah saya menghentikan kocokanku. Kucium bibir cewek cantik yang sedang menikmati sisa orgasmenya itu.
  • Ciuman kali ini terasa lebih lembut dan mesra. Tapi karena saya belum mencapai puncakku, saya segera berganti posisi.
  • Kali ini saya yang duduk diatas sofa, kutarik mbak Mela agar menunggangiku. Ibu muda itu menurut saja, dia juga mengambil inisiatif memegang kontol ku dan mengarahkannya ke memeknya yang sudah basah oleh cairan kenikmatan.
Penetrasi kali ini tidak seseulit seperti pertama kali. Mungkin memeknya yang rapet ini sudah mampu beradaptasi dengan diameter kontol ku yang cukup besar walaupun hanya dengan panjang rata-rata.

Mmahh. , desah mbak Mela menikmati penetrasi Joe Jr. ke dalam liang senggamanya. Sekarang mbak Mela yang mengontrol permainan.

Tubuhnya dengan liar bergoyang menunggangi diriku seperti joki kuda pacuan. bibir ibu muda yang cantik itu tak kalah liar dalam memberiku kenikmatan,

kadang menciumku dengan ganas, kadang menyapu leherku, bahkan sampai ke putting payudaraku. saya baru tahu kalau lelaki juga merasa nikmat kalau puting payudara nya dijilati.

saya merasa tak akan bisa bertahan lebih lama lagi dengan servis panas mbak Mela. Mbak Aaakhh. aaku akhh.

, saya mendengus merasakan kenikmatan yang luar biasa. kontol ku berkedut menyemprotkan banyak sekali sperma ke memek mbak Mela sampai sebagian meluber keluar membasahi pelirku.

Goyangan mbak Mela makin liar saat saya orgasme. **an kencang maniku yang hangat dalam memek dan rahimnya membuat ibu muda itu orgasme kembali.

Aakkh. Joe. aahmmpphh , jeMelan mbak Mela segera kutahan dengan melumat bibir nya. Lidah kami bertaut menari dengan lincah.

Tubuh cewek cantik itu kupeluk erat sehingga dadanya yang montok tergencet dadaku yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Walaupun sudah mencapai puncak kenikmatanku,

tapi dapat kurasakan bahwa gairahku tak menjadi padam, bahkan saya merasa birahiku semakin naik. Segera saya merengkuh tubuh mbak Mela dan mengajaknya bertarung di ronde selanjutnya.


Mbak Mela yang seakan sudah lupa akan suami dan anaknya, menyambutku tak kalah bergairah. Kami bercumbu lagi dengan panasnya.

Berbagai macam posisi kupraktekan, doggy style, sambil berdiri, dan lainnya. Hampir dua jam kami bergelut dalam kenikmatan.

Tubuh kami sudah dipenuhi dengan keringat oleh panasnya permainan ini. saya dan mbak Mela mendapat orgasme beberapa kali dalam pertarungan panas kami.

Tapi anehnya, gairah kami tak kunjung padam. kontol ku sampai sedikit terasa ngilu setelah diperas spermanya entah beberapa banyak oleh memek mbak Mela.

Wajah mbak Mela terlihat capai, tapi semangat bertarungnya seakan tak pernah habis. saya hampir tak kuat lagi, tubuhku sudah terasa lelah,

dan kontol ku sudah hampir mati rasa saat kurasakan gairah yang berkobar dalam diriku mulai padam. saya melihat sekeliling dan kulihat Dosen Kiman sudah memakai pakaiannya kembali.

Dia mengacungkan The Click ciptaannya sambil tersenyum penuh kemenangan. Mbak Mela yang masih dalam pelukanku seakan baru tersadar kembali ke alam nyata.

Ibu muda itu segera melepaskan diri dari pelukanku. Dengan tergesa-gesa dia mengenakan pakaiannya. saya melihat kebingungan dan malu tersirat di wajahnya yang terlihat begitu lelah setelah pertarungan panjang kami berdua.

Tanpa berkata apa-apa, mbak Mela segera membuka pintu depan dan pergi meninggalkan rumah Dosen. Kulihat dia setengah berlari menuju rumahnya dalam naungan langit yang ternyata sudah menjadi gelap.

