Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain

Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain - Ini cerita kejadian pada waktu gue sedang ada masalah dgn pacarku, namanya Santi, tinggi badannya 163 cm, berat 58 kg, kulit putih bersih, bra 34C. Namaku panggil saja Hendra. Pacarku itu sangat seksi karena pantat nya bahenol menonjol ke belakang dan pinggangnya sexy jadi kata temanku dia sangat montok.

Masalahnya kita sedang bosan satu sama lain, karena hubungan kita udah 3 tahun sementara untuk pikiran menikah masih dibahas nggak kunjung selesai karena ada faktor X diantara kita. Untuk menghilangkan kebosanan pada saat kita berhubungan badan dia sering membayangkan yang melakukan hal ini dgn batang kontol yang besar dan hot, batang kontol ku sendiri panjangnya 14 cm dan diameter 2 cm, katanya kurang? dan karena saat itu gue sedang sibuk kerja di kantor maka kalo sedang berhubungan badan, biasanya bisa 20 menit di luar pemanasan, pemanasan biasanya 20 menit juga mulai dari atas sampai menjilat liang memek , sekarang pemanasan 10 menit dan hubungan badan 3 menit. Wah, dia protes setiap selesai berhubungan badan, udah pasti saya keluar duluan sementara dia naik saja belum. Sementara saya juga nggak terpikir untuk menyeleweng dan dia juga menjaga perasaan saya dgn nggak menyeleweng, tapi yang terjadi kita sering berantem kecil-kecilan dan dia kalo diajak berhubungan badan sering malas.

Ceritanya sendiri kita jalan-jalan malam itu kurang lebih jam 9 malam berkeliling di daerah Jakpus. Sambil jalan kita membicarakan masalah ngentot, dia protes karena kondisiku yang nggak berubah. Dia bicara begini, "Hendra, gue bosen nih loe kalo hubungan sekarang cepet banget, kan Santi belum puas", katanya merengek.
"Habis gue lagi capai sih.." kataku.
"Ah, gitu terus alasannya.." katanya.
"Yaa bukan gitu dong.. tapi lagi bener nggak fit", kataku.
"Tapi gue kan jadi suntuk nih, kepalaku sering nyut-nyutan, gue jadi kepengen banget badanku digerayangin sama cowok lain! gue pengen ngentot yang hot yang lama 2 jam dan batang kontol nya gede", kata Santi.
"Enak kali ya.. sama bule", katanya menyambung.
"Memang loe berani Santi.." kataku sedikit cemburu tapi ada perasaan lain ingin menantang dia.
"Yaa, iyalah.. tapi gue kan nggak enak sama loe", katanya.
"Memang loe pengen batang kontol yang gede dan yang hot?" tanyaku.
"Yaa.. habis loe kalo hubungan sepertinya udah nggak full lagi tegangnya dan mana cepet lagi. Pusing gue, tahu!" katanya.
"Yaa.. udah kalo gitu sini loe tiduran biar ngga pusing."
Kemudian jok kursinya dia mundurkan dan dia rebahan di pangkuanku, tangan kiriku langsung membelai rambutnya.

Terus kupijat kepalanya dan ternyata dia keenakan, lalu merem pelan-pelan. Tanganku turun ke leher, pundak dan ke dadanya. Kuremas perlahan, dia diam saja, kancing bajunya satu persatu kubuka sambil mobil jalan terus berputar di sekitar Monas dan Sabang. Perlahan tanganku meremas buah dadanya ternyata udah mengeras. Dadanya montok, bentuknya bulat penuh dgn puting berwarna merah jambu. Ketika kusuruh melepas branya, dia langsung membuka kancing branya dan melepas bra tersebut sehingga buah dadanya yang montok itu menantang keluar kedua-duanya karena bajunya udah kupinggirkan ke samping. dgn leluasa tangan dan jari-jariku bermain meremas dan memijat pelan putingnya yang telah mengeras.

"Akkhh.." desah Santi keenakan.
"Mhh.. enak Santi.." tanyaku.
"Iyyaa.." desahnya keenakan.
Jari tanganku lalu turun ke bawah mengusap perut dan pusarnya, terus ke bawah membuka kancing celana jeans-nya dan menarik reitsletingnya. Srett.. terbuka udah dan perlahan jari ini menyentuh bulu-bulu halus di atas bibir memek nya. Kemudian kuremas perlahan dan kuusap.
"Aakhh.. Hendra.." keenakan rupanya dia dan.., "Aduuhh, gue pengen batang kontol yang gede Hendra.." Wah mulai deh dia ingin berhubungan badan.
"Yang lamaa.. yang hot.. akhh.." desah dia keenakan.

