Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami

Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami | Hampir tiap sabtu atau hari-hari lain, saat ada kesempatan, Pak Soman minta istri ku melayani hasrat sex nya yang selalu menggebu. dan tak perlu ditanya berapa kali istri ku orgasme. Bahkan saat aku bertugas ke luar kota sampai hari Sabtu malam, kudapati esok harinya istri ku tak bangun dari tempat tidurnya.

seluruh sprei dan tubuhnya penuh dengan sperma laki-laki yang mengering. istri ku begitu takut padaku, walaupun dengan rayuan hebatnya aku tak berkutik, krn tak berdasar. cuma akhirnya istri ku minta pindah rumah.

aku tak tahu kenapa. krn pandainya istri ku merayuku akhirnya aku setuju menjual rumah itu dan kami mendapat rumah di pinggiran kota. sedikit masuk ke jalan kecil sekitar 200 meter dari jalan raya, kebetulan rumahku di pinggir dan jika naik ke tempat jemuran aku bisa ngeliat jalan raya dan jalan masuk yang kurang terang saat malam hari.

Setelah 2 bulan berselang, istri ku semakin hot saja, bahkan pernah suatu hari istri ku tak pulang, katanya ada pertemuan negosiasi dengan rekan kerja. Aku tak pernah tahu pertemuan apa dan negosiasi apa.

cuma aku dengar dari cerita teman dari salah satu warga tempatku dulu, kalau istri ku hampir digiring oleh warga saat aku dinas keluar kota, seandainya Pak Soman berada di rumahku saat itu.

Warga cuma menemukan istri ku yang tubuhnya cuma dibalut kain panjang saat membuka pintu, dan warga cuma binggung setelah tak menemukan sedikit petunjuk kalau Pak Soman berada di rumahku.

Mungkin dengan kesaktiannya, Pak Soman berhasil menghilang dan kabur. cuma pemuda-pemuda di situ selalu melotot saat istri ku lewat. Mungkin juga mereka ngeliat paha padat istri ku yang tersingkap atau belahan buah dada montok istri ku saat mereka "menyerbu" rumahku.

Kembali, saat istri ku tak pulang malam itu, cuma sebuah mobil yang mengantarkan istri ku yang langsung masuk, krn aku tak mengunci pintu depan. Aku mendapati istri ku tidur di kamar sebelah yang masih memakai blouse ketat yang masih dirangkap oleh blazer, sementara itu masih memakai rok klok elastis ketat di pinggul.

Aku mendekat dan aroma sperma lelaki begitu menyengat, bahkan aku ngeliat jelas sperma lelaki yang masih belum mengering mengalir dari liang nonok yang masih ternganga berwarna pink.

Gilanya aku masturbasi saat kulihat jelas selangkangan istri ku tak berambut lagi dan kulihat banyak bekas pagutan-pagutan di paha padat istri ku. Entah melakukan apa atau diperlakukan bagaimana istri ku malam harinya.

Aku tak tahu. cuma kuingat bahwa istri ku pernah memberiku kopi yang rasanya aneh saat setelah aku baru pulang dari dinas saat masih di rumah lama. setelah itu, entah kenapa nyaliku yang tersisa, setelah kejadian di "Perjalanan Malam" , entah pergi kemana dan aku takut kehilangan istri ku tapi aku benar-benar tak berani menegur istri ku.

Rasa kopi itu, kembali kurasakan pagi itu, rasa kopi "penakluk suami" , begitu pikirku. Malam harinya, istri ku mengajakku untuk menghadiri pesta. "Mas ikut yaa. Ini keberhasilan yang kudapat tadi malam. " katanya enteng Sedangkan lidahku tercekat tak dapat menjawab atau mengiyakan bukannya menolak permintaan istri ku.

Malam itu, istri ku berdandan nggak kepalang tanggung, memakai rok panjang terusan dari bahan seperti coldoray, lehernya tertutup rapat, tapi di bagian dadanya berresleting sampai ke perut.

dan rok bagian bawahnya ketat sehingga pantat bahenol begitu merangsangku, apalagi lelaki lain, gilanya rok panjang itu mempunyai belahan panjang di bagian depan dan sekitar beberapa centimenter potongan belahan itu bertumpuk hingga mendekati selangkangan istri ku.