Dalam kelelahanku, saya masih sedikit bingung dan seakan tak percaya atas semua yang baru saja kualami. He.

he. he bagaimana Joe? Kamu sudah percaya? saya berhasil menciptakan The Click ha ha. ha saya memang Jenius.

, kata Dosen Kiman yang diringi tawa mengagetkan saya. Nnng. ja. jadi i. ini semua karena The Click? saya Mbak MelaKami.

ahh Tepat sekali Joe. Itu semua karena The Click. Dan saya yang menciptakannya ha. ha Suara tawa si Dosen tak kuhiraukan dan menuju kamar mandi untuk membersihkan badanku.

saya masih sangat shock dengan semua yang baru saja kualami. Berbagai macam perasaan bercampur aduk dalam diriku.

Rasa bingung seakan tak percaya kalau si Dosen berhasil menciptakan alat yang kukira hanya ada di film-film.

Rasa bersalah pada mbak Mela karena saya telah membuatnya menjadi kelinci percobaan untuk membuktikan penemuan Dosen. Air shower kurasakan mendinginkan kepalaku yang penuh dengan berbagai pikiran.

Kelelahan tubuhku berangsur-angsur pulih karena segarnya guyuran air di tubuhku. Ketika saya memejamkan mata menikmati rasa air di sekujur tubuhku, berbagai kenangan kan kejadian barusan kembali melintas di pikiranku.

Tanpa sadar saya sedikit tersenyum puas mengingat betapa nikmatnya bercumbu dengan mbak Mela, ibu muda yang cantik dan sexy, idola para suami di komplek ini.

saya segera menyudahi mandiku dan berusaha mengusir ingatan-ingatan itu dari pikiranku. Setelah selesai mandi dan mengenakan pakaian, saya pun menemui Dosen Kiman.

saya melihat si Dosen sudah menungguku di ruang tamu. Dua koper besar tergeletak di sebelahnya. Nampaknya Dosen Kiman akan bepergian lagi.

Joe, tolong antarkan saya ke bandara sekarang. saya harus mengejar pesawat ke Afrika malam ini. , kata Dosen membuat saya bengong.

Afrika? ! Ngapain Dosen? , tanyaku kebingungan. Tentu saja melanjutkan percobaanku. , kata Dosen dengan ringan. Percobaan apa lagi? The Click yang Dosen ciptakan sudah sangat spektakuler.

Tapi jangan sampai jatuh ke tangan yang salah, bahaya. , kataku. saya tahu kalo The Click memang sangat fenomenal dan tentu saja saya tidak akan membiarkannya jatuh ke tangan yang salah.

The Click hanya kubuat satu-satunya di dunia ini. Dan benda ini akan kuberikan buat kamu. , kata Dosen yang lagi-lagi membuatku terkejut.

A. saya Dosen? ! A. apa Dosen yakin kalau The Click akan diserahkan ke saya, kenapa nggak Dosen saja yang bawa?

, sahutku agak gelagapan. Bahaya sekali kalau The Click saya bawa selama saya melakukan eksperimenku. Orang-orang jahat akan berusaha merebutnya kalau mereka tahu akan alat ini.

Tapi mereka sama sekali tidak akan menyangka kalau alat ini kutitipkan ke kamu, seorang pemuda biasa yang hidup di negara kecil seperti Indonesia ini.

, kata Dosen serius sambil menyerahkan The Click kepadaku. saya menerima benda luar biasa dengan sedikit ragu.

Nngg. memangnya Dosen mau eksperimen apa lagi sih? Kan lebih baik Dosen di rumah saja dan menyimpan The Click ini sendiri.

, kataku mencoba membujuk Dosen agar tidak menitipkan benda ini padaku. Eksperimenku ini sangat penting. Tanpa eksperimen ini tentu saja The Click akan sama sekali tak berguna buatku.

Ha. ? Eksperimen apa Dosen? , tanyaku kembali bingung. Tentu saja eksperimen untuk menemukan obat yang mampu membuat orang bisa menjadi sangat kuat staminanya dalam berhubungan badan.

Kamu inget kan, saya belum puas menikmati tubuh mbak Mela tapi tubuhku sudah tak mampu lagi bertarung.