Jariku naik turun dari dada ke sekitar liang memek nya, dgn perasaan cemburu gue bertanya kepadanya, "loe mau sama yang gede kayak bule Santi..?" tanyaku.
"Mauu.." desahnya sambil badannya bergetar.
Wah, kepalang tanggung nih pikiranku jadi kotor.
"loe pengen yang hot yaa?" tanyaku lagi.
"Akhh.. aahh iyaa.." katanya.
"Ya udah loe cari aja.." kataku penasaran ingin membuktikan kepadanya.
Pikir-pikir dari pada dia main di belakang lebih baik terus terang kalo memang berani.

Cerita Seks Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain

Ketika di jalan sekitar McDonald, kulihat ada bule sendirian di pinggir jalan sedang berdiri, badannya besar dan tinggi. gue melihat dia sedang mencari bantuan. Ketika kulihat, dia juga melihat. Setelah sekali putar kulihat dia masih di tempat, sementara jariku sedang merayap di sekitar bibir memek Santi, kemudian mobil kupinggirkan. Ehh, bule itu mendekati mobil kita, Santi nggak tahu kalo kaca jendela kubuka. Dia pikir gue ke pinggir karena capai keliling terus, jadi dia biarkan saja dadanya terbuka dgn putingnya yang mengeras dan bulu-bulu halus yang terlihat dari luar. Bule tersebut mendekat dari sisi pintu Santi dan melihat ke dalam sambil berbicara,
"Maukah anda menolong saya.. ups.. maaf.." katanya sambil terbelalak matanya.
Dia kaget melihat posisi Santi terlihat buah dadanya yang putih mulus keluar dgn puting yang telah mengeras dan bulu halus memek Santi terpampang tepat di wajahnya. Karena badannya menjorok ke dalam pada saat berbicara.

Santi nggak kalah kaget. "Lhoo?" dia segera bangkit dari tidurnya dan merapikan kemejanya.
"Kok loe nggak bilang kalo ada orang sih.." wajahnya merah karena malu.
"udah nggak apa-apa.." kataku tersenyum, lalu gue bilang ke bulenya, "Ma'af, ini pacar saya. Apa yang bisa saya bantu."
Setelah tenang sedikit sambil melihat ke Santi dia bilang, "Mobil saya rusak dan nggak ada bantuan", kata si bule.
"Mobil saya rusak dan saya udah minta tolong teman saya tapi teman saya sedang pergi jadi saya tunggu di sini", katanya lagi.
"Ya udah, anda masuk saja ke belakang", kataku.
"Ooh ya, terima kasih.." katanya sambil melirik ke arah Santi.
Dia naik dan duduk di belakang. Sementara Santi masih kaget sedikit tapi melihat bule itu ganteng (katanya) dia perlahan protes, "gue kan malu.." katanya.
"Katanya pengen bule", kataku berbisik.
"Tapi kan nggak begini dong.." katanya merajuk.
Kulihat dia nggak marah berarti dia juga kemungkinan suka.

"Aah ya, saya Hendra", kataku bersalaman, "Dan ini Santi.."
Sambil tersenyum mereka berdua bersalaman dan terus mengobrol basa-basi dari mana dan seterusnya. Setelah basa-basi selesai lalu dia bilang, "loe punya body bagus Santi.."
Santi mencubit pahaku, "gue kan maluu.."
Terus gue bilang, "Katanya loe pengen tahu Santi, gedenya seberapa", kataku.
"Yaa, gue kan cuma.." kata dia nggak meneruskan karena si bule (namanya Kevinued) menyeletuk.
"kalo loe pengen tahu, loe lihat saja", katanya sambil tersenyum.
"nggak apa-apa kok.." kata si bule.

gue yang udah penasaran sejak tadi oleh keinginan Santi terus menimpali, "Ya udah Santi.. loe ke belakang saja Santi.." kataku.
"Aakhh, nggak ahh. Gila kali.." kata Santi tersenyum.
"Ya nggak, kan cuma lihat saja biar loe nggak penasaran", kataku.
Eeh, si bule bilang mengenai hal tersebut nggak jadi masalah kalo di negaranya (Prancis) di sana mereka udah bebas kalo suka ya bilang suka.

