Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah

Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah | Seperti halnya umumnya orang lain, setelah selesai Kuliah kemudian cari kerja dan nikah. Demikian pula dengan kehidupan yang kujalani, sejak setamat dari SMU di Kotaku di Jawa Tengah, aku melanjutkan Kuliah di Bandung di suatu Universitas ternama.

aku diterima di suatu Perusahaan BUMN setelah melalui penyaringan beberapa kali dan sangat ketat.

Kehidupan ini kujalani seolah tanpa hambatan, lancar-lancar saja, kagak seperti yang kebanyakan orang bilang bahwa kehidupan ini penuh perjuangan dan sulit untuk mencari kerja.

Hal ini pernah aku syukuri bahwa ternyata aku diberikan banyak kemudahan-kemudahan oleh Tuhan didalam mengarungi kehidupan dijaman serba sulit ini.

Karena telah merasa cukup dan sedikit mempunyai kemampuan untuk membina Rumah Tangga aku beranikan diri untuk melamar dan melakukan kesepakatan untuk menikah dengan seorang cewek Cantik idamanku yang sejak semester awal kuliah aku mengenalnya dan sejak saat itu pula aku bersepakat untuk pacaran.

Sebut saja namanya Nina, cewek asal Jawa Barat dengan kulit putih mulus yang sangat terawat dengan rambut hitam kelam yang lebat.

Hal ini sangatlah wajar karena ditunjang dengan kemampuan materi Orang Tuanya yang sebagai pengusaha.

Perbedaan usia cuma satu tahun antara aku dan Nina yang sekarang sudah menjadi istriku, aku lebih tua dan kini usiaku 36 tahun.

Banyak teman-temanku bilang bahwa aku adalah laki-laki yang sangat beruntung bisa beristrikan seorang wanita seperti Nina istriku.

Disamping orangnya baik, supel, cantik, padat berisi, kaya lagi. Bulu-bulu halus tumbuh agak lebat dilengannya yang sangat mulus.

Pernah seorang teman bilang bahwa "dijalan raya saja banyak kendaraan apalagi diterminal".

Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah

Hal itu memang suatu kenyataan dan merupakan gaya tarik yang sangat luar biasa yang bisa menimbulkan birahi yang menggebu-gebu bila ngeliat istriku Nina telah melepaskan semua pakaian yang menutupinya, dengan kulit yang putih mulus dan bulu-bulu hitam lebat diantara pangkal kedua belah pahanya yang sangat kontras, sungguh hal ini yang bikin aku semakin gak tahan untuk berpisah lama-lama dengan istriku.

Tinggi badan istriku 165 cm dan beratnya saat ini sekitar 49 kg.

Kehidupan rumah tanggaku telah kujalani dengan penuh kebahagiaan selama kurang lebih tujuh tahun, apalagi pada tahun ketiga pernikahanku telah lahir seorang anak laki-laki yang tumbuh dengan sehat dan lucu yang kini telah berusia 4 tahun.

Ditambah lagi pada tahun ke-enam pernikahan, kita pindah ke rumah yang kita beli dari hasil jerih payahku sendiri selama ini walau cuma merupakan rumah KPR bertype 45.

Kalau dibandingkan dengan rumah mertua sangatlah kagak seimbang dan istriku sangat menyukainya karena segala sesuatunya dialah yang mengaturnya tanpa harus campur tangan orang lain seperti sebelumnya yaitu di rumah orang tuanya.

Dirumah kita inilah awal dari segala perubahan kehidupan yang aku rasakan sangat bahagia menjadi suatu siksaan dan tekanan bathin yang menimpa diriku hingga kini.

Awalnya setelah hampir setahun tinggal dirumah sendiri, istriku berangsur-ansur sudah mempunyai kebebasan, keleluasaan termasuk untuk menyampaikan uneg-unegnya yang selama ini terpendam, yang aku sendiri sebagai suami telah disadarkan bahwa ternyata didalam kehidupan sexual istriku masih banyak ketidak puasan atas sikap dan kemampuanku sebagai seorang suami selama ini.

