Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede

Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede | Jam menunjukkan pukul 7 malam. Masih ada waktu 1/2 jam sebelum Randy datang. kita belum pernah bertemu muka. kita cuma bertemu online selama ini di ruang chat.

Alasannya, ya krn gue tidak tinggal di kota yang sama dengannya. Bakalan mahal jika ingin sering bertemu.

Keinginan bertemu bukan cuma krn ingin saling kenal lebih dekat tapi juga krn semakin memanasnya pembicaraan kita.

Bisa ditebak. pembicaraan kita udh melewati masa-masa bla bla bla. dan berakhir dengan cyber sex.

Bukan cuma sekedar chat sex tapi juga sex yang memuaskan, yah walaupun cuma di chat.

Akhirnya setelah sekian lama, akulah yang memberanikan diri datang ke kota nya.

Sekalian jalan-jalan. Dan malam ini, Randy berjanji akan mengajakku makan malam bersama.

"Ting tong. ting tong. ting tong" , jam 8.10 malam suara bel kamar hotelku berbunyi 3 kali.

gue segera menghampiri pintu dan saat kubuka. , Randy kulihat berdiri di depanku.

tampak gagah dan maskulin. Ternyata tidak jauh berbeda dari foto yang di kirimkannya ke emailku.

Sebaliknya, kulihat Randy tertegun dengan apa yang kupakai malam ini. gue mengenakan gaun tipis krem sepaha dengan tali kecil di pundak.

Matanya masih tertegun ngeliat bercak 2 bulatan BH 34C di dadaku dan g-string yang tembus pandang tersorot lampu di gang.

"Silakan masuk" kataku sambil menarik tangannya dengan manja. cuma aja Randy sepertinya tidak sabar dengan kedatanganku yang udh ditunggu-tunggunya.

Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede

Tanganku ditariknya lembut, badanku dipeluknya dengan hangat. Hingga wajahku tepat berada di depan wajahnya.

"gue kangen banget sama loe, sayang" ucapnya sambil berniat menciumku. gue berusaha menjauh, tapi tak kulepas dekapannya.

Kututup bibirnya dengan telunjukku. "Eiitt. sabar dong, Ran. Masak mau serobot aja sih. " gue mengerling nakal padanya.

Dan kuajak ke sofa di kamarku. Kubiarkan dia duduk di sana dan bukan di tempat tidur yang terbentang di depan kita.

"Mau minum apa? gue cuma punya bir dan coca cola kaleng" ucapku seraya melangkah ke kulkas.

"Bir aja, enak minum bir dengan wanita cantik seperti loe" Randy mulai sadar rupanya.

hingga bisa berbicara lebih banyak. gue tersenyum mendengar ucapannya. gue ambil bir buatnya dan coca cola buat gue sendiri.

gue duduk di sebelah kanannya. Saat kuteguk minumanku, kaki kananku kusilakan di atas kaki kiriku.

krn bajuku tidak seberapa panjang, terbuka deh pahaku. Walaupun Randy juga sedang menegak minumannya, matanya tidak henti-hentinya ngeliat pahaku yang putih mulus.

"loe cantik sekali, Lura" tangannya mulai berkelana. Kali ini mengusap-usap pahaku. Dan menggeser badannya.

"loe juga ganteng" bisikku manja di telinganya. Semakin tidak sabaran dia. Nafasnya kudengar udh tidak teratur.

Kaleng birnya dan kaleng coca colaku ditaruhnya di atas meja kecil sebelahnya.

"gue kangenn banget sama loe. gue ingin telen loe. Sar" gitu istilah Randy jika ingin mulai main.

Kecupan kecil mendarat di bibirku. gue balas dengan lembut. Kulihat matanya penuh dengan rasa kangen.

Kecupannya berubah menjadi ciuman yang lebih bernafsu. Lidahnya bermain-main dengan penuh nafsu di mulutku diikuti dengan nafasnya yang tak tertahankan.

Begitu lincahnya bikin gue pun mulai terangsang, kubalas juga dengan permainan lidahku di mulutnya.