"kalo loe penasaran ya lihat saja", katanya tersenyum.
Karena terus diajak bicara dan Santi antusias mendengarnya akhirnya dia mau juga ke belakang.
"Lihat saja yaa.." kata Santi tersenyum malu.
Kemudian kujalankan mobil ke jalan Menteng, sementara Kevin kulihat segera membuka kancing celananya dan reitsletingnya terus menarik ke bawah celananya. Santi yang duduk di sampingnya melihat keluar jendela sampai Kevin mengeluarkan batang kontol nya yang besar walaupun belum tegang sekali.
"Hai.. lihat ini", katanya sambil tangan kirinya memegang batang kontol nya sendiri dan tangan kanannya memegang tangan kiri Santi.
Santi melihat batang kontol bule itu dan terlihat wajahnya menegang terpaku melihat batang kontol yang besar berwarna putih dgn kepala batang kontol seperti topi baja. Sementara gue menyetir terus dan dapat melihat melalui spion atas kelakuan mereka berdua di belakang.

"loe lihat ini dan pegang saja!" kata Kevin.
"Wihh takut akhh.." desah Santi dgn suara serak.
"nggak apa-apa biar loe nggak penasaran lagi", kata Kevin.
Santi terpaku melihat batang kontol Kevin di samping tangannya. Kevin mengambil inisiatif, langsung dia mencium pipi Santi perlahan, karena Santi diam saja maka wajah Santi dipegangnya dan.. Gila dia mencium bibir Santi dgn perlahan dan perlahan kulihat Santi membalas ciuman itu dgn membuka bibirnya serta merta Kevin melumat bibir itu dan memasukkan lidahnya.

"Emmhh.." desah Santi perlahan.
"loe suka Santi.." bisik Kevin di kuping Santi.
Melihat reaksi positif dari Santi, tangan kiri Santi diarahkan untuk memegang batang kontol besar yang telah menyembul dari atas celananya. Ternyata Kevin udah melepaskan celananya berikut celana dalamnya sampai di paha. Walaupun belum keras tapi udah berdiri tegak batang kontol itu berikut bijinya yang ditutupi jembut. Santi mulai memegang batang kontol itu dan ternyata walaupun masih lemas jari telunjuk dan ibu jarinya nggak dapat bersentuhan (membuat bentuk huruf O) membuat Santi penasaran dan melihat secara jelas bentuk batang kontol bule tersebut dan mendesah, "Aakkhh gedee bangeet.." desahnya dgn suara parau dan wajah memerah.

Wah, kudengar dia udah birahi, panik juga gue. Kemudian Kevin sambil mencium telinga Santi berbisik, "loe kocokin dong.." desah si bule nggak tahan keenakan.
Wah udah lupa mereka berdua, katanya hanya lihat saja, kok minta dipegangi dan dikocok lagi. Eeh, ternyata Santi menuruti permintaan Kevin dan perlahan jari-jari tangannya meremas dan mulai mengurut ke atas dan ke bawah dan dalam relatif singkat batang kontol bule tersebut berdiri dgn kokohnya di tangan Santi. Panjangnya lebih dari batang kontol ku atau lebih kurang 22 cm dan diameternya sekitar 4 sampai 5 cm.

"Emmhh.. akhh.." desah mereka berdua di jok belakang.
Makin lama semakin hot saja mereka berdua, sementara tangan Santi terus mengocok kejantanan Kevin. Kevin pun dgn nafsunya mengulum bibir Santi dan jemarinya dgn cepat membuka kancing kemeja Santi, karena Santi belum mengancingkan semua kancingnya (sengaja barangkali) maka kemeja tersebut dgn cepat terbuka semua dan dgn sigap tangan dan jari Kevin langsung meremas susu Santi yang ternyata telah mengeras dan menonjol.

"Akhh enak Kevin.." desah Santi menggelinjang. Baju itu disingkirkan ke samping dan begitu bibir Santi dilepas ciumannya maka mulut Kevin langsung mendekat ke dada Santi sambil terus meremas perlahan. Puting Santi dihisap sambil dijilat, gundukan daging dada berganti-ganti sehingga, "Akhh.. uuff.." erang Santi keenakan. Wajah Santi udah menengadah ke atas dgn posisi pasrah, sementara tangan kirinya terus mengocok batang kontol Kevin yang besar dan penuh digenggamannya dgn makin cepat, kadang-kadang diremas batang kontol itu dgn kuat tanda dia udah nggak tahan karena rangsangan yang ada pada sekujur tubuhnya dan bergetar badannya.

"Ooohh.. Hendra.." desahnya keenakan lupa kalo yang sedang bersamanya itu si Kevin. Tangan kanan Santi menekan kepala Kevin ke dadanya sementara tangan kirinya udah nggak beraturan mengocok batang kontol besar dan menariknya ke atas seakan-akan ingin digesekkan atau dimasukkan ke dalam liang memek nya sendiri dan seakan-akan memaksa untuk segera dituntaskan semuanya.