Mobil penjemput datang, pengemudinya tak turun. krn aku pikir istri ku duduk di sebelahku, maka aku duduk di sebelah kanan di jok belakang. Aku kaget begitu istri ku membuka pintu kiri depan dan kemudian istri ku duduk di depan, disebelah lelaki tua yang keren, yang memperkenalkan dirinya Pak Diman, boss istri ku.

Aku terkesiap saat istri ku masuk ke mobil mewah itu, betapa nggak, aku yang duduk di jok belakang saja dapat ngeliat kedua paha padat istri ku tersingkap, apalagi Pak Diman yang di bangku kemudi.

"sudah, Jeng Nita ? " tanya Pak Diman "Sudah, bapak. " kata istri ku ramah Mobil mewah dengan persnelling otomatis dan berkaca film gelap itu meluncur. belum lagi melewati jalan masuk perumahanku.

"Heh. " kudengar dengus nafas berat istri ku Aku tertegun dan aku berusaha ngeliat kaca spion dalam mobil itu. tapi cuma gelap dan aku bersandar sehingga aku bisa ngeliat celah antara dua bangku depan yang sempit itu.

Aku terkesiap dan lidahku kelu, saat kulihat tangan kiri lelaki tua berjas itu menjulur ke bangku tempat istri ku duduk. Akupun langsung ngeliat ke wajah istri ku.

kulihat wajah istri ku menegang. Bahunya bergerak gerak. kini istri ku menggigit bibir bawahnya. istri ku terdiam saat Pak Diman membelokkan mobilnya ke jalan raya yang sepi malam itu.

Pak Diman seperti tak menghiraukan aku, suami istri ku, kembali menjulurkan tangan kirinya "Heh. heh. " desis halus disertai nafas istri ku terdengar kembali Kini kepala istri ku bersandar di head kursi mulut istri ku ternganga, nafasnya memburu.

dan kulihat kedua kaki istri ku mengejang menekan lantai mobil mewah itu. Bahu kiri Pak Diman keliatan bergerak naik turun dengan cepatnya dan aku mendengar suara "cek cek cek" diantara dengus nafas istri ku dan desisan istri ku.

Nafas istri ku memburu. aku cuma ternganga saja ngeliat bagaimana Pak Diman dengan kasarnya mengobok-obok liang nonok istri ku yang duduk di sebelahnya. "eh. " kudengar nafas berat istri ku "ngngngngngng. " istri ku mengejan tertahan.

"Lihat. istri mu kenapa, mas? " tanya Pak Diman "Ya pak. " kataku menarik ke depan wajahku dan kulihat kedua kaki istri ku terkatup rapat, selangkangan nya ditutupi tas pesta kecilnya dan pantat bahenol tersentak-sentak saat orgasme cuma krn tangan lelaki tua itu yang ahli itu mengobok-obok liang nonok istri ku.

"Mas istri mu kok kelihatannya sakit. mas yang pegang kemudi, yaa. " nada minta tolong yang memerintah dari Pak Diman meminggirkan mobil mewahnya ke bahu jalan. Pak Diman kemudian turun dari mobil dan aku menuruti permintaannya, aku turun dan pegang kemudi.

Pak Diman berjalan memutari mobil mewahnya bagian depan dan membuka pintu tempat istri ku duduk. Aku cuma ternganga bloon, saat istri ku dipapah keluar dan masuk ke jok belakang dan Pak Diman memutar ke belakang dan duduk di samping kanan.

Kulihat dari kaca spion panjang mobil mewah itu, Pak Diman duduk di sebelah kanan istri ku yang keliatan lemas setelah Pak Diman berhasil membuat istri ku orgasme dengan cara mengobok-obok sambil mengkorek-korek dan mengocok liang nonok istri ku dengan jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu.

Begitu mobil mewah itu berjalan, kembali kudengar desahan nafas istri ku dan kulihat sepintas dari kaca spion, Pak Diman sudah memeluk tubuh istri ku yang menyandarkan kepalanya di bahu kiri lelaki tua itu dan tanpa sengaja aku ngeliat spion kecil di antara tape mobil dan tampak jelas dari celah itu.

Jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu tengah mengobok-obok liang nonok istri ku kembali. "pak ada suami ku mph. " kudengar desisan lirih istri ku yang langsung bibir merah istri ku dilahap oleh bibir tebal hitam Pak Diman sementara itu tangan kiri Pak Diman sudah berhasil membuka resleting gaun istri ku sehingga kedua buah dada montok istri ku terkual yang langsung di remas remas oleh jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu.