Memang selama ini aku didalam melakukan hubungan senggama kagak bisa bertahan lama, paling lama mungkin cuma 20 menit itupun kalau aku dalam kondisi fit.

Walau sebelumnya sudah melakukan pemanasan dan aku sering ngeliat , merasakan bahwa nonok istriku sudah basah pertanda adanya rangsangan.

Tragisnya bila pemanasan dilakukan terlalu lama maka semakin aku gak tahan untuk berlama-lama.

Aku telah berusaha berkali-kali untuk pengaturan waktu agar terjadi kelambatan dan penundaan dalam penyemprotan (ejakulasi), semua itu pasti mengalami kegagalan.

Yang aku rasakan bila sedang berhadapan dengan istriku dalam melakukan senggama adalah gairahku yang menggebu dan kenikmatan-kenikmatan yang tiada tara bila kontol ku telah kumasukan dalam nonok nya, dan berikutnya aku slalu kagak bisa mengendalikan diri lagi sehingga dalam tempo yang singkat pertahananku pasti gak terbendung lagi.

Perlu diketahui bahwa sejak pernikahan hingga kini hampir tiada perubahan atas alat kewanitaan istriku, selalu terasa sempit dan nikmat.

Hal ini dimungkinkan karena pada saat melahirkan anakku satu-satunya dengan cara Caesar sehingga secara phisik kagak banyak perubahan.

Aku telah berusaha untuk mengkonsumsi obat-obatan dan sering pula untuk konsultasi ke dokter namun hasilnya belum juga adanya hasil dan perubahan yang diharapkan atas daya tahanku.

Pada awal-awal pernikahan dulu, aku bisa melakukan senggama berulang-ulang hingga 4 atau 5 ronde dalam semalam dan itupun umumnya yang ke 4 atau ke 5 yang mempunyai daya tahan dan dpt mengimbangi kemauan istriku.

Tapi saat ini dua rondepun sangat sulit aku lakukan, biasanya bila telah mengeluarkan air mani , badanku terasa lunglai dan ngantuk yang amat sangat.

Mungkin hal ini akibat berat badanku yang sudah kagak seimbang lagi dengan tinggi badanku dimana perutku sudah membuncit dan sama sekali kagak atletis.

Tinggiku 170 cm dan beratku 83 kg. Sejak masa SLTP aku mempunyai kegemaran atau hobby yang hingga kini masih sering aku lakukan.

Kegemaran tersebut adalah bermain Catur. Kegemaran ini sering aku lakukan dengan orang-orang atau teman pada saat-saat senggang dan sudah merupakan rutinitas hingga kini yaitu pada setiap Jumat malam aku bermain catur dengan seorang tetanggaku yang bernama Ridwan.

Kadang Sabtu malampun bila sama-sama kagak mempunyai acara lain yang lebih penting kita asyik bermain Catur hingga kita betul-betul sudah capek dan suntuk.

Sabtu dan minggu kebetulan sama-sama merupakan hari libur buat kita berdua. Dia kita kenal sejak pindah di perumahan yang kita tinggali saat ini dan Ridwan ini walau sudah bekerja, mempunyai rumah sendiri dan berusia mendekati angka 33 belum juga menikah.

Orangnya tampan dan mempunyai tinggi kagak beda jauh dengan diriku, cuma saja badannya lebih atletis.

Disamping mempunyai kegemaran bermain Catur, dia juga mempunyai jadwal rutin untuk bermain tennis.

Cerita Sex Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah

Ridwan inilah yang akhirnya semakin bikin bathinku menjadi tertekan dan gak berkutik untuk menghadapai gelombang percaturan cinta istriku hingga kini.

Dengan media papan catur ini, hubungan antara keluargaku dengan Ridwan menjadi akrab dan dekat.

