Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja

Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja | saya hidup bahagia bersama istri dan ke-2 anak-anaku, laki2 dan perempuan walopun saya hanya pegawai rendahan di suatu instansi pemerintah di kota b.

Kami menempati rumah secara sederhana sehingga mempunyai 3 kamar tidur yang berukuran tidak terlalu besar.

Suatu hari, kami kedatangan ibu mertua bersama adik ipar saya yang paling kecil, sebut saja Windi, baru lulus.

Atas permintaan ibu mertua, untuk sementara ikut kami sambil mencari pekerjaan. Perbedaan umur saya dan Windi cukup jauh, sekitar 10 tahun.

Karena kami dari daerah Jawa Barat, Windi memanggilku dengan sebutan kakak. Sementara belum mendapatkan pekerjaan, Windi mengikuti berbagai kursus, Bahasa Inggris, Komputer, Akutansi, dan atas ijin serta perintah istriku, saya kebagian untuk antar jemput menggunakan motor.

Mungkin karena nasib baik atau memang wajah Windi cukup cantik, tidak sampai seminggi, Windi mendapat tawaran pekerjaan sebagai pelayan toko yang cukup bonafide denga pembagian kerja, seminggu bagian pagi dan seminggu kebagian malam, demikian silih berganti.

dan kalau kebagian kerja malam, saya bertugas untuk menjemputnya, biasanya toko tutup jam 21.

00 dan pegawai baru bisa pulang sekitar 21. 30. Perjalanan dari toko ke rumah tidak begitu jauh, bisanya ditempuh sekitar 30 menitan.

Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja

Windi anaknya manja, mungkin karena bungsu, setiap kali di bonceng motor, apalagi kalo malam pulang kerja, dia akan memelukku dengan erat, mungkin juga karena hawa malam yang dingin.

Entah sengaja atau tidak, toket nya yang sudah cukup besar akan menempel di punggungku.

Hal ini selalu terjadi setiap kali saya menjemput Windi pulang kerja malam, tapi yang heran, kelihatannya Windi tidak ada rasa bersalah ataupun rikuh sedikitpun setiap kali toket nempel di punggungku, mungkin dianggapnya hal ini suatu konsekuensi logis bila berboncengan naik motor.

Akulah yang sering berhayal yang tidak-tidak, seringkali dengan sengaja motor kukemudikan dengan kecepatan rendah, kadangkala sengaja mencari jalan yang memutar agar bisa merasakan gesekan-gesekan nikmat di punggungku lebih lama.

Pada suatu malam, seperti biasanya saya menjemput Windi pulang kerja malem, sampai rumah sekitar jam 22.

15 dan seperti biasanya istriku yang membukakan pintu. Setelah membukakan pintu istriku akan kembali ke kamar untuk melanjutkan tidur.

Malam itu saya tidak langsung tidur, saya ke dapur, memanaskan air untuk bikin kopi karena berniat untuk menonton pertandinga sepak bola di tv, kalau tidak salah saat itu kesebelasan paforitku main, Brazil.

Saat saya keluar dari dapur, secara bersamaan Windi juga keluar dari kamar mandi, sehingga kami sama berada di lorong depan kamar mandi, entah apa penyebabnya, malam itu kami sama-sama berhenti dan saling pandang tanpa sepatah katapun keluar dari mulut kami masing-masing.

Tiba-tiba ada suatu dorongan, secara cepat saya rangkul dan saya kecup bibirnya selama beberapa detik.

Setelah itu Windi melepaskan diri dari rangkulanku dan dengan tergesa masuk ke kamarnya.

saya kembali ke ruang tengah untuk ngeliat pertandingan bola, tapi perasaanku kacau, tidak konsen pada acara di tv.

Saat itu ada perasaan takut menghantuiku, takut Windi ngadu ke istriku, bisa-bisa perang dunia ke tiga.

Saat pikiranku kacau, saya dikejutkan suara peluit dari dapur yang menandakan air telah mendidih, bergegas saya ke dapur untuk bikin kopi.

Kembali saya keruang tengan sambil membawa secangkir kopi yang nikmat sekali, tetapi tetap saja pikiranku kacau.

kok bisa-bisanya tadi saya mengecup bibir Windi? Dalam kegalauan perasaanku, kembali dikejutkan dengan suara lonceng yang menunjukkan jam 11.

