Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar

Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar | Pada kesempatan kali ini, saya ingin menceritakan pengalaman menarik dan seksi yang lain antara saya dan Lucy. Hubungan kita telah berlangsung selama hampir 1 tahun lama-nya.


Sejak kejadian malam itu, kita berdua semakin sering melakukan hubungan badan. Paling ngga 3 sampai 4 kali dlm seminggu atau ngga sama sekali,

terutama kalo saya atau dia sedang banyak kerjaan di kantor. Dan kita melakukan-nya hampir kapan saja. Tapi kebanyakan kita melakukan-nya di rumah (kebanyakan di sofa dan kamar tidur).

Tapi kita pernah melakukan 2 kali di parkiran mobil di apartment kita. Yah, saya akui saja kalo melakukan hubungan seks di dlm mobil adalah paling ngga nyaman.

Selain sempit, susah sekali untuk bergerak bebas. Tapi tantangan dan perasaan berdebar-debar takut kepergok orang lain itulah yang kita nikmati pula,

bikin kehidupan seks kita makin berwarna. Hubungan ini tentu saja ngga ada yang tau menahu, terutama pacar Lucy waktu itu dan Lisa yang sekarang ini sudah berada di Indonesia.

Sampai pada akhir-nya Lucy memutuskan hubungan-nya dgn pacar-nya. Alasan yang Lucy pakai untuk putus dgn pacar-nya adalah hilangnya perasaan cinta-nya terhadap dia.

saya sendiri pun ngga berani bertanya kepada Lucy apa sekarang ini cuma akulah yang ada di dlm hati-nya.

Terus terang, saya juga ngga mengerti dgn perasaan-ku terhadap Lucy waktu itu. Apakah saya suka padanya krn dia menarik hati-ku secara seksual atau lebih dari itu.

Lucy pun ngga pernah menanyakan kepadaku apakah saya sebenar-nya telah menaruh hati kepada diri-nya. Jadi perasaan-ku saat itu seakan-akan lambung, dan penuh dgn ketidakpastian serta kekhawatiran.

Banyak yang harus dipertimbangkan dlm hubungan ini. saya ngga berani melaju 1 langkah lagi. Mengingat Lucy adalah kakak bekas pacar-ku yang dulu,

dan bagaimana nanti apabila orang tua kita berdua mengetahui hubungan ini. Apalagi saya sendiri ngga tau antara saya telah mencintai Lucy sebagai pacar atau krn seks saja.

Mungkin saya terlalu egois untuk memikirkan hal-hal yang seperti ini, krn saya ngga mempertimbangkan perasaan Lucy. Semua ini telah terjawab saat saya berada di Sydney untuk tugas di sana selama 50 hari dari awal bulan November sampai pertengahan December. Perusahaan-ku mengirim 1 team (total 4 orang) termasuk saya ke kota Sydney untuk membantu team lain di sana mengembangkan system dari perusahaan ternama di Australia. Kantor pusat kita berada di Sydney, dan

salah satu kantor cabang di mana saya bekerja tetap adalah di kota Melbourne. Paling ngga tiap 3 bulan sekali, kita harus berkunjung ke Sydney untuk briefing atau branch meeting.

Dan itupun cuma untuk beberapa jam saja, jadi saya ngga perlu sampai harus bermalam di Sydney. Tapi kali ini berbeda, krn saya harus tinggal paling ngga selama 50 hari di Sydney.

Lucy ternyata ngga menyambut gembira kabar ini. Tapi dia pun ngga mempunyai pilihan yang lain untuk menahan saya pergi, krn ini proyek yang ngga bisa diremehkan.

saya berangkat hari Senin pagi bersama teman-teman kerja yang lain. kita berkumpul di kantor cabang Melbourne, lalu menyewa taxi melaju ke Melbourne domestic airport.

Sesampai di Sydney, kita disambut oleh utusan dari kantor pusat dan mengantar kita ke hotel. Hotel kita berada 1 block dari kantor pusat,

dan berada di lokasi yang amat strategis. Akses mudah ke pertokoan dan restaurants, jadi urusan makan dan shopping ngga perlu kuatir.

Semua akomodasi ditanggung oleh kantor pusat termasuk uang jajan pribadi. Pada hari pertama di Sydney, malam hari-nya saya menelpon Lucy menanyakan kabar-nya.

kita banyak berbincang-bincang sembari tertawa canda. Banyak kali Lucy bertanya kapan saya pulang dari Sydney. saya sendiri ngga tau kapan bisa selesai proyek ini,

yang pasti 50 hari itu adalah perkiraan perusahaan kita. Tapi saya mengatakan pada Lucy kalo saya akan bekerja keras agar proyek ini bisa selesai lebih cepat 2 atau 3 hari dari perkiraan.

saya mengusulkan kepada Lucy jika saya bisa terbang ke Melbourne tiap Jumat malam dan kembali ke Sydney hari Senin pagi hari.

Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar

krn perjalanan Melbourne – Sydney dgn pesawat terbang cuma sekitar 1 jam saja. Tapi usulan ini ditolak Lucy, krn ngga ingin bikin saya letih atau sakit.

Juga kata Lucy baik untuk kita berdua untuk saling membiasakan diri jauh dari masing-masing. Minggu-minggu pertama, kedua, dan ketiga, saya bisa mengendalikan perasaan-ku dan krn sibuk-nya pekerjaan,

saya bisa melupakan kerinduan-ku kepada Lucy. Sampai pada akhir-nya sebulan lama-nya, saya sudah ngga tahan lagi ingin bertemu dgn Lucy. saya masih ingat malam itu,

hari Kamis malam di akhir bulan November. saya teramat sangat rindu terhadap Lucy. Sampai akhir-nya saya menelpon dirinya dari kamar hotel-ku.

