Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante

Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante | "Tunggu Tante di Hotel h kamar 202, tapi sebelumnya telp dulu ya Benni, siapa tahu Tante Nana sedang keluar sebentar. " begitulah pembicaraan yang singkat yang maknanya dapat aku pahami dengan cepat. Oh ya, Tante Nana sudah mengenalku kurang lebih setengah tahun, tapi selama setengah tahun tersebut, kami cuma sebatas berteman, karena perbedaan tempat yang cukup jauh, aku di kota s sedang Tante Nana di kota j.

Dia mengenalku dari Tante Liani. Tapi aku tidak tahu apa hubungan antara Tante Liani dengan Tante Nana dan Tante Nana minta bagaimana agar bisa dikenalkan denganku. Singkatnya, pertemanan setengah tahun berjalan sebatas kirim e-mail dan telepon, tapi tentu saja dia yang telepon duluan.

Tante Nana adalah janda beranak 2, dia bekerja di bidang Public Service sebuah perusahaan finance di kota j, tidak jelas bagaimana ia menjanda, yang pasti mantan suaminya orang melayu.

Dari yang kubayangkan selama ini lewat pembicaraan telepon, fisiknya sedang-sedang saja, cuma suaranya, ya. suaranya yang aku ingat selalu, berat dan serak, mungkin karena dia perokok berat.

Berbekal uang recehan, aku datang ke hotel h, dan melalui public phone, aku telepon ke kamar 315. Cukup lama nada dering telepon aku dengar dan tidak ada yang mengangkat, tiba-tiba.

"Halo. " lho kok suara cowok? pikirku. "Maaf Tante Nana ada? " "Sebentar, dari siapa ini? " "Benni, saya sudah janji untuk bertemu sore ini, " "Tante, ada orang namanya Benni, katanya mau ketemu. " Terdengar suara mengeras memanggil nama Nana.

Tante? Siapakah gerangan cowok ini? "Ya Benni, aduh maaf Tante masih terima Hand Phone dari teman di j, langsung aja deh naik. " Begitu pintu terbuka, aku kaget, ternyata bayanganku tentang Tante Nana meleset seratus persen! Umurnya 37 tahun, sedang aku saat itu masih 25 tahun, kulitnya coklat, tidak cantik, cenderung gemuk tinggi tubuhnya yang 160 cm dengan berat 75 kg.

"Wah maaf ya, kenalin ini saudara Tante di s, namanya Andi, dia anak dari kakak Tante yang paling tua, kebetulan sedang kuliah di sini ambil jurusan. apa Di? " "Manajemen, " jawab Andi singkat sambil berjabat tangan formal sekali.

"Semester berapa kamu Di? " "Baru semester dua kok Tante. " "Oh ya ini Benni, dia yang membantu Tante urusan kantor di s, " jawabnya menutup-nutupi yang sebenarnya, dan aku mendukung apa yang dikatakannya.

"ok deh Tante, karena sudah ada Mas Benni, Andi permisi dulu, besok keretanya jam berapa sih, biar Andi antar sama mama sekalian, " tawaran Andi dijawab singkat Tante Nana.

"Ah, nanti aku telepon Tante Ning deh, sekalian besok minta dijemput main ke rumahmu, salam buat mama dan papa ya, sampai ketemu besok. " Jam menunjukkan pukul setengah tujuh malam, "Sampai dimana tadi Benni. oh ya, selamat berjumpa deh dengan Tante Nana? Bagaimana menurut Benni? Tante Nana gemuk ya? Hayoo jujur saja, nggak perlu bohong? " "Iya, untuk ukuran Tante Nana memang tergolong gemuk, tapi nggak apa kok, lagian kami sudah akrab kan setengah tahun ini, " aku mencoba mencairkan suasana.

Cerita Sex Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante

Tante Nana menyulut sebatang rokok Mild dan menawariku, "Terima kasih, aku lebih suka Dji Sam Soe Filter, " sambil ikut merokok kepunyaanku sendiri. "ok, sengaja aku tidak cerita fisik Tante, takut kalau Benni nggak mau ketemu. " "Ah Tante Nana salah mengira aku, aku tidak ngeliat wanita dari fisiknya kok, gemuk, kurus, cantik atau tidak, China atau Pribumi, pendek atau tinggi, yang penting permainan nya. " Tiba-tiba aku langsung nyerocos.