Kehangantan meliputi kita berdua. Duduk kita semakin mendekat. Tangan kanannya memelukku dg lembutnya.

Tangan kirinya udh mulai berjalan lebih jauh di pahaku. "hmm. hmm" desahku seirama permainan lidah kita.

Kulingkarkan kedua lenganku di lehernya. "gue kangen loe juga, Ran" di sela-sela permainan lidah kita.

Hingga akhirnya Randy tak tahan, dan dengan perlahan namun pasti Randy membuka gaunku tanpa mengurangi kehangatan kita.

Sekarang tinggal bra tanpa tali dan g-string putihku. Kulihat matanya terpukau dengan pemandangan di depannya.

" bikin loe tambah kepingin, ya Ran" kerlingku nakal. "Iya, sayang" jawabnya sambil tangannya mulai menjelajahi lipatan gunungku.

Dielusnya, dipandangnya, dielusnya lagi dan dikecupnya bra gue. Ahh. lembutnya. "Kita ga jadi makan malam, Ran? " tanyaku mangingatkan.

"Ga laper gue, gue lebih laper loe" senyumnya. Sambil perlahan berdiri, gue tarik tangannya.

Dengan isyarat mataku, Randy tau gue minta dia berpindah ke tempat tidur.

Kudorong dia, mengisyaratkan supaya dia berbaring di tempat tidur. Kubiarkan dia bertanya-tanya dalam hati.

Dengan pakaian yang lengkap kubiarkan dia berbaring. gue naik juga ke tempat tidur, dengan cuma mengenakan bra dan g-string.

gue naik ke atasnya. Kucium lembut bibirnya. Perlahan gue buka kancing kemejanya.

Cerita Sex Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede

Dibantunya gue dengan sedikit mengangkat badannya, hingga gue bisa melepaskan kemejanya dengan mudah.

Di hadapanku sekarang terbentang dada bidangnya. Kucium perlahan dadanya. Kujilat-jilat putingnya, yang kiri.

yang kanan. gue tak tau apa yang dirasakannya. Yang kutahu tangannya mengelus-elus lembut rambutku.

"Lura. enak sayang" lidahku meneruskan perjalanannya. Sedikit ke bawah, jilatanku semakin bikin nya semakin gemas mengusap-usap rambutku.

Perutnya pun tak lepas dari jilatanku. "loe pintar ya" bisiknya tertahan. Hingga ke bawah perut.

Masih ada celana panjang yang menutup gerakan-gerakan tak karuan dibaliknya. Ada onggokan yang ingin segera terlepaskan.

gue lirik Randy, dan matanya memintaku untuk membebaskan. gue menggeleng nakal. "Ngga, ah. sabar dong" gue lanjutkan lagi kecupanku.

gue kecup tonjolan itu. Cup. cup. cup. gue tersenyum lebar, sewaktu kulihat matanya memohon dengan sangat.

"Tunggu ya. gue pingin kecup dari luar dulu" gue kecup lagi. gue masukan tonjolan itu di mulutku.

"Lura nakal ya. buka dong, sayang. gue ngga tahan, nih" Akhirnya kubuka ikat pinggangnya.

Dan resletingnya. Kulirik lagi, matanya udh semakin memohon. Akhirnya kubuka celana panjangnya.

Terpikir lagi keinginan untuk mengganggunya. Kubiarkan CD nya. Kukecup lagi tonjolannya yang udh semakin besar itu.

Ahh. kalo mau jujur, gue juga udh tidak tahan ngeliat nya. Ingin kutelan rasanya.

Tapi gue ingin mengganggunya juga. hehe. gue masukan tonjolan itu ke mulutku.

Kukulum perlahan. Ahh. gerakannya semakin tak karuan. "Lura. buka sayang, bukaa" gue buka juga akhirnya.

WOW. besaarr sekalii. gue tak percaya mataku. Dengan tak sabar kupegang batang besar itu.

gue usap-usap. "Suka sayang? " tanya Randy. "Suka banget. Punyamu besar banget, Ran" gue jilat-jilat pinggirannya.

Dari atas ke bawah, gue balik lagi dari bawah ke atas. Sesekali kurasakan gerakannya yang semakin tak henti.