“Hallo Lucy? Gimana kabar-nya? Sudah dinner belon? ”, sapa-ku hangat. Terdengar balasan suara lembut dari sana. “Hallo kak Otti.

Lucy tadi beli take away saja, males masak. krn masak buat Lucy doang is such a waste”, jawabnya.

“Lucy abis ini mau ngapain? ”, tanya-ku sekali lagi. “Hm mungkin nonton TV atau browsing Internet. Apalagi dong kalo selain dua itu?

”, canda Lucy sembari tertawa ringan. “Emang kak Otti pengen Lucy ngapain? Kak Otti ngga ada di sini, jadi Lucy menganggur.

”, goda Lucy. “Anu emang Lucy lagi pengen? ”, tanya-ku lagi. Mengerti kan maksud dari pertanyaan-ku ini.

“Ye kak Otti ge-er nih. Selama kak Otti di sini Lucy kan ngga usah masak, potong buah buat kak Otti. ”,

jawab Lucy bercanda. “Iya benar juga sih. Emang Lucy menikmati hari-hari menganggur ini? ”, tanya-ku penasaran. “Tentu saja ngga.

Lucy pengen kak Otti di sini. Lucy sepi banget di sini. Cepat pulang dong? ! Masa ngga kangen ama Lucy? ”,

pinta-nya manja. “Tentu saja kangen, tiap hari saya rindu ama Lucy loh”, jawab-ku. “Emang kak Otti rindu apa-nya dari Lucy? Kak Otti anggap Lucy sebagai siapa?

”, tanya-nya sedikit serious. Bak kesambar petir, saya tau suatu hari Lucy pasti menanyakan hal ini. Dan saya terdiam beberapa saat,

ngga mengerti harus menjawab apa. Suasana hening sesaat, sampai pada akhir-nya Lucy bersuara. “Sebenar-nya kak Otti mengganggap Lucy sebagai apa? Lucy kadang-kadang ngga tau apa yang sedang kak Otti pikirkan atau rasakan.

Lucy takut bertanya-tanya mengenai hal ini kepada kak Otti. Tapi perlu kak Otti mengerti bahwa bagi Lucy, kak Otti adalah orang paling penting di hati Lucy.

”, sambung-nya. “ ”, saya pun masih hening. saya seperti mencaci maki diriku. Apa sebenar-nya mau-ku ini? Wanita lembut, baik hati,

dan amat menyayangi-ku sedang memberi-ku sinyal, dan saya ngga tau harus bertindak bagaimana. “Kak Otti? ! ”, tanya-nya lagi.

“Iya Lucy. saya masih di sini”, jawab-ku. “Apakah lebih baik kak Otti ngga menelpon Lucy sampai nanti kak Otti kembali dari Sydney?

”, minta-nya serious. “Lho, kok begitu? ”, tanya-ku heran. “Lucy ingin kak Otti berpikir dgn perasaan kak Otti, apakah sebenar-nya arti Lucy bagi kak Otti?

krn Lucy ingin menjadi orang yang paling berarti buat kak Otti melebihi orang lain. Apa pun alasan-nya.

”, dgn nada serius. saya masih belon bisa menjawab pertanyaan Lucy. krn saya sendiri pun masih belum menemukan jawaban-nya malam itu.

Akhir-nya percakapan kita ditutup pada malam itu. Setelah percakapan malam itu, saya berusaha untuk ngga menghubungi Lucy selama sisa waktu di Sydney.

Ingin gila rasa-nya, saya benar-benar rindu pada-nya. Tapi saya berusaha keras untuk ngga menghubungi-nya, agar saya juga bisa berpikir dgn leluasa.

Cerita Sex Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar

Lucy, Lucy, Lucy, dan Lucy. Begitulah isi otak-ku saat itu. Tiap kali makan, tiap kali mandi, tiap kali shopping, selalu saja wajah Lucy yang muncul di otak-ku.

saya ngga menyangka betapa penting-nya Lucy bagiku. Sampai pada malam terakhir di Sydney, perusahaan kita mentraktir kita semua makan malam sebagai ucapan terima kasih kepada team Melbourne yang telah membantu pengembangan proyek tersebut.

Meskipun system itu belum 100% selesai, tapi kita yakin team dari kantor pusat bisa menyelesaikan-nya dgn baik.

krn kantor cabang kita yang di Melbourne juga telah memohon kantor pusat di Sydney untuk (istilah-nya) mengembalikan asset mereka (kita berempat) secepat mungkin.

Sekembali di hotel, saya mengirimkan sms kepada Lucy. “Hallo Lucy. Besok saya kembali ke Sydney. saya pengen ngomong sesuatu buat Lucy.

Lucy sabar yah. See u 2morrow”. gak lama kemudian Lucy meresponse sms-ku. “Hallo juga kak Otti. Lucy dah ga sabar lagi sampai kak Otti pulang.

Ati-ati di jalan ya”. saya sms Lucy lagi. “Let’s celebrate my arrival. Tolong booking restaurant di Sails on the Bay. Check di Internet untuk nomer telp mereka”.

“No problem. Tapi kok pilih restaurant mahal sich? ! ”, jawab-nya di sms. “Kalo sekali-kali ngga apa-apa.

Pengen romantic dinner ama Lucy. ”, jawab-ku. “Ok deh. Can’t wait to see you. :-)”, jawab-nya Lucy.

Esok hari-nya, setelah berpisah di kantor pusat, kita berempat dgn segara meninggalkan Sydney menuju Sydney Airport. Selama perjalanan pulang, saya terus berpikir tentang kata-kata apa yang ingin saya ucapkan untuk Lucy.

Perlu diketahui, saya telah memutuskan untuk menjadikannya pacar bagiku. Tapi saya ingin menyusun kata-kata proklamasi yang baik dan benar.