Kedekatan yang masih dalam batas wajar-wajar saja, begitupun hubungan antara istriku Nina dengan Ridwan, masih dalam etika kewajaran tanpa ada sesuatu yang perlu dicurigai.

Sudah menjadi kebiasaan istriku, bila kita sedang bermain catur dan anakku sudah lelap tidur, istriku ikut juga menemani sambil memberikan dukungan untuk menyediakan secangkir kopi dan aneka camilan.

Karena sudah terbiasa dan akrab, dalam menemani kita bermain catur, istrikupun dalam berpakaian juga biasa saja yaitu kadang pakai celana pendek ataupun baju tidur dan biasanya istriku cuma mampu menemani hingga jam 12 malam yang selanjutnya berpamitan untuk tidur lebih dulu.

Permainan catur ini kita lakukan diruang keluarga dengan ber-alaskan karpet dan kadang dalam menemani kita, istriku menggelar kasur lipat sambil nonton TV.

Aku pernah beberapa kali ngeliat mata Ridwan mencuri-curi pandang pada bagian-bagian tubuh indah istriku pada saat menemani kita bermain catur ataupun pada saat istriku sedang tiduran dikasur lipat tapi semua itu aku abaikan.

Dan pernah aku rasakan permainan catur Ridwan sangat kagak bagus dan kurang kosentrasi, dan setelah aku cari tahu penyebabnya ternyata aku ngeliat bahwa matanya sering terarah ke paha mulus istriku yang saat itu duduk disebelahku.

Inipun aku abaikan bahkan aku merasa bangga mempunyai istri yang memang penuh dengan kekaguman.

Tapi suatu Jum"at malam kira-kira enam bulan yang lalu, pada saat permainan catur baru beberapa babak, aku merasakan kantuk yang amat sangat setelah minum kopi yang disediakan istriku dan hal ini kusampaikan pada istriku yang saat itu menemani kita.

"Ma. Papa kok ngantuk berat yaa" "Masak sih. Papa khan udah minum kopi? Masak masih ngantuk juga" Dan berikutnya aku nggak bisa tahan lagi, aku terlelap dan gak ingat apa-apa lagi.

Apakah Ridwan langsung pamitan pulang, akupun gak tahu. Yang aku tahu pagi-pagi aku bangun dalam posisi ditempat tidurku dalam kondisi badan yang sangat segar.

Jum"at malam berikutnya berjalan biasa saja, permainan caturku dengan Ridwan berakhir hingg jam 3 pagi dan Ridwan berpamitan untuk pulang.

Begitu juga dengan Jum"at malam selanjutnya tanpa ada rasa kantuk tapi Sabtu malam kita bermain catur lagi karena sama-sama kagak mempunyai acara masing-masing dan rasa kantuk menyerang aku lagi sekitar jam masih menunjukan pkl 10.

15 malam. Kali ini aku pamitan untuk tidur dan Ridwan kuanjurkan untuk pulang.

Pada saat masih tersisa kesadaran sebelum terlelap, aku sempat istriku berbicara sama seseorang sesaat setelah mengantarku ke kamar tidur dan kejadian selanjutnya aku gak tahu apa-apa.

Timbul tanda-tanya dan curiga pada diriku, kenapa rasa kantuk begitu tiba-tiba, dan akhirnya aku sempat curiga telah terjadi sesuatu pada istriku apalagi akhir-akhir ini tampilannya tambah seksi dan merias diri.

Aku kagak mau sembrono dengan semua ini dan aku kagak mau menyakiti istriku atas kekeliruan akibat kesalah dugaanku yang tanpa bukti.

Maka pada saat menjelang tiba jadwal catur rutinku dengan Ridwan, aku mempersiapkan diri mengatur strategi agar semua apa yang ada dibalik kecurigaanku bisa terjawabkan.

Sekitar jam 7 malam, aku telah mengkonsumsi (minum) obat anti kantuk. Hal ini aku lakukan karena aku telah curiga bahwa didalam minuman kopi yang disediakan istriku telah dicampuri obat tidur.