"Itilmu sudah mengeras lagi Jeng Nita. " kudengar Pak Diman berkata seolah aku cuma seorang supir bloon. Suara "Cek cek cek" kudengar kembali semakin cepat. dan kudengar istri ku menggeram dan gigi istri ku menggeletuk merasakan betapa nikmatnya merasakan jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu mengocok liang nonok istri ku.

Dari spion panjang mobil mewah Pak Diman kulihat kepala istri ku menengadah dan erangan istri ku terdengar saat, ku yakin, jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu telah mengkorek-korek dan mengobok-obok liang nonok dengan kasarnya.

Cerita Sex Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami

"Aamphun pach. " kudengar istri ku merintih nikmat. "Aaku. owgghh. " istri ku mengejan tertahan saat orgasme ke dua nya keluar kurang dari setengah jam di dalam mobil mewah itu.

Saat kulihat kembali ke kaca spion panjang itu, kulihat kedua nya tak keliatan. "ugk. " kudengar suara seolah seorang yang dipukul punggungnya. dari mulut istri ku. "Pelan pak. besar. " kudengar istri ku melenguh.

Rupanya Pak Diman sudah tak tahan lagi menahan nafsunya dan sudah memasukkan batang peler nya ke liang nonok istri ku. "Enak Jeng Nita. ? " kudengar Pak Diman bertanya kepada istri ku yang terus menggeram.

Rupanya batang peler Pak Diman begitu besar untuk liang nonok istri ku. "Uugh pelan pak. besar. " berkali kali suara istri ku memohon kepada Pak Diman "Aapanya yang besar, Jeng Nita ? Ayo ngomong yang keras biar suamimu dengar. atau aku tekan keras. " hardik Pak Diman.

Tanpa kunyana. " peler Pak Diman. besar heegh. " erang istri ku. "Aduch pelan pak. peler bapak baesar. " istri ku terus mengerang erang. "Enaak mana dengan punya suamimu haghh! " bentak Pak Diman " peler Pak Diman. lebih enak dari punya suami ku" erang istri ku "Katakan ke suamimu. Ayo! " bentak Pak Diman kembali "mas peler Pak Diman enagh mas. akku di entot Pak Diman mas owh. " istri ku semakin mengerang "Uugh heggh. ugh hegh. " kudengar suara istri ku seolah dipukuli saat, ku yakin, Pak Diman tengah mengeluar masukkan batang peler besarnya di liang nonok istri ku.

yang terus mengerang. "pak aku nggak tahan. oh. " kudengar suara keras istri ku mengerang di mobil mewah itu saat mencapai orgasme ketiganya. cuma berselang satu menit, istri ku mengerang lagi.

dua kali. dan kemudian nafas Pak Diman mendengus-dengus seperti kuda dan kudengar erangan bersamaan dimana Pak Diman menyemburkan sperma nya di liang istri ku bersamaan dengan erangan istri ku mencapai orgasme ke enamnya kurang dari 1 jam.

Kemudian cuma keheningan. sampai akhirnya 15 menit kemudian aku masuk pelataran Pub dimana Pak Diman minta. Kulihat Pak Diman bangun dan membetulkan letak dasi dan celana panjangnya.

sementara itu istri ku sibuk mempercantik diri. Setelah menurunkan istri ku dan Pak Diman di lobby akupun memparkir kendaraan mewah itu. Aku masuk dan betapa hancur hatiku.

saat porter Pub remang-remang berbadan besar itu dengan kasar menolak saat aku masuk maka aku menghubungi istri ku lewat telepon selularnya sambil menunggu di pintu masuk. Tak lama, porter berbadan besar itu, mendatangiku "Mas kata Mbak Nita mas boleh masuk. mari saya antar. " katanya berubah sopan "Kok tadi gawat amat, mas. " kataku menggerutu "Ya. gimana mas. Mbak Nita selain pelanggan penting di sini. juga sering saya mainin. " katanya santai "Mainin? Maksud mas? " tanyaku "Lho. mas sopirnya apa gak pernah merasakan kocokan tangan lentiknya dan empotan bibir mungilnya. " kata perter berbadan besar itu terheran-heran.