Maklum, I am not very good at this. Sesampai di Melbourne, kita berempat kembali menyewa taxi lagi menuju kantor cabang di Melbourne.

Maklum juga, kantor cabang Melbourne cuma memiliki 2 mobil kantor, dan selalu saja kedua mobil tersebut ngga pernah sepi.

Hari itu adalah hari Jumat, jadi sesampai di kantor cabang Melbourne, kita banyak briefing project development kita di Sydney dgn head manager kita dgn suasana santai. Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar

Jam masih menunjukkan pukul 3 sore, masih ada 2. 5 jam lagi sampai pulang. Tapi head manager kita memperbolehkan kita untuk pulang lebih awal.

Tawaran langka yang ngga bakalan kita lewatkan. saya putuskan untuk jalan-jalan dulu di Melbourne city, sembari window shopping juga.

Looking for something nice buat Lucy. Akhir-nya saya berhenti di depan toko jewellery Tiffany & Co, dan saya ngeliat kalung yang sungguh indah.

Tanpa berpikir panjang saya masuk toko tersebut dan membeli kalung itu. saya yakin Lucy akan semakin cantik mengenakan kalung tersebut. Jam telah menunjukkan pukul 5,

saya buruan saja pulang ke apartment-ku. Booking time buat dinner kita jam 7 malam. krn bulan itu adalah musim panas, jam 7 malam masih keliatan terang di kota Melbourne.

Sesampai di apartment, semua terlihat keliatan sedikit berbeda. Semua-nya serba rapi dan teratur, serta bersih. saya jadi malu pada diri-ku sendiri,

berarti saya orang yang paling berantakan di apartment ini. Sebulan lebih tanpa saya di sini, semua jadi rapi kembali.

Ini pasti hasil kerja Lucy selama saya di Sydney. Dia sangat rapi dan organised sekali kepribadian-nya. Tanpa berpikir panjang lagi langsung menuju kamar mandi dan segera membasahi diriku.

Selama di dlm kamar mandi, saya terus berpikir tentang apa yang akan saya katakan kepada Lucy. “Lucy, I love you. Be my girlfriend”,

pikirku singkat. Jangan deh, terlalu singkat dan urakan lagi kesannya. “Lucy, I can’t live without you. ”, pikirku lagi.

Gile, terlalu singkat dan muluk lagi. “Duh, gimana nih? ! ”, tanyaku pada diri sendiri. “Sudah lah, let it flow like wind.

You can do it. ”, jawabku dgn setengah percaya diri. Setelah selesai mandi, saya cuma keluar dari kamar mandi dgn bagian tubuh bawah ditutup oleh handuk.

Maklum musim panas, saya malas sekali berpakaian lengkap sehabis mandi. saya ngeliat tas kerja Lucy di atas sofa.

Vagina cewek bikin ketagihan akhirnya dijadiin pacar, cerita sex, softcore, cerita dewasa
Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar | Klik foto untuk memperbesar gambar

Jadi saya tebak Lucy sudah pulang dari Kantor. “Lucy, where are you? ”, panggilku manja. “Kak Ottio, mana oleh-oleh nya? ”,

jawabnya manja pula sembari menghampiriku dan memelukku erat. “Ntar dulu, sewaktu dinner nanti. ”, jawabku sembari tersenyum.

“Sip sip. Lucy mau mandi dulu. Kak Otti siap-siap aja dulu. Setelah itu panasin mobil yah kalo sempat.

”, pinta Lucy. “Ok”, jawabku singkat. Setelah diriku siap, saya dgn segera mengantongi kalung yang saya beli dari Tiffany & Co yg terbungkus kotak kecil dgn hiasan yang mungil.

saya duduk di sofa sembari menonton siaran TV yang kebetulan menayangkan film seri The Simpsons. Jam masih menunjukkan pukul 6, jadi I take my time relaxing di sofa.

gak lama kemudian Lucy keluar dari kamar mandi dan segera menuju kamarnya. Kudengar music dan suara bising hair dryer dari dlm kamar-nya.

Bisa saya menebak kalo Lucy sedang sibuk berdandan di dlm kamar-nya. Setengah jam kemudian, Lucy akhirnya keluar dari tempat persembunyian-nya. tampak dia berdiri di samping sofa tempat saya yang sedang duduk dgn kaki menjulur dgn nikmatnya. “Kak Otti, Lucy dah siap berangkat. ”, sapanya ringan. “Oh my goodness ”, pikirku dlm hati. Lucy malam itu mengenakan gaun warna biru muda. Rambut panjangnya dibiarkan terlepas tanpa mengenakan jepitan atau ikatan apapun. Bau

parfum yang dikenakan sungguh harum dan cocok dgn gaun yang dikenakannya pula. Ditambah dgn bros warna pink berbentuk hati makin bikin nya anggun malam itu.

Apapun yang dikenakannya malam itu terlihat simple atau sederhana, tapi apabila digabung semuanya di tubuh Lucy, bikin nya luar biasa indah.

“You look beautiful. ”, kataku tanpa berpikir panjang. “Thanks”, jawab Lucy sembari menunjuk dan mencium pipiku. “We will be late. Yuk kita berangkat sekarang.

”, pinta Lucy. Kita sampai ke tempat tujuan pukul 7 lewat 10 menit. Restoran pilihanku memang ngga salah.

Selain interior designnya yang menarik, lokasinya pun ngga kalah menarik. Lokasi restoran tersebut tepat di pinggir pantai.

kita telah memesan meja di dlm with ocean view. Bagian luar yang menghadap pantai dilapisi oleh dingin kaca yang besar, sehingga tamu restoran dapat menikmati pemandangan ocean sembari menyantap hidangan mereka.

