Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta

Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta | Di  musim pesta pernikahan macam ini hampir setiap malam saya bersama istriku selalu menyempatkan untuk hadir. Terus terang yg paling kita sukai adalah berburu makanan. Kambing guling, soto sulung atau bebek Hainan atau Chech Steak merupakan makanan enak dan tak pernah kita lewatkan.

Sayang malam ini istriku berhalangan hadir karena ada keperluan lain. dng pakaian lengkapku, stelan jas dan dasi, saya hadir pada resepsi pernikahan anak dari relasi penting di kawasan Tebet.

Pesta ini diselenggarakan di rumahnya yg memang bertanah luas dng bangunannya yg besar pula lengkap dng areal parkirnya. Namun saya tak hendak parkir di halaman. saya lebih suka parkir di jalanan yg sewaktu-waktu ingin pergi akan mudah meninggalkan tanpa kesulitan.

Nampaknya pesta ini benar-benar mewah, maklum dia ini pejabat cukup tinggi dari salah satu departemen basah ri. Nampak mobil-mobil mewah berderet-deret memenuhi jalanan. Nampak Polantas dikerahkan untuk melancarkan jalanan.

Rupanya pesta di rumah yg sangat mewah. Tamu tersebar di dalam rumah, di pendopo juga di kebun yg luas dan asri ini. Ruang-ruang di taman yg nampak dibentuk oleh cahaya sungguh sangat romantis.

Nampak tenda purih bersih penuh bunga dan pita menjadi pusat orientasi para tamu. Nampak di sana-sini tersebar bangku untuk tamu-tamu duduk. Semua direncanakan untuk kesan mewah dan anggun banget.

Yg menonjol adalah kiriman bunga. Beratus-ratus kiriman bunga ucapan selamat itu disusun sedemikian rupa sehingga memperindah suasana taman dan kebun ini. dng dilokasikan pada tempat yg strategis tanpa mengganggu alur orang mondar mandir bunga-bunga itu disusun membentuk kerucut.

Pasti hal ini telah diperhitungkan sehingga pemilik rumah telah menyediakan dudukan yg unik dan kokoh sebelumnya. Begitu saya menaiki tangga saya berpapasan dng pasangan suami istri berusia sebaya. saya dan sang istrinya sempat bertemu mata sesaat.

Dia tersenyum padaku yg langsung saya membalas dng anggukan tanda hormatku. saya pandang itu adalah bentuk keramahan umum dalam acara pesta macam ini. Seseorang tak perlu saling mengenal untuk langsung bertegur sapa.

Dan oleh keramaian dan kemeriahan pesta saya tak lagi memikirkan soal itu. Sesudah antre untuk bersalaman dng pengantin dan orang tuanya saya langsung tenggelam pada hidangan yg saya pandang ' super mewah' ini.

Wooww. Banyak makan favoritku bisa kutemui. saya jadi ingat istriku, sayang dia nggak bisa ikut. "Hati-hati lho Mas, nanti kena kolesterol, " tiba-tiba kudengar suara 'jazzy' dari arah sampingku.

Ah. Ternyata ini ibu yg tersenyum padaku di tangga tadi. saya mengangguk hormat, "Iya ini Bu. ehh, jeng. saya nggak bisa menahan diri kalau lihat yg enak-enak macam begini, " jawabku sekenanya.

"Acchh. Bahaya dong kalau begitu" Eehh. Ternyata dia kembali menyambungnya. Kini saya serius menengok dia dan memperhatikan. Uuhh. Ibu ini tidak cantik, maksud saya biasa-biasa saja, namun nampak sangat 'charming' dan seksi banget.

Dng gaun pesta berwarna gelap yg terbuka bahunya kecuali tali kecil yg menahan agar tidak merosot menampilkan betapa bersih dan mulus kulitnya. saya taksir usianya belum 40 tahun. Mungkin sekitar 36 begitulah.

"Kenapa Bu. Eehh. Jeng. ? " "Yaa ituu. lihat saja, banyak yg 'enak-enak' khan? " sambil tangannya dan matanya mengarahkan saya ke audience, para tetamu wanita yg rata-rata malam itu memang nampak cantik-cantik dan 'enak' tentunya.

Rupanya ibu ini pinter sekali memplesetkan omonganku tadi. saya menunduk membetulkan sendokku sambil tersenyum. "Bapak mana Bu? Kok ditinggal? " saya berusaha membelokkan pembicaraan. "Ah, bapaknya sih, kalau sudah ketemu 'geng' -nya lupa sama saya.

Tuh lagi asyik nggerombol sama teman-temannya". Oo. rupanya suaminya termasuk kelompok satu departemen dng tuan rumah. saya lihat beberapa pejabat lain yg kukenal pula dalam gerombolan suami ibu ini. "Mas sendiri, mana istrinya? " "Aa.