"Enakk sayangg. teruuss" pintanya. Kujilat belahannya. Lidahku bermain-main di sana. bikin gerakan nakal.

Semakin cepat, seirama kocokan tanganku yang juga semakin cepat. gue masukan kepalanya ke mulutku.

gue sedot seperti makan es krim. Sesekali lidahku bermain di belahannya. "Aghh. enakk" gue semakin menjadi-jadi mendengar erangannya.

Kubuka bra gue. Biar gerakanku semakin lepas. Kusentuh toket ku dengan kontol nya.

Kuputar-putar kontol nya mengelilingi dadaku. Melingkari bongkahanku dan putingku. yang kiri. yang kanan.

ahh. enaknya. Kumasukan lagi ke mulutku, kali ini lebih dalam. Hampir menyentuh ujung mulutku.

Aghh. sedapnya. gue sedoott lebih lama. "srrpp. srpp" gue mainkan juga lidahku di dalam sana.

Kuempot sampe terdengar suaraku sendiri. "Aghh. enak sayang. Enak banget. loe pinterr. terus sayang" erangnya.

Kulepas lagi. kali ini tanganku yang bermain. Kukocok perlahan, perlahan dan akhirnya lebih cepat.

Matanya terpejam menahan gejolak yang ada. Kutahu. pasti dia tidak mau keluar sekarang.

  • Hehe. dasar cowok. gue mau kerjain lagi ahh. Kulepas batangnya. Randy terkaget-kaget.
  • "Kok udahan, sayang. gue belum puas nih" gue cuma tersernyum. gue kecup bibirnya dan memintanya untuk berlutut di ujung tempat tidur.
  • Gantian gue yang merebahkan tubuhku di hadapannya. "Mainkan kontol mu, Ran. kocok-kocok sendiri ya. gue suka liat cowok mengocok kontol nya. " Dia mengerti maksudku.
  • gue memang suka bangeett. Hadiahnya, gue juga mau beronani di hadapannya. gue pejamkan mataku.
  • tanganku bergerilya di tubuhku. Tangan kiri dan kananku bermain di dadaku. Ahh.
  • enaknya sentuhanku sendiri. gue basahi jari telunjuk tangan kananku dengan memasukkan ke mulutku.
  • Kubuka mataku, ingin kuliat apa yang sedang Randy perbuat. Ah gantengnya. Dengan kontol yang udh membesar, dikocok-kocoknya terus batangnya.
  • bikin gue semakin terangsang. gue masukan jariku perlahan ke mulutku. kukulum jariku.
  • kusedot. Kunikmati getaran yang ada. "Ehmm. mhhmm" sambil mendesah-desah, badanku kugoyangkan. Kubasahi putingku dg jariku.
  • Kulingkari putingku, sambil kulirik Randy dengan lirikan nakal. "loe nakal, yaa" sahut Randy sambil mengocok kontol nya.
Matanya memancarkan kesenangan sekaligus, kelaparannya. Kubasahi lagi sebelah toket ku. Kulingkari lagi.

"Uuughh. " erangku menahan sensasi. Kemudian tangan kananku turun ke bawah. ke perutku.

"Ughhghh" badanku kuangkat sedikit ke atas. "Terus sayang" Randy tak tahan lagi menunggu jalannya tanganku.

Kuturunkan lagi. Ke atas g-stringku. Kugosok-gosok perlahan. Sambil mendesah" mmhhmm. ehmm" Kuselipkan satu jari ke baliknya.

"Aghh". kurasakan memek gue udh basah. Semakin mudahnya gue memainkan jariku di sana.

"Kasih liat dong sayang" Randy memohon supaya gue membuka g-stringku. gue semakin menjadi-jadi.

"Sabar dong, Ran" sambil jariku kumasukan ke memek gue" AGGgghh" oh nikmatnya.

tangan kiriku semakin gencarnya meremas-remas toket ku. Gerakan badanku semakin tak karuan.

Bergoyang ke sana kemari. Akhirnya kubuka g-stringku. Kuturunkan perlahan. Sampai di lututku" Bukain dong, Ran" dengan cepat ditariknya g-stringku.