"Itu tip buat kami-kami. yach cuman saya dan teman-teman gak berani entot dia. daripada kehilangan kerjaan mas. " katanya "Dia kan gundik Pak Diman, pemilik Pubu ini, mas tapi saking pandainya dia juga gundik Mister Chong. orang Korea pelanggan dan mitra Pak Diman. "katanya menerangan tanpa mencurigai bahwa aku suaminya.

Dia diam saat membuka pintu ke dua. musik keras. asap rokok dan bau minuman keras di ruangan itu. "Duduk sini mas. " katanya menunjukkan meja dan kursi "mas sopirnya, kan? sekali kali minta Mbak Nita nyepong punya mas. dijamin dah. " katanya "Mas. masak mas cuman dapat itu ? " tanyaku "Ya boleh biasanya kalau punya saya sedang dikulum Mbak Nita ya temen saya boleh kok jilati kelentit dan bibir nonok sambil korek-korek liang nonok sampe Mbak Nita orgasme. dan Mbak Nita pasti mau menelan sperma kami. " katanya menerangkan.

"Sayang. dia gak mau dientot mas. ya kami mau aja. takut kehilangan kerjaan mas. sulit saat ini dapat kerjaan layak. " katanya "Mbak Nita di sebelah ini mas. di vvip. " katanya sambil kepalanya menoleh ke tempat itu.

"Makasih mas. " kataku, dia cuma mengacungkan jempolnya saja. Kepalaku terasa ringan mendengar pengakuan polos lelaki kekar itu dan aku cuma semakin bloon saja saat tempat vvip itu yang remang-remang di sebelah tempat aku duduk.

Aku memutar kursi sedikit ke kanan sehingga tepat di depanku dapat ngeliat jelas tempat vvip, krn kupikir bukan ruang, cuma tempat yang di kelilingi tanaman dan bunga-bunga yang tertutup dari samping di seberang dan dari muka, sedangkan dari tempatku, yang di pojok ruang, tanaman pemisah itu kurang dari 1 meter dan begitu dekat dengan vvip sehingga dapat dengan sangat jelas semua yang terjadi tanpa mereka tahu, krn tempatku duduk bukanlah remang-remang tetapi gelap.

tampak Pak Diman dan dua orang lelaki putih bermata sipit satunya seumur Pak Diman dan yang satunya muda sekitar 25 tahunan. kulihat istri ku tengah berdiri, di antara dua orang lelaki putih bermata sipit yang kedua nya duduk menghadap Pak Diman, sambil menuangkan minuman.

Aku cuma dapat terkesiap saat lelaki putih bermata sipit tua tiba-tiba meremas-remas buah dada montok kanan istri ku yang sedang menuangkan minuman Sprite itu sambil terkekeh-kekeh. melihat lelaki putih bermata sipit tua meremas-remas buah dada montok kanan istri ku maka lelaki putih bermata sipit muda juga tak kalah berani kedua tangannya beraksi.

Tangan kanan lelaki putih bermata sipit muda itu meremas-remas pantat bahenol istri ku dan begitu beraninya tangan kiri lelaki putih bermata sipit muda itu menyusup ke gaun bawah istri ku yang mempunyai belahan di depan hingga di bawah selangkangan nya.

tampak istri ku menggelinjang sambil menepis tangan itu secara halus. Tapi keliatan lelaki putih bermata sipit muda itu marah krn tepisan halus istri ku dan tangan kiri lelaki putih bermata sipit muda itu tiba-tiba mendorong istri ku sehingga istri ku jatuh terduduk di pangkuan lelaki putih bermata sipit tua itu.