Saat itu saya ngeliat kamar Windi lampunya masih nyala, yang menandakan penghuninya belum tidur, karena saya tau Windi selalu mematikan lampunya apabila tidur.

Terpikirkan olehku, harus memastikan bahwa Windi tidak marah oleh ulahku tadi dan berharap istriku tidak sampai tau insiden tersebut.

Cerita Sex Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja

Dengan pelahan, saya buka kamarku untuk ngeliat istriku, ternyata dia sudah pulas, tergambar dari dengkurannya yang halus disertasi helaan nafar yang teratur.

Dengan pelahan kututup kembali pintu kamar dan secara pelahan pula kubuka pegangan pintu kamar Windi, ternyata tidak dikunci, pelahan tapi pasti pintu kubuka dan kudapati Windi duduk di atas tempat tidur sambil memeluk bantal menghadap tembok.

Perlahan saya dekati, tiba-tiba Windi menoleh kearahku, kulihat matanya merah berkaca-kaca, saya bertambah khawatir, Windi pasti marah dengan kelakuanku tadi.

Diluar dugaan, Windi berdiri mendekatiku dan tiba-tiba memelukku dengan erat sambil kembali menangis lirih.

Tambah bingung saya dibuatnya, kemudian utnuk memastikan apa yang terjadi sebenarnya, dengan pelahan dan hati-hati saya raih mukanya dan saya tengadahkan, "Kamu marah? " , pertanyaan konyol tiba-tiba keluar dari mulutku.

Tanpa kata-kata, Windi menjawab dengan gelengan kepala sambil tajam menatapku. Kami beradu pandang, dan entah dorongan dari mana, secara pelahan kudekatkan bibirku ke bibirnya, ketika tidak ada usaha tolakan dari Windi, dengan lembut kembali kukecup bibirnya.

Setelah beberapa lama, terasa ada reaksi dari Windi, rupanya dia juga menikmati kecupan tersebut.

Akhirnya kecupan ini berlangsung lebih lama dan kami saling memeluk dengan erat, saling mengeluarkan emosi yang kami sendiri tidak tau bagaimana menggambarkannya.

Tetapi kemesraan ini harus segera diakhiri, sebelum dipergoki oleh isi rumah yang lain, terutama istriku.

Segera saya keluar kamar, kembali keruang tengah untuk melanjutkan ngeliat sepak bola yang ternyata sudah berakhir dengan skor yang tidak saya ketahui.

Akhirnya tv kumatikan dan saya masuk kekamarku untuk tidur dengan perasaan yang sangat bahagia.

Hubungan kami tambah erat dan tambah mesra, setiapkali ada kesempatan kejadian malam itu selalu kami ulangi, dan tentunyanya makin hari kualitasnya makin bertambah mesra.

Suatu hari, saya pulang kerja lebih awal dan kudapati di rumah hanya ada adikku Windi dan pembantu.

Pembantuku anak perempuan lulusan smp yang tidak melanjutkan sekolah karena biaya, rumahnya tidak jauh dari rumahku, jadi pagi-pagi datang dan sore hari pulang.

Badan pembantuku termasuk bongsor, kulitnya sawo matang dengan muka yang cukup manis untuk ukuran pembantu.

Kembali kepokok cerita, rupanya istriku sedang pergi dengan ke 2 anakku, berdasarkan surat yang diditipkan ke Windi, sedang berkunjung ketempat Tante yang katanya sedang mengadakan syukuran.

Seperti biasanya, sore itu sekitar pk 16. 00 pembantuku ijin pulang, maka tinggallah kami berdua, saya dan Windi, sementara istri dan anak-anakku masih dirumah tante.