"Ngga tahan ya" kerlingku lagi. Kubuka pahaku lebar-lebar. Biar Randy bisa ngeliat lebih jelas.

Kumasukkan jari telunjuk kananku ke memek gue. "Aaagghh. nikmat" maju mundur. pelan-pelan.

Kunikmati sensasi yang ada. memek gue semakin basah. Kutambahkan jariku, kali ini 2 jari.

"Aghh. " kugoyangkan badanku. Ketika jariku keluar, kuarahkan badanku ke jari. Ketika kumasukan kumundurkan badanku.

Semakin licinn. semakin dalamm. semakin menggila kumasukan jarikuu. "Oghh. Oghh" Tangan kiriku berpindah.

Kugunakan jari kiriku memainkan klitorisku. "aghh. " semakin lama semakin tak terbendung lagi.

kugerak-gerakkan terus jariku. Keluar masuk. Keluar masuk. Semakin cepat. Akhirnya. "Ahh" gue tak tahan lagii.

becek deh. Basah. Becek. gue lemas. Di ujung sana, Randy tersenyum puas ngeliat pemandangan tadi.

"loe cantik sekali, sayang. gue suka ngeliat nya" Randy mendekatkan wajahnya ke wajahku.

"Masih mau gue? " tanyaku. "Mau dong sayang" kita berciuman lagi. kontol nya yang besar, terasa di belahan pahaku.

Kadang terasa menyenggol memek gue. Ciumannya yang lembut sangat menyentuh. Lidahnya mencari-cari lidahku.

Randy tau sekali menghidupkan gariahku kembali. Nakal dia, di awal-awal chat kita, dia menyelidiki apa yang gue suka.

Kini badan kita yang tanpa benang sehelaipun saling berpelukan dalam kehangatan. "mmhh. hmm" desahku merasakan lembut ciumannya.

Ciuman Randy berpindah ke leherku, dijilatnya leherku, yang semakin bikin gue terangsang.

"Randyn" "Ya sayang" Jilatannya semakin turun, ke dadaku. ke toket ku. "Aghh" kurasakan toket kiriku basah oleh jilatannya.

Sementara yang kanan diremas-remas olehnya. "Enak, Ran" dijilatnya yang kanan, dan yang kiri diremas-remasnya.

"Ran. teruss. turun Ran" Mukanya terangkat. "Sabar dong sayang" gantian lirikan nakalnya menggangguku.

"loe jahatt. " ujarku sambil mengelus-elus kepalanya. Jilatannya semakin turun. Perutku kena gilirannya.

Diputar-putar lidahnya di pusarku. "Aghh" semakin turun lagi. Dibukanya pahaku lebih lebar.

Jarinya membuka memek gue. Kurasakan klitorisku dijilatnya lembut. "Ughh. enak Ran" Dikulumnya hangat.

Semakin lama semakin cepat. "Ran. enakk" bukan lagi klitorisku yang dijilatnya. Semakin ke bawah.

memek gue dibukanya dengan kedua jarinya. Supaya lidahnya bisa masuk leluasa" Oughh. ennaakk. Ran" pantatku melonjak-lonjak kenikmatan.

Dimasukkan lagi lidahnya lebih dalam, membuat gue semakin tak kuasa menahan gerakan pinggulku.

"Enak Ran. ohh. oh. enak Ran" Randy semakin bernafsu mendengar eranganku. Sodokan lidahnya semakin menjadi-jadi.

Biarpun badanku tak bisa diam, Randy tak perduli. "Randyn. enak bangett. teruuss" pantatku sedikit diangkatnya.

Sekarang bukan cuma memek gue yang dijilat tapi juga lubang anusku. Dijilatinya memutar lubang anusku.

Sensasinya berbeda sekali. Jilatannya kembali ke memek gue. Dengan posisi memek gue agak di atas, dimasukannya memek gue ke dalam mulutnya.

gue kaget sekali tapi enakk. "Randyn. loe apain memek gue" Randy tak menggubris, semakin dilahapnya memek gue.