"Lagi pula, aku juga tidak tampan dan bertubuh atletik kan? aku cuma cowok biasa yang beruntung bisa menemani beberapa wanita yang maaf lho Tante. seperti. Tante Nana ini".

Tiba-tiba, belum selesai rokok satu batang, Tante Nana langsung merangkulku dan melumat bibirku. Didekapnya tubuhku, dan terasa sesak nafasku karena tubuhnya yang gemuk langsung menindihku di tempat tidur.

"Benni, sudah sembilan bulan ini Tante Nana belum merasakan sentuhan cowok, tolong Tante Nana ya. oohhkk, " suaranya yang berat dan serak memecahkan kesadaranku untuk ikut melayani permainannya.

Bayangan tubuhnya yang gemuk sudah hilang dari pikiranku, karena untuk pertama kali ini, aku menemui wanita yang berani langsung tanpa pemanasan. Dan ciumannya aku akui sangat panas (mungkin karena sembilan bulan puasa).

Belum selesai permainan pertama, Tante Nana sudah mulai menanggalkan pakaiannya satu persatu. Dan hebatnya, sambil melepas pakaian, tangannya yang satu tidak berhenti meraba peler ku yang masih rapat tertutup celana.

Aku sudah tegang sejak ia mempermaikan peler ku. "Ookkhh, Benni, tunjukkan dong sama Tante, peler kamu, sudah tegang tuh. okkhh yeess, " Tidak sampai satu menit, kami berdua sudah polos.

Tubuh yang gemuk itu, berukuran toket sedang-sedang saja, tetapi rambut nonok nya jelas terawat sekali, panjang, lebat tetapi lurus, dan sudah basah karena terangsang. Batang peler ku langsung saja dituntun ke mulutnya, dan hisapannya.


Cerita seks Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante
  • "Aaauu, pelan-pelan Tante, sakiit! " rupanya Tante Nana terlalu terburu-buru. Kubimbing dia untuk bermain pelan-pelan. "Terus Tante! yaa, teerruss, ohh, pelan Tante, ohh terus, nah begitu, " sambil mukanya maju-mundur, peler ku terus dijilati seperti es krim.
  • Tidak perlu lama-lama menunggu, aku mulai ikut mempermainkan bibir nonok nya. Karena sudah basah, aku tidak perlu kerja keras untuk mengajaknya memasukkan batang peler ku ke lubang nonok nya.
  • Dan rupanya Tante Nana masih ingin mengulum batang peler ku, walaupun sudah amat sangat keras dan tegang, apa boleh buat, aku cuma bisa menunggu giliran untuk menusuk lubang nonok yang sudah sangat basah itu.
"Ohhk my God, MmTantek, " suaraku bergetar, karena sudah ingin memuntahkan air mani. Sepuluh menit cuma mengulum saja, segera kupercepat gerakan, dan agak tersedak Tante Nana semakin liar menghisap peler ku.

Dan aku mengeluarkan air mani di mulut Tante Nana, tidak banyak, tapi cukup untuk memuaskan nafsuku yang pertama. Aku klimaks cuma dengan oral seks saja, dan Tante Nana masih mengulum habis sekalian membersihkan sisa air mani di peler ku.

Dan lima menit kemudian, peler ku sudah mulai bereaksi kembali. Kali ini Tante Nana semakin bernafsu, dan belum tegang benar, aku sudah dikangkanginya, posisiku di bawah, dan Tante Nana di atasku.

Wah, aku hampir sulit bernafas, sepertinya (sialan) kali ini aku benar-benar habis dikuasai permainan Tante Nana. Dengan dibimbing tangan kiri Tante Nana, peler ku digenggam dan diarahkan ke lubang nonok nya.

Mmhh. hangat terasa dan diikuti suara gesekan nonok dan dinding nonok sebelah dalam. Tante Nana mulai bergerak naik-turun, dan aku pasif saja menyaksikan apa yang sedang dikerjakan.