, kata Dosen yang segera membuatku terbengong melihatnya. Dasar Dosen gila, pikirku dalam hati. Sudah. Ayo berangkat.

Nanti saya ketinggalan pesawat. , kata Dosen sambil menarikku yang masih terbengong-bengong memikirkan tingkah lakunya. Keesokan harinya.

Uuugh capek deh. , keluhku. Sepagian ini saya sibuk membersihkan rumah Dosen karena selama Dosen bepergian, dia menitipkan rumahnya padaku. saya memutuskan akan tinggal disini,

bebas dan tenang. saya tak perlu kuatir soal makan atau cuci pakaian, karena untuk itu saya tinggal pulang ke rumah saja he.

he. he. Saat saya duduk melepas lelah, saya meraba saku celanaku. Dapat kurasakan benda kecil disana. Itu adalah The Click yang dititipkan Dosen Kiman padaku.

The Click. Benda yang luar biasa, tapi disamping itu juga berbahaya. Benarkah tindakan Dosen menitipkan benda ini padaku? Apa saya orang yang tepat?

Mampukah saya menahan godaan untuk tidak menyalahgunakannya? Berbagai macam pikiran memenuhi kepalaku. Tiba-tiba saya merasakan perutku sangat lapar.

Saatnya pulang kerumah. Waktunya makan siang. , pikirku. saya lalu beranjak pergi dari rumah Dosen Kiman. Pintu rumah baru saja selesai kukunci saat saya melihat mbak Mela berjalan menuju pagar rumahnya.

Mbak Mela. mbak tunggu saya mau ngomong. Tunggu mbak Mela. , teriakku sambil buru-buru berlari ke arah ibu muda itu sebelum dia memasuki rumahnya.

Saat saya berlari, saya melihat wajah mbak Mela kaget melihat siapa yang memanggilnya. cewek cantik itu menungguku di depan pintu pagar rumahnya.

Wajahnya tertunduk saat saya sudah ada dihadapannya. saya jadi tak bisa melihat ekspresi wajahnya. NngMbak saya mau ngomong.

, kataku setelah sampai dihadapannya. Ngomong apa? , kata mbak Mela agak judes. Pandangannya dia arahkan ke arah lain tak mau melihatku.

Nngg begini mbak. AAku cuma mau minta maaf a. atas kejadian kemarin. saya bener-bener minta maaf mbak.

, kataku pelan. Jadi kamu menyesal sudah melakukan itu semua dengan mbak? , tanya mbak Mela menatap tajam ke arahku. saya tak mampu membalas pandangan matanya dan menunduk.

I. iya mbak. saya bener-bener menyesal. saya berharap kejadian kemarin nggak pernah terjadi. Jadi. kamu. menyesal sudah berhubungan badan dengan saya.

cewek yang sudah tuajelek sudah punya anak dan kamu berharap kalau kamu nggak akan pernah berhubungan dengan cewek yang tidak seperti pacar-pacar kamu yang masih muda.

cantik. IYA? , kata mbak Mela dengan marah. Bu. bukan itu mbak. Mbak Mela itu can. cantik banget, tubuh mbak Mela juga sexy,

dan me. memek mbak Mela nggak kalah rapet sama gadis perawan. Aduhh a. saya kok jadi ngawur.

Ma. maaf mbak. A. saya nggak bermaksud kurang ajar, hanya aahh, kataku gelagapan. Senyum mbak Mela merekah mendengarkanku yang gelagapan sampai bicara tak karuan.

saya jadi bingung sendiri, tak berani menatap wajah mbak Mela, takut dia marah atas perkataanku yang kurang ajar.

Mbak Mela tetap diam, lalu dia membuka pintu pagar rumahnya dan melangkah masuk. saya kecewa, mbak Mela ternyata tak mau memaafkan saya.

Dengan tubuh lemas saya mulai melangkahkan kaki menuju rumahku sendiri, sampai. Joe kesini sebentar. , suara mbak Mela terdengar memanggilku. Dia masih berdiri di halaman rumahnya.


saya kembali mendengar panggilan mbak Mela. saya berhenti di depan pintu pagarnya. Kamu mau kemana Joe? , tanya mbak Mela. Mau pulang mbak.