Cerita seks Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja
  • Tanpa dikomando, rupanya kami sama-sama memendam kerinduan, sepeninggal pembantu, setelah pintu depan dikunci, kami saling berpelukan dengan erar dan berpagutan untuk menumpahkan perasaan masing-masing.
  • Setelah beberapa lama kami berpagutan sambil berdiri, secara perlahan saya menuntun Windi sambil masih berpelukan ke arah kamar dan melanjutkan pergulatan di atas tempat tidur.
  • abibir kami saling berpagutan sambil saling sedot dan saling menggelitik menggunakan lidah, tanganku mencoba meraba toket nya dari balik kaos yang dipakai, rupanya ulahku sangat mengejutkan, st.
  • st. st, terdengar erangan seperti orang kepedasan pada saat saya permainkan putingnya.
  • saya tambah agresip, kuangkat kaos yang dipakainya, telihatlah toket nya yang masih ditutupi beha tipis, dengan tergesa saya singkap beha-nya dan dengan rakus saya kecup dan saya permainkan dengan lidah putingnya.
  • Akibatnya sangat luar biasa, st. oh. uhh. st , demikian rintihan panjang Windi, hal ini terjadi karena belum pernah ada laki-laki yang menjamah, ternyata akulah laki-laki pertama yang mencium bibirnya dan pembermainkan toket nya.
  • Pakaian kami makin awut-awutan, saya berharap istriku tidak pulang cepat. kami melanjutkan kemesaraan, kali ini saya kembali mencium bibirnya sambil meremas-remas toket dan sesekali mempermainkan putingnya.
  • kali ini saya memesrai Windi sambil menindih badannya, perlahan tapi pasti saya berusaha menggesekkan adik kecilku yang sudah sangat keras ke kemaluannya yang rupanya juga sudah mulai lembab.
Kembali terdengar eranga-erangan nikmat, st. uh. oh. uh. Bibir dengan cekatan menyedot toket nya silih berganti sambil menggesekkan adik kecilku yang sudah sangat keras ke kemaluannya, kami masih sama-sama pakai baju.

Windi pakai bawahan dan kaos, saya masih memakai pakain kerja. saya makin bernafsu, saya singkap bawahan Windi sehingga nampak celana dalamnya yang sudah lembab kemudian kembali saya gesek-gesekan adik kecilku sambi tidak henti-hentinya mengecup toket dan mempermainkan putingnya.

Erangan-erangan panjang kembali terdengan dan tiba-tiba Windi memeluku dengan sangat erat dan terdengar erangan panjang uh.

uh. uh. aduhh. rupanya Windi mengalami orgasme, mungkin ini adalah orgasme yang pertama yang pernah dialaminya.

Lama-lama cengekeraman Windi makin mengendur dan lepas seiiring dengan selesainya orgasme tadi.

saya? belum tersalurkan, tapi merasakan kebahagiaanya yang amat sangat karena telah berhasil bikin Windi yang sangat kusayang bisa mendapatkan orgasme yang ternyata baru dialami saat itu dan merupakan orgasme yang pertama.

Sejak kejadian itu, maksudnya sejak Windi mendapatkan orgasme yang pertama, kami selalu mencari-cari kesempatan untuk mengulanginya.

Tetapi kesempatannya tidak mudah, karena kami tidak mau menanggung resiko sampai kepergok oleh istriku.

Pada suatu malam, sekitar jam 23. 00, saat saya berada dalam kamar bersama istriku, terdengar suara pintu kamar sebelah terbuka, dan terdengar langkah-langkah halus menuju kamar mandi, saya dapat menebak dengan pasti bahwa itu adalah Windi yang ada keperluan ke kamar mandi, kuperhatikan istriku sudah tertidur dengan nyenyak yang ditandai dengan dengkuran halus yang teratur.

Dengan sangat hati-hati, saya buka pintu kamar sehalus mungkin dengan harapan tidak ada suara yang dapat menyebabkan istriku terbangun, lalu dengan perlahan pula pintu kututup kembali dan secara pelahan saya menuju lorong yang menghubungkan ke kamar mandi.

saya berdiri di lorong sambil memperhatikan pintu kamarku bagian bawah, kalau-kalau ada lintasan bayangan yang menandakan istriku bangun, sementara telingaku tidak lepas mendengarkan apa yang terjadi di kamar mandi.

Tidak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka, dan benar dugaanku, Windi keluar dari kamar mandi dengan memakai baju tidur warna kuning kesukaannya.

Baju tidur yang dipakai adalah model terusan dengan bukaan di bagian dada dan bagian bawah sebatas lutut.

"Ngapain kak berdiri di situ" tegur Windi memecah kesunyian, "Nungguin kamu" jawabku.

Tanpa dikomando, kuraih lengannya dan wajah kami saling mendekat, tak ayal lagi kami berpagutan melampiaskan kerinduan kami.