Nu Bu. " saya belum menyelesaikan omonganku. "Ya sudah, semua lelaki memang pengin menyendiri khan? Bisa bebas menyantap yg 'enak-enak' ? " Rupanya ibu ini kembali gencar memojokkan saya. saya jadi penasaran. Apakah dia termasuk perempuan yg 'kecewa sama suami' ? Dan akan binal saat ada kesempatan lepas dari gandengan suaminya? "Lhoo.

Kok begitu mandangnya sih? Marah ya? " aduh senyumnya jadi manis banget di mataku. "Ah. Nggaakk. Soalnya saya baru sadar. " Sengaja saya nggak selesaikan kata-kataku. Ibu ini nampak jadi penasaran. "Sadar apaan, Mas? " "Ternyata di dekat saya ada makanan yg bukan 'enak' namun ' sangat lezaatt'.

Cerita Sex Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta

" kataku nekat dan memberanikan diri sambil mataku melotot seakan menelanjangi tubuh seksinya. Tahu bahwa yg kumaksud adalah dia, "Orang sudah tua macam gini kok. " dng gayanya yg sangat menggoda libidoku. "Pasti sedap banget nih.

" saya langsung tukas omongannya dng bisikkan. Dia menampakkan mukanya yg langsung memerah. Ehh. Tahu-tahu tangannya cepat meraih dan mencubit lenganku. Sesungguhnya saya tak begitu heran. Sebagai lelaki yg rata-rata orang bilang 'tampan, simpatik, seksi' dng posturku yg jangkung dan macho macam Reynaldi bintang iklan dan sinetron itu, saya sering ketemu perempuan macam ibu ini. yg tanpa sungkan dan malu memang berharap saya memberikannya perhatian khusus. "Mas jangan coba-coba.

N' tar dibunuh sama suamiku lho, " kelakarnya. saya jadi semakin yakin akan ke' binal' annya. Rejeki nomplok, nih, pikirku. "Apa salahnya 'makan lezat' ? Salah sendiri 'makanan lezat' dibiarkan jalan sendiri? " kataku kalem sambil meraih tangannya yg masih mencubitku.

Tanganku meremasi tangannya. Ahh. Dia menyambut remasanku. saya tak akan mundur lagi. saya mesti cari lokasi yg tersembunyi nih. Di toilet tuan rumah? Atau di balik pohon di taman? Atau di balik tumpukkan karangan bunga? Atau di mobilku? Ah, banyak pilihan.

"Kok jadi bengong sih, Mas? Mikir yaa. " "Iyaa. Saya lagi mikir tempat mana yg bisa saya sembunyi menyantap 'makan enak' ini, " jawabku sekenanya yg langsung dibalas dng kembali mencubit berikut pelintiran yg sakit sekali di tanganku.

Kupikir agresip banget nih ibu. Adakah memang dia perempuan demikian kegatelan? ! "Aduhh, udah buu. Ayo makan saja deh. Mendingan kita nyari kursi di luar. Makan sambil mikirin, yookk" Dalam iringan gamelan pengantar pengantin saya beranjak keluar ruang tenda.

Ibu ini tanpa ba bi bu, dng piring makannya langsung mengekor saya mencari kursi kosong di taman. Kulihat di pojok dekat karangan bunga yg menggunung nampak kursi dan meja kosong dng lampunya yg tak terlampau mencolok.

Saya menuju kesana diikuti ibu ini. "n' tar suami ibu nyariin, lho, " kataku khawatir. "Biarlah. Dia khan juga asyik sendiri, " katanya acuh. Pada kesempatan itu saya mengulurkan tangan untuk kenalan.

Saya menyebut namaku, "Hendra" "Norma, " dia juga menyebut namanya. "Panggil saja Nor, " katanya. kita saling pandang penuh makna. Pandangan yg mengartikan kesepakatan untuk berbuat apa saja tanpa batas.

Matanya nampak 'binal' seperti perempuan yg mendambakan untuk dipuaskan. Adakah suaminya tak mampu memberikannya? saya pikir tak usah bertanya. Kalau memang mau ya, lakukan saja apa yg ku mau.

Dan saya yakin sesungguhnya ibu ini telah mengundangku. Sangat bodoh kalau saya tak tahu dan merespon undangannya. saya harus cari akal. kita tak lagi bisa konsentrasi makan. Dalam keremangan kebun itu kita cukup bebas saling sentuh dan remas.