Diisep, dijilat, trus diisep lagi. disedotnya klitorisku dengan sedotan yang wow. gue ga tau lagi apa perasaanku yang ada gue menjeritt.

"Agghh. Randyn" kurasakan cairan hangat keluar dari memek gue. Gilaa. lemes gue. cerita seks Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede

Tapi Randy ngga mau menunggu lama lagi. Ditindihnya tubuhku. Dibukanya pahaku. Didekatkannya batangnya ke lubang memek gue.

Digesek-gesek. "ouhh" dimasukkannya perlahan-lahan. "Aahh" rintihku. Kupejamkan mataku menikmati. Oughh. nikmatnya. Sedikit demi sedikit batangnya menembus lebih dalam.

"Achh. enakk. teruss Ran" Randy menggerak-gerakkan badannya. Didorongnya perlahan. "AAagghh. yang cepat Ran. yang keras. " pintaku.

Gerakannya berubah cepat. Dorongannya pun semakin keras, hingga badanku ikut terdorong. "Ooohh enakk. teruuss" kontol nya terasa nikmat.

"Enak sayangg. ? ". "Iya. teruss Ran" gue semakin menggila, kakiku kuangkat dan kulipat mengelilingi pinggangnya.

Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede Cerita seks, chatting sex, ketemuan, kopdar, cerita dewasa, chatting online ngentot cewek cakep

Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede


Kujepit lama tatkala Randy mendorong masuk. "Ohh" Gerakannya bukan cuma semakin keras tapi juga semakin cepat.

Tubuhku juga semakin cepat bergerak mengikuti iramanya. "Aghh. Sar, memek loe enakk" kali ini bukan cuma eranganku, tapi juga erangannya.

"kontol kamu juga enak, sayangg" Tak disangka, Randy mencabut kontol nya dan mengubah posisiku ke doggy style.

Sleebb. kontol nya menembus memek gue yang basah kuyub. "Oughh. ennaakk sayangg" kuputar-putar pantatku mengimbangi permainannya.

"Lura. gila kamuu" ". teruuss masukin memek gue. Yang keras Ran" Randy semakin mengganas, erangannya pun tak kalah ganas" Agghh. memek loe Sar. enakk. enak ngentot sama loe sayangg. aghh" kata-katanya udh tak beraturan.

Badannya terus bergerak. Mendorong kontol nya yang uenakk banget. Dikecupnya tengkuk gue, diremasnya toket ku.

Semakin bikin ku ke puncak kenikmatan. "Ran. gue mau keluaar" "Tunggu sayangg. tahan bentarr" gerakannya semakin cepat dan semakin liar "Aghh" erangannya semakin tak karuan.

Semakin cepat, semakin liar. gue semakin tak tahan. "Ran. " bersamaan. jeritanku berpadu dengan jeritan keras Randy.

"Achh. gue keluar sayangg. achh" kurasakan cairan hangat membasahi memek gue berpadu dengan cairanku.

Lemasnya lemasnya. Tubuh Randy memeluk erat tubuhku yang menjatuhkan diri ke tempat tidur.

gue balikkan badanku. Kupeluk dia dengan hangat dan senyum yang memuaskan. "Makasih sayang. loe udh memuaskan gue" Andi mengecup keningku.

"Ternyata loe seperti yang gue bayangkan. Cantik dan liar di tempat tidur. gue sayang loe, Sar".

Kamipun berpelukan, lupa akan janji kita malam itu, untuk merayakan pertemuan kita dengan makan malam bersama.

Lagipula udh jam 1 dini hari. Tak kusangka selama itu kita bermain.

***
Cerita seks, chatting sex, ketemuan, kopdar, cerita dewasa

Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede cerita seks dewasa , Cerita seks, chatting sex, ketemuan, kopdar, cerita dewasa Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede, cerita dewasa terbaru istri binal nakal , Cerita seks, chatting sex, ketemuan, kopdar, cerita dewasa, cerita seks dewasa
Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede
Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede, cerita seks , Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede Cerita seks, chatting sex, ketemuan, kopdar, cerita dewasa, chatting online ngentot cewek cakep, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Ngentot Temen Online Chatting Toket Gede

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com