Setelah memesan entree, main, and dessert kepada waitress yang melayani kita, kita pun ngobrol santai sembari menunggu pesanan kita keluar. Kebanyakan saya yang mendominasi percakapan,

krn saya ingin bercerita tentang pengalaman kerjaku selama di Sydney. Lucy pun cuma senyum-senyum saja mendengar ceritaku.

saya ngga tau apa Lucy malam itu mendengarkan ceritaku atau cuma sekedar mendengar. Ah, ngga apalah, lagian ngga terlalu penting juga buat Lucy.

Pinot Noir wine pilihanku and Cabernet Sauvignon wine pilihan Lucy mewarnai suasana malam yang indah itu. ngga ada yang perlu kita kuatirkan krn besok adalah hari Sabtu,

dan malam ini adalah malam yang panjang untuk kita berdua. Jam telah menunjukkan pukul 9 malam, dan warm sticky date pudding dessert-ku telah saya santap habis.

tampak Lucy yang masih menikmati lemon cheese cake-nya. Kini saatnya saya harus mengatakannya kepada Lucy apa yang ingin saya katakan padanya.

“Lucy, thank you for coming the dinner tonight? ”, kataku sembari memulai percakapan baru. “Ah Kak Otti, jangan formal gitu dong.

Please. ”, jawab Lucy sembari tersenyum ramah. “Lucy. I have a confession to make. But before that I like to give you something”,

jawabku secepatnya sembari merogoh-rogoh kantung celanaku. Kuletakkan kotak kalung itu dan kudorong pelan-pelan menuju pinggir piring dessert Lucy. Cerita sex dewasa Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar

“What is it? ”, tanya Lucy dgn pipinya yang telah berubah menjadi kemerahan. “Please, open it. I know you’re gonna like it.

”, jawabku singkat. Setelah kotak itu dibuka olehnya, terlihat mukanya menjadi berseri-seri bercampur malu-malu. Tanpa berpikir panjang, Lucy berdiri dari tempat duduknya dan dgn segera memelukku sembari mencium pipi kiriku.

“Thank you kak Otti. It’s cute. Lucy suka banget”, jawab Lucy. Kubantu dirinya memasang kalung tersebut, dan benar juga menurutku, she looks even prettier dgn mengenakan kalung itu.

“Well, Lucy. Masih ada lagi yang pengen saya kasih buat Lucy. Tapi ini bukan barang. ”, kataku lagi.

Kali ini terlihat wajah Lucy sedikit berubah. Berubah menjadi bertanya-tanya dan wajah ingin tau. “Lucy, I hope you know that I like you a lot.

Like di sini buat dlm arti sekedar suka. Tapi like di sini hm berarti lebih daripada suka.

”, kataku sembari grogi. Lucy masih diam, dan kali ini sorot matanya menatap mataku tajam. “I know this is going to hard for both of us,

but if we both work together - saya yakin we can make it. Mungkin ini saatnya kita harus mengakhiri hubungan ini dan ”,

kataku sembari menggoda. gak karuan saja Lucy terkejut dan shocked. Sorot matanya makin tajam menusuk. Kini cepat-cepat saya lanjutkan kata-kataku, “ dan mari kita memulai hubungan kita yang baru,

di mana itu lebih memiliki masa depan untuk kita berdua. ”. “Lucy, would you like to be my girlfriend and to love me as your boyfriend?

”, pintaku kepadanya. Mendengar pertanyaan ini, sorot mata Lucy menjadi sayu, dan Lucy cuma bisa menunduk sembari menatap lemon cheese cake dessertnya yang tinggal separoh.

Lucy diam saja. saya menjadi salah tingkah, dan ngga tau harus berbuat apa sekarang. “Sorry kalo pertanyaan ini bikin Lucy shocked,

but I hope I can hear a Yes or No answer dari Lucy. ”, jawabku. “Kalo Lucy butuh waktu untuk menjawabnya,

saya ngga keberatan to give Lucy sometime to think. ”, sambungku lagi. Lucy masih diam saja, tapi kali ini Lucy melanjutkan lagi menyantap sisa lemon cheese cake-nya tanpa sepatah kata pun.

saya makin bingung dibuatnya. Setelah habis menyantap dessert-nya, Lucy meneguk sisa wine yang masih tersisa sedikit dan kembali menatap wajahku. kita saling memandang,

dan kemudian Lucy tersenyum simpul. “Hari ini Lucy benar-benar dikasih dua hadiah yang indah dari kak Otti.

Apalagi hadiah yang kedua. ”, kata Lucy. “Jadi, it’s a Yes or it’s a No? ”, tanyaku.

Lucy sedikit maju, dan wajahnya mendekat ke wajahku sembari tersenyum manja dan berkata, “It’s a big YES”.

kita berdua saling tersenyum, dan kucium kedua tangannya. Hari proklamasi-ku memang sangat traditional, tapi sangat berkesan bagi kita.

Sejak malam itu, hubungan kita menjadi official (istilahnya). kita meninggalkan restoran pukul 10 malam, dan kita ngga langsung pulang ke rumah.

Tapi kita menyempatkan diri jalan-jalan di pinggir pantai malam itu. sembari bergandengan tangan, kita bercakap-cakap mengenai rencana hubungan baru kita ini dan bagaimana nanti kita memberitahukan orang tua kita tentang hubungan ini.

Mengingat Lucy adalah kakak kandung dari Lisa, mantan pacarku yang dulu beberapa taon yang lalu. ngga jarang saya mencium bibir manisnya ketika kita berjalan sembari bergandengan tangan.