Cerita seks Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami
  • Seperti ketiban durian runtuh, lelaki putih bermata sipit tua itupun dengan serta merta tangan kirinya membuka resleting depan gaun istri ku dan terkuallah kedua buah dada montok istri ku yang ber puting susu hitam sebesar kelingking dan tanpa menunggu waktu lelaki putih bermata sipit tua itupun meremas-remas kasar kedua buah dada montok istri ku.
  • istri ku kulihat meringis merasakan bagaimana lelaki putih bermata sipit tua itu meremas-remas kasar kedua buah dada montok. "Eegh. " kudengar istri ku merintih saat lelaki putih bermata sipit tua itu memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking itu "Ampun Tuan Beeng Kok. " terdengar rintihan istri ku saat Tuan Chong dengan kasar memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istri ku.
  • "Aaampun Tuan. sakit Tuan. " rintih istri ku menghiba Kini entah mengapa. aku terbiasa ngeliat lelaki memperlakukan tubuh istri ku sesuka hatinya. "Ampun Tuan. " istri ku mengerang saat Tuan Chong begitu keras menarik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istri ku hingga istri ku tertunduk mengikuti tarikan Tuan Chong sambil kedua tangannya memegang kedua buah dada montok nya.
  • sehingga botol sprite di tangan istri ku dilepasnya begitu saja hingga terguling tumpah di meja. "Kamu memalukan Zus Nita. " bentak Tuan Chong "Ampun Tuan. " rintih istri ku dan Tuan Chong yang mukanya merah melepas tarikan di kedua puting susu hitam sebesar kelingking istri ku.
  • Kulihat istri ku mengeluarkan air mata, ugh. betapa sakitnya kedua puting susu hitam sebesar kelingking istri ku krn tarikan jari-jari tangan Tuan Chong. Tuan Chong yang masih memangku istri ku kemudian membelai dahi istri ku dan membersihkan air mata istri ku dengan tissue.
  • "Hap" tiba-tiba Tuan Chong melahap buah dada montok kiri istri ku dan secepat itu Tuan Chong melepas kempotannya pada buah dada montok kiri istri ku. "Hah. air susu mu keluar Zus Nita. ? " tanyanya heran.
  • "Kamu berdiri! " katanya. Maka istri ku berdiri. Tuan Chong memposisikan istri ku berdiri diantara Tuan Chong dan lelaki putih bermata sipit. dan menarik bahu istri ku sehingga istri ku berdiri merunduk sehingga kedua tangan istri ku bertumpu pada lengan kursi di masing-masing kursi kedua lelaki putih bermata sipit itu.
  • dan kedua buah dada montok istri ku bergelantung bebas. Mendekatlah kedua kepala lelaki putih bermata sipit itu ke kedua buah dada montok istri ku dan hampir bersamaan kedua mulut lelaki putih bermata sipit itu melahap kedua buah dada montok istri ku.
  • Kini istri ku menyusui kedua bayi raksasa yang kehausan. yang membuat istri ku menggelinjang dan kepalanya merunduk kemudian mendongak dengan kedua mata yang terbalik. mulut istri ku mendesis-desis merasakan kempotan kedua mulut lelaki putih bermata sipit itu.
  • Kulihat tangan kanan lelaki putih bermata sipit muda itu kembali menyusup gaun istri ku dan mengelus-elus paha padat istri ku dan akhirnya menyusup ke selangkangan istri ku dan mulai menggosok-gosok selangkangan istri ku sehingga pantat bahenol istri ku menungging nunging.
Tangan kiri lelaki putih bermata sipit itu berhasil meraih pantat bahenol istri ku dan menarik ke depan sehingga istri ku mau tak mau menekuk lututnya setengah jongkok dan krn kedua lutut istri ku terganjal kedua kursi kedua lelaki putih bermata sipit itu maka terkangkang lag paha padat istri ku Rupanya lelaki putih bermata sipit muda itu mengetahui posisi istri ku yang setengah jongkok terkangkang maka ditariknya gaun di pantat bahenol istri ku ke atas dan terpampanglah selangkangan istri ku yang tanpa bulu nonok.

Tanpa membuang waktu, lelaki putih bermata sipit itupun langsung menggosok-gosok selangkangan istri ku dan bibir nonok istri ku sehingga pantat bahenol istri ku pun bergoyang dan cuma beberapa menit lelaki putih bermata sipit itu menggosok-gosok kelentit dan bibir nonok istri ku terdengarlah kecepak lendir nonok istri ku dimana pantat bahenol istri ku bergetar.

bergoyang dan maju mundur. menggelinjang tak karuan. "ogh. " kudengar istri ku mendesis-desis saat kulihat jari tengah tangan kanan lelaki sipit muda yang besar itu menembus masuk liang nonok istri ku yang sudah dibasahi lendir nonok nya.

Rupanya lelaki putih bermata sipit muda itu tak begitu suka dengan air susu istri ku dimana dia melepas kempotannya di buah dada montok kanan istri ku dan turun dari kursi.