Permainan catur dimulai sekitar jam 19. 30, semua berjalan seperti biasanya. Istriku menemani dengan tampilan terkesan sangat ceria.

Kopipun aku minum seperti biasanya tapi cuma seperempat gelas saja. Sekitar jam 10.

00 malam, aku merasa sedikit kantuk, dan sesuai strategi dan rencana, aku pura-pura ngantuk sekali dan selanjutnya aku pura-pura gak tahan lagi sehingga istriku memapahku ketempat tidur.

Beberapa saat kemudian, sayup-sayup terdengar istriku melakukan dialog dengan seseorang dan dengan perlahan-lahan aku intip dari lubang kunci, ternyata istriku sedang duduk berhadap-hadapan diantara papan catur dengan Ridwan.

  • Mereka seolah-olah lagi bermain catur. Beberapa menit kemudian istriku beranjak menuju kekamar tidurku dan buru-buru aku segera memposisikan diri seolah tertidur lelap.
  • Istriku menggoyang-goyangku seolah mau membangunkanku. "Pa. Pa. gimana nih caturnya? Mau dilanjutin? " Aku diam seolah pulas sekali dan istriku keluar kamar yang sebelumnya menyelimutiku dan menghidupkan lampu tidur dikamarku.
  • Sekitar dua menit kemudian, aku mencoba mengintip lagi dari lubang kunci, ternyata papan catur telah ditinggalkan begitu saja.
  • Diantara kerasnya suara TV, aku masih sedikit mendengar bahwa istriku telah melakukan aktifitas, apa itu, akupun belum tahu.
  • Kemudian aku ambil kursi rias yang ada dikamarku secara perlahan dan kutaruh dekat pintu.
  • Dengan harapan aku bisa ngeliat aktifitas istriku melalui ventilasi diatas pintu kamarku.
  • Betapa terkejutnya aku, ternyata istriku sedang berpagutan mesra diatas kasur lipat dengan Ridwan.
  • Badanku secara mendadak menggigil dan mengeluarkan keringat dingin. Aku bingung dan serba salah, apa yang harus aku lakukan, aku gak tahu.
  • Sejenak aku ingin membuka pintu dan menghentikan tindakan pengkianatan yang dilakukan istriku dan Ridwan, tapi keberanian itu menjadi padam begitu aku teringat bahwa istriku sering mengeluh atas ketidak mampuanku untuk bertahan lama dalam senggama.
  • Aku bingung dan kulihat lagi mereka yang ternyata tangan kanan Ridwan telah menyelinap didalam celana pendek istriku.
Och. semakin aku gak mampu berbuat apa-apa. Sekilas sempat aku berpikir mungkin perbuatan mereka kali ini bukan yang pertama kali dan semakin aku yakin bahwa selama ini istriku telah sengaja memasukan obat tidur pada kopiku sehingga mereka leluasa untuk bermain catur birahi dan dengan demikian maka tetangga yang lain gak akan pernah curiga.

Ridwan dengan semangatnya melahap bergantian kedua puting susu dihadapannya dan tangannya telah berhasil memelorotkan celana pendek istriku.

Aku cuma termangu menyaksikan aksi mereka berdua yang nampak saling semangat dan saling menyerang.

Jantungku semakin berdebar. Sesaat kemudian mereka berdiri sambil melepaskan pakaian masing-masing, sesaat kemudian baik istriku dan Ridwan telah telanjang bulat.

peler Ridwan telah berdiri kencang dan tegak, diameternya kagak beda jauh dengan punyaku tapi panjangnya mungkin sedikit lebih panjang punya Ridwan.

Istriku dipepetkan ditembok, mereka saling berciuman dengan ganas sekali, tangan kanan istriku meremas-remas peler Ridwan dan tangan kanan Ridwan menggesek-nggesek nonok istriku.

terlihat istriku kagak sabaran, peler nya Ridwan diarahkan ke nonok nya dengan sedikit kaki kiri istriku diangkat Ridwan maka masuklah senjata Ridwan pada nonok nya, keliatan istriku memejamkan mata.