Ada apa mbak? , jawabku masih tak berani memandang wajahnya. Mmm nggak ada apa-apa. Mbak cuma mau ngasih tahu kalau mas Dimas terbang ke luar kota dan baru kembali dua hari lagi.

Mbok Darmi juga lagi pulang kampung. Dan Andi di rumah neneknya. , kata mbak Mela. saya menjadi bingung dengan omongan mbak Mela.

saya menegakkan kepalaku menatap wajahnya dengan ekspresi bingung terpancar jelas di mukaku. Mbak Mela tersenyum manis menatapku yang tetap diam dan kebingungan.

Jadi nanti malam mbak bakalan sendirian di rumah yang sepi ini. Mbak paling nggak bisa tidur kalau sendirian.

Coba kalau ada yang mau menemani mbak. m, kata mbak Mela dengan santai. Senyum menggoda tersungging di bibir nya yang sexy itu.

Mbak Mela mengedipkan sebelah matanya dengan nakal lalu masuk ke rumahnya. saya masih bingung dengan semua ucapan mbak Mela.

Dalam kebingungan itu saya pun mulai berjalan menuju rumahku. Beberapa kali saya menoleh ke arah rumah mbak Mela mencoba meraba apa maksud segala perkataannya.

Sebersit pikiran, tiba-tiba menyelinap ke otakku dan membuatku tersadar. Ja. jadi mbak Mela mau. Siang ini saya tidak punya kerjaan. Tugas kuliah sih ada,

tapi gampang masih ada si Nina pikirku. Nina adalah teman kuliah sekelasku sejak dari semester awal bahkan ospek dulu.

Entah kenapa sering kali kami mengambil mata kuliah yang sama dan mendapatkan kelas yang sama pula. Anaknya selain ramah juga berotak encer alias cerdas.

IP-nya selalu diatas rata-rata. Minimal nilai tiap mata kuliah pasti B. Sayangnya pembawaannya agak kalem. Hanya punya beberapa teman dekat saja.

Termasuk saya sendiri. Sahabatnya mungkin hanya saya yang cowok. Entah mengapa saya bisa dekat padahal teman-teman yang lain tidak.

Mungkin salah satunya karena dia ternyata sebenarnya enak diajak diskusi mengenai banyak hal. Karena mungkin pula sering menempuh mata kuliah yang sama jadi sering ketemu?

Ah entahlah, yang jelas dia banyak membantuku dalam urusan belajar. So, saya selalu bisa lulus ujian mata kuliah yang kutempuh. Terbayang wajahnya yang halus tanpa jerawat,

sedikit tirus berkaca mata minus, tapi sebenarnya cukup cantik membuatku senyum-senyum sendiri mengingat nampaknya dia ada hati padaku.

Sering kali cara dia menatap dan berbicara seolah-olah kemalu-maluan, padahal diriku bersikap santai padanya. Apa perlu kupacari dia? sering saya berpikir demikian.

Tapi rasanya aneh saja. Terus terang saya lebih suka gadis yang lebih aktif dan menggoda ketimbang yang aleman.

Rasanya membuatku lebih hidup dan bersemangat. Dan di kampusku sendiri banyak incaran yang perlu diperhatikan. Rata-rata cantik, tajir dan berani mengenakan pakaian yang terbuka nan seksi.

Dijamin gak bakalan konsentrasi kuliah, pasti bawaannya ngaceng melulu. Lho. lho. salah! saya harusnya mikir rencana nanti malam.

Bukan berkhayal yang tidak-tidak. Memikirkan mbak Mela dan pengalamanku kemarin, membuat badanku sedikit gerah membayangkan pengalaman ngentot istri orang lain yang teramat panas itu.

Gara-gara benda ini. kutimang-timang The Click ditanganku. Entah dimana Dosen Kiman sekarang. Tak kuduga bisa mewarisi alat perangsang seksual ini. Tapi ternyata enak juga,

gara-gara alat ini saya bisa bercinta dengan mbak Mela si Ibu muda nan menggairahkan itu. Dan nanti malam tampaknya akan terjadi pertempuran sengit lagi antara saya dan mbak Mela.

Hmm saya harus minum penambah energi nih biar gak KO hehe. pikirku ngeres. saya segera bergegas membawa perbekalan beberapa pakaian ganti.