Kevin menyadari yang diminta Santi dan tangan kiri Kevin segera membuka kancing celana Santi dan menarik ke bawah reitsleting celana Santi. Tahu atau pura-pura nggak tahu Santi membiarkan tangan itu membuka reitsleting dan dgn mengangkat sedikit pantat Santi tangan Kevin itu berhasil meloloskan celana panjang berikut celana dalam Santi yang berwarna hitam tipis terbawa tertarik ke bawah. Celana itu tertarik hingga di tengah paha Santi di atas dengkul Santi sedikit. Tersembul udah batang paha Santi yang putih mulus dan gundukan memek Santi yang ditutupi oleh rambut memek nya yang halus berwarna hitam ikal.

"loe mulus sekali Santi.." bisik Kevin sambil tangannya mengusap paha jenjang milik Santi.
"Ahh kamuu.." Santi tersenyum keenakan dan mata memerah. Keadaan mereka berdua udah sama-sama dgn celana yang telah merosot dan posisi celana mereka berdua telah berada di atas dengkul masing-masing. Santi hanya mendesah dan menggelinjangkan pinggulnya sambil merenggangkan paha atasnya ketika jari-jari Kevin itu mulai merayap perlahan, mengelus dan menekan sekitar atas memek Santi yang ditumbuhi bulu-bulu halus dan menyebarkan aroma yang khas dari memek Santi. Mereka benar-benar telah nggak memperhatikanku yang membawa mobil dgn perlahan sekali dan terus memperhatikan kelakuan mereka berdua yang udah seperti orang kepanasan.

Cerita seks Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain ngentot pacar, kontol gede orang ngentot memek pacar kisah dewasa pacar minta ngentot kontol gede

Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain


Mereka sama-sama mendesah dan mengerang perlahan.
"Saya suka sekali wanita Indonesia.." desah Kevin.
"Wanginya sangat enak sekali", kata Kevin sambil mendesah.
"Emmhh.." desah Santi sambil mengerakkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan. Sementara batang kontol ku sendiri udah kukeluarkan sejak tadi dan perlahan kukocok sendiri, "Sialan", makiku dalam hati, cemburu tapi enak juga gue melihatnya serasa menonton film BF beneran di depan mata lagi. Jari bule itu mulai menyentuh belahan memek dan mengusap perlahan terus dari atas ke bawah. Belahan memek Santi udah terlihat basah dan menjadi licin di sekitar belahan tersebut dan semakin lama menyebarkan aroma yang membuat Kevin dan gue menjadi makin terangsang. Tangan Santi udah terlepas dari mengocok batang kontol itu dan kedua tangan itu terkulai lemas meremas kepala Kevin dan kadang-kadang mengusap punggung Kevin dgn sangat merangsang sekali. Kevin sabar sekali sementara tangan kiri dan jarinya terus membelai belahan memek Santi, tangan kanannya terlihat meremas buah dada Santi, sementara itu mulutnya menghisap puting Santi yang telah mengeras serta menjilati permukaan dari gundukan buah dada Santi atau mengulum bibir Santi dgn emosi yang teratur.

Kurang lebih 20 menit Kevin telah merangsang sekujur tubuh Santi sementara baju Santi telah terlepas membuat dia leluasa menggerayangi sekujur tubuh putih mulus itu. Terlihat Santi tersenyum puas dan memasrahkan diri sepenuhnya untuk diraba dan diremas oleh jari Kevin dan Kevin pun menciumi seluruh tubuh Santi yang telah polos sampai ke punggung pun dia ciumi dgn penuh gairah. Suatu pemandangan yang eksotik dan luar biasa, kupandangi kekasihku digerayangi dan dilumat habis seluruh badannya dan wajahnya tapi gue nggak cemburu, malah terasa puas dan bernafsu sendiri melihat adegan tersebut.

Sungguh sensasi luar biasa. Santi udah bugil setengah badan ke atas tanpa sehelai benang pun di tubuh atasnya terlihat tonjolan buah dadanya yang putih bulat penuh mengeras dgn puting merah jambu dan sementara itu celana panjang Santi telah merosot sampai ke bawah dengkulnya sehingga dgn makin leluasa jemari bule tersebut meremas gumpalan daging memek Santi dan jari tengahnya terus menggesek belahan memek tersebut. Kevin terus membelai belahan memek Santi tanpa dia berusaha memasukkan jari tengah tersebut ke dalam memek Santi yang telah terpampang dgn pasrah. Sementara Santi telah dalam posisi setengah rebahan dgn kaki terbuka atau bisa disebut mengangkangkan kakinya.