Beberapa saat kemudian kami melepaskan pagutan sambil tersengal. "kak, Windi pengen. " bisiknya lirih di telingaku.

saya maklum apa yang diinginkan Windi, kembali kukecup bibirnya sambil kuremas halus toket nya, rupanya Windi kali ini tidak memakai beha.

saya buka satu kancing baju tidurnya, dan nongolah toket nya yang putih disertai tonjolan coklat kemerahan.

Tak ayal lagi, bibirku berpindah ke toket nya dengan disertai sedotan dan gigitan-gigitan lembut pada tonjolan halus yang coklat kemerahan itu.

" Sst. uhh" terdengar desahan-desahan halus, menandakan Windi mulai terangsang. Tanganku turun, meraba pinggang, terus turun lagi, lagi dan sampailah kegundukan di bawah pusar, kuusap halus sambil kadang meremas sampai jari tengahku menemui lekukan di balik baju tidur dan celana dalam.

" uh. uh " rupanya rabaan itu menambah rangsangan. "kak, pengen. " kembali bisikan lirih di telingaku, kemudian saya jongkok sehingga memek Windi tepat di mukaku, Kuangkat rok baju tidur, tampak celana dalam warna putih yang tipis dan agak lembab, dengan bernafsu saya mulai menjilati memek Windi yang masih dibungkus celana dalam.

" uh. st. uuhhuu" kembali terdengar erangan-erangan kenikmatan yang menambah nafsuku makin bergejolak.

Kucoba menyingkap celana dalamnya, tampak lah gumpalah daging yang ditumbuhi bulu-bulu halus.

Untuk pertama kali saya ngeliat langsung memek Windi, aroma khas mulai tercium, tanpa membuang waktu saya mulai mencium gundukan daging yang sangat menimbulkan minat itu, sampai akhirnya saya menemukan lekukan yang lembab berwarna kemerah-merahan.

saya makin semangat menjilat-jilat lekukan yang sudah sangat lembab itu. "uuh. ah. st. uh" suara erangan makin keras dan terasa rambutku dipegang dengan keras dengan gerakan menekan.

Hal ini semakin bikin nafsuku berkobar-kobar dan makin inten lidahku menjilati lekukan itu, keluar - masuk, ke kiri - kana, ke atas - bawah, demikian berulang ulang sampai pada suatu saat terasa jambakan pada rambutku makin keras disertai himpitan kaki dikepalaku.

"Uuh. ah. uh" terdengan erangan panjang disertai keluarya cairan yang cukup banyak membasahi mulut dan mukaku.

Mukaku terasa dihimpit keras sekali sampai-sampai kesulitan untuk bernafas. "Uuuh. ah" kembali erangan panjang terdengar disertai dengan himpitan dan gerataran yang khas, menandakan orgasme telah dicapai oleh Windi disertai semprotan cairan yang cukup banyak membasahi mukaku.

saya peluk dengan kuat kakinya disertai himpitan dan tekanan mukaku ke memek Windi, karena saya maklum hal seperti inilah yang diinginkan wanita pada saat mencapai puncak orgasmenya.

Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja Cerita ngentot adik, ipar cantik, istri kerja, cerita seks, bacaan dewasa

Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja


Beberapa lama kemudian, mulai mengendur himpitan pada mukaku, sampai akhirnya tenang kembali.

saya berdiri dan ku peluk Windi dengan mesra "Terima kasih ya kak" terdengar bisikan di telingaku.

Kejadian-kejadian ini terus kami ulangi kalau ada kesempatan, tapi karena niatku yang tidak ingin merusak adiku sendiri, sampai akhirnya Windi menemukan jodoh dan menikah masih dalam keadaan perawan.

Demikian sebagian pengalamanku dengan adik iparku yang cantik.
***

Cerita ngentot adik, ipar cantik, istri kerja, cerita seks, bacaan dewasa

Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja cerita seks dewasa , Cerita ngentot adik, ipar cantik, istri kerja, cerita seks, bacaan dewasa Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja, cerita dewasa terbaru istri binal nakal , Cerita ngentot adik, ipar cantik, istri kerja, cerita seks, bacaan dewasa, cerita seks dewasa
Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja
Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja, cerita seks , Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja Cerita ngentot adik, ipar cantik, istri kerja, cerita seks, bacaan dewasa, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Ngentot Adik Ipar Cantik Saat Istri Kerja

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com