  • Jam menunjukkan hampir jam 12 tengah malam. We thought it’s wise to go home. Selama perjalanan pulang dan sesampai di depan pintu masuk apartment kita pun,
  • tangan Lucy masih ngga ingin terlepas dari genggaman tanganku. Setelah bersiap-siap untuk tidur, Lucy ngga mau lagi tidur dgn kamar terpisah dan memutuskan untuk tidur di kamarku saja sejak malam itu.
  • saya putar music jazz Diana Krall dgn lampu setengah redup. Di atas tempat tidur, kita saling berciuman mesra dan lembut. Lidah kita saling bertemu seakan-akan saling mengelus-elus satu sama lain.
  • Malam itu, Lucy yang lebih dominan di atas ranjang. “Kak Otti, I will make you the happiest man tonight.
  • ”, kata Lucy menantang. “I can’t wait. ”, jawabku dgn semangat. Lucy mengambil posisi di atasku, dan duduk di atas selangkanganku sembari menunduk dan mencium bibirku.
  • Tangan kanan-nya masuk ke dlm baju piyamaku sembari mengelus-elus lembut dadaku. Jantungku berdekup kencang, tanda bahwa saya telah mulai terangsang oleh rangsangan Lucy.
  • Kali ini saya membiarkan Lucy memegang kendali percintaan malam itu. Lucy terus berusaha melepas semua piyama-ku dan ingin secepatnya bikin ku terlanjang.
  • Setelah bikin ku terlanjang tanpa busana apapun yang menempel di tubuhku, Lucy tersenyum manja. dgn cepatnya Lucy kembali menciumi bibirku, dan kali ini tangan kanan-nya mengelus-elus lembut batang kontol ku yang telah berdiri sejak tadi.
  • Lucy benar-benar mengerti how to make a guy like me dibuat seperti cacing kepanasan. saya paling suka ketika Lucy menjilat lembut puting payudara -ku,
  • krn itu adalah daerah paling sensitive buatku. Dan kali ini Lucy ngga lupa untuk menjelajahi bagian ini.
“Lucy, ah ”, cuma itu yang bisa keluar dari mulutku. Lucy seperti ngga menghiraukan apapun yang keluar dari mulutku.

krn memang bukan kata-kata yang perlu dihiraukan. cuma suara erangan nikmat yang keluar dari mulutku. Semakin keras eranganku, semakin bersemangat Lucy menjelajahi tubuhku.

Kali ini bibir Lucy telah sampai di batang kontol ku. Seakan-akan mengerti apa yang saya inginkan, tanpa dikomando mulut Lucy mengulum abis batang kontol ku.

Tangan kanan-nya mengelus-elus lembut kedua buah pelirku sembari tangan kirinya mengocok-kocok dan mulutnya mengulum batang kontol ku.

Seketika saja batang kontol ku terasa amat basah oleh air liurnya, dan eranganku semakin menjadi-jadi. Lucy makin mempercepat gerakan mulut dan tangan kirinya.

saya ngga ingat berapa lama Lucy telah memberiku blowjob dan handjob malam itu. Yang pasti kuingat cuma satu ‘gila, enak banget’.

“Ah Lucy enak banget ah ”, saya cuma bisa berucap begitu saja. saya mencoba untuk berkonsentrasi agar saya ngga cepat datang krn blowjob dan handjob dahsyat Lucy ini.

Tapi kelihatannya, saya sudah ngga kuat lagi. Pengen keluar rasa-nya semua isi di dlm batang kontol ku.

Ini baru pertama kali saya di blowjob oleh Lucy yang saya sudah ngga mampu berkonsentrasi lagi menahan batang kontol ku agar dia ngga cepat datang.

“Lucy, saya mau datang mau datang nih stop stop please ”, saya benar-benar memohon padanya. Tapi seakan-akan ngga mendengar permintaanku, Lucy tetap aja melanjutkan kulumannya kepada batang kontol ku.

Kali ini lebih cepat lagi, seakan-akan dia tau kalo sebentar lagi pertahananku bakalan bobol. Benar saja, ngga lama kemudian bobol juga pertahananku.

Batang kontol ku ngga mampu lagi menahan, keluarlah semua peju di dalamnya, dan menyembur desar di dlm mulut Lucy.

“Akh akh saya dapet nih akh ”, saya berteriak kecil. Kuluman Lucy berhenti menjadi sedotan yang kuat.

Seakan-akan ingin menyedot semua peju di dlm batang kontol ku. Lucy terlihat ngga jijik oleh semburan peju ku, bahkan tanpa ada rasa jijik untuk menelan semua-nya.

Semua otot-otot sendiku di membuat lemas oleh Lucy. Masturbasi pertama dari Lucy yang berhasil bikin ku bobol.

ngga heran bila Lucy mengatakan bahwa malam itu akan bikin ku the happiest man alive. Setelah itu, gak henti-hentinya saya mengatakan padanya bahwa dia sungguh hebat melayaniku malam itu.

Sampai akhir-nya saya ketiduran akibat kecapekan. Yang saya ingat sebelum ketiduran, Lucy terus mengelus-elus lembut rambutku dan sesekali mencium-nya.

saya bisa merasakan betapa sayang-nya dia kepadaku. ngga tahu sudah berapa lama saya ketiduran, tiba-tiba saya bangun krn harus buang air kecil.

Batang kontol ku masih terasa basah & lembab krn air liur Lucy. Setelah membilas batang kontol ku, saya kembali ke kamarku.

Matahari sudah menampakkan diri, namun jam masih menunjukkan pukul 6 pagi di hari Sabtu. Good thing we don’t have to work on Saturday.

Jadi saya kembali ke tempat tidurku lagi. tampak Lucy yang masih tertidur pulas di tempat tidurku sembari menutupi perutnya dgn selimut tipis dan mengenakan daster tidur yang tipis.