Kevin melihat Santi udah pasrah dan seluruh badannya bergetar seperti menahan sesuatu segera merubah posisi badannya menghadap ke Santi. Dia berlutut di depan Santi yang telah mengangkangkan kakinya sehingga posisi badannya sekarang telah berada di antara kedua kaki Santi yang mengangkang lebar dan lubang memek nya yang telah terlihat jelas telah basah. Karena posisi yang sempit di belakang mobil maka Kevin mendorong dan melipat kursi di sampingku ke depan.

Wah gue takut juga kalo sampai batang kontol Kevin yang panjang dan besar itu telah siap-siap mengarahkan ke belahan memek Santi yang telah menantikan dgn mata terpejam dan mulut yang terbuka dgn desahan, "Jangan Kevin.." desah Santi.
"Takuut.." erang Santi.
"nggak apa-apa.. sakitnya hanya sebentar", desah Kevin sambil mengambil posisi sementara tangannya terus merayap di sekujur tubuh Santi.
"Tapi gue takut nggak muaat.. nanti memek ku robeek.." kata Santi sambil ketakutan melihat batang kontol Kevin yang benar-benar luar biasa besarnya telah berada di depan permukaan memek nya.

"loe harus mencobanya Santi.. pelan-pelan saja.." desah Kevin sambil mulai mengarahkan batang kontol nya ke lubang memek Santi yang telah terbuka sedikit akibat jari-jari Kevin yang terus membelai belahan memek Santi. Rupanya Santi benar-benar takut dan membuatku juga ketakutan. Wah, bahaya nih kalo sampai ada apa-apa gue juga yang ketimpa pulungnya, kita berdua juga nanti menanggung resikonya. Mobil segera kupinggirkan di sisi jalan yang agak gelap dan kuhentikan secara perlahan. Setelah kurasa aman di sekitar jalan gue segera membalikkan tubuhku ke belakang untuk melihat lebih jelas lagi.

"loe jangan takut, saya tempelkan saja dahulu batang kontol ini sampai loe nanti mau.." kata Kevin merayu sambil lidahnya menjilati sekitar kuping Santi. Santi yang keenakan lalu membiarkan Kevin melanjutkan aksinya, dgn menjepit pinggang Kevin dgn kedua kakinya, Santi melihat batang kontol Kevin yang besar itu ditempelkan tepat di belahan memek Santi yang telah basah hanya setengah ke bawah menempel tepat di lubang memek Santi sedangkan setengah lagi berada di atas belahan Santi, Santi merasa dgn posisi yang aman menerima kuluman Kevin dan merasakan batang kontol besar milik Kevin mulai secara perlahan menggeser di belahan memek nya.

"Oohh.. Kevin.. enaakk.. emmhh.." erang Santi.
"Uuuff.." desah Kevin keenakan.
"Yaa enakk Santi.." kata Kevin.
"Teruss digeseek dan ditekan Kevin.." pinta Santi.
"Ya sayang.." kata Kevin mulai mempercepat gesekan di belahan memek Santi. dgn cara naik turun posisi badan Kevin terlihat seperti ingin naik dan nggak.
"Tekan teruuss Kevin.." erang Santi yang makin lama semakin keenakan.
"Enaakk.. oohh.. puasin gue Kevin.. ahkk.." desah Santi dgn suara yang telah parau.

Posisi kaki Santi telah mengangkang dgn lebar membuat Kevin lebih leluasa menggerakkan badannya kadang naik-turun dan kadang mendorongkan batang kontol nya ke depan sehingga lebih menekan belahan memek Santi. Kulihat memek Santi telah terbelah bibir memek nya karena tekanan batang kontol Kevin yang terus bergerak menekan belahan bibir memek Santi, sementara terlihat batang kontol Kevin mulai mengambil posisi setengah ke atas, batangnya yang menggeser belahan bibir memek Santi dgn sedikit tekanan yang terus menerus. Kepala batang kontol Kevin mulai secara beraturan menyentuh dan mendorong klitoris Santi yang telah terbuka.

"Aahh.. aduuhh.. ennaakk.. sshh", desah Santi sementara tangan Santi telah berada di belakang punggung Kevin dan sambil menekan pantat Kevin, Santi membetulkan arah gerakan batang kontol Kevin yang terus berusaha mendobrak klitoris Santi.
"Emh.. uff.." erang Kevin menahan sesuatu. gue tahu dia udah ingin menerobos masuk ke dalam lubang memek Santi tapi kerena Santi nggak mengatakannya dia berusaha menahan keinginannya yang telah di kepalanya.