Lelaki putih bermata sipit muda itu mengangkat kaki kanan istri ku yang memakai sepatu tumit tinggi itu dan diletakkan di kursi sehingga posisi istri ku seperti anjing kencing.

pantat bahenol istri ku menungging. Lelaki putih bermata sipit muda itupu menyingkap gaun istri ku sehingga kini pantat bahenol istri ku yang menungging itu terbuka. dan kedua kakinya terkangkang lebar Lelaki putih bermata sipit muda itupun menggosok-gosok kembali selangkangan istri ku yang merunduk.

sehingga pantat bahenol istri ku maju mundur tak karuan sedangkan kedua buah dada montok istri ku terus dihisap di sedot sedot mulut Tuan Chong bergantian seolah takut orang lain menghirup air susu istri ku dan kedua tangan Tuan Chong tak kalah seru meremas-remas buah dada montok istri ku bergantian.

Kulihat istri ku menggeleng gelengkan kepalanya. kedua mata istri ku meredup kemudian terbelalak lalu kedua matanya terbalik krn serbuan gencar pada kedua buah dada montoknya sementara itu selangkangan istri ku terus digosok-gosok bibir nonok dan kelentit istri ku.

Nafas istri ku mendengus-dengus dan keringatnya mulai membasahi tubuhnya. Kulihat Pak Diman cuma terkekeh-kekeh ngeliat kedua teman bisnisnya mengeroyok istri ku sambil mengocok batang peler nya yang masih di dalam celananya.

Lelaki putih bermata sipit muda itu rupanya kurang puas dan kini dia berlutut di bawah tubuh istri ku yang menungging. Kedua tangan lelaki putih bermata sipit itu langsung mengarah ke selangkangan istri ku dan betapa kasarnya lelaki putih bermata sipit itu menguak lebar bibir nonok istri ku dengan jari-jari tangannya yang besar-besar itu hingga istri ku melenguh.

Begitu lebarnya lelaki putih bermata sipit muda itu menguak bibir nonok istri ku hingga keliatan liang nonok istri ku yang berwarna pink ikut ternganga lebar. "Amffun tuan. " istri ku mengerang dan pantat bahenol tersentak menungging.

"Ha ha. kau apakan Tuan Kim Yun. kok sampe Zus Nita berteriak. haa haa. " kudengar Pak Diman terkekeh-kekeh "Zus Nita gak mau halus Tuan Diman. minta dikasari. he he. " lelaki putih bermata sipit muda itu alias Tuan Kim Yun menjawab.

"Kita tidurkan di meja saja. untuk hidangan malam kita. " tiba-tiba Tuan Chong berkata setelah mulutnya terlepas mengempot dan menyedot-nyedot buah dada montok istri ku. Dengan kasar Tuan Chong mendorong tubuh istri ku yang bibir nonok nya masih dikuak lebar oleh jari-jari tangan Tuan Kim Yun yang besar-besar itu sehingga istri ku melenguh lagi.

dan istri ku bersandar dengan kedua tangannya di meja di depan Tuan Kim Yun yang masih terus membuka lebar bibir nonok istri ku Pak Diman mengangkat tangan.

memanggil porter yang masih berada di pintu masuk. Tuan Kim Yun duduk di kursinya kembali dan tetap menguak bibir nonok istri ku saat porter itu masuk. Kulihat jakun porter itu turun naik ngeliat pemandangan dimana dia ngeliat Tuan Kim Yun tetap menguak bibir nonok istri ku sehingga mulut liang nonok istri ku tampak "Cepat. bersihkan meja. " perintah Pak Diman Porter itu membersihkan meja.

sambil terus mencurii-curi pandang ke kedua kaki istri ku yang terkangkang lebar dan selangkangan istri ku dan wajah istri ku yang meringis menahan sakit bibir nonok nya dikuak lebar oleh Tuan Kim Yun "Cepat keluar kamu! " hardik Pak Diman ke porter itu.

dan porter itupun keluar dengan barang-barang yang diambil di meja. Pak Diman berdiri dan dari tempat nya tiba-tiba Pak Diman menjambak rambut pendek istri ku yang berdiri terkangkang dari sebrang meja.

"Ampun Pak. " kudengar istri ku mengerang dan tubuh istri ku terhempas di meja Kini istri ku terbaring di meja, krn mejanya tak cukup besar dan panjang, kepala istri ku menggantung tengadah dengan kepala terbalik.