"Oh ya. ohhkk yaa, uuchh, " Tante Nana sangat aktif sekali, gerakannya semakin tidak teratur, kini mulai bergerak maju-mundur, dan kadang-kadang menghentak, dan setengah melompat, seolah-olah ingin menancapkan peler ku dalam-dalam ke lubang nonok nya yang sudah sangat licin.

"Benni adduhh, gimana ini, oohh sshitt, aauuww, ohhkk, " entah teriakan apa lagi yang kudengar, Tante Nana semakin buas memainkan pinggulnya, tetapi sangat berirama dengan keluar-masuknya batang peler ku ke lubang nonok tante Nana.

Tiba-tiba Tante Nana berputar membelakangiku dengan posisi masih di atas, dan batang peler ku tertancap di lubang nonok nya, Tante Nana bertumpu dengan kedua kakinya dengan posisi jongkok kembali menaik-turunkan tubuhnya, ohhkk, sangat aktif sekali.

Kini aku cuma ngeliat bagian pantatnya saja, sambil sesekali ngeliat gerakan peler ku yang sudah basah dilumuri cairan dinding nonok tante Nana keliatan keluar-masuk di lubang yang nikmat sekali.

"Oocchh, please. huuhh. hhuhh. oohh ohh, " gerakannya makin cepat, dan kini jelas sangat tidak beraturan. Kasur seperti bergerak dihantam gelombang oleh permainan Tante Nana sedang aku cuma rebahan menikmati permainannya.

Cerita seks Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante, cerita dewasa memuaskan nafsu birahi tante, cerita sex birahi memuaskan nafsu birahi tante
Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante

Dan tiba-tiba, dia memperlambat gerakannya dengan hujaman ke bawah yang sangat keras, dengan demikian peler ku menusuk sangat dalam ke mulut nonok nya. "Aauuhh, " sedikit sakit karena dipaksa.

Semakin lambat gerakan Tante Nana, tetapi suaranya makin kencang. "Yeess. yess. yeess. uuhh, aakkhh, aakhh, oohh, oh. oh. oh. ohh. yees, ouucchh. oouucch, please, pleease. pleeassee, aaoucchh, shhitt! " Hening, dalam sekali batang peler ku menusuk ke lubang nonok tante Nana, dan dibiarkan tetap di dalam, sementara Tante Nana menggeliat, seolah ada gerakan otomatis di dinding nonok nya yang mengurut-urut batang peler ku dengan gerakan menjepit dan melebar, menjepit kembali dan tiba-tiba hangat terasa, seperti ada cairan tambahan.

Ya, aku sampai pada puncak klimaksku, ketika dalam diam tersebut, ada gerakan otomatis dari dinding nonok tante Nana, seolah-olah meremas peler ku dengan sangat teratur dan diselingi desiran cairan kental yang membuat licin, sehingga batang peler ku terasa berdenyut-denyut dipompa oleh dinding nonok tante Nana.

Dan kejadian yang singkat ini berlangsung kurang dari setengah jam, adalah permainanku yang terakhir di kota s. Sekarang aku sudah di j, sekota dengan Tante Nana. Tetapi sejak di kota j ini, justru aku tidak pernah lagi berhubungan dengan Tante Nana.

Sejak kejadian yang pertama dengan Tante Nana, kami masih sempat bercinta 3 kali di kemudian hari, dan seperti permainan kami yang pertama, aku cuma diam saja menyaksikan permainan Tante Nana yang agresif dan kutunggu sesuatu yang istimewa, gerakan dinding nonok nya, yang belum pernah kutemui dengan wanita yang lain.


***

cerita, seks, memuaskan nafsu birahi, cerita dewasa memuaskan nafsu birahi

Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante cerita, cerita, seks, memuaskan nafsu birahi, cerita dewasa memuaskan nafsu birahi cerita dewasa terbaru seks, cerita, seks, memuaskan nafsu birahi, cerita dewasa memuaskan nafsu birahi, cerita seks dewasa
Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante
Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante, cerita seks , Cerita seks Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante, cerita dewasa memuaskan nafsu birahi tante, cerita sex birahi memuaskan nafsu birahi tante, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Memuaskan Nafsu Birahi Tante Tante

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com