"Kevin.. Kevin.. eeng.." Santi bergumam, gue tahu kalo Santi telah siap dimasuki oleh batang kontol besar itu. Terlihat tangan Santi gerakannya sekarang mendorong dan menarik pantat Kevin sedangkan posisi kepala batang kontol Kevin telah terbenam melewati klitoris Santi. Terlihat batang kontol itu mulai bergerak mengikuti arahan Santi mencoba untuk terus menerobos liang memek Santi yang terasa sempit sekali untuk ukuran batang kontol sebesar Kevin. Kepala Santi udah menengadah ke atas dgn mata terbelalak tinggal putihnya, sementara mulutnya terbuka mengerang, "Ahhkk.. sakiitt.. ahh.." Kevin menahan aksinya dgn mulai menarik kepala batang kontol nya yang telah terbenam di dalam memek Santi. Dia melihat Santi dan ada perasaan sedikit takut dan ragu untuk meneruskan aksinya.

"Santi.. akhh", desah Kevin meminta kepastian kesiapan Santi apakah seluruh batang kontol nya dapat menerobos masuk ke dalam memek Santi. Tapi Santi udah nggak dapat berkata-kata karena mulutnya hanya dapat menganga terbuka.
"Ekhh.. akkhh.. oohkk", dgn keraguan Kevin terus melanjutkan aksinya dgn posisi sama seperti sebelumnya. Terlihat batang kontol Kevin terus berusaha menekan lubang memek Santi dgn kepala batang kontol nya yang besar itu, tapi dia menarik kembali ketika Santi mulai seperti orang tercekik dan mulutnya yang mengerang kesakitan.

"Uuff.. uff.. uuff.." desah Kevin sambil terus memajukan dan menarik pantatnya dan makin lama semakin cepat dan terlihat begitu liar gerakan keduanya. Kepala batang kontol Kevin terus menekan klitoris Santi berulang-ulang kadang masuk kadang di luar bibir memek. "Akhh.. akhh.. akhh.. engg.. engg.. aakhh.. eengg.." Santi mencengkeram pantat Kevin kuat-kuat dan akibat sundulan kepala batang kontol , "Oohh.. akuu.. keluaarr.. Kevin.. uuff.. aahh.. enaak.." erang Santi kelonjotan dan bergetar seluruh badan Santi di dalam pelukan Kevin. Kevin merasakan siraman air hangat dari dalam lubang memek Santi yang terus mengalir membasahi batang dan kepala batang kontol nya, membuat batang kontol itu menjadi mengkilap dan basah.

"Kamuu.. keluar Santi.. sayaa.. jugaa mauu.. uuff.. uuff.. aahh.. aahh.." desah Kevin dgn nafas berirama, nafasnya terdengar keras.
"Eeennakk.. oohh akuu.. puaass", Santi terus mengerang karena terus merasakan sundulan kepala batang kontol Kevin di dalam memek dan gesekan batang kontol Kevin di bibir dan dinding luar memek nya. Ternyata hanya sebatas leher kepala batang kontol Kevin yang dapat terbenam di dalam lubang memek Santi dan terasa terus menggesek dinding memek Santi terus menerus.
"Teruss.. Kevin.. tekan teruuss.. oohh.. oohh.. benar enak.. ahh.." Santi tersenyum puas melihat Kevin masih terus berusaha memberikan rangsangan di sekitar dinding memek nya. Kevin melihat Santi tersenyum dan ikut tersenyum puas.
"loe puass.. Santi.. enak.. kan.." senyum Kevin sambil menjilat bibirnya sendiri dgn lidahnya.
"Biar kamuu.. puaas Santi.." kata Kevin sambil terus menghujamkan sepertiga batang kontol nya ke dalam liang memek Santi.

Terdengar bunyi, "Sleepp.. ahhkk.. sleepp.. brreet.." rupanya memek Santi terus semakin basah dan semakin licin untuk batang kontol Kevin yang terjepit di lubang memek Santi.
"Gilaa.. kamuu rapat sekali lubangnya.. uuffhh.. susah.. Santi.. untuk masuk.." Kevin penasaran sekali dgn memek Santi yang terlalu sempit. Gila memang, batang kontol Kevin yang besar itu berhasil menggelosor keluar masuk di lubang memek Santi, posisi Santi udah ditindih oleh badan Kevin. Kulihat mereka berdua telah telanjang bulat saling merapatkan dan menggesekkan badannya. Sementara kulihat juga pantat Kevin melakukan irama naik turun dan kadang diselingi gerakan mendorong dan menarik.