Belum benar istri ku mengangkat kepalanya yang tak bersandar apapun. tiba-tiba istri ku tersentak tubuhnya meliuk dan berusaha bangun dan kulihat Tuan Kim Yun bukannya menyedot-nyedot bibir nonok yang sering dilakukan oleh lelaki yang pernah menyetubuhi istri ku.

tapi Tuan Kim Yun ini menyedot-nyedot liang nonok istri ku yang dikuak oleh jari-jari tangan Tuan Kim Yun yang besar-besar itu erangan keras. "Aamfun tuan Koon Boacgh. " istri ku mengerang-erang dan istri ku terduduk kembali di meja "Srop. srop. srop. " kudengar Tuan Kim Yun menyedot-nyedot dan mengempot liang nonok yang dibuka lebar oleh jari-jari tangan Tuan Kim Yun yang besar-besar itu "Hhhogh. hhocckz. hoggh. hoqgh. " kudengar istri ku seperti orang yang disembelih.

mengorok. dengan mata terbelalak lebar. Begitu istri ku akan meraih kepala Tuan Kim Yun , dengan gesit Pak Diman dan Tuan Chong hampir bersamaan masing-masing memegang kedua kaki dan kedua tangan istri ku dari samping.

betapa mirisnya hatiku ketika kedua lelaki tua mengunci kedua tangan istri ku dan mengkangkangkan kedua kaki istri ku lebar-lebar. "ngngngngccha. " istri ku mengerang keras dan kepalanya mengangguk dan menengadah tak karuan.

tubuh sexy istri ku bergetar hebat dan pantat bahenol istri ku terangkat-angkat dari meja beberapa centimeter. buah dada montok istri ku berguncang-guncang. "Srop srop srop. " kudengar Tuan Kim Yun menyedot-nyedot liang nonok istri ku kembali "ngngngngngngng. gochg. " istri ku mengerang kembali.

Hampir lima belas kali istri ku diperlakukan begitu. dan tubuh sexy istri ku bergetar terus menerus. "Lepas tuan tuan. " kata Tuan Chong Serta merta istri ku menutup selangkangan nya yang sudah basah kutup oleh air ludah Tuan Kim Yun dan lendir nonok nya dan mengatupkan kedua kakinya rapat-rapat dan tubuh istri ku melingkar seperti seorang bayi di meja.

"Aku gatel tuan. aku gatel. tuan aku gatel. " istri ku mendesis-desis "Apanya Zus Nita yang gatal he he. ayo bilang atau kubuat gatal terus. " hampir bersamaan ketiga lelaki itu berkata dan kemudian terkekeh-kekeh "liangkuu tuan. " rintih istri ku sambil terus membekap selangkangan nya.

"omomg yang jelas. liang apa. liang tikus? ha ha. " Pak Diman terkekeh-kekeh disusul teman bisnisnya " nonok ku Pak Diman. liang nonok ku tuan. " istri ku menjawab dengan erangan.

"Ya digaruk ha ha. " "Mana yang gateel Jeng Nita ? sini Pak Diman mau lihat. " katanya langsung meraih kaki kanan istri ku dan Tuan Chong meraih kaki kiri istri ku sehingga istri ku terkangkang kembali.

"Mana yang gatal? " tanya Tuan Kim Yun yang duduk di depan selangkangan istri ku yang kini duduk di meja dengan kedua kaki istri ku yang terkangkang lebar "Ini Tuan Kon Boo. " kata istri ku menunjukkan liang nonok nya "Ooocg di dalam. waah sulit letaknya. garuk sendiri saja. " katanya Mungkin krn saking gatelnya.

cerita ngentot Istri Binal Ngentot peler Gede Depan Suami melihat istri binal ngentot, suami cuckold istri selingkuh depan suami

Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami


istri ku memasukkan jari-jari nya sendiri ke liang nonok nya. "Oogh. " kudengar istri ku mendesis-desis "Kenapa? " "Gatel sekali tuan. " istri ku mendesis-desis krn jari-jari nya mengkorek-korek liang nonok nya sendiri "ofg ogh. tuan ngngngngngngngng. " istri ku pun mengejan dan pantat bahenol istri ku tersentak-sentak menandakan istri ku orgasme dan kedua kalinya aku ngeliat istri ku masturbasi di depan laki-laki lain.