Rencanaku saya mau pamitan menginap ke rumah Dosen Kiman. Sehingga memudahkan menyelinap ke rumah mbak Mela untuk ngentot memek nya.

saya kemudian ke ruangan makan tempat mama dan adikku si Dini sedang makan siang. Kakakku mbak Rara sepertinya keluar bersama teman-temannya entah kemana.

saya mengatakan pada mama kalo Dosen Kiman minta tolong padaku untuk menjaga rumahnya selama dia pergi. Dan saya juga mengatakan kalo saya ingin mandiri dan juga menjaga kepercayaan yang diberikan Dosen.

Mama adalah orang tuaku tunggal sejak kecelakaan papa waktu saya masih SD dulu. Dia orang yang kuhormati karena mampu membesarkan ketiga anaknya dengan berkecukupan.

Selain melanjutkan perusahaan pribadi milik papa, dia juga aktif menekuni usaha jual beli perhiasan sebagai sampingan. Karena itu dia senang akan niatku untuk mandiri dan bla.

blabla Nice excuses Joe. , pikirku dalam hati. Boleh aja, Joe. Niat kamu kan baik. Tapi kamu juga jangan tidur sana terus,

mama bisa kangen sama anak mama. Dan kalo waktunya makan, kamu pulang aja. Mama tahu kamu nggak bisa masak, jadi kamu makan disini aja.

, kata mama memberikan persetujuannya. saya bersorak dalam hati. Oke, ma. , jawabku. Mandiri apan tuh? Perginya cuma ke ujung gang,

trus makannya masih numpang disini. , si Dini menyeletuk sambil menyedot jus apel kesukaannya. Hei brengsek, udah ngambil coklat kakak, pake nyela lagi ya?

! Idih gitu aja sewot! Iya deh, kakakku yang baek, nanti Dini ganti ama coklat laen napa sih? Enak aja, itu coklat mahal dari Amrik tau!

Amrik! Mana bisa ada gantinya? Udah. udah jangan ribut melulu kalian ini sergah mamaku. Joe kamu boleh nginap tapi jangan macam-macam disana ya?

! kata mama kemudian. Beres Mam! saya buru-buru pamitan dan tidak lupa menghadiahi adikku sebuah jitakan ringan di jidatnya Kak Joe jelek!

serunya. Tapi saya sudah kabur duluan sebelum dibalas si bengal itu. Tak terasa sore menjelang saat saya selesai bolak-balik dari rumahku ke rumah Dosen Kiman,

lalu membenahi semua barang bawaanku itu di kamar tidur milik Dosen. Lalu saya pun mandi. Usai mandi saya berdandan sebentar agak tampak lebih macho.

Kukenakan baju kaos oblong dan jeans favoritku. Setelah itu sebotol minuman berenergi kuhabiskan buat cadangan stamina nanti.

Menunggu hari agak gelap, dan sepi saya segera masuk ke pekarangan rumah mbak Mela. Ting! Tong! Tak lama pintu terbuka. saya terkesiap memandang mahluk dihadapanku.

Mbak Mela, dia nampak cantik sekali malam ini. Hanya mengenakan daster tipis berwarna gelap yang tampak kontras dengan kulitnya yang putih bersih.

dia tersenyum melihatku. Akhirnya kamu datang juga ya jagoan godanya padaku. Gimana enggak mbak, ada bidadari yang secantik mbak siapapun jadi gak tahan balasku nakal.

Iih sekarang kamu udah pintar ngerayu ya? sahut mbak Mela sambil menarikku masuk ke dalam. Mau minum apa Joe? tanyanya lembut.

Apa aja deh mbak, maunya sih susunya mbak Mela. heheeh ujarku menahan rasa malu juga. Iiih maunya tersipu mbak Mela sambil menjewer telingaku.

saya ambilkan coke dingin aja yah, lainnya abis. sambungnya lagi. Makasih mbak! Selanjutnya setelah ngobrol ngalur ngidul, perlahan mbak Mela mengeser duduknya hingga merapat denganku.

Segera saya menyambar aroma wangi dari tubuhnya hingga membuat jantungku berdetak tidak seperti biasanya. Bahkan kemudian dia melanjutkan membuat detak jantungku semakin kencang dengan mendekatkan bibir nya ke bibir ku.