"Oooch. kocok Dik Ridwan. kocok" Dengan gerakan naik turun, Ridwan mengocok berulang-ulang dan badan mereka berdua semakin mengkilap karena keringat.

"Cek. cek. pleek. plek. ceck" Sesaat kemudian kocokan Ridwan berhenti "Mbak Nina. enak sekali nonok nya. terasa kenyuut-kenyuut" " peler mu juga Dik Ridwan. gagah perkasa" Kemudian gantian kaki kanan istriku diangkat dengan tangan kiri Ridwan dan kocokan dilanjutkan lagi.

"Och. ooch. enak Dik. teeruuss. kocok teruuss" "Mbak. aku mau keluar Mbak" "Jangan dulu Dik Ridwan. jangaann. akuu masih pingiinn lama-lama Dik" "Nggak tahaann Mbaak. aku nggaak tahan. uenaakk Mbakk" terlihat Ridwan menghentikan kocokannya dan semakin menekan dalam-dalam peler nya dalam nonok istriku.

"Ma'af Mbak. aku nggak tahaann. ma'aaf. oocchh. oocchh" Istriku memeluk erat-erat tubuh Ridwan seolah nggak mau dilepas seterusnya.

"Kenapa buru-buru dikeluarin Dik. , aku belum dapet lho" "Sabar Mbak. betul-betul aku nggak tahaann. wuennaakk buuanget. nonok Mbak hangett sekali dan waouw. suereett Mbaak" Sesaat kemudian keliatan peler Ridwan terlepas dari nonok istriku dan dibarengi tetesan air mani dari dalam nonok istriku dan istriku mengambil handuk kecil untuk mengeringkan keringat serta membersihkan nonok nya.

Oochh cuma segitu kemampuan si Ridwan (pikirku), aku agak lega ternyata kemampuannya kagak beda jauh dengan kemampuanku.

Aku menghela nafas panjang, dan berharap mudah-mudahan istriku menjadi kapok karena kagak terpuaskan oleh Ridwan dengan begitu pasti kagak akan mengulanginya lagi.

Tapi. kenyataannya lain dari dugaanku. Ridwan betul-betul dpt layanan spesial dari istriku, diambilkannya segelas air minum dingin dan diminum bergantian dengan istriku.

Sambil bersandar di dinding, kaki Ridwan diselonjorkan dan istriku mendekati Ridwan dengan duduk berhadapan diatas pangkuannya "Mbak. susunya masih kenceng dan bulu-bulu nonok Mbak yang lebat ini (sambil tangan kanan Ridwan mengelus mesra nonok istriku), bikin ku ingin tiap malam bertandang kerumah Mbak ini" "Sama Dik Ridwan. aku sendiri tiap hari rindu sama peler mu yang ini", (sambil tangan kanan istriku mengelus peler Ridwan yang masih lunglai).

Mereka saling kecup dan saling pagut kembali, tangan kiri Ridwan memeluk punggung istriku dan tangan kanannya mengelus-elus secara bergantian gumpalan bokong istriku yang mulus dan menggairahkan, sesekali jari tengah Ridwan mengusap nonok dan permukaan anus istriku sehingga istriku melakukan gerakan-gerakan berkedut akibat geli-geli nikmat "Ouuw. ouucw. woouuw. geli Dik Ridwan" gak kalah lihainya, tangan kanan istriku meremas-remas peler Ridwan yang sudah agak mulai mempunyai semangat baru. Cerita dewasa Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah

Badan Ridwan bergeser kearah kasur lipat yang sedari tadi belum dimanfaatkan sambil istriku tetap dipangkuannya.

Dan sekarang istriku dalam posisi diatas dan masih menunduk karena pagutan yang keliatan mulai panas kembali.