Maklum meskipun musim panas, tapi krn sudah terbiasa memakai selimut, tidur tanpa selimut bikin nya merasa beda atau aneh.

melihat kecantikan wajah Lucy and keindahan serta kemulusan tubuhnya Lucy, bikin ku kembali bersemangat. Mengingat semalam saya dibuat ngga berkutik oleh Lucy,

bikin ku ingin bikin nya ngga berkutik pagi ini. saya juga tau betul favorite Lucy, yaitu sex in the morning. Dulu-nya dia sering menggodaku krn setiap pagi tanpa ada rangsangan apapun,

batang kontol ku bangun dan mengeras dgn sendiri. saya bilang padanya bahwa itu sangatlah normal, dan setiap lelaki normal pasti mengalaminya.

Tapi itu justru yang bikin Lucy makin suka melakukan sex di pagi hari. Dia pernah mengatakan padaku bahwa di pagi hari (sewaktu baru bangun tidur),

batang kontol ku bisa terasa lebih keras daripada di saat-saat yang lain. saya ngga tau apa ini benar, atau cuma dipikiran dia saja.

Tapi itu sama sekali ngga mengganggu pikiranku, krn selama Lucy senang menikmati batang kontol ku, itu sudah lebih dari cukup buatku.

Kali ini saya yang memulai action-nya. Pertama-tama saya kecup kening-nya, dan kemudian mengelus-elus lembut rambut-nya yang hitam.

Lucy kemudian ngeliat ku dgn kedua mata yang masih terkantuk-kantuk sembari tersenyum manis, dan akhir-nya memejamkan matanya kembali.

Tapi saya masih belum ingin berhenti sampai di situ. saya mencoba mengubah posisi tidur Lucy menjadi terlentang dari posisi tidur sebelum-nya yang menyamping,

dan berhasil. saya tarik selimut tipis-nya, dan saya lempar ke samping tempat tidurku. tampak paha mulus dan putih Lucy, bikin ku menelan ludah.

saya mengambil posisi di sebelah kanan Lucy dan berbaring menyampingi tubuh-nya yang sedang terlentang. Tangan kiriku menopang kepala dan leherku, sementara tangan kananku mengelus-elus rambut-nya.

Lucy terlihat menikmati setiap sentuhan yang saya berikan padanya. Kemudian tangan kananku turun menuju dada-nya yang masih tertutup kain daster tidur-nya.

krn kain daster itu tipis sekali, saya bisa merasakan tonjolan puting payudara Lucy dgn jelas di telapak tanganku.

saya mendekatkan muka-ku untuk berusaha mencium bibir manis-nya. dgn masih setengah mengantuk, Lucy membalas serangan ciumanku tapi tanpa tenaga alias pasrah.

Diatas kain daster-nya, saya memainkan tangan kananku memaini puting payudara -nya. Kadang-kadang saya cubit lembut, dan kadang-kadang saya elus-elus.

Terdengar hela-an napas Lucy yang berubah menjadi lebih panjang. Kali ini Lucy mulai terangsang. Mengetahui hal itu, saya semakin bersemangat menjelajahi tubuh-nya.

Tangan kiriku sekarang ngga lagi menopang kepala dan leherku, namun ikut berpetualang dgn tangan kananku. Kutarik lepas daster-nya ke bawah agar ngga bikin Lucy merasa ngga nyaman krn harus berdiri dulu tubuh-nya untuk melepas daster-nya.

krn Lucy ngga mengenakan BH dan celena dlm, dlm sekali tarik, terlanjang-lah tubuh Lucy tanpa sehelai benang apapun yang menempel di tubuh-nya.

Lucy masih berpura-pura tidur. saya tau jelas dan pasti bahwa Lucy sudah sejak tadi telah terbangun dan mengeluarkan hela-an napas terangsang-nya.

Kudekatkan wajah-ku di puting payudara -nya yang sebelah kanan, dan menjilatnya dgn lembut. Puting payudara yang berwarna coklat muda dan bersih itu bikin ku makin terangsang,

dan ingin mengulum terus menerus. Secara bergantian puting payudara -nya saya jilat, kulum, dan kadang kala saya sedot sedikit keras. Napas Lucy kali ini makin memburu ngga karuan.

Bunyi erangan-nya pun kadang kala sempat keluar dari mulut-nya. “Ah kak Otti ”, kalimat terputus-putus itulah yang sering terucap dari mulut Lucy.

Setelah puas berkelana dia kedua puting payudara Lucy, kali ini saya menuju ke tempat yang paling penting dan tujuan paling akhir untuk foreplay ini sebelum menuju ke main menu.

Bau khas vagina Lucy telah menjadi favorite-ku dlm bercinta dgn-nya. saya mengakui bahwa bau vagina Lucy ngga bikin ku enggan untuk menjilatnya.

Dari semua wanita sebelum Lisa (termasuk Lisa pun) memiliki bau vagina yang bikin ku enggan untuk menjilati-nya.

Terus terang bau-nya anyir dan ngga nyaman. Kebanyakan saya cuma memainkan tangan-ku untuk bikin mereka orgasme atau datang di waktu foreplay (makanan pembuka).

Maka-nya mereka mengatakan bahwa saya memiliki magic touch di jari-jari tanganku yang mampu menundukkan mereka dan bikin mereka bak cacing kepanasan.

dgn Lucy berbeda sekali, bau-nya pun ngga anyir, wangi pun ngga (krn ngga mungkin kalo sampai wangi, selain abis mandi), tapi memiliki magnet yang bikin ku menyukainya.

Bulu pubis Lucy halus dan ngga begitu lebat, sehingga memudahkan saya untuk menjilatinya serta memainkan vagina -nya dgn lidahku.

Seperti biasa-nya, seperti terkena setrum listrik tegangan tinggi, tubuh Lucy mulai tersendak ketika lidahku berkelana di daerah clitoris-nya.