Sesaat kemudian kusadari bibir nya dengan lembut telah melumat bibir ku. Kedua tangannya dilingkarkan ke leherku dan semakin dalam pula aroma wangi tubuhnya terhirup napasku,

yang bersama tindakannya melumat bibir ku, kemudian mengalir dalam urat darahku sebagai sebuah sensasi yang indah. dia terus melumat bibir ku.

Lalu tangannya pelan-pelan membuka baju kaosku. Setelah lepas, dia menarik resleting jeansku. Begitu pula yang kulakukan dengannya, kutarik dan membuka dasternya.

Kemudian dia melepaskan bibir nya dari bibir ku dan membuka matanya. Saat itu saya terbelalak melihat keindahan yang ada di depan mata.

Payudaranya montok penuh, begitu indah dan terlihat kencang dibungkus bra hitam bepotongan pendek berenda yang membuat barang indah itu tampak semakin indah.

Payudaranya seolah mengundangku untuk menaklukkannya dengan hasrat yang paling liar. Dan menengok ke bawah, saya semakin dibuat terkesan serta jantungku juga semakin berdetak kencang.

Di balik celana dalam dengan potongan yang pendek yang juga berwarna hitam berenda yang indah, tersembul bukit memek yang menggairahkan. Di tepi renda celana itu,

tampak rambut yang menyembul indah melengkapi keindahan yang sudah ada. Kulihat mbak Mela juga tersenyum menatap lonjoran tegang di balik celana dalamku.

Tangannya yang lembut mengelus pelan lonjoran itu. Sensasi yang menjelajahi aliran darahku kemudian menggerakkan tanganku mengelus bukit memek nya.

dia tampak memejam sesaat dengan erangan yang pelan ketika tanganku menyentuh daging kecil di tengah bukit memek itu.

dia kemudian melanjutkan tindakannya melumat bibir ku dengan lembut. bibir nya yang lembut serta napasnya yang wangi kembali membuatku dialiri sensasi yang memabukkan.

dia rupanya memang sabar dan tidak terburu-buru untuk segera menuju ke puncak kenikmatan. Berbeda sewaktu dia ngentot sewaktu di rumah Dosen Kiman yang begitu buas.

bibir nya kemudian dia lepaskan dari bibir ku dan dia menyelusuri leherku dengan bibir nya. Napasnya membelai kulit leherku sehingga terasa geli namun nikmat.

Kadang-kadang dia mengginggit leherku namun rupanya dia tidak ingin meninggalkan bekas. Benar-benar cewek yang berpengalaman ngentot dan hati-hati.

dia kemudian turun ke dadaku dan mempermainkan puting susuku dengan mulut nya, yang membuat aliran darahku dialiri perasaan geli tapi nikmat.

Semakin ke bawah dia diam sesaat menatap batang yang tersembunyi di balik celana dalamku, yang waktu itu juga berwarna hitam. Sesaat dia mempermainkannya dari luar.

dia kemudian dengan lembut menarik celana dalamku. dia tersenyum ketika menyaksikan kontol ku yang tegak dan kencang, seperti mercu suar yang siap memandu pelayaran gairah libido cewek nya.

Dengan lembut dia kemudian mengulum kontol ku. Maka aliran hangat yang bermula dari permukaan syaraf kontol ku pelan-pelan menyusuri aliran darah menuju ke otakku.

saya serasa diterbangkan ke awan pada ketinggian tak terukur. Mbak Mela terus mempermainkan lonjoran daging kenyal kontol ku itu dengan kelembutan yang menerbangkanku ke awang-awang.

Caranya mempermainkan barang kejantananku itu sangat lembut seolah tak ingin melewatkan seluruh bagian syaraf yang ada di situ.

Ketika perjalananku ke awang-awang kurasakan cukup, kutarik kontol ku dari dekapan mulut lembutnya. Giliran saya yang ingin membuat dia terbang ke awang awang.

Maka kubuka bra yang menutupi payudara indahnya. Semakin terperangahlah saya dengan keindahan yang ada di depan mataku.

Di depanku bediri dengan tegak bukit kembar putih besar yang indah sekaligus menggairahkan. Mungkin karena masih menyusui si Andi anaknya yang baru berusia setahun.