dimana dia selalu menentang dengan kata-kata "otak kotor" kepadaku saat kuminta masturbasi di depanku. "Ooggh tambah gatel liang nonok ku tuan. ogh. oggh. " istri ku mendesis-desis dan nafas nya mendengus-dengus jari-jari istri ku mengocok dan mengkorek-korek liang nonok nya sendiri sampai akhirnya tiga kali istri ku orgasme krn masturbasi.

dan tubuh istri ku limbung dan terkapar di meja dengan kedua kakinya yang terkangkang lebar dan kepala istri ku tengadah terjuntai. Mata ku nanar dan hatikupun menjadi ciut saat Pak Diman dan Tuan Chong mengeluarkan senjatanya betapa nggak krn kedua lelaki tua itu mempunyai peler besar.

batang peler Pak Diman keliatan setengah menggantung belum berdiri, batang peler Tuan Chong seperti namanya lebih gemuk dari batang peler Pak Diman dan bengkok yang juga masih belum ereksi penuh dan kepala jamur nya tertutup kulupnya.

Rupanya Tuan Chong nggak sunat. "Silahkan Tuan. " Pak Diman mempersilahkan rekan bisnisnya saat mendekati kepala istri ku yang tengadah terjuntai dari meja. istri ku akan mengangkat kepalanya saat istri ku tahu ada batang peler besar di depannya dengan pandangan terbalik.

Tiba-tiba Tuan Chong memegang kepala istri ku yang tengadah dengan posisi terbalik dengan kedua tangannya. Mengetahui istri ku berontak, dengan kasar tangan kiri Tuan Chong menjambak rambut pendek istri ku sehingga kepala istri ku tak dapat bergerak yang meringis menahan sakit dan belum sempat istri ku mengaduh Tuan Chong sudah memencet hidung istri ku hingga istri ku kelagapan dan tak dapat bernafas.

Tuan Chong mendekatkan selangkangan nya ke wajah istri ku. dan akhirnya Tuan Chong mengusap-usapkan batang peler besar ke wajah istri ku. Tuan Chong kemudian memaksa masuk buah zakarnya ke mulut istri ku yang terbuka.

"Adugh. " kudengar Tuan Chong mengaduh. rupanya istri ku menggigit buah zakar Tuan Chong. "Kurang ajar kamu Zus Nita. " bentaknya dan tiba-tiba Tuan Chong melakukan gerakan menotok beberapa bagian tubuh istri ku dan kulihat istri ku lemas.

Tuan Chong pun marah-marah ke Pak Diman. "kita kerjain wanita ini di rumah. " katanya membentak ke Pak Diman. "kamu ikut Tuan Diman. " bentaknya "Aku sudah bayar pelacurmu ini. " katanya kemudian Pak Diman pun gelagapan.

wajahnya memerah. Aku sendiripun seolah dilolosi tulangnya, istri ku yang kucintai sekarang bukanlah istri ku yang anggun. istri ku seorang pelacur kelas tinggi. Mulai kapan istri ku berubah menjadi pelacur kelas tinggi? Aku cuma menurut saat Pak Diman menyuruhku menyiapkan kendaraan mewahnya ke vallet.

Aku. kini sopir pelacur kelas tinggi, cuma bisa membuka pintu mobil dan kulihat istri ku yang lemas dipapah oleh Pak Diman dan Tuan Chong. Kulihat istri ku tetap memakai gaun indahnya yang mempunyai belahan beberapa centimeter dari selangkangan nya Pak Diman cuma menyebut suatu perumahan elite.

Akupun mengantar mereka
***

cerita seks, ngentot, istri binal ngentot peler gede, ngewe depan suami istri binal ngentot

Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami cerita seks, cerita seks, ngentot, istri binal ngentot peler gede, ngewe depan suami istri binal ngentot cerita dewasa terbaru ngentot, cerita seks dewasa, cerita seks, ngentot, istri binal ngentot peler gede, ngewe depan suami istri binal ngentot
Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami
Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami, cerita seks , cerita ngentot Istri Binal Ngentot peler Gede Depan Suami melihat istri binal ngentot, suami cuckold istri selingkuh depan suami, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Istri Binal Ngentot Peler Gede Depan Suami

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com