“Ah kak Otti sayang enak banget ah”, seru Lucy makin menjadi-jadi. Napas-nya pun makin memburu kencang. Kadang-kadang dia menjambak rambut-ku. “Kak Ottioo Lucy hampir dapet ah”,

tambah Lucy sekali lagi. Kedua selangkangan Lucy kubuka lebih lebar lagi, agar bibir nonok -nya lebih merekah lagi.

Kali ini saya jilati bagian labia minora-nya dan berusaha untuk mencari dari G spot-nya. Hentakan tubuh Lucy makin mengencang, dan napas-nya pun seperti seseorang yang telah berlari sejauh 10 kilometer.

Kali ini vagina -nya terasa sedikit asin, dan bisa dipastikan nonok Lucy telah mengeluarkan cairan menandakan sebentar lagi the ‘Big’ one is coming very very close.

Mengetahui bahwa sebentar lagi Lucy akan orgasme, saya mempercepat tarian lidahku di vagina -nya. “Kak Ottio kak Ottioo Lucy dah ngga kuuaat lagi dah diujung nih please kak Otti”,

pinta Lucy. gak lama kemudian, terdengar jeritan Lucy mengisi seluruh kamar tidurku. “Ah ah ah ”, jerit Lucy kencang, dan dgn segera dia menutup mulut-nya dgn tangan-nya sendiri agar suara pekikan-nya ngga sampai terdengar keras.

saya tetap menjilati vagina -nya, sampai Lucy menyuruhku untuk berhenti. Setelah itu, tanpa perlu diperintah, saya melucuti semua pakaian tidur yang saya kenakan.

Tanpa ada usaha dari Lucy, batang kontol ku telah mengeras dan siap untuk berkelana di dlm vagina Lucy.

Seperti biasa, sejak berhubungan sex dgn Lucy, saya ngga perlu menggunakan condom, krn Lucy pun ngga menyukaiku memakai condom.

Demikianlah pula denganku. saya ngga mengalami kesulitan memasuki vagina Lucy, krn sudah teramat basah dari tadi. Kudorong pelan-pelan batang kontol ku,

dan tanpa ada kesulitan, terbenamlah semua batang kontol ku di dlm vagina -nya. “Ah kak Otti titit-nya keras banget ”, kata Lucy.

Seakan-akan ngga mendengarkan Lucy, saya memaju-mundurkan pinggulku perlahan-lahan, memberikan sensasi erotis ke dlm vagina Lucy. Kadang-kadang dorongan itu saya hentikan, dan memeluk Lucy sembari mencium bibir-nya penuh dgn napsu.

Lidah kita saling berperang di dlm bibir kita yang telah menyatu. Setelah puas berciuman, saya kembali mendorong maju dan mundur pinggulku agar batang kontol ku seakan-akan menusuk-nusuk lubang vagina Lucy.

“Ah Lucy, vagina Lucy bener-bener hebat. Enak banget membuat geli banget. Suka ngga dgn titit ini? ”, kataku yang sudah ngaco.

“Suka banget kak Otti janji yah, sayangin Lucy terus dan Lucy akan selalu bikin kak Otti puas jiwa dan raga ”,

pinta Lucy dgn nada yang terputus-putus. “Janji janji akan sayang Lucy terus ”, jawabku dgn napas yang terburu.

Semakin lama hentakan dan hujaman batang kontol ku semakin saya percepat. Pagi itu kita ngga bercinta dgn gaya yang bermacam-macam. Cukup gaya missionaries,

tradional, man on top style. Seperti ngga pernah kering, vagina Lucy selalu saja basah. Memberi sensasi luar biasa di dlm bercinta ini.

Akibat dari percepatan hujaman batang kontol ku, tubuh krn mengalami reaksi yang sunggu dahsyat. Tanpa ada peringatan apa-apa, tiba-tiba Lucy memelukku sembari berteriak panjang.

“Ah kak Otti jahat Lucy dapet lagi ampun kak Otti Lucy minta ampun ”, kata Lucy sembari memelukku erat-erat dgn tubuhnya yang mulai menegang.

saya biarkan Lucy memelukku, dan menghentikan goyangan pinggulku, agar memberikan udara buat Lucy untuk mengatur napas-nya kembali.

Setelah beberapa menit kita berpelukan, saya berniat untuk menyelesaikan permainan sex ini, krn it is time for me to come. “Lucy,

saya bentar lagi mau datang. Kalo bisa sama-sama yah datang-nya? ”, pinta-ku. Lucy cuma mengangguk menandakan bahwa dia setuju, dan kemudian mencium bibirku lagi.

Kembali saya mengambil posisi favorite-ku untuk ejakulasi, dan memulai memainkan pinggulku sekali lagi. saya perlahan-lahan menggoyangkan pinggulku dgn irama yang pasti.

saya berusaha menhujamkan batang kontol ku dlm-dlm, agar memberikan sensasi seksual lagi kepada Lucy. Lucy pun ngga tinggal diam, dia tau betul bagaimana bikin ku ejakulasi dgn cepat disaat kita telah bersenggama.

Kedua telapak Lucy menempel di dadaku, dan kedua jari telunjuknya mulai memainkan puting payudara ku. Daerah yang paling sensitive untukku. “Ah Lucy terus Lucy saya bentar lagi mau datang.

”, kataku. Lucy pun mulai keliatan kembali bergairah. saya pun mempercepat permainan ini. saya tau kalo sebentar lagi batang kontol ku ngga akan sanggup lagi menahan bendungan peju ku yang sejak tadi meronta-ronta ingin keluar.

“Kak Otti kok keras lagi titit-nya? ”, goda Lucy dgn napas terburu-buru. “Emang dari tadi ngga keras yah? ! ”, tanyaku heran dgn ngga menghentikan goyangkan pinggulku.