Di sekitar puncak bukit itu, di sekitar puting payudara nya yang merah kecoklatan, tumbuh bulu-bulu halus. Menambah keindahan buah dadanya. Tapi saya tidak memulainya dari situ.

saya hanya mengelus puting payudara nya sebentar. Itupun saya sudah menangkap desah halus yang keluar dari bibir indahnya.

Kumulai dari lehernya. Kulit lehernya yang halus licin seperti porselen dan wangi kususuri dengan bibir ku yang hangat.

dia mendesah terpatah-patah. Apalagi ketika tanganku tak kubiarkan menganggur. Jari-jariku memijit lembut bukit kenyal di dadanya dan kadang-kadang kupelintir pelan puting merah kecoklat-coklatan yang tumbuh matang di ujung buah dadanya itu.

Kurasakan semakin lama puting itu pun semakin keras dan kencang. Setelah puas menyusuri lehernya, saya turun ke dadanya.

Dan segera kulahap puting yang menonjol merah coklat itu. dia menjerit pelan. Tapi tak kubiarkan jeMelannya berhenti.

Kusedot puting itu dengan lembut. Ya, dengan lembut karena saya yakin gaya seperti itulah yang diinginkan orang seperti mbak Mela. mulut ku seperti lebah yang menghisap kemudian terbang berpindah ke buah dada satunya.

Tapi tak kubiarkan buah dada yang tidak kunikmati dengan mulut ku, tak tergarap. Maka tangankulah yang melakukannya.

Kulakukan itu berganti-ganti dari buah dada satu ke buah dadanya yang lain. Setelah puas saya turun bukit dan kususuri setiap jengkal kulit wanginya.

Dan saat saya semakin turun kucium aroma yang khas dari barang pribadi seorang cewek. Aroma dari memek nya.

Semakin besarlah gairah yang mengalir ke otakku. Tapi saya tidak ingin langsung menuju ke sasaran. Cara mbak Mela membuatku melayang rupanya mempengaruhiku untuk tenang,

sabar dan pelan-pelan juga membawanya naik ke awang-awang. Maka dari luar celana dalamnya, kunikmati lekuk bukit dan danau yang ada di situ dengan lidah,

bibir dan kadang-kadang jari-jemariku. Kusedot dengan nikmat bau khas yang keluar dari sumur yang ada di situ.

Setelah cukup puas, baru kutarik celana dalamnya pelan-pelan. saya tersentak menyaksikan apa yang kulihat. Bukit memek yang indah itu ditumbuhi rambut yang lebat.

Tapi terkesan bahwa yang ada di situ terawat. Meski lebat, rambut yang tumbuh di situ tidak acak-acakan tapi merunduk indah mengikuti kontur bukit memek itu.

Walaupun saya sudah pernah menikmati apa yang tumbuh di situ, tapi saya tidak mengira seindah itu karena sekarang saya ngentot dengan penuh kesadaran.

Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame

ngentot memek istri orang bini nakal gangbang threesome ramean
Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame | Klik foto untuk memperbesar gambar

Segera berkelebat pikiran dalam otakku, betapa menyenangkannya tersesat di hutan teduh dan indah itu. Maka saya segera menenggelamkan diri di tempat itu,

di hutan itu. Lidahku segera menyusuri taman indah itu dan kemudian melanjutkannya pada sumur di bawahnya. Mbak Mela menjerit kecil ketika lidahku menancap di lubang memek itu.

Di lubang memek nya. Bau khas memek yang keluar dari lubang itu semakin melambungkan gairahku. Dan jeMelan kecil itu kemudian di susul jeMelan dan erangan patah-patah yang terus menerus serta gerakan-gerakan serupa cacing kepanasan. Dan kurasa dia memang kepanasan oleh gairah yang membakarnya.

Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame Cerita Sex, ngentot memek istri orang rame, gantian gilir memek istri orang Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame cerita sex,Cerita Seks, ngentot memek istri orang rame, gantian gilir memek istri orang, cerita seks dewasa
Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame
Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame, cerita seks , Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame, cerita seks dewasa, sex ngentot istri orang, memek istri orang, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Memek Istri Orang Ngentot Digilir Rame-Rame

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com