Kontol ku sejak tadi sudah menampilkan ketegangannya. Dalam pada itu saya mendapatkan ide untuk membawa Norma kebelakang tumpukkan karangan bunga itu. saya pamit Norma sebentar untuk menengok kemungkinannya. Kulihat bunga-bunga itu disusun 2 tingkat ke atas dan bersandar pada dinding sehingga terjadi celah segi tiga yg cukup longgar untuk bisa saya masuk ke sana.

Tanpa ragu saya gandeng Norma untuk menuju ke belakang tumpukkan karangan bunga itu. Keramaian orang dan lalu lalang tamu membuat apa yg kita lakukan tidak lagi menarik perhatian orang.


Cerita seks Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta
  • Kita langsung masuk jauh ke celah antara tumpukkan bunga dan dinding. saya bersender dan menggamit Norma kemudian merangkul dan memagutnya. Tanpa lagi sabar Norna langsung memeluk erat saya. saya menyambutnya.
  • Kita berpagut bertukar lidah dan ludah. Tangan-tangan langsung saling meremasi daging lawannya. saya raih bokongnya untuk kuremas-remas. Tangan Norman memeluk punggungku dan menancapkan kukunya. saya mendengar desah nafsu yg tak sabar.
  • Saya sudah pengin ngeliat bagaimana kehausan seksualnya perempuan ini. Kukendorkan dasiku dan kubuka kancing kemejaku. Norma cepat meraih dan menyibakkannya. Dia langsung menyantap ujung pentilku. Dia cium dan sedoti dadaku.
  • Saya melayang dalam nikmat birahi. saya bergaya menyerah. Kubiarkan kehausan Norma melahap saya dng buas dan liarnya. Ah. Dasar perempuan yg tak pernah merasakan kepuasan dari suaminya. saya dipepetkannya ke dinding.
  • Dia bimbing tanganku agar kuangkat ke atas. Norma ingin melahapi ketiakku yg penuh bulu. Dia benamkan wajahnya untuk menjilati lembah ketiakku itu. Duuhh. Bukan main nikmatnya. Kini saya semakin tak mampu menahan gelinjang syahwatku.
  • Saya raih kepala Norma dan kutekan agar turun ke bawah. Sementara tanganku sudah membuka kancing celanaku. saya ingin biar Norma yg membuka berikutnya. Dia tahu. Kini dng berjongkok di lutut, Norma menenggelamkan mukanya untuk menciumi selangkanganku.
Dia 'ngusel-usel' kan mukanya untuk menghirup aroma selangkanganku. Bibirnya mulai menggigiti tonjolan celana dalamku. Dia sangat histeris. "Mass. kontol nya gede banget sihh. " desahnya dalam bisikkan yg sangat gemetar.

Saya tahu dia sangat menahan nafsunya. Sangat ingin mendapatkan obsesi seksualnya. Kemudian tangannya merenggut lepas celana dalamku. Tak ayal lagi, langsung disambutnya peler ku. Mulutnya menganga menerima batangan kemaluanku yg telah sangat keras disertai urat-urat darah yg melingkarinya.

Kulihat bibirnya termonyong-monyong penuh dng batang kerasku. saya menyaksikan betapa ganasnya Norma menjilat-jilat dan menggigit batangku ini. Lidahnya terus menyapu kepalanya yg berkilatan karena tekanan keras dari urat darahnya.

Dia reguk cairan birahiku yg terus mengalir keluar. Dia jilati bijih pelirku. Sambil mendesah dan meracau dia menyeruak ke bawah selangkangan untuk meraih kenikmatannya. Akhirnya saya tak mampu menahannya.

Rasa gatal menandai bahwa peju ku mendesak untuk muncrat demikian membuat saya gelisah dan mendesah pula. "Noorr. saya mau keluar niihh. " Norma justru langsung mencaplok kepala peler ku dan memompa.

Saya tahu, dia ingin saya memuntahkan peju nya ke mulutnya. Demikian memang kebanyakkan perempuan yg kehausan macam Norma. dng semakin saya nikmat dan melayang orgasmeku tak lagi bisa kubendung.

Saya merasakan ejakulasiku di mulut Norma sungguh sangat nikmat. Perempuan dng busana malam yg sangat seksi ini menerima 6 atau 7 kali kedutan semprotan peju ku ke mulutnya. yg kudengar hanyalah "mmll, hheelm. hhllmpp. " sambil tangannya terus ikut memerasi batanganku.

Agaknya dia ingin yakin bahwa tak ada lagi peju ku yg tersisa pada batang peler ku. Tiba-tiba terdengar hp-nya memanggil. Masih dng belepotan peju di dagu bibir dan pipinya Norma mengambil hp dari tasnya.

Dia lihat rupanya suaminya yg menelpon. "Ya, mass. " "Yaa. saya sedang di dapur ketemu ibu-ibu. Biasa. Ngrumpii. " katanya sambil cekikikan seakan-akan tak ada hal yg penting. Sesudah beberapa omongan dia tutup hp-nya dan dimasukkan kembali ke tasnya.