“Ngga kok cuman kali ini Lucy tau kak Otti sebentar lagi mau datang datang barengan yuk ”, pinta Lucy sembari tersenyum.

saya buat lebih cepat lagi goyangan pinggulku, dan batang kontol ku semakin meronta-ronta ingin memuntahkan peju -nya.

saya hentakan dan menghujamkan batang kontol ku makin dlm, dan Lucy pun sudah dari tadi mengigau gak karuan. vagina Lucy semakin basah, dan gesekan batang kontol ku di dlm vagina -nya seakan-akan mengeluarkan bunyi seperti pipi seseorang yang sedang ditampar.


saya sudah ngga tahan lagi, kali ini benar-benar harus keluar. Tubuhku mengejang hebat. melihat perubahan tubuhku itu seperti memberikan aba-aba kepada Lucy,

kedua kaki Lucy menjepit erat pinggulku seperti ingin agar semua batang kontol ku tertanam penuh ke dlm vagina -nya.

“Ah Lucy saya dah mau dapet dah diujung Lucyn”, kataku yang sudah kacau. “Kak Otti Lucy juga mau datang lagi I love you kak Otti.

”, jawab Lucy. “Lucyn ah ”, ingauan-ku sudah gak karuan. Batang kontol ku mengeras sesaat, dan kemudian di payudara l dgn semburan peju ku di dlm liang nonok Lucy.

Kedua kaki Lucy terus menekan pinggulku, seolah-olah haus dgn semburan hangat peju ku di dlm liang nonok -nya.

saya ngga menghitung berapa kali batang kontol ku memuncratkan semua isi peju yang dari tadi dibendung-nya. “Kak Otti hangat loh ”,

kata si Lucy. “Enak ngga? ”, tanyaku. “Always the best sayang ”, jawab si Lucy manja. Posisi kita masih berpelukan. Lucy mulai mengendurkan kedua kaki-nya dari pinggulku.

Batang kontol ku dari tertanam di dlm vagina Lucy. Membiarkan-nya perlahan-lahan melemas di dlm. Oh betapa senang-nya saya melakukan hubungan sex dgn Lucy.

Ide untuk menggunakan alat kontrasepsi selain condom adalah pilihan utama kita. Untung-nya Lucy pun ngga menyukaiku memakai condom.

Yang penting pencegahan pregnancy (kehamilan) tetap dijaga baik-baik. “I love you, Lucy. I will always love you.

Sorry if I didn’t say it in the first place”, kataku. “It’s ok, kak Otti. I love you too, and I know that I love you.

krn selama ini Lucy selalu melakukan-nya krn Lucy cinta ama kak Otti. Meskipun Lucy dulu-nya kadang-kadang sedih memikirkan apakah kak Otti cinta atau cuma ingin ‘ini’ (sex) doang dari Lucy.

”, kata Lucy dgn nada sedikit sedih. “I am sorry, Lucy. Sekarang saya telah mengerti bahwa sejak dari dulu saya sudah sayang ama Lucy.

Sorry for making you worried and confused. ”, pintaku. “Ngga perlu sorry, kak Otti. Sekarang semua sudah jelas, jadi Lucy ngga akan worried lagi.

Apapun yang kak Otti mau dari Lucy, Lucy pasti beri semua kepada kak Otti. ”, jawab Lucy.

Mendengar ucapan Lucy, seakan-akan seperti udara sejuk bagiku. Akhir-nya kucium bibir manis-nya, dan perlahan-lahan kucabut batang kontol ku dari liang vagina -nya.

Cepat-cepat saya tutup dgn tissue vagina -nya, agar peju ku ngga tumpah keluar membasi tempat tidur-ku. Lucy pun cepat-cepat beranjak dari tempat tidur,

dan dgn segera ke kamar mandi. Mencuci dan membersihkan vagina -nya. Jam telah menunjukkan jam 7 pagi lewat.

Tapi badan kita sudah letih sekali. Telah 1 jam lebih kita berpetualang dlm cinta. Pagi itu kita memutuskan untuk kembali tidur,

dan benar saja kita tertidur sampai jam 12 siang. Malam-nya kita mengulangi lagi petualangan cinta dan sex kita yang ngga kalah menarik-nya,

dan begitulah hari-hari berikut-nya. Disaat saya menulis cerita kedua ini, hubungan kita telah berjalan lebih dari 8 bulan, akan namun belum ada pihak dari keluarga kita yang mengetahui hubungan ini selain teman-teman dekat kita.

Tapi saya merasa bahwa salah satu dari keluarga kita telah mengendus hubungan kita, cuma saja dia ngga berani mengatakan-nya langsung. kita cuma ngga tau bagaimana memulai untuk mengatakan pada mereka.

Memang ada pepatah yang mengatakan: “The first step is the most difficult task. ”. And we believe it’s true. kita telah berencana untuk menikah taon depan (apabila semua-nya lancar). Kalo dipikir secara logika, kita berdua bukan anak kecil lagi.
vagina cewek membuat ketagihan akhirnya dijadiin pacar, cerita sex, softcore, cerita dewasa


Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar cerita seks dewasa , vagina cewek membuat ketagihan akhirnya dijadiin pacar, cerita sex, softcore, cerita dewasa Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar sex,istri binal nakal , vagina cewek membuat ketagihan akhirnya dijadiin pacar, cerita sex, softcore, cerita dewasa, cerita seks dewasa
Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar
Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar, cerita seks , Vagina cewek bikin ketagihan akhirnya dijadiin pacar, cerita sex, softcore, cerita dewasa, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Vagina Cewek Membuat Ketagihan Akhirnya Dijadiin Pacar

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com