Kedua tangan Ridwan meremas-remas bongkahan bokong istriku yang semakin lama bergerak berputar-putar gak karuan.

Istriku keliatan mulai bangkit lagi semangatnya yang terpendam akibat belum terpuaskan. Kecupan demi kecupan istriku menjalar dari bibir Ridwan, ke leher, ke dada dan puting Ridwan dan terakhir berhenti sejenak mengulum membasahi helm peler Ridwan yang sudah berdiri tegak siap perang kembali.

Istriku keliatan sudah nggak tahan begitu ngeliat peler Ridwan tegak menantang, dan segera dituntun untuk dimasukkan kedalam nonok nya.

Diputar-putar kepala peler nya di bibir nonok nya yang sedikit berlendir dengan tangan kanannya dan sesaat kemudian, blless.

, istriku sedikit menjerit histeris. "Woouuw. heehhii. heehhii" Badan istriku sedikit bergetar dan diam sejenak sambil kedua tangannya bertumpu pada dada Ridwan, sebaliknya kedua tangan Ridwan meremas-remas toket istriku.

Mulanya dengan gerakan sedikit memutar dan kemuadian istriku menaik turunkan pantatnya. "Teruuss Mbak. terruuss Mbak. teerruuss" "Kocok Mbak Nina sayang. kocokk. putaarr. dan. teerruuss" "Woouw. woouw. enakk Dik. woouw" Sambil sedikit membungkuk, istriku melakukan gerakan tarik tekan berulang-ulang, semakin lama semakin cepat dan beberapa saat kemudian.

"Woouuw. woouuw. akuu mau keluar Dik Ridwan. woouw" Gerakan tarik tekan istriku semakin kenceng dan mendadak terdiam sambil pantatnya berdenyut-denyut menekan-nekan.

"Woouuw. woouw. aakkuu keluar Dik Ridwan saayyaanngg" Mereka saling berpelukann erat dan pantat istriku masih berdenyuutt kenyuutt menekan-nekan seolah-olah peler Ridwan akan dilahap dimasukkan kedalam nonok nya sedalam-dalamnya tanpa sisa.

Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah, Cerita seks, istri ngentot lelaki lain, penis suami, cerita sex selingkuh, bacaan dewasa novel erotic
Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah

"Wwoouuw" Napas istriku keliatan tersengal-sengal dan berangsur-angsur menjadi diam tanpa gerakan sedikitpun karena lunglai kenikmatan yang habis diraupnya.

Bibir Ridwan dikecupnya berulang-ulang. "Terimakasih Dik Ridwan. terimaksih. wuennaakk sekali" Ridwan mulai sedikit melakukan gerakan menaik turunkan peler nya di nonok istriku perlahan-lahan dan gerakan itu rupanya disambut oleh istriku yang masih ingin mencari kenikmatan-kenikmatan yang sudah lama kagak didapatkan dari aku suaminya.

Dengan posisi sedikit dirubah, istriku bertumpuh dengan kedua lututnya disamping pinggul kiri kanan Ridwan, istriku mulai memompa dan menggosok-gosokan nonok nya pada tiang kemerdekaan Ridwan.

Perlahan tapi pasti dan semakin lama semakin cepat kocokan-kocokan yang dilakukan mereka berdua.

Istriku dengan gerakan angkat tekan dan Ridwan gerakan tarik dorong keatas sekencang-kencangnya dan itu semua menimbulkan bunyi.

Istriku mulai terpancing lagi dan. "Zzhh. woouw. zzhh. woouw. zzhh. woouw" "Terruuss. yyaa. teerruuss. hmemmhh. yaa" Gerakan mereka berdua semakin berpacu.

kencang. dan keraass seolah mereka mau mengakhiri semuanya dan. "Aku mau keluar lagi Dik Ridwan sayaangg. teerruuss. teerruuss" Mendadak istriku memeluk erat dada Ridwan, gerakan sama sekali berhenti dan kembali lagi bongkahan pantat istriku berdenyut-denyut menekan-nekan tanda kenikmatan yang tiada tara.