Benar-benar membuat penasaran karena gerakan Kevin, gue merubah posisi duduk ke belakang mereka, tanpa mereka sadari gue melihat dgn jelas batang kontol Kevin yang besar dan panjang itu sebagian telah keluar masuk di dalam memek Santi, sementara gerakan mereka makin lama semakin lincah karena memek Santi terus mengeluarkan cairan yang membuat batang kontol Kevin terus dapat menerobos dinding memek Santi.

"Aakkhh.. uuff.. eennak.. aahh.. teruuss.. tekan.. sayang.. aahh.. ngg.. gue mau batang kontol gedee.. ahh enaak ngentot.." Santi kelojotan dihujami batang kontol bule walaupun belum semua batang kontol Kevin masuk menembus memek Santi. Tangan Santi terus memberikan remasan di pantat Kevin dan kadang menekan pantat itu ke bawah.

"Kamuu kuat.. Santi.. memek loe masih sempit.. sayang.. oohh.. nikmatnya.. memek.. kamuu.. enak.. adduuhh batang kontol sayaa.. dijepit aah enak.. haa.. haa.. mhh.. ennak.." Kevin tersenyum melihat Santi merem-melek keenakan. "Sleep.. poof.. sleep.. poof.. breett.. aahh.. sleep.. breet.. breet.." gerakan pantatnya menekan dua kali dan memutar dua kali pada saat posisinya menekan, terlihat pantatnya kempes memberikan tekanan agar batang kontol nya lebih masuk lagi ke dalam memek Santi setelah 2 sampai 3 kali menekan batang kontol nya ke dalam pada saat menekan terakhir, pantat Kevin memutar ke kiri dua dan ke kanan dua kali.

Gila, Santi udah nggak sempat lagi bergerak, posisinya hanya mengangkangkan kakinya lebar-lebar terlihat jari-jari kakinya menegang dan tangannya hanya dapat memegang punggung Kevin dan sekali menjambak rambut Kevin kadang-kadang seperti orang kehilangan pegangan menggapai-gapai mencari pegangan. Sementara nafasnya terdengar nggak beraturan yang ada hanya lenguhan dan lenguhan disertai erangan panjang.

dgn gerakan itu Kevin telah melakukan gerakan menghujamkan memek Santi yang tadinya hanya menggesek-gesek bibir memek Santi, sekarang batang kontol nya telah masuk menembus dinding memek Santi yang sempit dan basah. Terlihat bibir memek Santi tertarik keluar dan terdorong masuk mengikuti gerakan batang kontol Kevin, tiga puluh menit mereka berdua saling menerima dan memberikan kepuasan. Terlihat keringat telah membasahi badan mereka berdua.

"Kamuu berbalik Santi.." desah Kevin, lalu Kevin menarik batang kontol nya, terdengar bunyi "Plooff.." dan Santi mengambil posisi menunggingkan pantatnya (gaya anjing) dgn satu kaki di atas jok dan satu kaki di karpet mobil sementara tangannya memegang sandaran jok belakang ini, posisi yang disukai bule dan tentunya kita juga. Melihat bibir memek Santi dgn jelas telah terbuka sehingga terlihat cairan di pinggiran memek Santi yang telah banyak mengeluarkan air kewanitaannya. Sementara klitorisnya terus bergerak mencari sesuatu untuk digesekkan, Kevin mengambil posisi tepat di belakang pantat Santi setelah lima kali meremas bongkahan daging pantat Santi dgn remasan penuh nafsu. Sekali menguakkan memek Santi dgn jarinya terlihat daging dalam memek Santi yang berwarna merah karena terlalu lama digesekkan batang kontol Kevin. dgn sedikit demi sedikit Kevin mulai menempelkan kepala batang kontol nya dibelahan memek Santi dan terus menggesekkan kepala batang kontol tersebut ke atas dan ke bawah belahan memek Santi.