"Ahh. Gangguan ya sayaanngg. " sambil kembali tangannya mengelusi batang peler ku. Nampaknya telepon itu sama sekali tak menggagunya. Dan nampaknya dia memang biasa menipu suaminya. Betapa tenangnya ini perempuan.

Saya juga ikut untuk tak perlu was-was. Kembali kita saling berpagut. Bermenit-menit kita berpagut sambil tangan Norma mengurut-urut kemaluanku agar mau kembali keras ngaceng. Sementara itu tanganku juga bergerilya meremasi nonok nya.

Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta cerita seks, kisah porno dewasa, Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta, hot sex Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta
Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta

Kurogohkan tangan ke celana dalamnya. Kurasakan betapa lebat bulu kemaluannya yg menandakan dia memang perempuan yg sangat haus belaian seks. saya memahami apa yg diinginkan Norma. Dia belum meraih kepuasan dariku sementara saya telah ejakulasi ke mulutnya.

Kini saya mesti membuatnya meronta dalam luapan nikmat syahwat. Sesudah saya merasakan cukup untuk penetrasi saya keluarkan lenguhan. saya bimbing dia agar tangannya bertumpu ke dinding. saya ingin melakukan penetrasi dari arah belakang.

Kusingkap gaun malamnya dan kuperosotkan lepas celana dalamnya. Masih sempat saya memasukkan celana dalam itu ke tasnya agar tidak kotor kena tanah taman itu. Kini terpampang dan kupandangi nonok Norma di bawah bokongnya.

Sungguh sangat merangsang birahiku. Perempuan seusia dia masih menampilkan kencang urat dan mulusnya selangkangan. Paha dan bibir kemaluannya. saya tak mampu menahan diri. saya dekatkan wajahku untuik menciumi pantatnya, bahkan lubang anusnya kemudian nonok nya.

Saya dengarkan desahan dan rasa pedih pada jambakan tangannya di rambutku. Norma sungguh-sungguh menerima nikmat yg tak terhingga. Lidahku bermain menjilati lubang anal dan melata hingga kelentitnya. Terkadang menyeruak menusuk gerbang nonok nya.

"Hendraa. Kamu sangat jantaann. Hendraa. saya cinta kamuu. saya cinta kamuu. saya cinta kamu Hendraa. " tangannya terus meremasi rambutku. "Ampunn Hendra. Jangan siksa saya. Sudaahh. saya tak lagi tahann. Hendraa. Aarcchh. " dia menjerit kenikmatan.

Sambil tangannya yg merangkaki dinding bergerak turun hingga posisinya lebih menungging. Norma ingin saya lekas melakukan penetrasi dari arah belakang. Dia berusaha meraih peler ku untuk diarahkan ke lubang vagina nya.

Dng jeritan kecil dia menyertai amblasnya peler ku ditelan vagina gatalnya itu. Selanjutnya saya berayun-ayun mendorong tarik peler ku. Dan Norma menggoyang maju mundur untuk menelan peler ku lebih dalam lagi merangseki kemaluannya.

Pada detik-detik menjelang orgasmenya, seperti kuda betina yg dilanda birahi jantannya nafas Norma terdengar memburu. Dia meronta-ronta mencakari dinding menyertai goyangan pompaanku yg semakin cepat karena saya sendiri juga ingin menumpahkan peju berbarengan dng orgasmenya.

Dan saat puncak syahwat itu datang melanda, kita berdua seakan lupa akan keberadaan kita dimana. Hampir kita tak mampu membendung desah nikmat. Teriakan kita yg tertahan telah mengantarkan orgasme Norma dan tumpahnya peju ku ke nonok nya.

Saya perlu sedikit merapikan rambutku sebelum kembali ke keramaian. Untuk menghindari perhatian orang, Norma sepakat saya akan keluar duluan. Beberapa menit kemudian dia menyusul. saya langsung keluar menghilang dan pulang.

Agak gontai saya menuju mobilku. saya nggak tahu lagi apa dan bagaimana Norma. Mungkin dia mencari-cari saya. saya pikir itu sudah urusan suaminya. saya tak ingin ada hubungan panjang dan membuat repot.

Saya hanya catat dalam notebook-ku hari itu adalah 20 September malam saat orang-orang ramai memperbincangkan tanda-tanda kemenangan sby di Quick Count. Memang saya sendiri yg selalu ingin bebas selalu menyenangi perubahan.

Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta
Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta, cerita seks , Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta cerita seks, kisah porno dewasa, Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta, hot sex Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Suami Ngentot Cewek Lain Dipesta

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com