"Mbak Nina. nonok nya semakin licin dan kenyuutt-kennyuutt Mbak" "Wuenakk Mbak. peler ku terasa dipijit-pijit. Mbak Nina sayaang" Setelah berhenti melakukan gerakan beberapa saat, istri langsung dibalik oleh Ridwan sehingga posisinya dibawah.

Ternyata Ridwan belum sampai final. Dengan rakusnya Ridwan menghisap puting susu istriku yang semakin memerah dan kenceng.

Istriku menggelinjang-nggelinjang ke-enakan dan pantat Ridwan mulai memompa naik turun. Gerakan Ridwan memompa naik turun lama sekali.

Kemudian Ridwan menghentikan entotan kontol nya dan akhirnya kaki kiri istriku diangkat tegak lurus dan ditekan-tekannya peler nya sekencang-kencangnya kedalam memek sempit istriku.

"Teruuss. teruuss. Dik Ridwan. teruuss. dinding rahimku terasa tersundul-sundul. wuennaakk Dik. teruuss dikk" Ridwan mengganti kaki kanan istriku yang sekarang diangkat dan tekanan demi tekanan semakin bikin keringat mereka berdua bercucuran.

Dalam hatiku, edan tenan tetanggaku ini. Di satu sisi dia sebagai lawan seru caturku.

dan disisi lain ternyata dia menjadi lawan tanding birahi sex istriku. Aku mangaku kalah dalam mengontrol daya tahan namun aku gak boleh menyerah.

aku harus bisa. tapi. apa mungkin aku bisa. Aku sedari tadi diam tertegun ngeliat keganasan mereka berdua dan aku cuma bisa meremas-remas peler ku yang basah karena lendir akibat terangsang hebat.

Badanku terasa kelu dan kaku karena depresi, tegang dan amarah yang menjadi satu.

Kulihat lagi permainan mereka, dan ternyata kini kedua kaki istriku diangkat dengan cara tangan kiri Ridwan memegang pergelangan kaki kanan istriku dan sebaliknya tangan kanan Ridwan memegang pergelangan kaki kiri istriku. Cerita seks Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah

Yang menjadi iri dan aku tertegun, selain Ridwan masih mengocok peler nya, kedua kaki istriku dimainkan dengan cara dirapatkan tegak lurus dan kemudian dikangkangkan, begitu terus berulang dan keliatan dari mimik wajah istriku, dia menikmati semua gerakan yang dilakukan oleh Ridwan.

"Ech. ouw. ouw. yaou. teruuss. terruss. oeii" Beberapa menit kemudian gerakan maju mundur Ridwan semakin kencang dan.

"Mbak. aku nggak kuat lagi Mbak. aku keluarin didalam yaa" "Nggak papa Dik. semprotkan semuanya di dalam. ayoo" Dan gerakan Ridwan mendadak berhenti sambil memeluk kedua kaki istriku, pantatnya semakin ditekankan kedepan dan berkedut-kedut.

"Oochh. ouch. creett. creutt. cruutt" Ridwan rebah dipelukan istriku.
Cerita seks, istri ngentot lelaki lain, kontol suami, cerita sex selingkuh, bacaan dewasa novel erotic


Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah cerita seks dewasa , Cerita seks, istri ngentot lelaki lain, kontol suami, cerita sex selingkuh, bacaan dewasa novel erotic Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah, cerita dewasa terbaru istri binal nakal , Cerita seks, istri ngentot lelaki lain, kontol suami, cerita sex selingkuh, bacaan dewasa novel erotic, cerita seks dewasa
Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah
Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah, cerita seks , Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah, Cerita seks, istri ngentot lelaki, cerita sex selingkuh, bacaan dewasa novel erotic, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Istri Ngentot Lelaki Lain Peler Suami Malah Basah

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com