"Aahh.. ennaak.. Kevin.." desah Santi terpejam.
"Nikmatnya batang kontol kamuu.. enak.. Kevin.." setelah delapan gesekan naik turun Santi mendesah.
"Masukin Kevin.. gue mau ngentot.. yang enak.. aahhk", dgn sedikit hentakan kepala batang kontol Kevin mulai menerobos dinding memek Santi. Perlahan melakukan gerakan maju mundur dan makin lama semakin terasa gerakan pantat Kevin. Terlihat mulai membuat batang kontol Kevin sebagian tenggelam di dalam memek Santi.
"Ahhk.. aakhh.. uuff.. ahkk.. enaak.. aahh.. oohhkk.. yaa.. teruus.. akhh.. haak! haak! hak!" Kevin terlihat mengeram dgn nafas yang memburu begitu juga Santi.
"Ookk.. yak.. yak.." Kevin mulai dgn gerakan sepenuhnya tangannya memegang pinggul Santi untuk menahan gerakan akibat dorongan batang kontol Kevin yang menghujam semakin dalam ke dalam memek Santi.

"Hee.. aakhh.. okh.." nafas Kevin memburu dgn cepat sementara gerakan batang kontol nya di dalam memek Santi terus keluar masuk dan kadang berputar seperti mengebor memek Santi.
"Akhh.. aakhh.. eennak.. giila.. gila.. aakhh.. aduh.. duh.. gila.. mentok.. ahh.. batangnya mentook.. aahk ennak mmffhh.. terus.. yaa terus.." erang Santi. Sementara kepalanya terdorong dan berputar menambah makin seksi dilihat oleh Kevin.

"Santi.. enak.. aahk.. akhh.. gilaa.. masuk.. semuaa.. Santi.. enaak.. mmffhh aakhh puas, gilaa.. loe.. kuat aakh.." Kevin terus menghujamkan batang kontol nya dalam-dalam ke lubang memek Santi. Sementara Santi hanya bisa mengerang dan menjerit ketika kepala batang kontol Kevin mentok di dinding rahimnya.
"gue keluarr lagi.. Kevin.. aahk ah.. ahk enak.." erang Santi terpejam.

Telah 20 menit Kevin memainkan batang kontol nya di dalam memek Santi, keringatnya telah menetes ke punggung Santi. Sementara punggung Santi telah terdapat lima bekas gigitan Kevin, tiga di pundak Santi dua di leher belakang Santi. Sungguh buas si Kevin ini kalo sedang bersetubuh, kadang-kadang tangannya meremas buah dada Santi dan meremas serta menarik ke bawah sehingga memberikan dorongan lebih menekan batang kontol Kevin. Santi benar-benar udah lemas dan nggak bertenaga lagi. Kepalanya udah rebah ke jok mobil, sementara tangannya terkulai lemas, terlihat rambutnya telah basah semua dan badannya telah bermandikan keringat.

"Aahk Kevin, gue.. lemes.. gila.. keluarin Kevin.." pinta Santi memelas.
"Yaa.. akh yak.. duh.. yaa.. Santi.. gue keluarin.. huu.. huuf.. aakh.. enaak memek loe.. akh gue mau keluarr.. aakh akh gila! Enaak.. ahh.. gue mamu keluaar.. aahh.. hak.. haakk.. uuff.. oohk.. loe hebat Santi.." Kevin melakukan gerakan sangat cepat menghentakkan batang kontol nya sampai berbunyi, "Cepaak.. cepakk.." beradu pantat Santi dgn paha Santi dan bunyi peraduan memek dan batang kontol .
"Breet.. bret.. plooff.. broot.. ploof.. brot.. broot.. poof.. broot.. ahk.. ya.." Santi yang mengetahui Kevin mulai menghentakkan batang kontol nya dalam-dalam melakukan gerakan liar memutar dan menghisap serta memijat batang kontol Kevin dgn lubang memek nya.
"Akuu juga.. mau keluar.. ahh.. lagi.. Kevin.. gila.. aahh.. ahh.. keluaar.. haa.. enak.." Kevin tersenyum puas sambil tangannya meremas payudara Santi dan mulutnya mencium bibir Santi yang telah terkulai lemas di jok mobilku.

Keadaan menjadi hening lebih kurang lima menit, Kevin tetap dalam posisi memeluk Santi dari belakang kudengar mereka berbisik dan berbicara perlahan sementara batang kontol Kevin walaupun udah mengeluarkan maninya di dalam memek Santi terlihat masih berada di dalam memek Santi, belum menyusut mengecil dan terlepas. Setelah saling membersihkan keringat dgn tissue, kita pulang dgn perasaan masing-masing puas telah saling memberikan kepuasan kepada pasangannya.
Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain
Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain, cerita seks , Cerita seks Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain ngentot pacar, kontol gede orang ngentot memek pacar kisah dewasa pacar minta ngentot kontol gede, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Pacar Minta Ngentot Kontol Gede Cowok Lain

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com